SI1621495243

Dari widuri
Lompat ke: navigasi, cari


PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI

DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI

SARTIKA TANGERANG

 

SKRIPSI

 

 

Disusun Oleh :

 

NIM
: 1621495243
NAMA

 

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

KONSENTRASI MULTIMEDIA AUDIO VISUAL AND BROADCASTING

UNIVERSITAS RAHARJA

TANGERANG

TA.2019/2020




UNIVERSITAS RAHARJA

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

 

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI

DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI

SARTIKA TANGERANG

Disusun Oleh:

NIM : 1621495243
Nama : Wendy Andriyan


Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Fakultas Sains dan Teknologi

Program Studi Teknik Informatika

Konsentrasi Multimedia Audio Visual and Broadcasting


Disahkan Oleh :

Tangerang, 16 Januari 2020

Rektor         Dekan Fakultas       Ketua Program Studi
Universitas Raharja         Sains Dan Teknologi         Teknik Informatika
           
           
           
           
(Dr. Po. Abas Sunarya,M.Si)         (Sugeng Santoso M.Kom)         (Ruli Supriati, S.Kom., M.T.I)
NIP : 000603         NIP :006095       NIP :073009


UNIVERSITAS RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

 

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI

DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI

SARTIKA TANGERANG

 

Dibuat Oleh :

NIM
: 1621495243
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Fakultas Sains dan Teknologi

Program Studi Teknik Informatika

Konsentrasi Multimedia Audio Visual and Broadcasting

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, 16 Januari 2020


Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
   
(Arsi Yulianjani, S.kom, M.Pd)
NID : 16017
   
NID : 14024




UNIVERSITAS RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

 

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI

DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI

SARTIKA TANGERANG

 

Dibuat Oleh :

NIM
: 1621495243
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Fakultas Sains dan Teknologi

Program Studi Teknik Informatika

Konsentrasi Multimedia Audio Visual and Broadcasting

 

Tahun Akademik 2019/2020

 

Disetujui Penguji :

Tangerang, 16 Januari 2020

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :




UNIVERSITAS RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN SKRIPSI

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI

DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI

SARTIKA TANGERANG

 

Disusun Oleh :

NIM
: 1621495243
Nama
Fakultas
Program Pendidikan
: Strata Satu
Program Studi
Konsentrasi

 

Menyatakan bahwa Skripsi ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan, atau duplikat dari Skripsi yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Sarjana Komputer baik di lingkungan Universitas Raharja maupun di Universitas lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi jika pernyataan diatas tidak benar.

Tangerang, 16 Januari 2020



1621495243

)*Tandatangan dibubuhi materai 6.000;




ABSTRAK

Salah satu perkembangan teknologi yang cukup penting dan memberikan pengaruh besar dalam penyampaian informasi adalah website, yang di dalamnya berisi halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan teks, video, suara dan gambar yang mengandung unsur informasi. Banyaknya sekolah swasta saat ini ternyata menjadi persaingan tersendiri untuk memperoleh siswa/i baru. Sekolah-sekolah swasta kini berlomba-lomba untuk membuat wadah informasi dan promosi semenarik mungkin untuk memperoleh calon siswa/i sesuai dengan target, tidak terkecuali SMK Dewi Sartika Tangerang. Wadah informasi dan promosi yang saat ini digunakan oleh SMK Dewi Sartika Tangerang masih berupa media brosur yang cakupan informasinya belum luas. Maka dari itu SMK Dewi Sartika Tangerang memerlukan wadah informasi berupa website agar dapat bersaing dengan sekolah swasta lainnya dalam memperoleh calon siswa/i. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode analisa permasalahan, metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan studi pustaka, metode analisa data dan metode perancangan media menggunakan XAMPP sebagai localhost, wordpress sebagai platform, Adobe Premiere, Adobe Photoshop dan plugin sebagai fitur tambahan pada wordpress diantaranya plugin Elementor, plugin addon Elementor, plugin Yoast SEO, plugin Contact Form 7, plugin TablePress, plugin VVAme Chat, plugin Use Any Font, plugin Classic Editor. Penelitian ini menghasilkan sebuah website yang digunakan sebagai wadah informasi dan promosi agar masyarakat sekolah dan masyarakat sekitar mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah, sehingga dapat mencapai target perolehan siswa/i baru dan meningkatkan citra sekolah dimata masyarakat.


Kata Kunci: Perancangan Website, Wadah Informasi, Peningkatan Citra


ABSTRACT

One of the technological developments that is quite important and gives a big influence in the delivery of information is a website, which contains pages that are used to display text, video, sound and images that contain incomplete information. The number of private schools is now a special competition to get new students. Private schools are now competing to make information and promotion containers as attractive as possible to get prospective students according to the target, including SMK Dewi Sartika Tangerang. The information and promotion container currently used by the SMK Dewi Sartika Tangerang is still in the form of a brochure media that offers less extensive information. Therefore, SMK Dewi Sartika Tangerang bought an information container that contained a website so that it could compete with other private schools in obtaining prospective students. As a method used in this research is the method of investigation, data collection methods such as observation, interviews and literature study, data analysis methods and media design methods using XAMPP as localhost, wordpress platform, Adobe Premiere, Adobe Photoshop and plugins as additional features on the WordPress plugin , Elementor, Elementor addon plugin, Yoast SEO plugin, Contact Form 7 plugin, TablePress plugin, VVAme Chat plugin, Use Any Font plugin, Classic Editor plugin. This research produces a website that is used as a forum for information and promotion so that the school community and the surrounding community get the information needed quickly and easily, so as to achieve the target of accepting new students and improve the image of the school in the eyes of the community.


Keywords: Website Design, Information Containers, Image Enhancement



KATA PENGANTAR


Alhamdulillah, puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul "PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI WADAH INFORMASI DAN PENINGKATAN CITRA PADA SMK DEWI SARTIKA TANGERANG".

Tujuan penulisan Laporan Skripsi ini adalah sebagai syarat dalam menyelesaikan Program Pendidikan Strata 1 Program Studi Teknik Informatika pada Universitas Raharja.

Penulis menyadari bahwa tanpa adanya bimbingan dan dorongan dari banyak pihak penulis tidak akan dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini pula penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada :

  1. Bapak Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si. selaku Rektor Universitas Raharja.
  2. Bapak Sugeng Santoso, M.Kom. selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.
  3. Ibu Ruli Supriati, S.Kom., MTI. selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika.
  4. Bapak Azwar Aditya Putra, M.Ds. sebagai Dosen Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan dan masukan kepada penulis sehingga Skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.
  5. Ibu Arsi Yulianjani, M.Pd. sebagai Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan bimbingan, masukan dan motivasi kepada penulis.
  6. Bapak Sarifudin, S.Pd.I. selaku stakeholder yang telah memberikan kontribusi besar di dalam lancarnya proses penelitin Skripsi ini.
  7. Bapak Wahyudin, S.Pd. selaku Kepala Program Studi Teknik Komputer Jaringan di SMK Dewi Sartika Tangerang yang memberi saran serta gambaran perancangan project dalam penyusunan laporan Skripsi ini.
  8. Ibu Juju Jubaedah, S.Pd. selaku Kepala Program Studi Akuntansi dan Administrasi Perkantoran di SMK Dewi Sartika Tangerang yang telah memberikan semangat dan saran kepada penulis dalam penyusunan laporan Skripsi ini.
  9. Ibu Vidya Anesti, S.Pd. yang telah memberikan saran dan semangat kepada penulis dalam penyusunan laporan Skripsi ini.
  10. Ibu Fitri Astuti, S.E. yang telah memberikan saran dan semangat kepada penulis dalam penyusunan laporan Skripsi ini.
  11. Bapak dan Ibu Dosen serta Staff Universitas Raharja yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan motivasi kepada penulis.
  12. Keluarga tercinta yang telah memberikan doa, dukungan moril maupun materil sehingga Skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik
  13. Rizkha Ayu Apri Hapsari Gunawan, Sarwan Septiawan, Susanti Faiz, Nabilah Salsabila dan Fikri Nur Ramadani yang telah memberikan motivasi dan semangat kepada penulis dalam penyusunan laporan Skripsi ini.
  14. Teman - teman seperjuangan yang selalu ada dan memberikan semangat.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Laporan Skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun, penulis harapkan sebagai pemicu untuk dapat berkarya lebih baik lagi. Semoga Laporan ini bermanfaat bagi pihak yang membutuhkan.

Tangerang, 16 Januari 2020



1621495243

 

Daftar isi


DAFTAR TABEL


DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.14. Layout Kasar Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

Gambar 4.15. Layout Kasar Halaman Materi PDF

Gambar 4.16. Layout Kasar Materi Administrasi Perkantoran

Gambar 4.17. Layout Kasar Materi Akuntansi

Gambar 4.18. Layout Kasar Materi Teknik Komputer Jaringan

Gambar 4.19. Layout Kasar Halaman Galeri

Gambar 4.20. Layout Kasar Halaman Contact



BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pada saat ini keberadaan informasi sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Perkembangan teknologi menuntut setiap orang untuk dapat mengembangkan pengetahuannya dalam menggunakan teknologi, untuk mempermudah setiap orang dalam mencari informasi. Informasi tidak hanya tersebar pada media cetak, elektronik berbasis televisi dan radio dengan harga yang mahal, namun ada sebuah alternatif lain dengan biaya murah dan terjangkau, yaitu dengan memanfaatkan teknologi internet. Selain jangkauan yang luas, internet juga memungkinkan seseorang berbagi dan mendapatkan informasi secara cepat. Sehingga dengan adanya wadah informasi tersebut, kebutuhan bagi masyarakat dapat diperoleh dengan mudah kapanpun dan dimanapun. .

Salah satu perkembangan teknologi yang cukup penting dan memberikan pengaruh besar dalam penyampaian informasi adalah media website, yang di dalamnya berisi halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan teks, video, suara, gambar diam atau gambar bergerak yang mengandung unsur informasi. Pemanfaatan media website dapat menunjang penyajian informasi yang cepat, tepat dan akurat sehingga mempengaruhi dalam pengambilan keputusan. Penggunaan website akan sangat membantu dalam menjelaskan suatu informasi penting yang ingin disampaikan, karena melalui website penyampaian informasi dapat dipahami dengan jelas, efektif dan efisien. .

Banyaknya sekolah saat ini ternyata menjadi persaingan tersendiri untuk memperoleh siswa baru. Sekolah-sekolah swasta kini berlomba-lomba untuk membuat media promosi dan informasi semenarik mungkin untuk memperoleh calon siswa sesuai dengan target sekolah, tidak terkecuali SMK Dewi Sartika Tangerang.

SMK Dewi Sartika Tangerang terletak di jalan Gatot Subroto, KM.5, Jatiuwung, Tangerang, dengan jumlah penerimaan siswa 51 orang pada tahun 2019 dengan jurusan Teknik Komputer Jaringan 15 orang, Akuntansi 9 Orang dan Administrasi Perkantoran 27 orang. Wadah informasi dan promosi yang saat ini digunakan masih berupa media brosur. Hal ini tentu membuat informasi yang ada pada SMK Dewi Sartika Tangerang belumlah luas dan kurang efesien. Untuk itu SMK Dewi Sartika Tangerang memerlukan wadah informasi sebagai penunjang informasi dan promosi dalam meningkatkan citra pada sekolah, supaya dapat diakses oleh masyarakat sekolah dan masyarakat sekitar yang memerlukan informasi mengenai sekolah.

Berdasarkan permasalahan diatas, maka penulis ingin membuat website SMK Dewi Sartika Tangerang, agar masyarakat sekolah dan masyarakat sekitar mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah, sehingga dapat meningkatkan citra sekolah dimata masyarakat. Untuk itu penulis memberikan judul dalam penulisan Skripsi ini yaitu "Perancangann Website Sebagai Wadah Informasi Dan Peningkatan Citra Pada SMK Dewi Sartika Tangerang"

Rumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang penelitian yang telah diuraikan diatas, penelitian ini secara jelas berkaitan dengan website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang. Adapun beberapa permasalahan yang ada di SMK Dewi Sartika Tangerang dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Apakah wadah informasi dan promosi yang digunakan SMK Dewi Sartika Tangerang saat ini sudah efesien?
  2. Apa saja permasalahan yang ada di SMK Dewi Sartika Tangerang dalam menyampaikan informasi?
  3. Bagaimana cara meningkatkan citra sekolah melalui penggunaan wadah informasi?

Ruang Lingkup Penelitian

Untuk menghindari kesalahpahaman, perlu adanya batasan masalah agar lebih fokus dan tidak keluar dari konteks pembahasan. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Penulis memfokuskan penelitian ini pada Perancangan website yang akan diimplementasikan di SMK Dewi Sartika Tangerang.
  2. Kemudahan akses menu navigasi website.
  3. Halaman utama website yang mudah diakses.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Membuat website sebagai penunjang informasi bagi SMK Dewi Sartika Tangerang.

  2. Meningkatkan citra SMK Dewi Sartika Tangerang dari informasi-informasi yang up-to-date melalui website yang dibuatkan.

  3. Menyebar-luaskan informasi mengenai SMK Dewi Sartika Tangerang dengan skala se-Indonesia melalui akses website-nya.


Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini antara lain:

  1. Sebagai wadah pengenalan citra SMK Dewi Sartika Tangerang kepada masyarakat luas melalui website-nya.

  2. Untuk meningkatkan minat dan ketertarikan masyarakat luas pada SMK Dewi Sartika Tangerang melalui akses informasi yang mudah dan cepat.

  3. Menjadikan website ini sebagai wadah untuk memulai pengembangan kinerja melalui feedback dari masyarakat luas bagi SMK Dewi Sartika Tangerang kedepannya.


