SI1411483179: Perbedaan revisi

Dari widuri
Lompat ke: navigasi, cari
[revisi tidak terperiksa][revisi tidak terperiksa]
Baris 1.042: Baris 1.042:
  
 
===Definisi MySQL===
 
===Definisi MySQL===
 +
 +
<p style="text-indent: 0.5in">MySQL merupakan sebuah perangkat lunak pembuat dan pengelola basis data yang bersifat open source dimana perangkat lunak
 +
ini berjalan disemua platform baik linux maupun Windows (Habibie, Isnanto, & Kridalukmana, 2016).<ref name="Rizaldi Habibie, R. Rizal Isnanto & Rinta Kridalukmana">Rizaldi Habibie, R. Rizal Isnanto & Rinta Kridalukmana (2016). Aplikasi Data Pelanggan Berbasis Java dan Mobile pada PT. PLN (Persero) Area Semarang. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 4(1), 50-59. e-ISSN: 2338-0403.</p>
 +
 +
<p style="text-indent: 0.5in">“MySQL adalah sebuah perangkat yang berperan sebagai server database, yang selanjutnya akan digunakan untuk mempelajari kode-kode PHP yang berkaitan atau membutuhkan akses ke server database.” (Ulfa & Hidayatullah 2015).<ref name="Tiara Ulfa & Muhammad Fikri Hidayatullah">Tiara Ulfa & Muhammad Fikri Hidayatullah (2015). SISTEM INFORMASI PADA KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH (KANPERPUS ARSIPDA) KABUPATEN PEKALONGAN BERBASIS WEB. Jurnal Surya Informatika, 1(1).ISSN : 2477-3042.</ref>.</p>
 +
 +
<p style="text-indent: 0.5in">Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa MySql adalah salah satu jenis database server yang banyak digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database sebagai sumber pengolahan datanya.</p>
  
 
===Definisi Blackbox Testing===
 
===Definisi Blackbox Testing===

Revisi per 8 Agustus 2018 08.43

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN

PKOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY

PADA KECAMATAN CILEDUG


SKRIPSI


Logo stmik raharja.jpg


Disusun Oleh :


NIM
: 1411483179
NAMA


JURUSAN SISTEM INFORMASI

KONSENTRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

STMIK RAHARJA

TANGERANG

2017/2018




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN

PKOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY

PADA KECAMATAN CILEDUG

Disusun Oleh :

NIM
: 1411483179
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Informasi
Konsentrasi
: Sistem Informasi Manajemen

 

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, Oktober 2018

Ketua
       
Kepala Jurusan
STMIK RAHARJA
       
Jurusan Sistem Informasi
           
           
           
           
(Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM)
       
(Nur Azizah, M.Akt., M.Kom)
NIP: 000594
       
NIP: 078010




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN

PKOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY

PADA KECAMATAN CILEDUG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1411483179
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Sistem Informasi

Konsentrasi Komputer Akutansi

Disetujui Oleh :

Tangerang, 27 Juli 2018

Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
(Ilamsyah, M.Kom)
   
(Nur Azizah, M.Akt., M.Kom)
NID: 14019
   
NID: 10002




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN

PKOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY

PADA KECAMATAN CILEDUG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1411483179
Nama

Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Sistem Informasi

Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen

Tahun Akademik 2017/2018

Disetujui Penguji :

Tangerang, Oktober 2018

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN

PKOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY

PADA KECAMATAN CILEDUG

Disusun Oleh :

NIM
: 1411483179
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Informasi
Konsentrasi
: Sistem Informasi Manajemen


 

Menyatakan bahwa Skripsi ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan, atau duplikat dari Skripsi yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Sarjana Komputer baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi jika pernyataan diatas tidak benar.


Tangerang, 17 Juli 2018

 
 
 
 
NIM : 1411483179

 