Metode Penelitian

Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian maka digunakan beberapa metode sebagai berikut :

Analisa Permasalahan

Berdasarkan dari hasil analisa yang dilakukan mengenai wadah informasi pada SMK Dewi Sartika Tangerang, dapat disimpulkan permasalahan yang ada sebagai berikut :

  1. Belum adanya wadah informasi berbasis website, sehingga pengenalan informasi tentang sekolah masih berupa media cetak yaitu brosur.
  2. Untuk mendapatkan informasi mengenai sekolah, calon siswa dan orang tua siswa yang ingin mendaftarkan anaknya harus datang langsung ke sekolah, sehingga memerlukan waktu yang lama.
  3. Media yang digunakan untuk meningkatkan citra dan meningkatkan minat calon siswa untuk mendaftar di SMK Dewi Sartika Tangerang masih terbatas.


Metode Pengumpulan Data

  1. Observasi

    Penulis melakukan Metode Observasi atau pengamatan dengan mendatangi SMK Dewi Sartika Tangerang untuk mencari permasalahan-permasalahan yang ada di SMK Dewi Sartika Tangerang.

  2. Wawancara

    Penulis melakukan Metode Wawancara adalah untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dalam penelitian, dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung kepada masyarakat sekolah yaitu: Kepala Sekolah, Guru-Guru, Siwa dan Siswi SMK Dewi Sartika Tangerang.

  3. Studi Pustaka

    Penulis juga menggunakan metode studi pustaka menambah referensi dari penelitian-penelitian sebelumnya dan juga menambah referensi dari buku-buku yang berkaitan dengan penelitian.


Metode Analisa Data

Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu mengumpulkan seluruh data yang telah didapatkan dengan melakukan observasi, wawancara dari stakeholder dan beberapa sumber ditempat peneilitan. Setelah diperiksa kembali, penulis mulai merangkum hal-hal pokok, fokus pada hal-hal yang penting, mencari pola dan alurnya seperti apa dan tidak menuliskan hal-hal yang tidak perlu. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan data yang diperoleh selama pengumpulan data di tempat penelitian. Setelah data disederhanakan, data yang sudah ada disajikan dalam sekumpulan informasi dalam format yang tersusun dengan baik. Lalu pada tahap akhir mencari kesimpulan dari data yang sudah ada dan melakukan verifikasi data.:


Metode Perancangan Media

Dalam perancangan website ini penulis menggunakan aplikasi Wordpress sebagai platform untuk merancang website yang dibantu dengan beberapa plugin seperti Elementor sebagai page builder, Adobe Premiere sebagai software editing video profile sekolah dan beberapa plugin pendukung seperti plugin addon Elementor , plugin Yoast SEO, plugin TablePress, plugin VVAme Chat, Plugin Use Any Font, plugin Contact Form 7, Classic Editor, dan XAMPP sebagai localhost.


Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan Skripsi ini terbagi menjadi beberapa bagian, sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang Latar Belakang Penelitian, Rumusan Masalah, Ruang Lingkup Penelitian, Tujuan dan Manfaat Penelitian, Metodeologi Penelitian, dan Sistematika Penulisan yang akan dibahas dalam laporan skripsi.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan tentang konsep dan teori dasar yang melandasi permasalahan penelitian dan menjadi acuan penulisan sesuai dengan topik perancangan yang dibuat dalam penyusunan laporan skripsi. Yang meliputi Teori Umum, Teori Khusus, dan Literature review.

BAB III IDENTIFIKASI MASALAH

Bab ini menjelaskan tentang gambaran umum Obyek yang di teliti seperti Sejarah Singkat Sekolah, Visi dan Misi Sekolah, Ruang Lingkup Sekolah, Struktur Organisasi Sekolah, Tugas dan Tanggung Jawab, Product Information, Market Analisis, Potensial Market, Market Segmentation, Marketing Objective (tujuan pemasaran), Marketing Strategy (strategi pemasaran), Budget Produksi Media, Konfigurasi Perancangan dan Elisitasi.

BAB IV KONSEP DESAIN

Pada Bab ini menjelaskan langkah-langkah mengenai perancangan Media seperti Tujuan Media, Strategi Media, Program Media, Perencanaan Pesan (Konsep Kreatif) yang meliputi Tujuan Kreatif dan Strategi Kreatif, Perencanaan Visual (Konsep Visual) yaitu, Tujuan Visual, Strategi Visual, Penulisan Visual (Visual Writting), Pengarahan Visualisasi (Art Directing) dan Proses Desain (Design Process).

BAB V PENUTUP

Bab ini menjelaskan mengenai kesimpulan, saran dan kesan yang diberikan kepada pihak sekolah selaku tempat penulis melakukan magang sebagai pemecahan masalah dalam perancangan yang telah dibuat.

DAFTAR PUSTAKA

Pada bagian ini berisikan tentang referensi yang digunakan sebagai bahan acuan atau landasan dalam pembuatan hasil laporan skripsi.

LAMPIRAN

Pada bagian ini berisikan daftar dari keseluruhan lampiran yang digunakan untuk melengkapi laporan skripsi.



BAB II
LANDASAN TEORI

TEORI UMUM

Konsep Dasar Perancangan

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi perancangan sebagai berikut :

  1. Muhammad Arif (2016)[1], “Perancangan menggambarkan rencana umum suatu kegiatan rancangan proyek dan aktivitas-aktivitas khusus yaitu teknik atau metode-metode dalam merancang sesuatu”.

  2. Rosmeni sebagaimana yang dikutip oleh Surya Bakti, dkk dalam Jurnal Riset Komputer (2016)[2], “Perancangan merupakan tahap dari analisis sistem dimana pada perancangan sistem digambarkan rancangan sistem yang akan dibangun sebelum dilakukan pengkodean kedalam suatu aplikasi”.

  3. Lasminiasih, dkk dalam Jurnal Sistem Informasi (2016)[3], “Perancangan adalah desain yang menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan, dalam tahap ini menyangkut mengkonfigurasi dari komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah di tetapkan pada akhir analisis sistem”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa perancangan adalah suatu gambaran nyata untuk membangun suatu project yang tujuan dan fungsinya sudah ditentukan sebelumnya.

Konsep Dasar Informasi

Definisi Informasi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi informasi sebagai berikut :

  1. Hidayat, dkk sebagaimana yang dikutip oleh Sugeng Santoso, dkk. (2019)[4], “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, informasi disebut juga data yang diproses atau data yang memiliki arti”.

  2. Moekijat sebagaimana yang dikutip oleh Rosmala. (2017)[5], “Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan relevan yang dibutuhkan orang untuk menambah pemahamannya terhadap fakta - fakta yang ada”.

  3. Sudaryono, dkk dalam Universal Journal of Educational Research. (2017)[6], “menjelaskan bahwa “Thus the iLearning is good leaders for educators or learners to get accurate information and relevant can be anywhere, anytime when we learn, play, pray or work” yang berarti “Dengan demikian iLearning adalah pemimpin yang baik untuk pendidik atau peserta didik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan relevan dapat di mana saja, kapan saja ketika kita belajar, bermain, berdoa atau bekerja”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil pengolahan data yang menghasilkan pesan atau pengetahuan yang mudah dipahami oleh orang yang menerima informasi.


Kualitas Informasi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang kualitas informasi sebagai berikut :

  1. James A. Senn sebagaimana yang dikutip oleh Nafiudin (2019)[7], Informasi yang berkualitas memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  2. a. Akurat (Accuracy); Bebas dari kesalahan, tidak bisa atau menyesatkan dan jelas mencerminkan maksudnya.
    b. Bentuk (Form); Kualitatif atau Kuantitatif, Numerical atau berupa grafik, ringkas atau rinci, dsb.
    c. Frekuensi (Frequency); Seberapa sering informasi dibutuhkan, dikumpulkan atau dihasilkan.
    d. Kelebaran (Breadth); Ruang lingkup, meliputi berbagai bidang atau hanya satu bidang saja.
    e. Orientasi Waktu (Time Horizon); Informasi dapat berorientasi pada masa lalu, masa kini, dan masa mendatang.
    f. Tepat Pada Waktunya (Timeliness); Informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan tidak boleh terlambat, keterlambatan dapat mengakibatkan informasi tidak mempunyai nilai lagi.
    g. Relevan (Relevance); Mempunyai manfaat untuk digunakan sebagaimana mestinya, sesuai peruntukannya.
    h. Lengkap (Completeness); Mengandung semua data-data penting yang dibutuhkan pengguna informasi.
    i. Ekonomis (Economies); Informasi yang dihasilkan melalui proses yang ekonomis (dari segi biaya).
    j. Sederhana (Simple); Informasi sebaiknya tidak perlu terlalu kompleks, tidak bertele-tele, sehingga memudahkan penentuan prioritas.
    k. Dapat Dibuktikan (Approved); Informasi harus dapat dibuktikan, dapat dicek kebenarannya.
  3. O’Brien sebagaimana yang dikutip oleh Ni Made Sri Rukmiyati dan I Ketut Budiartha dalam E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (2016)[8], “Kualitas informasi adalah tingkat dimana informasi memiliki karakteristik isi, bentuk, dan waktu, yang memberikannya nilai buat para pemakai akhir tertentu”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas informasi dapat digunakan untuk mengambil keputusan. Kualitas informasi yang kurang baik akan memberikan keputusan yang kurang baik. Maka dari itu, informasi harus akurat, sesuai fakta, sederhana, mudah dipahami dan menyesuaikan informasi pada waktu yang sedang dibutuhkan.


Manfaat Informasi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang manfaat informasi sebagai berikut :

  1. Dewi Kusumawati dan Yestin Waeo dalam Jurnal JESIK (2016)[9], “Informasi harus memiliki manfaat untuk pemakainya. Hal ini karena relevansi informasi untuk setiap orang berbeda”.

  2. Sutanta sebagaimana yang dikutip oleh Mawardi Siregar dalam Jurnal At-Tibyan (2017)[10], Paling tidak ada lima manfaat informasi, yaitu :.

  3. a. Menambah pengetahuan. Dengan adanya informasi, maka akan dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi penerima yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan yang mendukung proses pengambilan keputusan.
    b. Mengurangi ketidakpastian pemakai informasi. Informasi akan mengurangi ketidakpastian karena apa yang akan terjadi dapat diketahui sebelumnya, sehingga kemungkinan menghindari keraguan pada saat pengambilan keputusan.
    c. Mengurangi resiko kegagalan. adanya informasi akan mengurangi resikokegagalan karena apa yang akan terjadi dapat di antisipasi dengan baik, sehingga kemungkinan terjadinya kegagalan akan dapat dikurangi dengan pengambilan keputusan yang tepat.
    d. Mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan. Mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan akan menghasilkan keputusan yang lebih terarah.
    e. Memberikan standar, aturan-aturan, ukuran-ukuran, dan keputusan untuk menentukan pencapaian, sasaran dan tujuan.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa manfaat informasi dapat menambah pengetahuan baru yang sebelumnya tidak diketahui oleh seseorang sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil suatu keputusan.


Konsep Dasar Promosi

Definisi Promosi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi promosi sebagai berikut :

  1. Erick Febriyanto, dkk (2017)[11], mengemukakan bahwa “promosi pada umumnya dilakukan untuk memperkenalkan atau memberitahu sebuah informasi mengenai produk atau jasa yang dimiliki oleh suatu instansi yang tujuannya adalah untuk mempengaruhi atau menarik minat para masyarakat untuk mencoba dan membeli, atau menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan oleh instansi tersebut”.

  2. Banu Nur Affan, dkk (2018)[12], mengemukakan bahwa “The form of interactive promotional media and Augmented reality advertising, allows users to properly engage with the advertisement, so everything becomes private and directly creates connections with the users.“ yang berarti “Bentuk media promosi interaktif dan Augmented periklanan realitas, memungkinkan pengguna untuk benar-benar terlibat dengan iklan, jadi semuanya menjadi pribadi dan langsung menciptakan koneksi dengan pengguna.”

  3. Simamora sebagaimana yang dikutip oleh Siti Nurhayati dalam Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi (2017)[13], “Promosi adalah segala bentuk komunikasi yang digunakan untuk menginformasikan (to inform), membujuk (to persuade) atau mengingatkan orang-orang tentang produk yang dihasilkan organisasi, individu ataupun rumah tangga.

  4. Buchari sebagaimana yang dikutip oleh Indri Hastuti Listyawati dalam Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi (2017)[14], “Promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan dan meyakinkan calon konsumen mengenai barang dan jasa dengan tujuan untuk memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan dan meyakinkan calon konsumen. Promosi merupakan alat komunikasi dan penyampaian pesan yang dilakukan baik oleh perusahaan maupun perantara dengan tujuan memberikan informasi mengenai produk, harga dan tempat”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa promosi adalah suatu cara untuk menyampaikan informasi mengenai suatu produk atau jasa yang bertujuan membuat konsumen tertarik untuk mencobanya.


Jenis-Jenis Promosi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang jenis-jenis promosi sebagai berikut :

  1. Putra, G., L., A., K., dan Yasa, G., P., P., A. (2019)[15], "Jenis-jenis promosi yang ada yaitu promosi secara fisik, promosi melalui media tradisional, dan promosi melalui media digital. Promosi secara fisik merupakan kegiatan promosi yang dapat diadakan di lingkungan fisik. Biasanya dilakukan pada acara-acara tertentu atau event-event khusus yang diadakan di suatu tempat seperti pameran, bazar, festival, konser, dan semacamnya. Promosi melalui media tradisional merupakan jenis promosi melalui media tradisional seperti via media cetak yaitu koran, majalah, tabloid, dan sejenisnya, dan media elektronik seperti radio dan televisi, serta media di luar ruangan seperti iklan banner atau papan reklame atau papan billboard. Sedangkan promosi melalui media digital yaitu jenis promosi melalui media digital yang mencakup media internet dan social media atau jejaring social. Media social adalah cara modern untuk berpromosi karena memungkinkan orang melihat produk atau jasa yang dipromosikan melalui teknologi terkini seperti ponsel atau laptop”.

  2. Hasibuan sebagaimana yang dikutip oleh Nur Azizah dan Dematria Pringgabayu (2018)[16], mengemukakan bahwa jenis-jenis promosi yang dikenalnya adalah :

  3. a. Promosi Sementara (Temporary Promotion), Seseorang karyawan dinaikkan jabatannya untuk sementara karena adanya jabatan yang lowong yang harus segera diisi, seperti pejabat dekan.
    b. Promosi Tetap (Permanent Promotion), Seseorang karyawan dipromosikan dari suatu jabatan ke jabatan yang lebih tinggi karena karyawan tersebut telah memenuhi syarat untuk dipromosikan. Sifat promosi ini adalah tetap. Misalnya, seorang dosen dipromosikan menjadi dekan, wewenang, tanggung jawab, serta gajinya akan naik.
    c. Promosi Kecil (Small Scale Promotion), Menaikkan jabatan seseorang karyawan dari jabatan yang tidak sulit dipindahkan ke jabatan yang sulit yang meminta keterampilan tertentu, tetapi tidak disertai dengan peningkatan wewenang, tanggung jawab, dan gaji.
    d. Promosi Kering (Dry Promotyion), Seorang karyawan dinaikkan jabatannya ke jabatan yang lebih tinggi disertai dengan peningkatan peringkat, wewenang, dan tanggung jawab tetapi tidak disertai dengan kenaikan gaji atau upah.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis promosi yang digunakan memiliki target pencapaian yang berbeda dalam menarik minat seseorang terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan.


Tujuan Promosi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang tujuan promosi promosi sebagai berikut :

  1. Azmiani Batubara dan Rahmat Hidayat (2016)[17], Tujuan promosi dapat diuraikan menjadi 3, yaitu :.

  2. a. Menginformasikan
    Sebagai tujuan utama dari kegiatan promosi yang akan dilakukan adalah menginformasikan seluruh aspek-aspek dan kepentingan perusahaan yang berhubungan dengan konsumen dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk dapat diketahui secara jelas.


    b. Mempengaruhi dan Membujuk
    Sebagai alternatif kedua dari tujuan promosi yang akan dilakukan oleh perusahaan adalah mempengaruhi dan membujuk pelanggan atau konsumen sasaran agar mau membeli atau mengalihkan pembelian terhadap produk-produk yang dihasilkan perusahaan.


    c. Mengingatan Kembali
    Mengingatkan kembali, sebagai alternatif promosi terakhir yang akan dilakukan oleh perusahaan adalah mengingatkan kembali konsumen sasaran yang selama ini dimiliki atas keberadaan perusahaan dan merek-merek produk yang akan dihasilkan yang tetap setia dan konsisten untuk melayani konsumennya dimanapun berada.


  3. Kismono sebagaimana yang dikutip oleh Roni Andespa dalam Jurnal Kajian Ekonomi Islam (2016)[18], Tujuan promosi adalah sebagai berikut :.

  4. a. Memberikan Informasi
    Tujuan dasar dari semua kegiatan promosi adalah memberikan informasi kepada pembeli potensial tentang produk yang ditawarkan, di mana konsumen dapat membelinya, dan berapa harga yang ditetapkan. Konsumen memerlukan informasi-informasi tersebut dalam pengambilan keputusan pembeliannya. Selain itu konsumen dapat dengan mudah menilai produk-produk perusahaan dari informasi-informasi tersebut.


    b. Meningkatkan Penjualan
    Agar perusahaan dapat meningkatkan penjualannya, perusahaan dapat merancang promosi penjualan dengan memberikan kupon belanja, sampel produk. Untuk membujuk konsumen mencoba produk yang ditawarkan dengan harga yang lebih murah atau dengan tambahan keuntungan yang lain.


    c. Menstabilkan Penjualan
    Pada saat pasar mengalami kelesuan, perusahaan perlu melakukan suatu kegiatan promosi agar tingkat penjualan perusahaan tidak mengalami penurunan yang berarti.


    d. Memposisikan Produk
    Perusahaan perlu kegiatan memposisikan produknya dengan menekan keunggulan produknya dibanding produk pesaing. Hal tersebut sangat penting bagi perusahaan, karena jika masyarakat sudah percaya dengan produk perusahaan maka dengan sendirinya masyarakat akan tetap memilih produk perusahaan dibanding dengan perusahaan pesaing. Strategi promosi yang tepat, seperti iklan yang tepat sasaran dapat membantu perusahaan dalam hal ini.


    e. Membentuk Citra Produk
    Kegiatan Promosi yang dilakukan perusahaan dapat membantu membentuk image konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Perusahaan dapat menggunakan media iklan untuk membangun citra produknya di mata konsumen, dengan citra produk yang baik konsumen akan tetap setia terhadap produk perusahaan. Kegiatan promosi dilakukan dengan biaya variabel perusahaan, sehingga perbedaan usaha mengakibatkan promosi yang dilakukan dalam bentuk yang berbeda. Tetapi pada dasarnya kegiatan promosi dilakukan dengan cara periklanan, promosi penjualan, personal selling, dan publisitas. Kegiatan promosi sendiri tidak terlepas dari biaya, karena berhasil atau tidaknya suatu bank syariah tergantung keahlian pemasaran dan promosi, sedangkan biaya promosi mendukung proses promosi itu sendiri.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan promosi adalah untuk memberitahukan atau menawarkan kepada calon konsumen mengenai produk atau jasa yang ditawarkan sebagai bentuk usaha untuk menarik minat seseorang terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.


Konsep Dasar Media

Definisi Media

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi media sebagai berikut :

  1. Purnamawati dan Eldarn sebagaimana yang dikutip oleh Agni Era Hapsari dalam Jurnal SCHOLARIA (2017)[19], “media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga terjadi proses belajar”.

  2. Maimunah, dkk sebagaimana yang dikutip oleh Lusyani Sunarya, dkk dalam Jurnal CICES (2016)[20], “media adalah sarana untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada public dengan menggunakan berbagai unsur komunikasi grafis seperti teks atau gambar atau foto”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa media adalah sarana untuk menyampaikan pesan atau informasi sebagai penunjang keputusan pada minat seseorang.


Alternatif Media

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang alternatif media sebagai berikut :

  1. Lusyani Sunarya, dkk dalam Jurnal SENSI (2016)[21], Macam-macam media komunikasi garfis dapat di kelompokan, yaitu sebagai berikut :.

  2. a. Media Komunikasi Cetak/Visual, contohnya poster (dalam dan luar), stiker, sampul buku, pembungkus, selipat (folder), selembaran (leaflet), amplop dan kop surat, tas belanja, katalog, iklan majalah dan surat kabar.
    b. Media Luar Ruangan, contohnya seperti spanduk (banner), papan nama, umbul-umbul, neon box, neon sign, billboard, baliho, mobil box.
    c. Media Elektronik, contohnya radio, televisi, internet, film, program video, animasi komputer.
    d. Tempat Pajang (Display), contohnya etalase (window display), point of purchase, desain gantung, floor stand.
    e. Barang Kenangan, contohnya T-shirt, polo shirt, payung, gelas, aneka souvernir, tas dan sebagainya.
  3. Rudy Brets sebagaimana yang dikutip oleh Hadi Heryadi, dkk dalam Jurnal JTEP (2017)[22], Ada 7 (tujuh) klasifikasi media, yaitu :.

  4. a. Media audio visual gerak, seperti: film suara, pita video, film, tv.
    b. Media audio visual diam, seperti: film rangkai suara, halaman suara.
    c. Audio semi gerak seperti: tulisan jauh bersuara.
    d. Media visual bergerak, seperti: film bisu.
    e. Media visual diam, seperti: halaman cetak, foto, microphone, slide bisu.
    f. Media audio, seperti: radio, telepon, pita audio.
    g. Media cetak, seperti: buku, modul, bahan ajar mandiri.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa alternatif media dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung dari fungsi dan tujuan penggunaan.


Konsep Dasar Desain

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi desain sebagai berikut :

  1. Sri Wahyuni, dkk dalam Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (2017)[23], "desain merupakan art direction, yaitu penampilan visual secara menyeluruh dari iklan. Hasil kerja sama antara art direction dan copywriter (berupa konsep verbal dan visual) dipadukan secara sinergis ke dalam desain melalui proses standar, yaitu membuat sketsa-sketsa kasar, menentukan alternatif desain, hingga final artwork (FAW)”.

  2. Bruce Archer sebagaimana yang dikutip oleh Zico Armanto Mokoginta dalam Jurnal Lex Privatum (2017)[24], “desain adalah bidang ketrampilan, pengetahuan, dan pengalaman manusia yang mencerminkan keterikatannya dengan apresiasi dan adaptasi lingkungannya ditinjau dari kebutuhan-kebutuhan kerohanian dan kebendaannya. Secara khusus, desain dikaitkan dengan konfigurasi, komposisi, arti, nilai, dan tujuan dari fenomena buatan manusia”.

  3. Sachari sebagaimana yang dikutip oleh Lukas Dicky Septianus dan Evelyne Henny Lukitasari dalam Jurnal Kemadha (2017)[25], “desain adalah garis besar, sketsa; rencana, seperti dalam kegiatan seni, bangunan, gagasan tentang mesin yang akan diwujudkan”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa desain adalah suatu perencanaan atau perancangan yang dilakukan sebelum membuat suatu objek atau sistem agar memiliki suatu gambaran yang jelas.


Konsep Dasar Tipografi

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi tipografi sebagai berikut :

  1. Kusrianto sebagaimana yang dikutip oleh Maria Gabriella Dwiani, dkk dalam Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya (2018)[26], “definisi tipografi adalah sebagai suatu proses seni untuk menyusun bahan publikasi menggunakan huruf cetak hingga merangkainya dalam sebuah komposisi yang tepat untuk memperoleh suatu efek tampilan yang di kehendaki”.

  2. Atalya Sharon Jerusha Turangan, dkk dalam Jurnal DEKAVE (2016)[27], “pengertian tipografi ialah ilmu yang mempelajari bentuk huruf, dimana huruf, angka, tanda baca, dan sebagainya tidak hanya dilihat sebagai simbol dari suara, tetapi terutama dilihat sebagai suatu bentuk desain”.

  3. Bayu Aditya Meyva sebagaimana yang dikutip oleh Laras Robert Pangestu dalam Jurnal DEKAVE (2018)[28], “tipografi adalah seni menyusun huruf yang sesuai dengan kaidah yang mengarah pada karya yang ditampilkan sehingga sebuah karya tersebut mempunyai karakter yang memperkokoh dari desain yang diciptakan”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa tipografi adalah ilmu yang mempelajari tentang pemilihan bentuk huruf untuk menciptakan kesan tertentu dan menciptakan kenyamanan membaca.


Konsep Dasar Layout

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi layout sebagai berikut :

  1. Monica Amilisa Putri dan Archita Desiana Logiana dalam Jurnal PANTAREI (2018)[29], “layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan dalam sebuah bidang sehingga membentuk sususnan artistic. Dalam Desain Komunikasi Visual, layout merupakan salah satu hal yang sama. Sebuah desain yang baik harus mempunyai layout yang terpadu. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan tek agar menjadi komunikatif dan dapat memudahkan pembaca mendapatkan informasi yang di sajikan”.

  2. Sumayang sebagaimana yang dikutip oleh Audie Steven Kalangi, dkk. dalam Jurnal EMBA (2016)[30], “tata letak atau layout adalah merupakan tatanan secara fisik dari suatu kerja beserta peralatan dan perlengkapan yang mengacu pada produksi dan merupakan pengaturan letak dari sumber yang digunakan dalam proses produksi yang akan mengatur arus material, produktifitas dan hubungan antara manusia”.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa layout adalah tahapan mengorganisir ruang pada media dengan menata elmen-elmen layout sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh si penerima.


TEORI KHUSUS

Konsep Dasar Website

Definisi Website

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi website sebagai berikut :

  1. Rohi Abdulloh (2016)[31], “Website atau disingkat web, dapat diartikan sekumpulan halaman yang terdiri dari beberapa laman yang berisi informasi dalam bentuk data digital baik berupa text, gambar, video, audio, dan animasi lainnya yang disediakan melalui jalur internet. Lebih jelasnya, website merupakan halaman-halaman yang berisi informasi yang ditampilkan oleh browser seperti Mozila Firefox, Google Chrome atau yang lainnya”.

  2. Handayani, I., Febriyanto, E., & Bachri, E. W dalam Jurnal SISFOTENIKA (2018)[32], “mengemukakan bahwa “website merupakan situs sistem informasi yang dapat diakses dengan cepat. Website lahir dari adanya perkembangan zaman saat ini dari bidang teknologi informasi dan komunikasi. Website telah menjadi media penyampaian informasi bagi bermacam perusahaan, sekolah, tidak terkecuali pada organisasi”.

  3. Uttam Kokil dan Sandra Scott dalam International Conference on Human Computer Interaction Theory and Applications (2017)[33], “The purpose of a school website is to provide pertinent information to parents and prospective site visitors” yang berarti “Tujuan situs web sekolah adalah untuk memberikan informasi terkait kepada orang tua dan calon pengunjung situs”.

Jenis-Jenis Website

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang jenis-jenis website sebagai berikut :

  1. Nindya Putri dan Ediman Manik dalam Jurnal Informatika Kaputama (2018)[34], Secara umum terdapat dua jenis web, yaitu :

  2. a. Web Statis :

    Website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari website tersebut secara langsung menggunakan browser. Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan.

    b. Web Dinamis :

    Website yang interaksinya terjadi antara pengguna dan sever sangat kompleks, seseorang dapat mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Contoh dari web dinamis adalah portal berita jejaring sosial.