*Tandatangan dibubuhi materai 6.000




ABSTRAKSI

Kecanggihan teknologi sangat mendukung dan dibutuhkan untuk membantu lancarnya kinerja dalam suatu instansi atau perusahaan, perkembangan teknologi informasi saat ini telah mempengaruhi segala bidang kehidupan manusia dan diperlukan sebagai sarana pendukung yang dapat menunjang kelancaran informasi yang cepat, tepat dan akurat. Saat ini E-Ktp berguna sebagai acuan untuk kepengurusan berbagai hal administrasi di negara pun syarat untuk bisa ke luar negeri. Tanpa E-Ktp kita tidak bisa membuat Rekening Bank, Paspor, SIM, akses jaminan kesehatan dan sosial, NPWP. Maka dari itu data dalam E-Ktp haruslah benar guna mencegah masalah di kemudian hari. Penanganan sistem informasi monitoring dan keluhan perihal E-Ktp pada Kecamatan Ciledug masih belum terkomputerisasi yaitu warga tidak dapat mengetahui proses E-Ktp nya sudah jadi atau belum, dan perihal keluhan dengan datang langsung ke Kantor Kecamatan Ciledug. Maka dari itu diperlukan penerapan sebuah sistem yang mampu membantu warga dalam menangani masalah sistem informasi monitoring dan keluhan E-Ktp. Dirancang dengan UML (Unified Modelling Language) dan menggunakan analisa SWOT, yang berfungsi untuk menganalisa mengenai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Kecamatan Ciledug yang dilakukan melalui kondisi internal yang ada, serta analisa mengenai peluang dan ancaman yang dihadapi. Dengan penerapan sistem informasi monitoring dan komlpain E-Ktp ini diharapkan dapat mengatasi permaslahan yang ada sehingga lebih memudahkan warga dalam hal memantau perihal E-Ktp dan Keluhannya.

Kata Kunci: Monitoring, Keluhan, E-Ktp




ABSTRACT

The sophistication of the technology is very supportive and needed to help lancarnya performance in an agency or company, the current development of information technology has affected all areas of human life and is necessary as a means of advocates who support the smooth information fast, precise and accurate. Currently the E-ID card handy as a reference for the management of various things the Administration in any country to be out of the country. Without an E-ID card we can not create a Bank account, passport, driver's license, access to health and social guarantees, NPWP. Thus the data in the E-ID card must be true in order to prevent problems later in life. Monitoring and information system for handling complaints about the E-ID cards in the subdistrict of Ciledug still not computerized, namely citizens cannot know the process of E-ID card of her already so or not, and the subject of complaints by coming directly to the Sub-district Office Ciledug. Therefore required the application of a system which is capable of assisting citizens in addressing complaints and monitoring information system of E-identity card. Is designed with UML (Unified Modelling Language) and use a SWOT analysis, which serves to analyse the about the strengths and weaknesses that are owned by the Subdistrict Office Applications made through the internal conditions that exist, as well as the analysis regarding the opportunities and threats that face. With the application of monitoring information system and E-ID cards comlpaint is expected to overcome the existing permaslahan so more ease the citizens in terms of monitoring the subject E-ID card and his or her concerns.

Keywords : Monitoring, Complaint, E-ID Card




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis Panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, Penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan judul : “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITOIRING DAN KOMPLAIN E-KTP BERBASIS SMS GATEWAY PADA KECAMATAN CILEDUG”. Adapun tujuan dari pembuatan Laporan Skripsi ini antara lain memenuhi salah satu persyaratan menyelesaikan pendidikan jenjang Strata Satu (S1) Jurusan Sistem Informasi (SI) pada Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja, juga berguna untuk memperdalam kemampuan penulis dalam merancang suatu sistem agar dapat diterapkan dengan baik.

Dalam kesempatan ini penulis juga ingin mengucapkan terima kasih bahwa tanpa bimbingan, bantuan dan dorongan semua pihak maka penulis tidak dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik dan tepat waktu. Dan pada kesempatan ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu seperti berikut, Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada:

  1. Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I., M.M selaku Ketua STMIK Raharja.
  2. Bapak Sugeng Santoso, M.Kom selaku Pembantu Ketua I Bidang Akademik STMIK Raharja.
  3. Ibu Nur Azizah, M.Akt., M.Kom selaku Kepala Jurusan Sistem Informasi.
  4. BBapak Ilamsyah, M.Kom selaku Pembimbing I yang telah memberikan banyak ilmu pengetahuan serta pengarahan kepada penulis sehingga penelitian Skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.
  5. Ibu Nur Azizah, M.Akt., M.Kom selaku Pembimbing II yang telah membantu penyusunan penelitian Skripsi ini.
  6. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang telah banyak membantu dan membimbing serta memberikan ilmu pengetahuannya kepada penulis selama perkuliahan.
  7. Segenap Staff dan Karyawan Perguruan Tinggi Raharja yang telah memberikan pelayanan dan fasilitas demi kelancaran penulisan laporan Skripsi ini.
  8. Bapak Thomas Aria Nirwanda, S.Kom selaku pembimbing lapangan yang telah banyak membantu dan membimbing penulis.
  9. Ibu Muryani, Sos selaku Stakeholder yang selalu support dalam project.
  10. Kedua orang tua, kakak, adik dan semua saudara yang selalu memberikan dukungan serta memberikan semangat dan doa dalam mengerjakan penilitian Skripsi ini dengan baik.
  11. Muhamad Aspuri, S.Kom yang senantiasa mendampingi, memotivasi, serta memberikan semangat, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan skripsi ini dengan sangat baik.
  12. Kepada sahabat dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan dan motivasi.