  3. Sapto Catur Cahyodi dan Rita Wahyuni Arifin dalam Jurnal Information System for Educators and Professionals (2017)[35], Berdasarkan fungsinya, website terbagi atas :

  4. a. Personal website, website yang berisi informasi pribadi seseorang.

    b. Commercial website, website yang dimiliki oleh sebuah perusahaan yang bersifat bisnis.

    c. Government website, website yang dimiliki oleh instansi pemerintahan, pendidikan yang bertujuan memberikan pelayanan kepada pengguna.

    d. Non-Profit Organization website, dimiliki oleh organisasi yang bersifat non-profit atau bersifat bisnis.

    e. Personal website, website yang berisi informasi pribadi seseorang.

Konsep Dasar Template

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi template sebagai berikut :

  1. Budiyono dalam Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (2016)[36], “template adalah model atau prototype web atau halaman web yang setiap detailnya identik dengan web atau halaman web yang sebenarnya”.

  2. Ricky Rachmanto dalam bukunya yang berjudul “9 Langkah Praktis Membuat Website Gratis” (2017)[37], themes sendiri itu sebenarnya adalah tampilan akan situs kita. Bagaimana situs kita hadir setelah diakses, begitulah tampilan yang langsung bisa Anda lihat.

Konsep Dasar Internet

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi internet sebagai berikut :

  1. Rusman dalam bukunya yang berjudul “Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan” (2017)[38], "Dari segi ilmu pengetahuan, internet merupakan sebuah perpustakaan besar yang di dalamnya terdapat jutaan (bahkan miliaran) informasi atau data yang dapat berupa text, graphic, audio maupun animasi, berbentuk media elektronik.

  2. Yuliano Osvaldo Lado1 dan M. Budiantara dalam Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana (2018)[39], “Internet (kependekan dari Interconneetion-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) Sebagai protokol pertukaran paket untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia”.

Konsep Dasar Web Browser

  1. Syaiful Anwar dan Fahrizal Irawan dalam Jurnal Pilar Nusa Mandiri (2017)[40], “Web browser adalah program komputer yang digunakan untuk membaca HTML, kemudian menerjemahkan dan menampilkan hasilnya secara visual ke layar komputer. Contoh program web browser antara lain seperti Mozila Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, Microsoft Edge, dan sebagainya”.


Konsep Dasar Wordpress

  1. Definisi Wordpress

  2. a. Badrudin dan Rayan Nurdin dalam Jurnal TA’DIB (2019)[41], “Wordpress adalah salah satu media paling populer untuk membuat website baik berupa blog pribadi, situs perusahaan (company profile), situs pendidikan, bahkan situs komersil seperti toko online.

    Gambar 2.1 Logo Wordpress

  3. Keunggulan Wordpress

  4. a. Amin sebagai mana yang dikutip oleh Rohmad Wahid Rhomdani dalam Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika (2016)[42], “Wordpress dipilih karena kelebihannya yang bersifat bebas (free/gratis), dilisensikan di bawah lisensi GPL (GNU Public Licence), mudah dikustomisasi, meneyediakan banyak theme dan plugin, mendukung proses pembuatan kategori dan subkategori yang tidak terbatas, dapat melakukan sindikasi otomatis dengan bantuan RSS dan Atom, menggunakan interface XML RPC (Remote Procedure Call) untuk proses trackback dan remote posting dapat diintegrasikan dengan posting melalui email, support terhadap plugin dan theme (pengaturan skin pada blog)”.


    b. Arista Prasetyo Adi dalam bukunya yang berjudul “Blog 3 in 1 Untuk Orang Awam” (2016)[[43], Kebebasan dan banyaknya fitur yang diberikan membuat Wordpress menjadi platform CMS (Content Management System) yang paling banyak digunakan di dunia. Adapun beberapa keunggulan Wordpress adalah :

    1) Bersifat Open Source sehingga siapapun dapat mengembangkan kode program di dalamnya.

    Gambar 2.2 Download Wordpress

    2) Menyediakan file unduhan CMS gratis untuk digunakan oleh perorangan atau perusahaan sekalipun.

    3) Menyediakan bermacam plugin gratis yang dapat digunakan untuk meningkatkan performa blog, seperti plugin anti-spam, album foto, SEO, dan masih banyak lagi.

    4) Pengguna dapat memodifikasi template atau menggunakan template gratis yang ada di internet.

    5) Dapat digunakan secara multiuser. Artinya, satu blog dapat digunakan oleh banyak kontributor untuk menulis di dalamnya sehingga Wordpress sering juga digunakan untuk web komunitas.

    6) Kemampuan optimasi di mesin pencarian, khususnya Google sehingga blog Wordpress mudah terindeks di halaman utama Google.

    7) User Interface yang mudah bagi pengguna awam sekalipun.

    8) Mendukung kategori dan subkategori, yaitu kategori yang memiliki kategori lagi.

    Gambar 2.3 Pengaturan Kategori Wordpress

    8) Mendukung Shopping Chart untuk keperluan web Toko Online. Beberapa plugin dapat digunakan untuk mengubah blog Wordpress menjadi Toko Online, seperti plugin WP-ECommerce, WooCommerce, dan lain-lain.


Konsep Dasar Plugin

  1. Yoyon Sugiono dalam bukunya yang berjudul “Panduan Membuat Plugin WordPress” (2017)[44], “Plugin dalam WordPress adalah sekumpulan script PHP yang berguna untuk menambah fungsionalitas atau mengganti fungsi dasar yang terdapat pada Wordpress”.

  2. Gambar 2.4 Plugin Wordpress

Konsep Dasar CMS

  1. Menurut Rohi Abdulloh dalam bukunya yang berjudul “Trik Mudah Membuat CMS Website Dari Nol (2016) [45], “CMS adalah singkatan Content Management System. CMS merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengatur konten website. Hampir semua website pasti memiliki CMS yang mengatur kontennya, kecuali website statis. Sebuah CMS biasanya memiliki kemampuan untuk meng-update artikel, mengedit halaman website, mengatur menu dan tampilan website”.


Konsep Dasar XAMPP

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi XAMPP sebagai berikut :

  1. Menurut Adelphia dalam bukunya yang berjudul “Cepat Belajar Hacking” (2016)[46], “xampp adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh apache. Kegunaan aplikasi ini untuk membangun server yang berdiri sendiri (localhost)”.

  2. Menurut Aryanto dalam bukunya yang berjudul “Soal Latihan dan Jawaban Pengolahan Database Mysql Tingkat Dasar / Pemula” (2018)[47], “xampp merupakan sebuah aplikasi perangkat lunak pemrograman dan database yang di dalamnya terdapat berbagai macam aplikasi pemrograman seperti; Apache HTTP Server, MySQL database, Bahasa pemrograman PHP dan Pearl”.

  3. Gambar 2.5 Logo XAMPP

Konsep Dasar Komunikasi Organisasi

  1. Rahmi sebagaimana yang dikutip oleh Aditya Kurnia Dani dalam eJournal Psikologi (2016)[48], “komunikasi organisasi adalah proses penciptaan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sam lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah. Tujuan komunikasi dalam organisasi antara lain untuk membentuk saling pengertian antara anggota organisasi”.


Konsep Dasar Budaya

Dibawah ini beberapa pendapat ahli tentang definisi budaya sebagai berikut :

  1. Harni Kusniyati dan Nicky Saputra Pangondian Sitanggan dalam Jurnal Teknik Informatika (2016)[49], “budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi”.

  2. E.B. Tylor sebagaimana yang dikutip oleh Elly. M. Setiadi dalam bukunya yang berjudul “Ilmu Sosial & Budaya Dasar” (2017)[50], “budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat, dan kemampuan yang lain, serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat”.


Konsep Dasar Elisitasi

  1. Definisi Elisitasi

  2. a. Siahaan sebagaimana yang dikutip oleh M. Iqbal Dzullhaq, dkk dalam Jurnal Sisfotek Global (2017)[51], “elisitasi adalah pengumpulan kebutuhan aktivitas awal dalam rekayasa kebutuhan (Requirements Engineering). Sebelum kebutuhan dapat dianalisis, dimodelkan, atau di tetapkan, kebutuhan harus di kumpulkan melalui proses elisitasi”.

  3. Tahapan Elisitasi

  4. a. a. Sofa Sofiana dalam Jurnal Informatika Universitas Pamulang (2017)[52], “Elisitasi didapat melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu :

    1). Elisitasi tahap I, berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.

    2). Elisitasi tahap II, merupakan hasil pengklasifikasian elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI bertujuan memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi.

    3). Elisitasi tahap III, merupakan hasil penyusutan elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement dengan option I pada metode MDI. Selanjutnya, semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode TOE (Teknik, Operational dan Economic).


Konsep Dasar Literature Review

  1. Untung Rahardja, dkk dalam Citec Journal (2017)[53], “literature review adalah sebuah rangkuman atau intisari dari hasil temuan peneliti terdahulu yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menulis suatu artikel ilmiah atau penelitian baru mengenai suatu project”.

Literature Review

  1. Suwarto, Nasril Sany, dan Eka Indriani (2018)[54], dengan judul “Sistem Informasi Tabungan Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusa Putra Kota Tangerang”, Penelitian ini membahas tentang sistem tabungan berbasis web di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusa Putra Kota Tangerang untuk mengatasi masalah-masalah seperti pembayaran SPP yakni satu bulan sekali dan hanyak di input menggunakan Microsoft Access 2010 oleh satu orang bendahara sekolah yang kemungkinan akan terjadi kesalahan atau ketidaktepatan dalam memasukkan nominal tabungan. Dengan adanya sistem tabungan berbasis web ini, agar para siswa bisa ikut ambil bagian dalam sistem tabungan tersebut serta tidak terbatas hanya menabung satu bulan sekali tetapi juga kapan pun para siswa ingin menabung.

  2. Penda Sudarto Hasugian (2018)[55], dengan judul “Perancangan Website Sebagai Media Promosi Dan Informasi”. Penelitian ini membahas tentang usaha yang dilakukan oleh Ves Boutique dalam mempromosikan dan memasarkan butik masih menggunakan media brosur dan spanduk yang kurang efesien karena pemasarannya yang kurang luas sehingga dibuatlah perancangan website agar pembeli bisa melihat dan membeli produk tanpa harus mendatangi butik tersebut. Dalam perancangannya, website menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database.

  3. Sri Rahayu, El Rayeb, dan Nurmala (2017)[56], yang berjudul “Sistem Ujian Mandiri Berbasis Web Sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pada Perguruan Tinggi”. Penelitian ini membahas tentang ujian mandiri yang disajikan berbasis web, adapun ujian mandiri yang disajikan ini diperuntukkan bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Raharja. Dengan adanya system ujian berbasis web ini proses ujian akan menjadi lebih efektif dan mempermudah saat mahasiswa melakukan ujian.

  4. Ninda Lutfiani pada tahun (2017)[57], yang berjudul “Pengembangan Official Site iLearning Plus Menggunakan Strategi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Promosi Pada Perguruan Tinggi”. Penelitian ini membahas tentang sebuah strategi digital marketing dengan menggunakan SEO (Search Engine Optimization) yang digunakan untuk meningkatkan promosi pada official site iLearning+. Dikarenakan sangat dibutuhkan bagi mahasiswa/i yang sulit dalam mengatur waktu antara pekerjaan dan perkuliahan. Maka dengan adanya pengembangan official site iLearning+, mampu mengenalkan perguruan tinggi yang memiliki metode pembelajaran iLearning Plus.

  5. Untung Rahardja, Ninda Lutfiani, Moch. Sandi Alpansuri (2018)[58], dengan judul “Pemanfaatan Google Formulir Sebagai Sistem Pendaftaran Anggota Pada Website Aptisi.or.id”. Penelitian ini membahas tentang penggunaan Google formulir untuk mensupport kegiatan pendaftaran anggota secara online pada website asosiasi perguruan tinggi swasta Indonesia. Dimana Google formulir memiliki fitur yang dapat digunakan untuk mendapatkan data-data seseorang dengan cara kuisioner ataupun pendaftaran yang disediakan platform google yang dengan mudah dapat digunakan secara gratis didalam Google Drive.

  6. Yogiek Indra Kurniawan (2018)[59], dengan judul “Pembangunan Website Informasi Sekolah Di SMA Negeri Kerjo, Karanganyar”. Penelitian ini membahas tentang media promosi SMA Negeri Kerjo yang belum maksimal. Karena hanya berbentuk poster, maka informasi yang diberikan juga sangatlah minim, sehingga banyak calon peserta didik yang harus melakukan telepon atau datang langsung ke SMA Kerjo untuk bertanya mengenai SMA tersebut, baik tata cara pendaftaran masuk, maupun biaya dan lain sebagainya.

  7. Sari Susanti, Erfian Junianto dan Rizal Rachman (2017)[60], yang berjudul “Implementasi Framework Laravel Pada Aplikasi Pengolah Nilai Akademik Berbasis Web”. Penelitian ini membahas tentang media promosi SMA Negeri Kerjo yang belum maksimal. Karena hanya berbentuk poster, maka informasi yang diberikan juga sangatlah minim, sehingga banyak calon peserta didik yang harus melakukan telepon atau datang langsung ke SMA Kerjo untuk bertanya mengenai SMA tersebut, baik tata cara pendaftaran masuk, maupun biaya dan lain sebagainya.

  8. Alfis Arif (2019)[61], yang berjudul “Rancang Bangun Website Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Gumay Ulu”. Pada penelitian ini membahas tentang merancang dan membangun sebuah website SMP Negeri 2 Gummay Ulu untuk menyampaikan informasi secara luas kepada masyarakat ataupun pengunjung online dalam menginformasikan fasilitas, informasi dan program-program keahlian yang ada di sekolah.

  9. Nahlah, Amiruddin dan Farida Amansyah (2017)[62], yang berjudul “Perancangan Website Sekolah Pada SDN 103 Kabupaten Sinjai Sebagai Salah Satu Sarana Pembelajaran Online dan Penyajian Informasi”. Penelitian ini membahas tentang perancangan website di SDN 103 Kabupaten Sinjai sebagai sarana pembelajaran online dan sarana penyajian informasi, dan menjadi prasyarat beberapa lomba antar sekolah yang nantinya akan menampilkan berbagai informasi tentang sekolah, pendidikan, kegiatan-kegiatan sekolah, serta berbagai artikel pengetahuan, dan lain-lain. Website sekolah yang akan dibuat menggunakan CMS (Content Management System) berbasis PHP dan MySQL.

  10. Ricky Firmansyah dan Iis Saidah (2016)[63], yang berjudul “Perancangan Web Based Learning Sebagai Media Pembelajaran Berbasis ICT”. Penelitian ini membahas tentang media pembelajaran berbasis web (Web Based Learning) untuk mempermudah pekerjaan guru yang masih menggunakan metode pembelajaran tatap muka dan ceramah sehingga memberikan rasa bosan pada siswa saat menerima pelajaran. Tidak hanya itu, proses ulangan atau evaluasi hasil belajar masih dilakukan dengan cara konvensional yaitu menggunakan kertas untuk mengerjakan soal yang diberikan.


BAB III
IDENTIFIKASI MASALAH

Gambaran Umum SMK Dewi Sartika Tangerang

Sejarah Singkat

SMK Dewi Sartika berdiri pada tahun 1999. SMK Dewi Sartika bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Daan Mogot dan mendapat izin operasional dari Kanwil Depdiknas Provinsi Banten sesuai dengan SK Nomor: 1652/102 1/Kep/OT/1999, tanggal 19 Mei 1999. SMK Dewi Sartika Tangerang berlokasi di Jl. Gatot Subroto KM.5 Jatiuwung Kota Tangerang memiliki sarana dan prasarana antara lain :

  1. Ruang Belajar

  2. 2 Lab Komputer

  3. 1 Ruang Tata Usaha (TU)

  4. 1 Ruang Guru

  5. 1 Ruang Kepala Sekolah

  6. Lapangan Upacara

  7. Lapangan Olahraga

  8. 1 Ruang Perpustakaan

  9. 1 Ruang PMR & UKS

  10. 1 Ruang Tamu

Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang terdiri dari :

  1. Guru 21 Orang

  2. Tata Usaha 2 Orang

  3. Tenaga Kependidikan 25 Orang

  4. Petugas Kebersihan 1 Orang

  5. 5. Petugas Keamanan 1 Orang

Jumlah peserta didik sebanyak 202 siswa, yang terbagi menjadi 9 Rombel terdiri dari 3 (tiga) program study yaitu Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Teknik Komputer Jaringan.

Visi dan Misi SMK Dewi Sartika Tangerang

  1. Visi

  2. Menyajikan SMK Dewi Sartika Kota Tangerang sebagai Lembaga Pendidikan di bidang bisnis dan manajemen yang mampu menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang menguasai IPTEK dan IMTAQ.

  3. Misi

  4. a. Bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Trampil, Mandiri, Berbudi Pekerti Luhur, Serta Memiliki Daya Saing.

    b. Mengikutsertakan Guru-guru dalam penataran-penataran yang sesuai dengan bidang studi yang mereka ajarkan dan memiliki wawasan yang luas.

    c. Mencapai mutu pembangunan siswa/siswi yang sesuai dengan perangkat kurikulum.

Ruang Lingkup Sekolah

Penulis melakukan kegiatan magang di SMK Dewi Sartika Tangerang sebagai tempat untuk melakukan penelitian dan menyelesaikan project yaitu membuat perancangan website sekolah sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang.

Struktur Organisasi SMK Dewi Sartika Tangerang

Gambar 3.1 Struktur Organisasi SMK Dewi Sartika Tangerang

Tugas dan Tanggung Jawab

Tugas dan tanggung jawab sekolah adalah hak dari organisasi sekolah untuk memerintah orang lain untuk melakukan disertai pertanggung jawaban dari organisasi sekolah dalam mengambil keputusan agar tujuan dapat dicapai. Berikut ini adalah pembagian tugas dan tanggung jawab dalam organisasi sekolah :

  1. Kepala Sekolah

  2. Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    a. Menjabarkan, melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran kurikulum/program.

    b. Mengembangkan SDM.

    c. Melakukan pengawasan dan subpervisi tenaga Pendidikan dan kependidikan.

    d. Melakukan hubungan kerjasama dengan pihak luar.

    e. Mengangkat dan menetapkan personal struktur organisasi.

    f. Menetapkan program kerja sekolah.

    g. Mengesahkan perubahan kebijakan mutu sekolah.

    h. Melegalisasi dokumen organisasi.

    i. Memutuskan mutasi siswa.

    j. Menerbitkan dokumen yang dikeluarkan sekolah.

    k. Memberi penghargaan dan sanksi.

    l. Memberi penilaian kinerja Pendidikan kependidikan.


  3. Wakil Kepala Sekolah

  4. a. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum

    Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    1). Menyusun Program kerja bidang kurikulum/program.

    2). Mengkoordinasikan pelaksanaan dan pengembangan Kurikulum/Program.

    3). Memantau Pembelajaran.

    4). Menyelenggarakan rapat koordinasi kurikulum.

    5). Mengkoordinasikan pengolahan perpustakaan.

    6). Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran.

    7). Menyusun kalender Pendidikan dan jadwal pembelajaran.

    8). Melaporkan hasil pelaksanaan pembelajaraan.

    9). Mengusulkan tugas mengajar pada masing-masing guru.

    10). Menghitungkan dan melaporkan jam mengajar guru.

    11). Memverifikasi kurikulum.

    12). Merencanakan dan melaksanakan bimbingan belajar dan tryout kelas 3.


    b. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

    Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    1). Mengkoordinasikan PSB (Penerimaan Siswa Baru)

    2). Mengkoordinasikan pelaksanaan Masa Orientasi peserta didik (MOS).

    3). Mengkoordinasikan pemilihan keputusan dan diklat OSIS.

    4). Mengkoordinasikan penjaringan dan pendistribusian semua bentuk beasiswa.

    5). Mengkoordinasikan 4K (Ketertiban, Kedisiplinan, Keamanan, dan Kekeluargaan.

    6). Membina program kegiatan OSIS.

    7). Memeriksa dan menyetujui rencana Kerja Pengurus OSIS.

    8). Melakukan tindakan terhadap siswa terkait pelanggaran tata tertib siswa.

    9). Mengkoordinasikan kegiatan ekstrakulikuler.

    10). Mengkoordinasikan peringatan hari-hari besar.


    c. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana

    Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    1). Menyusun rencana kebutuhan dan prasarana.

    2). Menyusun laporan pelaksanaan bidang sarana dan prasarana secara berkala.

    3). Mengkoordinasi pendayagunaan sarana dan prasarana.


    d. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas

    Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    1). Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua/wali siswa.

    2). Membina hubungan sekolah dengan komite sekolah.

    3). Membina pengembangan hubungan antara sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah, dunia usaha, dunia industry, dan lembaga sosial lainnya.

    4). Menyusun laporan pelaksanaan hubungan masyarakat secara berkala.


  5. Kepala Tata Usaha (TU)

  6. Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    a. Penyusunan program kerja.

    b. Melaksanakan administrasi sekolah demi kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM).

    c. Penyusunan administrasi ketenagaan dan siswa.

    d. Penyusunan administrasi perlengkapan sekolah.

    e. Pengelolaan keuangan sekolah.

    f. Membuat buku induk siswa.


  7. Kaprog (Ketua Program)

  8. Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    a. Melakukan administrasi kejuruan.

    b. Mengkoordinir kompetensi disekolah.

    c. Mengawasi kegiatan program belajar mengajar.

    d. Menyusun laporan.


  9. Guru

  10. Tugas dan Tanggung Jawab, antara lain :

    a. Mengetahui tugas pokoknya yaitu memberikan pelajaran sesuai dengan bidang studi.

    b. Mengevaluasi hasil pekerjaannya.

    c. Mewakili orang tua siswa dikelas.

    d. Mengetahui tugas-tugas yang diberikan kepada siswa dan memeriksa hasil tugas itu untuk dinilai.

    e. Memperhatikan perilaku dan kerajinan siswa dikelas sebagai bahan laporan kepada kepala sekolah, wali kelas, dan guru BP.

    f. Memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa untuk memberikan bimbingan pelajaran kepasa siswa.

    g. Memperhatikan hasil ulangan harian, MID, Semester, dan mengisi daftar nilai siswa.

    h. Melaporkan kepada sekolah tentang hasil kerjanya.


Product Information

Produk

SMK Dewi Sartika Tangerang adalah sekolah swasta yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto KM.5 Jatiuwung Kota Tangerang. Sekolah ini memiliki 3 program keahlian utama yaitu Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Akuntansi (AK) dan Administrasi Perkantoran (ADP). Sebagai sekolah swasta, SMK Dewi Sarta Tangerang perlu adanya penambahan media informasi untuk menarik minat calon siswa/i baru yang cakupan informasinya luas. Media informasi yang dimaksud adalah website. website adalah media informasi yang cakupannya cukup luas dan dapat diakses melalui jaringan internet. Dalam perancangan website ini, terdapai beberapa informasi tentang profil sekolah, program studi dan fasilitas sekolah yang mencakup seluruh informasi sekolah yang terkait.

Perancangan website ini sangat dibutuhkan untuk membantu pihak sekolah dalam penyampaian informasi dan promosi sekolah, sebagai strategi sekolah untuk menarik minat calon siswa/i baru agar berminat untuk bersekolah di SMK Dewi Sartika Tangerang, serta meningkatkan citra sekolah agar semakin dikenal masyarakat luas.


Latar Belakang Produk

Berdasarkan analisa permasalahan pada SMK Dewi Sartika Tangerang, media informasi dan promosi yang digunakan saat ini hanya berupa media cetak, yaitu browsur. Dimana, informasi yang ada pada browsur masih sangat terbatas, sehingga informasi yang diterima masyarakat masih kurang. SMK Dewi Sartika Tangerang belum memiliki media informasi website yang dapat mencakup banyak informasi secara lengkap dan menarik. Nantinya media informasi ini akan menjadi wadah informasi lembaga sekolah untuk dapat menarik perhatian siswa/i baru.


Perkembangan Produk

Pada era revolusi industri 4.0 saat ini, internet adalah sebuah kebutuhan hidup yang tidak akan bisa lepas penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari bersama perkembangan teknologi saat ini. Website merupakan salah satu media informasi yang paling sering digunakan oleh semua orang sebagai media untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Hal ini membuat perkembangan website akan terus berkembang dan dibutuhkan seiring berjalannya waktu. Untuk itu, SMK Dewi Sartika Tangerang yang saat ini masih menggunakan media cetak brosur sebagai media informasi dan promosinya perlu memiliki media informasi website agar penyampaian informasi bisa secara luas dan informasi yang disampaikan lebih lengkap untuk menarik minat calon siswa/i baru.


Spesifikasi Produk

Perancangan media informasi website yang di dalamnya terdapat informasi berupa teks, audio, video dan gambar memuat informasi tentang profil sekolah, program studi, ekstrakulikuler dan fasilitas sekolah sebagai sarana penyampain informasi dan promosi. Dalam perancangan website ini terdapat beberapa hal yaitu manfaat, kelebihan, dan kekurangan sebagai berikut :

  1. Manfaat

  2. a. Menambah media informasi dan promosi.

    b. Menarik minat para calon siswa/i baru.

    c. Memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

    d. Meningkatkan benefit lembaga sekolah.

  3. Kelebihan

  4. a. Dapat diakses dengan cakupan yang luas.

    b. Penyampaian informasi yang lebih mendetail / lengkap.

    c. Media informasi dan promosi dengan penyajian yang lebih cepat.

    d. Memudahkan pemahaman dalam penerimaan informasi.

  5. Kekurangan

  6. a. Membutuhkan akses internet.

    b. Biaya hosting yang cukup mahal pertahunnya.

    c. Adanya syarat penggunaan domain (sch.id).


Harga Produk

Perancangan website sekolah ini tidak memerlukan biaya karena hanya menggunakan server local yang tidak dapat diakses oleh internet, hanya saja wadah untuk website ini agar bisa diakses di interet dan masyarakat luas membutuhkan biaya sebesar Rp 200.000 – Rp 500.000 tergantung spesifikasi Hosting yang digunakan.

Market Analisis

Market Positioning

Dengan perancangan website ini diharapkan banyak orang yang mengetahui akan keberadaan, fasilitas serta keunggulan SMK Dewi Sartika Tangerang. Masyarakat umum sebagai target konsumen yang paling diutamakan. Target perancangan media informasi website ini terpusat pada orang tua dan calon siswa/i yang baru saja lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan hendak meneruskan jenjang pendidikannya.


Kondisi Pesaing

Terdapat beberapa SMK swasta di daerah Jatiuwung, Tangerang. kondisi pesaingan harus disikapi dengan cerdik dan cermat untuk memenangkan persaingan yang ada dengan strategi-strategi positif yakni dengan meningkatkan keunggulan-keunggulan yang telah diperdayakan di SMK Dewi Sartika Tangerang. Adapun pesaing SMK Swasta dari SMK Dewi Sartika Tangerang antara lain :

Tabel 3.1 Tabel Kondisi Pesaing

Potential Market

Sasaran perancangan website ini adalah calon siwa dan siswi, relasi antar sekolah, wali murid, maupun masyarakat. Diharapkan dengan dibuatnya perancangan website ini dapat meningkatkan jumlah siswa dan siswi baru pada setiap tahun ajaran baru pendidikan.


Market Segmentation

Sasaran perancangan website ini adalah calon siwa dan siswi, relasi antar sekolah, wali murid, maupun masyarakat. Diharapkan dengan dibuatnya perancangan website ini dapat meningkatkan jumlah siswa dan siswi baru pada setiap tahun ajaran baru pendidikan.