Penulis menyadari bahwa dalam penyajian dan penyusunan laporan Skripsi ini masih terdapat kekurangan, baik dalam penulisan, penyajian ataupun isinya, karena keterbatasan penulis. Oleh karena itu, penulis senantiasa menerima kritik dan saran yang bersifat membangun agar dapat di manfaatkan pada masa yang akan datang.

Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pembaca. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan rahmat-Nya kepada kita semua. Dan semoga laporan Skripsi ini dapat bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumya bagi seluruh pembaca sekalian.


Tangerang, 17 Juli 2018
Choerunnisa Wulandari
NIM. 1411483179



Daftar isi


DAFTAR TABEL


Tabel 3.1 Analisa PIECES

Tabel 3.2 Elisitasi Tahap I

Tabel 3.3 Elisitasi Tahap II

Tabel 3.4 Elisitasi Tahap III

Tabel 3.5 Final Draft Elisitasi

Tabel 3.6 Perbedaan Prosedur antara Sistem Berjalan dengan Sistem Usulan

Tabel 4.1 Perbedaan Prosedur antara Sistem Berjalan dengan Sistem Usulan

Tabel 4.2 Struktur Tabel Antrian

Tabel 4.3 Struktur Tabel Jenis

Tabel 4.4 Struktur Tabel Komplain

Tabel 4.5 Struktur Tabel Komplain Reply

Tabel 4.6 Struktur Tabel Member

Tabel 4.7 Struktur Tabel Pendaftaran

Tabel 4.8 Struktur Tabel SMS

Tabel 4.9 Struktur Tabel Staff

Tabel 4.10 Struktur Tabel Status

Tabel 4.11 Pengujian Black Box Testing

Tabel 4.12 Time Schedule

Tabel 4.13 Estimasi Biaya



DAFTAR GAMBAR


Gambar 2.1 Karakteristik Dari Suatu Sistem

Gambar 2.2 Siklus Informasi

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Kecamatan Ciledug Kota Tangerang

Gambar 3.2 Use Case Diagram Yang Sedang Berjalan

Gambar 3.3 Activity Diagram Yang Sedang Berjalan

Gambar 3.4 Sequence Diagram Yang Sedang Berjalan

Gambar 4.1 Use Case Diagram Staff dan Member

Gambar 4.2 Activity Diagram Staff

Gambar 4.3 Activity Diagram Member

Gambar 4.4 Sequence Diagram Staff

Gambar 4.5 Sequence Diagram Member

Gambar 4.6 Class Diagram

Gambar 4.7 Prototype Halaman Utama

Gambar 4.8 Prototype Halaman Login

Gambar 4.9 Prototype Menu Staff

Gambar 4.10 Prototype Menu Member

Gambar 4.11 Prototype Menu Komplain

Gambar 4.12 Prototype Menu Antrian

Gambar 4.13 Prototype Menu Pendaftaran

Gambar 4.14 Prototype Menu SMS

Gambar 4.15 Prototype Halaman Utama

Gambar 4.16 Prototype Menu Registrasi

Gambar 4.17 Prototype Halaman Login

Gambar 4.18 Prototype Menu Komplain

Gambar 4.19 Prototype Menu Pendaftaran



DAFTAR SIMBOL

Gambar Simbol Use Case Diagram


Gambar Simbol Activity Diagram


Gambar Simbol Sequence Diagram


Gambar Simbol Class Diagram



BAB I
PENDAHULUAN

Latar belakang

Kecanggihan teknologi sangat mendukung dan dibutuhkan untuk membantu lancarnya kinerja dalam suatu instansi atau perusahaan, begitu juga dalam pengambilan keputusan. Perkembangan teknologi informasi saat ini telah mempengaruhi segala bidang kehidupan manusia dan diperlukan sebagai sarana pendukung yang dapat menunjang kelancaran informasi yang cepat, tepat dan akurat. Komputer merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi yang memberikan informasi yang aktual dengan cara kerja mekanik dan dapat diakses dengan cepat. Perkembangan ini disebabkan karena bertambah rumitnya berbagai masalah yang harus dihadapi oleh manusia dan harus segera diselesaikan dalam waktu cepat dan singkat. Selain itu faktor lainnya adalah perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadi lebih dinamis, bergerak dengan cepat dan lebih menghargai waktu.