  1. Geografi : Wilayah Kota Tangerang

  2. Demografi :

  3. a. Jenis Kelamin: Pria & Wanita

    b. Kelas Ekonomi: Menengah

  4. Sasaran :

  5. a. Siswa dan Siswi sekolah menengah pertama SMP.

    b. Siswa/i Transfer atau pindahan.

    c. Masyarakat Sekolah

    d. Relasi

  6. Piskografi : Sebagai sarana untuk menambah cara mengkomunikasikan informasi dengan sekala yang luas dan meningkatkan citra sekolah dalam segi pengelolaan informasi akademik.


Marketing Objective

Tujuan dari perancangan website ini adalah sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang, sehingga calon siswa dan siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang baru saja lulus dan hendak melanjutkan pendidikannya ke SMK Dewi Sartika Tangerang bisa mengetahui informasi sekolah yang dibutuhkan serta mengenalkan SMK Dewi Sartika Tangerang kepada masyarakat luas melalui perancangan website untuk menarik daya tarik yang efektif serta meningkatkan target siswa dan siswi baru.


Marketing Strategy

Strategi pemasaran yang dilakukan untuk mendapatkan calon siswa-siswi baru dan meningkatkan citra sekolah adalah dengan cara membuat perancangan website yang didalamnya terdapat informasi sekolah yang digunakan oleh calon siswa-siswi baru yang ingin mendaftar ke SMK Dewi Sartika Tangerang. Dengan adanya perancangan website ini, keterbatasan penyebaran informasi sebelumnya bukanlah suatu kendala lagi untuk menarik perhatian dan minat calon siswa dan siswi baru.


Budget Produksi Media

Tabel 3.2 Tabel Budget Produksi Media

Konfigurasi Perancangan

Konfigurasi Hardware

Perancangan tersebut menggunakan 1 (satu) unit Laptop dengan spesifikasi sebagai berikut :

  1. Processor : AMD Quad-Core Ryzen 5 2500U
  2. SSD : 128GB
  3. Harddisk : 1TB
  4. RAM : 8GB Dual Channel
  5. Operating System : Windows 10 Pro 64-Bit
  6. Graphic Card : Radeon Graphic
  7. Network : WLAN & Bluetooth


Software Yang Digunakan

  1. XAMPP
  2. Wordpress
  3. Plugin


Elisitasi

Elisitasi Tahap I

Elisitasi tahap I merupakan daftar yang diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara kepada stakeholder mengenai sistem yang diusulkan. Berikut merupakan tabel elisitasi tahap I :

Tabel 3.3 Elisitasi Tahap I

Elisitasi Tahap II

Elisitasi tahap II merupakan hasil pengklasifikasian dari elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI (Mandatory, Desirable dan Innesential) untuk memisahkan rancangan sistem yang memang penting dan harus ada di dalam sistem yang baru ingin diusulkan dan telah disanggupi untuk selanjutnya dieksekusi. Berikut adalah berupa tabel metode MDI :

Tabel 3.4 Elisitasi Tahap II

Keterangan:

M (Mandatory) : Yang Penting.

D (Desirable) : Tidak Terlalu Penting dan Boleh Dihilangkan.

I (Inessential) : Tidak Harus Ada Pada Sistem.


Elisitasi Tahap III

Elisitasi tahap III merupakan hasil dari penyusutan berdasarkan elisitasi tahap II yang mengeliminasi option “I” pada metode MDI dan kembali diklasifikasikan dengan metode TOE. Berikut adalah elisitasi tahap III :

Tabel 3.5 Elisitasi Tahap III

Keterangan:

T: Technical

O: Operational

E: Economict

L: Low.

M: Middle.

E: Economic


Final Draft Elisitasi

Final Draft Elisitasi merupakan bentuk akhir dari tahap-tahap elisitasi yang dapat dijadikan acuan dan dasar untuk merancang website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang. Berdasarkan Elisitasi Tahap III di atas, menghasilkan requirement final draft elisitasi berikut ini :

Tabel 3.6 Final Draft Elisitasi

BAB IV
KONSEP DESAIN

Perancangan Media

Tujuan Media

Perancangan website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang adalah sebuah media informasi yang dapat membantu calon siswa dan orang tua siswa mengetahui informasi tentang sekolah. Perancangan website ini berisi informasi-informasi penting seperti sejarah sekolah, visi dan misi, syaratan pendaftaran, biaya pendaftaran dan lain sebagainya yang dapat mendukung strategi marketing sekolah dalam mendapatkan siswa dan siswi baru.


Strategi Media

Sebagai bentuk strategi untuk mendapatkan siswa dan siswi baru sekaligus upaya untuk meningkatkan citra SMK Dewi Sartika, perlu adanya sebuah media yang dapat menarik perhatian para calon siswa dan siswi baru baru. Dimana, dalam media tersebut terdapat gambaran sekolah atau informasi-informasi yang dapat membuat calon siswa dan siswi tertarik dengan SMK Dewi Sartika Tangerang. Seperti menampilkan ruang lingkup sekolah, fasilitas sekolah, kegiatan sekolah, ruangan sekolah, ruang praktik dan lain sebagainya. Maka, dibuatlah sebuah media website yang dirancang menggunakan platform wordpress dan dengan bantuan plugin yang bertujuan untuk memberikan fungsi-fungsi tambahan pada saat proses perancangan website.

Adapun sasaran yang telah direncanakan dalam merancang website sekolah sebagai wadah informasi dan peningkatan citra sekolah adalah untuk memenuhi tiga aspek sasaran sebagai berikut :

  1. Geografi : Wilayah Kota Tangerang

  2. Demografi :

  3. a. Jenis Kelamin: Pria & Wanita

    b. Kelas Ekonomi: Menengah

  4. Sasaran :

  5. a. Siswa dan Siswi sekolah menengah pertama SMP.

    b. Siswa/i Transfer atau pindahan.

    c. Masyarakat Sekolah

    d. Relasi

  6. Piskografi : Sebagai sarana untuk menambah cara mengkomunikasikan informasi dengan sekala yang luas dan meningkatkan citra sekolah dalam segi pengelolaan informasi akademik.


Program Media

Website sekolah ini dirancang menggunakan server lokal menggunakan XAMPP, yang artinya website sekolah hanya bisa diakses secara offline. Untuk bisa diakses oleh semua orang, pihak sekolah harus terlebih dahulu menyiapkan hosting dan domain. Dilihat dari persiapannya, website sekolah sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartikla Tangerang mulai digunakan tahun 2020. Lamanya penggunaan website ini, mengikuti berakhirnya penyewaan hosting dan domain serta perpanjangannya.


Perancangan Pesan

Tujuan Kreatif

Tujuan kreatif dari perancangan website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika adalah untuk mengkomunikasikan informasi sekolah melalui website yang dirancang sekreatif mungkin yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam mengakses informasi SMK Dewi Sartika Tangerang tanpa harus mendatangi lokasi sekolahnya serta menciptakan daya tarik penyampaian informasi untuk menarik minat calon siswa dan siswi baru, sehingga citra SMK Dewi Sartika Tangerang bisa meningkat dilihat dari pengelolaan sumber informasinya.

Tidak hanya itu, terdapat unsur-unsur penting untuk mencapai tujuan kreatif dalam upaya mengkomunikasikan informasi sekolah, yaitu :

  1. Teks

  2. Teks pada website bertujuan untuk menjelaskan setiap informasi yang ingin disampaikan secara jelas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh pengujung.

  3. Gambar

  4. Gambar pada website bertujuan untuk menambah daya tarik website agar terlihat lebih menarik serta dapat digunakan untuk mendukung informasi yang telah dijelaskan melalui teks.

  5. Video

  6. Video pada website bertujuan untuk mendukung informasi yang ada pada website menggunakan visual bergerak (video) yang telah dijelaskan melalui teks dan gambar.


Tujuan Kreatif

Tampilan website yang kreatif dengan kesan modern ditambah dengan unsur-unsur penting dalam mengkomunikasikan informasi seperti teks, gambar dan video merupakan strategi kreatif yang ingin disampaikan kepada pengunjung website dimana semua elemen-elemen yang ada saling terhubung dalam menciptakan sebuah website yang menarik. Dalam proses perancangannya, terdapat teknik menciptakan ide, yaitu penyesuaian tampilan website, perubahan struktur website, dan penyempurnaan tampilan akhir website. Perancangan website ini menargetkan calon siswa dan siswi baru, orang tua murid, siswa/i pindahan dan masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai SMK Dewi Sartika Tangerang.

Adapun tahapan strategi perancangan website adalah sebagai berikut :

  1. Navigasi Yang Jelas

  2. Navigasi menu yang jelas akan memberikan kemudahan akses kepada pengunjung web agar tidak tersesat saat berada di halaman tertentu dan bisa lebih mudah untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

  3. Responsive

  4. Memiliki tampilan yang responsive akan membuat suatu halaman web dapat ditampilkan dan menyesuaikan ukuran resolusi layar pada saat dibuka melalui berbagai perangkat.

  5. Membuat Tampilan Web Menarik

  6. Ketika pengunjung datang, hal pertama yang dilihat adalah tampilan website itu sendiri. Lalu kemudian, pengunjung melihat isi dari website. Maka dibuatlah tampilan website yang menarik agar dapat membuat pengunjung tertarik untuk berlama-lama di website ketika sedang mencari informasi.

  7. Pemberian Warna Sebagai Daya Tarik

  8. Agar website tidak terlihat biasa saja, maka ditambahkan warna yang dapat mendukung desain web.


Perencanaan Visual

Tujuan Visual

Kesederhanaan tampilan website yang dipadukan dengan sentuhan warna agar terlihat menarik merupakan tujuan visual dari perancangan website ini agar pengunjung langsung diperlihatkan informasi-informasi sekolah yang ditampilkan pada halaman website sehingga pengunjung dapar memperoleh informasi yang seharusnya dan sesuai dengan penyampaian informasi yang diinginkan oleh sekolah melalui website. Dari tujuan visual ini akan tercipta sebuah citra sekolah dimana akan terlihat keseriusan sekolah dalam mengelola wadah informasi akademik dengan menampilkan kesan modern melalui sebuah website yang akan menjadi identitas SMK Dewi Sartika Tangerang.


Strategi Visual Visual

Penyajian visual ini dibentuk melalui dashboard wordpress dengan bantuan plugin Elementor yang kemudian dirancang sebuah layout web yang nantinya akan menampilkan informasi pada web dengan gaya sederhana yang langsung menampilkan informasi yang telah disajikan pada web. Penyajian visual yang digunakan penulis untuk pengunjung web menggunakan pendekatan emosional, karena tampilan web dipadukan dengan warna yang nyaman dilihat sehingga menciptakan rasa tenang. Adapun gaya penyajian grafis pada perancangan web ini terkesan modern karena dibuat dengan desain yang sederhana, clean dan dengan perpaduan warna sebagai variasi untuk dapat menjadi daya tarik, serta memfokuskan penyajian informasi dengan gaya penyampaian yang lembut agar pengunjung dapat memahami struktur web dan informasi yang ada pada web dengan baik.


Penulisan Visual

Perancangan website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra, terdapat unsur-unsur komunikasi grafis dan visual seperti teks (tulisan), ilustrasi (foto atau image) dan video sebagai unsur komunikasi visual yang terdapat pada perancangan website ini. Salah satunya adalah teks (tulisan) yang mempunyai peran penting dalam penyampaian informasi agar tujuan dari informasi yang terdapat dalam web dapat dimengerti dengan mudah dan tepat sasaran.


Pengarahan Visual

Tonalitas warna yang dipilih adalah biru tua, merah tua, hijau tua, kuning, orange dan putih. Dimana warna putih merupakan warna basic dalam website, warna biru tua merupakan warna utama sedangkan warna lainnya sebagai variasi agar website lebih menarik. Jenis huruf yang dipakai dalam website ini diantaranya menggunakan jenis huruf yang menyesuaikan dengan bentuk tampilan dan juga tingkat kenyamanan saat dibaca, yaitu: Verdana, Quicksand dan Comic Sans MS. Tata letak disesuaikan dengan kebutuhan dan kepadatan informasi yang akan disampaikan ke dalam website, mulai dari penempatan teks, gambar dan video sebagai kekuatan dari informasi yang akan disajikan pada website.

Gaya penampilan grafis pada perancangan website ini menggunakan warna biru tua dan putih sebagai warna utama yang bertujuan untuk kepentingan kenyamanan pengunjung yang diharapkan dapat memudahkan pengunjung dalam hal memahami isi atau informasi yang terdapat dalam website. Model yang digunakan dan ditampilkan pada perancangan website ini menggunakan Landing Page. Dimana pada halaman utama website hanya terdapat 1 (satu) kolom tanpa adanya sidebar yang berisi informasi-informasi penting yang akan dilihat pertama kali ketika pengunjung datang.


Proses Desain

Proses perancangan website sebagai wadah informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Tangerang dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan untuk mendapatkan hasil rancangan yang menarik dan efektif. Terdapat 3 (tiga) tahapan proses desain yaitu :

  1. Layout Kasar

  2. Layout kasar adalah gambar yang memperlihatkan komposisi tata letak dari desain yang ingin dibuat sebagai panduan pada saat proses desain dengan menggunakan aplikasi komputer.

    a. Layout Kasar Header

    Gambar 4.1 Layout Kasar Header

    b. Layout Kasar Main Page 1

    Gambar 4.2 Layout Kasar Main Page 1

    c. Layout Kasar Main Page 2

    Gambar 4.3 Layout Kasar Main Page 2

    d. Layout Kasar Halaman Sejarah

    Gambar 4.4 Layout Kasar Halaman Sejarah

    e. Layout Kasar Halaman Visi dan Misi

    Gambar 4.5 Layout Kasar Halaman Visi dan Misi

    f. Layout Kasar Halaman Struktur Organisasi

    Gambar 4.6 Layout Kasar Halaman Struktur Organisasi

    g. Layout Kasar Halaman Sarana dan Prasarana

    Gambar 4.7 Layout Kasar Halaman Sarana dan Prasarana

    h. Layout Kasar Halaman Ekstrakulikuler

    Gambar 4.8 Layout Kasar Halaman Ekstrakulikuler

    i. Layout Kasar Halaman Program Studi

    Gambar 4.9 Layout Kasar Halaman Program Studi

    j. Layout Kasar Halaman Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.10 Layout Kasar Halaman Administrasi Perkantoran

    k. Layout Kasar Halaman Akuntansi

    Gambar 4.11 Layout Kasar Halaman Akuntansi

    l. Layout Kasar Halaman Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.12 Layout Kasar Halaman Teknik Komputer Jaringan

    m. Layout Kasar Halaman Biaya Pendaftaran

    Gambar 4.13 Layout Kasar Halaman Biaya Pendaftaran

    n. Layout Kasar Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

    Gambar 4.14 Layout Kasar Halaman Biaya Pendaftaran

    o. Layout Kasar Halaman Materi PDF

    Gambar 4.15 Layout Kasar Halaman Biaya Pendaftaran

    p. Layout Kasar Halaman Materi Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.16 Layout Kasar Halaman Materi Administrasi Perkantoran

    q. Layout Kasar Halaman Materi Akuntansi

    Gambar 4.17 Layout Kasar Halaman Materi Akuntansi

    r. Layout Kasar Halaman Materi Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.18 Layout Kasar Halaman Materi Teknik Komputer Jaringan

    r. Layout Kasar Halaman Galeri

    Gambar 4.19 Layout Kasar Halaman Galeri

    r. Layout Kasar Halaman Contact

    Gambar 4.20 Layout Kasar Halaman Contact

  3. Layout Komprehensif

  4. Layout Komprehenshif adalah suatu gambar yang sudah mendekati komposisi final, dalam hal ini komposisi gambar yang pada umumnya disajikan dalam bentuk warna.

    a. Layout Komprehensif Header

    Gambar 4.21 Layout Komprehensif Header

    b. Layout Komprehensif Main Page 1

    Gambar 4.22 Layout Komprehensif Main Page 1

    c. Layout Komprehensif Main Page 2

    Gambar 4.23 Layout Komprehensif Main Page 2

    d. Layout Komprehensif Main Page 3

    Gambar 4.24 Layout Komprehensif Main Page 3

    e. Layout Komprehensif Main Page 4

    Gambar 4.25 Layout Komprehensif Main Page 4

    f. Layout Komprehensif Footer

    Gambar 4.26 Layout Komprehensif Footer

    g. Layout Komprehensif Halaman Sejarah

    Gambar 4.27 Layout Komprehensif Halaman Sejarah

    h. Layout Komprehensif Halaman Visi dan Misi

    Gambar 4.28 Layout Komprehensif Halaman Visi dan Misi

    i. Layout Komprehensif Halaman Struktur Organisasi

    Gambar 4.29 Layout Komprehensif Halaman Struktur Organisasi

    j. Layout Komprehensif Halaman Sarana dan Prasarana

    Gambar 4.30 Layout Komprehensif Halaman Sarana dan Prasarana

    k. Layout Komprehensif Halaman Ekstrakulikuler

    Gambar 4.31 Layout Komprehensif Halaman Ekstrakulikuler

    l. Layout Komprehensif Halaman Program Studi

    Gambar 4.32 Layout Komprehensif Halaman Program Studi

    m. Layout Komprehensif Halaman Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.33 Layout Komprehensif Halaman Administrasi Perkantoran

    n. Layout Komprehensif Halaman Akuntansi

    Gambar 4.34 Layout Komprehensif Halaman Akuntansi

    o. Layout Komprehensif Halaman Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.35 Layout Komprehensif Halaman Teknik Komputer Jaringan

    p. Layout Komprehensif Halaman Biaya Pendaftaran

    Gambar 4.36 Layout Komprehensif Halaman Biaya Pendaftaran

    1. Layout Komprehensif Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

    Gambar 4.37 Layout Komprehensif Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

    r. Layout Komprehensif Halaman Materi PDF

    Gambar 4.38 Layout Komprehensif Halaman Materi PDF

    s. Layout Komprehensif Materi Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.39 Layout Komprehensif Halaman Materi Administrasi Perkantoran

    t. Layout Komprehensif Materi PDF Akuntansi

    Gambar 4.40 Layout Komprehensif Materi PDF Akuntansi

    u. Layout Komprehensif Materi PDF Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.41 Layout Komprehensif Materi PDF Teknik Komputer Jaringan

    v. Layout Komprehensif Halaman Galeri

    Gambar 4.42 Layout Komprehensif Halaman Galeri

    w. Layout Komprehensif Halaman Contact

    Gambar 4.43 Layout Komprehensif Halaman Contact

  5. Final Artwork

  6. Final Artwork adalah Hasil akhir yang telah melewati beberapa proses sebelumnya yaitu layout kasar dan layout komprehensif, dimana tahap ini merupakan hasil akhir atau finishing yang kemudian siap untuk dicetak (dipublikasikan).

    a. Final Artwork Header

    Gambar 4.44 Final Artwork Header

    b. Final Artwork Main Page 1

    Gambar 4.45 Final Artwork Main Page 1

    c. Final Artwork Main Page 2

    Gambar 4.46 Final Artwork Main Page 2

    d. Final Artwork Main Page 3

    Gambar 4.47 Final Artwork Main Page 3

    e. Final Artwork Main Page 4

    Gambar 4.48 Final Artwork Main Page 4

    f. Final Artwork Footer

    Gambar 4.49 Final Artwork Footer

    g. Final Artwork Halaman Sejarah

    Gambar 4.50 Final Artwork Halaman Sejarah

    h. Final Artwork Halaman Visi dan Misi

    Gambar 4.51 Final Artwork Halaman Visi dan Misi

    i. Final Artwork Halaman Struktur Organisasi

    Gambar 4.52 Final Artwork Halaman Struktur Organisasi

    j. Final Artwork Halaman Sarana dan Prasarana

    Gambar 4.53 Final Artwork Halaman Sarana dan Prasarana

    k. Final Artwork Halaman Ekstrakulikuler

    Gambar 4.54 Final Artwork Halaman Ekstrakulikuler

    l. Final Artwork Halaman Program Studi

    Gambar 4.55 Final Artwork Halaman Program Studi

    m. Final Artwork Halaman Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.56 Final Artwork Halaman Administrasi Perkantoran

    n. Final Artwork Halaman Akuntansi

    Gambar 4.57 Final Artwork Halaman Akuntansi

    o. Final Artwork Halaman Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.58 Final Artwork Halaman Teknik Komputer Jaringan

    p. Final Artwork Halaman Biaya Pendaftaran

    Gambar 4.59 Final Artwork Halaman Biaya Pendaftarann

    q. Final Artwork Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

    Gambar 4.60 Final Artwork Halaman Syarat-Syarat Pendaftaran

    r. Final Artwork Halaman Materi PDF

    Gambar 4.61 Final Artwork Halaman Materi PDF

    s. Final Artwork Materi Administrasi Perkantoran

    Gambar 4.62 Final Artwork Materi Administrasi Perkantoran

    t. Final Artwork Materi Akuntansi

    Gambar 4.63 Final Artwork Materi Akuntansi

    u. Final Artwork Materi Teknik Komputer Jaringan

    Gambar 4.64 Final Artwork Materi Teknik Komputer Jaringan

    v. Final Artwork Halaman Galeri

    Gambar 4.65 Final Artwork Halaman Galeri

    w. Final Artwork Materi Halaman Contact

    Gambar 4.66 Final Artwork Halaman Contact

BAB V
PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan dari penelitian yang telah dilaksanakan dan analisa yang telah diuraikan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan perihal perancangan website sebagai media informasi dan peningkatan citra pada SMK Dewi Sartika Kota Tangerang sebagai berikut :

  1. Wadah informasi dan promosi yang saat ini digunakan di SMK Dewi Sartika Kota Tangerang masih berupa brosur. Dilihat dari penggunaannya, media brosur ini belum efektif dan efesien, karena untuk mendapatkan informasi mengenai sekolah, seseorang yang ingin mendaftar harus mendatangi sekolahnya secara langsung. Hal itu yang membuat media brosur ini tidak efektif dan efesien karena memakan waktu dan biaya untuk sekedar mendapatkan informasi mengenai sekolah dan sekolah akan mengalami perhitungan budget yang bertambah.

  2. Permasalahan yang ada di SMK Dewi Sartika Kota Tangerang dalam menyampaikan informasi adalah terbatasnya ruang lingkup penyampaian informasi mengenai sekolah. Karena media informasi yang berjalan pada saat ini hanya berupa brosur dan untuk mendapatkannya harus mendatangi sekolahnya terlebih dahulu. Hal itu yang menjadi permasalahan dalam menyampaikan informasi pada SMK Dewi Sartika Kota Tangerang saat ini.

  3. Cara meningkatkan citra sekolah melalui penggunaan media informasi adalah dengan cara memberikan kesan atau gambaran nyata kepada masyarakat mengenai informasi yang ingin disampaikan. Media informasi yang efektif dan efesien sebagai media informasi untuk meningkatkan citra adalah website, dimana di dalamnya terdapat halaman-halaman penting untuk menampilkan teks, gambar, suara dan video yang memiliki cakupan akses pengguna yang luas dengan menggunakan internet. Selain itu, media informasi website yang dikelola dengan baik dapat mempengaruhi masyarakat dalam pengambilan keputusan.


Saran

  1. Saran yang dapat disampaikan oleh penulis agar peneliti berikutnya bisa mengembangkan penelitian Perancangan Website menjadi lebih baik lagi, sehingga kekurangan yang ada bisa dilengkapi atau diperbaiki.

  2. Dengan adanya Perancangan Website ini akan menambah fasilitas sekolah dalam mendukung media promosi, agar pada saat ada kunjungan dari luar sekolah atau kegiatan-kegiatan dapat didokumentasikan melalui perancangan website ini, sehingga akan menciptakan ketertarikan dan kesan modern pada sekolah.

  3. Lebih memperhatikan media informasi yang digunakan sebagai bahan ketertarikan calon siswa yang ingin mendaftar disekolah. Tidak hanya penggunaan brosur dengan desain yang menarik dan teks yang mudah dibaca dan informasi yang mudah dipahami, tetapi juga penggunaan media website dimana informasi yang ada di dalamnya harus terus ter-update secara lengkap dan menarik, baik tentang informasi sekolah maupun kegiatan-sekolah, dan sasarannya juga seluas-luasnya.


DAFTAR PUSTAKA

  1. Arif, Muhammad. 2016. Bahan Ajar Rancangan Teknik Industri. Yogyakarta: Deepublish. Hal.2 ISBN: 978-602-453-075-4. Google Books: Bahan Ajar Rancangan Teknik Industri.
  2. Bakti, S., Hasibuan, N., A., Sianturi, L., T., dan Sianturi, R., D. 2016. Perancangan Aplikasi Pembelajaran Coreldraw X3 Menggunakan Metode Web Based Learning (WBL). Medan: Jurnal Riset Komputer (JURIKOM). Vol.3 No.4 ISSN: 2407-389X.
  3. Lasminiasih., P, Sandhi., Akbar, Ali., Andriansyah, Miftah., dan Utomo, R., B. 2016. Perancangan Sistem Informasi Kredit Mikro Mahasiswa Berbasis Web. Palembang: Jurnal Sistem Informasi (JSI). Vol.8 No.1 ISSN: 2355-4614.
  4. Santoso, Sugeng., Ilamsyah dan Aldian Firmansyah. 2019. Aplikasi Monitoring Rumah Kos Berbasis Android Di Kota Tangerang. Jakarta: Jurnal Maklumatika. Vol.5 No.2 ISSN: 2407-504.
  5. Rosmala. 2017. Peranan Komunikasi Informasi Manajemen Berbasis Komputer Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kelurahan Tambusai Tengah Kabupaten Rokan Hulu. Padang: Jurnal MENARA Ilmu. Vol.XI No.78 ISSN: 2528-7613.
  6. Sudaryono., Padeli., dan Febriyanto, Erick. 2017. Model of Learning Using iLearning on Independent Study Classes at University. Horizon Research Publishing Corporation: Universal Journal of Educational Research (UJER). Vol.5 No.8 ISSN: 1349-1361.
  7. Nafiudin. 2019. Sistem Informasi Manajemen. Qiara Media. Hal.27-28 ISBN: 9786237365167. Google Books: Sistem Informasi Manajemen.
  8. Rukmiyati, N., M., S., dan I Ketut Budiartha. 2016. Pengaruh Kualitas Sistem Informasi, Kualitas Informasi dan Perceived Usefulness Pada Kepuasan Pengguna Akhir Software Akuntansi (Studi Empiris Pada Hotel Berbintang Di Provinsi Bali). Bali: E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Vol.5 No.1 ISSN: 2337-3067.
  9. Kusumawati, D., dan Yestin Waeo. 2016. Sistem Informasi Penerimaan Calon Siswa Baru Pada SMP Negeri 1 Atap Lembobelala Di Kabupaten Morowali. Palu: Jurnal Elektronik Sistem Informasi dan Komputer (JESIK). Vol.2 No.1 ISSN: 2502-2148.
  10. Siregar, Mawardi. 2016. Tafsir Tematik Tentang Seleksi Informasi. Langsa: Jurnal At-Tibyan. Vol.2 No.1 ISSN: 2579-5708.
  11. Febriyanto, Erick., Ainul Mutakin dan Fernanda Setyobudi Armansyah. 2017. Perancangan Desain Brosur Penunjang Informasi dan Promosi Pada SMA Pribadi 2. Pontianak: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika. Vol.7 No.1 ISSN: 2460-5344.
  12. Affan, Banu Nur., Agus Suryanto dan Arief Arfriandi. 2018. Implementation of Augmented Reality as Information and Promotion Media on Dieng Tourism Area. Lampung. Universitas Lampung: International Series on Interdisciplinary Science and Technology (INSIST). Vol.3 No.1 ISSN: 2502-8588.
  13. Nurhayati, Siti. 2017. Pengaruh Citra Merek, Harga dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Samsung Di Yogyakarta. Yogyakarta: Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi (JBMA). Vol. IV No. 2 ISSN: 2252-5483. Vol.5 No.8 ISSN: 1349-1361.
  14. Listyawati, Indri Hastuti. 2017. Pengaruh Lokasi, Kelengkapan Produk, Kualitas Produk, dan Promosi Terhadap Keputusan Beli Konsumen Di Pamella Empat Yogyakarta. Yogyakarta: Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi (JBMA). Vol. IV No. 2 ISSN: 2252-5483.
  15. Putra, G., L., A., K., dan Gede Pasek Putra Adnyana Yasa. 2019. Komik Sebagai Sarana Komunikasi Promosi Dalam Media Sosial. Denpasar: Jurnal Nawala Visual. Vol. 1 No.1 ISSN: 2684-9801.
  16. Azizah, N., dan Dematria Pringgabayu. 2018. Pengaruh Komunikasi Formal Terhadap Pengambilan Keputusan Promosi Jabatan Pegawai Di Badan Kepegawaian Daerah. Bandung: Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship. Vol.12 No.2 ISSN: 2443-0633.
  17. Batubara, A., dan Rahmat Hidayat. 2016. Pengaruh Penetapan Harga dan Promosi Terhadap Tingkat Penjualan Tiket Pada PSA Mihin Lanka Airlines. Medan. Jurnal Ilmu Manajemen. Vol.4 No.1 ISSN: 2355-1488.
  18. Andespa, Roni. 2016. Meningkatkan Pertumbuhan Nasabah Bank Syariah: Mendukung Pembiayaan Promosi, Pendidikan Dan Pelatihan. Padang: Jurnal Kajian Ekonomi Islam. Vol.1 No.2 ISSN: 2528-5661.
  19. Hapsari, Agni Era. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Berbantuan Media Interaktif Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa. Salatiga: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (SCHOLARIA). Vol.7 No.1 ISSN: 2549-9653.
  20. Sunarya, Lusyani. 2016. Desain Komunikasi Visual Sebagai Media Penunjang Informasi Pada Event Raker XII Perguruan Tinggi Raharja. Tangerang: Jurnal CICES. Vol.2 No.1 ISSN: 2356-5209.
  21. Sunarya, Lusyani., Ogi Dermawan., dan Muhammad Hanif Amrullah. 2016. Desain Media Sign System Dan Himbauan Sebagai Penunjang Informasi Pada Yayasan Perguruan Islam Attaqwa. Tangerang: Jurnal SENSI. Vol.2 No.1 ISSN: 2461-1409.
  22. Heryadi, Hadi., Deni Darmawan dan Hudiana Hernawan. 2017. Penggunaan Multimedia Interaktif Berbasis Adobe Flash Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan. Garut: Jurnal Teknologi Pembelajaran (JTEP). Vol.2 No.1 ISSN: 2086-4299.
  23. Wahyuni, Sri., Afina Miftahurrachmah dan Ellen Nindya Purwa. 2017. Media Company Profile Sebagai Penunjang Informasi Dalam Meningkatkan Efektifitas Program Pemasaran Pada Hotel Narita Tangerang. Yogyakarta: Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia. Vol.5 No.1 ISSN: 2302-3805.
  24. Mokoginta, Zico Armanto. 2017. Perlindungan Hukum Atas Desain Industri Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri. Manado: Jurnal Lex Privatum. Vol.5 No.5 ISSN: 2337-4947.
  25. Septianus, L.D., dan Evelyne Henny Lukitasari. 2017. Pengaruh Desain Kemasan Meningkatkan Brand Awareness (Studi Kasus: Bakpia Lezzzat’e). Surakarta: Jurnal Kemadha. Vol.6 No.1 ISSN: 2087-9911.
  26. Dwiani, Maria Gabriella, Winny Gunarti Widya Wardani dan Saptodewo Febrianto. 2018. Perancangan Sampul Komik Narcissus. Jakarta: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya. Vol.1 No1 ISSN: 2623-0305.
  27. Turangan, Atalya Sharon Jerusha, Wibowo dan Rika Febriani. 2016. Perancangan Buku Interaktif Belajar Baca Tulis Bagi Orangtua Anak Penderita Disleksia Di Surabaya. Surabaya: Jurnal DEKAVE. Vol.9 No.2 ISSN: 2087-9709.
  28. Pangestu, Laras Robert. 2018. Perancangan Website Resep Makanan Tradisional Khas Minangkabau. Padang: Jurnal Desain Komunikasi Visual (DEKAVE). Vol.8 No.2 ISSN: 2302-3228.
  29. Putri, M., A., dan Archita Desiana Logiana. 2018. Perancangan Komik Belajar Bahasa Jepang Dengan Huruf Romaji Untuk Usia 15-16 Tahun Di SMA Budi Luhur Karang Tengah. Jakarta: Jurnal PANTAREI. Vol.3 No.2 ISSN: 2579-7441.
  30. Kalangi, Audie Steven, Joyce Lapian dan Rotinsulu Jopie Jorie. 2016. Pengaruh Layout Pengelolaan Sarana Prasarana Terhadap Objek Wisata Gunung Mahawu Di Kota Tomohon. Manado: Jurnal EMBA. Vol. 4 No. 5 ISSN: 2303-1174.
  31. Abdulloh, Rohi. 2016. Easy & Simple - Web Programming. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.1 ISBN: 978-602-02-867-1. Google Books: Easy & Simple - Web Programming.
  32. Handayani, Indri, Erick Febryanto dan Egi Wijatriana Bachri. 2018. Statcounter Sebagai Monitoring Aktivitas Website PESSTA+ Pada Perguruan Tinggi. Pontianak: Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA. Vol.8 No.2 ISSN: 2460-5344.
  33. Kokil, U., dan Sandra Scott. 2017. Usability Testing of a School Website using Qualitative Approach. Portugal: SCITEPRESS. Vol.2 ISBN: 978-989-758-229-5. https://www.scitepress.org/Papers/2017/62955/
  34. Putri, N., dan Ediman Manik. 2018. Sistem Informasi Berbasis Web Pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai. Binjai: Jurnal Informatika Kaputama (JIK). Vol.2 No.1 ISSN: 2548-9739.
  35. Cahyodi, S., P., dan Rita Wahyuni Arifin. 2017. Sistem Informasi Point Of Sales Berbasis Web Pada Colony Amaranta Bekasi. Bekasi: Jurnal Information System for Educators and Professionals. Vol.1 No.2 ISSN: 2548-3587.
  36. Budiyono. 2016. Rapid Web Aplication Development Menggunakan Template Dinamis. Yogyakarta: Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (SEMNASTEKNOMEDIA). Vol.4 No.1 ISSN: 2302-3805.
  37. Rachmanto, Ricky. 2017. 9 Langkah Praktis Membuat Website Gratis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.97 ISBN: 978-602-04-0192-8. Google Books: 9 Langkah Praktis Membuat Website Gratis.
  38. Rusman. 2017. Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana. Hal.235 ISBN: 978-602-422-063-1. Google Books: Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan.
  39. Lado, Y., O., dan M. Budiantara. 2018. Pengaruh Penerapan Sistem E-Filling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pegawai Negeri Sipil Dengan Pemahaman Internet Sebagai Variabel Pemoderasi. Yogyakarta: Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana (JRAMB). Vol.5 No.1 ISSN: 2460-1233.
  40. Anwar, S., dan Fahrizal Irawan. 2017. Rancang Bangun Sistem Informasi Pengajuan Pengadaan Suku Cadang Mobil Pada PT. Andalan Chrisdeco Berbasis Web. Jakarta: Jurnal Pilar Nusa Mandiri. Vol.13 No.1 ISSN: 2527-6514.
  41. Badrudin dan Rayan Nurdin 2019. SIM (Sistem Informasi Manajemen) Kurikulum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Berbasis CMS Wordpress. Batusangkar: Jurnal TA’DIB. Vol.22 No.1 ISSN: 2580-2771.
  42. Rhomdani, Rohmad Wahid. 2016. Pengembangan Virtual Class Matematika Berbasis Web Menggunakan Moodle Dan Wordpress Di Universitas Muhammadiyah Jember. Jember: Jurnal Gammath. Vol.4 No.2 ISSN: 2541-2612.
  43. Adi, Arista Prasetyo. 2016. Blog 3 in 1 Untuk Orang Awam. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.16 ISBN: 978-602-02-7878-0. Google Books: Blog 3 in 1 untuk Orang Awam.
  44. Sugiono, Yoyon. 2017. Panduan Membuat Plugin WordPress. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.1 ISBN: 978-602-04-1838-4. Google Books: Panduan Membuat Plugin WordPress.
  45. Abdulloh, Rohi. 2016. Trik Mudah Membuat CMS Website Dari Nol. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.1 ISBN: 978-602-02-9169-7. Google Books: Trik Mudah Membuat CMS Website dari Nol.
  46. Adelphia. 2016. Cepat Belajar Hacking. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.33 ISBN: 978-602-02-8020-2. Google Books: Cepat Belajar Hacking.
  47. Aryanto. 2018. Soal Latihan dan Jawaban Pengolahan Database Mysql Tingkat Dasar / Pemula” (2018). Yogyakarta: Deepublish. Hal.4 ISBN: 978-602-401-167-3. Google Books: Soal Latihan dan Jawaban Pengolahan Database Mysql Tingkat Dasar / Pemula.
  48. Dani, Aditya Kurnia. 2016. Hubungan Komunikasi Organisasi Dan Komitmen Organisasi Dengan Manajemen Konflik Pada Guru Di Sekolah Islam Bunga Bangsa Samarinda. Samarinda: eJournal Psikologi. Vol.4 No.2 ISSN: 2477-2674.
  49. Kusniyati, H., dan Nicky Saputra Pangondian Sitanggang. 2016. Aplikasi Edukasi Budaya Toba Samosir Berbasis Android. Jakarta: Jurnal Teknik Informatika. Vol.9 No.1 ISSN: 1979-9160. Google Books: Ilmu Sosial & Budaya Dasar.
  50. Setiadi, E., M. 2017. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta: Kencana. Hal.28 ISBN: 978-602-7985-35-3.
  51. Dzulhaq M. Iqbal, Rahmat Tullah dan Putra Satia Nugraha. 2017. Sistem Informasi Akademik Sekolah Berbasis Kurikulum 2013. Tangerang: Jurnal Sisfotek Global. Vol.7 No.1 ISSN: 2088-1762.
  52. Sofiana, Sofa. 2017. Rancang Bangun Dashboard Administrasi Akademik Di SMK Fadilah Tangerang Selatan. Tangerang Selatan: Jurnal Informatika Universitas Pamulang. Vol.2 No.1 ISSN: 2561-1004.
  53. Rahardja, Untung, Qurotul Aini dan Made Bunga Thalia. 2017. Penerapan Menu Konfirmasi Pembayaran Online Berbasis Yii Pada Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Citec Journal. Vol.4 No.3 ISSN: 2460:4259.
  54. Suwarto, Nasril Sany dan Eka Indriani. 2018. Sistem Informasi Tabungan Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusa Putra Kota Tangerang. Tangerang: SENSI Journal. Vol.4 No.2 ISSN: 2461-1409.
  55. Hasugian, Penda Sudarto. 2018. Perancangan Website Sebagai Media Promosi dan Informasi. Medan: Journal of Informatic Pelita Nusantara. Vol.3 No.1 ISSN: 2541-372.
  56. Rayeb, Augury El, Sri Rahayu dan Nurmala Imaniyah. 2017. Sistem Ujian Mandiri Berbasis Web Sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pada Perguruan Tinggi. Jakarta Pusat: Jurnal Informatika & Komputasi. Vol.11 No.1 ISSN: 1412-0232.
  57. Ninda, Lutfiani. 2017. Pengembangan Official Site iLearning Plus Menggunakan Strategi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Promosi Pada Perguruan Tinggi. Tangerang: Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Raharja.
  58. Rahardja, Untung, Ninda Lutfiani dan Moch. Sandi Alpansuri. 2018. Pemanfaatan Google Formulir Sebagai Sistem Pendaftaran Anggota Pada Website Aptisi.or.id. Pontianak: Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA. Vol.8 No.2 ISSN: 2460-5344.
  59. Kurniawan, Yogiek Indra. 2018. Pembangunan Website Informasi Sekolah Di SMA Negeri Kerjo, Karanganyar. Bojonegoro: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIPAMAS). Vol.2 No.1 ISSN: 2581-2572.
  60. Susanti, Sari, Erfian Junianto dan Rizal Rachman. 2017. Implementasi Framework Laravel Pada Aplikasi Pengolah Nilai Akademik Berbasis Web. Jakarta: Jurnal Informatika. Vol.4 No.1 ISSN: 2528-2247
  61. Arif, Alfis. 2019. Rancang Bangun Website Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Gumay Ulu. Pagar Alam: Jurnal Ilmiah Betrik. Vol.10 No.2 ISSN: 2715-7369.
  62. Nahlah, Amiruddin dan Farida Amansyah. 2017. Perancangan Website Sekolah Pada SDN 103 Kabupaten Sinjai Sebagai Salah Satu Sarana Pembelajaran Online Dan Penyajian Informasi. Makasar: Journal INTEK. Vol.4 No.2 ISSN: 2615-5427.
  63. Firmansyah, R., dan Iis Saidah. 2016. Perancangan Web Based Learning Sebagai Media Pembelajaran Berbasis ICT. Jakarta: Jurnal Informatika. Vol.3 No.2 ISSN: 2528-2247.



Contributors

Wendy Andriyan