Saat ini E-Ktp berguna sebagai acuan untuk kepengurusan berbagai hal administrasi di negara pun syarat untuk bisa ke luar negeri. Tanpa E-Ktp negara juga tidak berhak menjamin kehidupan kita sebagai warga negara karena keberadaan kita tidak terdata. Tanpa E-Ktp kita tidak bisa membuat rekening bank, paspor, SIM, akses jaminan kesehatan dan sosial, NPWP. Maka dari itu data dalam E-Ktp haruslah benar guna mencegah masalah di kemudian hari. Penanganan sistem informasi monitoring dan keluhan perihal E-Ktp pada Kecamatan Ciledug masih belum terkomputerisasi yaitu warga tidak dapat mengetahui proses E-Ktp nya sudah jadi apa belum, dan perihal keluhan dengan datang langsung ke Kantor Kecamatan Ciledug. Ditambah jumlah loket yang terbatas membuat pelapor harus ikut mengantri. Maka dari itu diperlukan sebuah sistem yang mampu membantu warga dalam menangani masalah sistem informasi monitoring dan keluhan perihal e-ktp secara cepat dan efektif.

Kegiatan pengolahan data mungkin pada awalnya hanya sekedar untuk pencatatan, tetapi dengan adanya perkembangan zaman maka hal ini dapat dijadikan sebagai penyajian laporan yang akurat dan efisien. Pada saat ini, kegiatan pengolahan data mempunyai konsep pengertian yang lebih luas dan tidak hanya sekedar untuk pencatatan dan pembuatan laporan saja.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperoleh sebuah judul “Perancangan Sistem Informasi Monitoring Dan Komplain E-KTP Berbasis Sms Gateway Pada Kecamatan Ciledug” Dimana Perancangan Sistem Informasi Monitoring dan Komplain E-Ktp Berbasis Sms Gateway ini dapat memberikan solusi untuk memonitoring pembuatan dan Komplain E-Ktp bagi warga Kecamatan Ciledug untuk menghasilkan pelayanan yang berkualitas bagi pihak yang membutuhkan.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas, maka penulis merumuskan beberapa masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana sistem informasi Monitoring dan Komplain E-Ktp yang sedang berjalan saat ini pada Kecamatan Ciledug?
  2. Bagaimana cara warga penyampaian Komplain E-Ktp yang sedang berjalan saat ini, dan rancangan sistem yang diusulkan pada Kecamatan Ciledug?
  3. Bagaimana warga untuk mengetahui progres E-Ktp sudah tercetak ataukah belum yang sedang berjalan saat ini, dan rancangan sistem yang diusulkan pada Kecamatan Ciledug?

Ruang Lingkup Penelitian

Untuk memperjelas masalah yang akan dibahas dan agar tidak terjadi pembahasan yang meluas atau menyimpang, maka perlu kiranya dibuat suatu batasan masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan SKRIPSI ini, yaitu hanya pada bagaimana sistem informasi monitoring dan komplain perihal E-Ktp.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Beberapa tujuan dari penelitiannya antara lain sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui sistem informasi Monitoring dan komplain E-Ktp yang sedang berjalan pada Kecamatan Ciledug.
  2. Membuat sebuah sistem yang dapat membantu informasi Monitoring dan penanganan komplain E-Ktp agar lebih cepat.
  3. Tujuan penulis yaitu syarat ketentuan kelulusan perkuliahan di Perguruan Tinggi Rharja.

Manfaat Penelitian

Dalam penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat yaitu sebagai berikut :

  1. Membuat sistem informasi Monitoring dan penanganan komplain E-Ktp menjadi lebih cepat dan akurat.
  2. Mempermudah dalam menyampaikan keluhan dan mengetahui perihal E-Ktp sudah tercetak ataukah belum.
  3. Dapat mengurangi penggunaan waktu bagi masyarakat guna mengetahui informasi E-Ktp yang sudah tercetak tanpa harus menanyakan langsung pada Pegawai Kecamatan Ciledug.

Metode Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data yang di perlukan dalam penulisan SKRIPSI, penulis menggunakan beberapa metode dalam meneliti permasalahan yang ada. Metode tersebut antara lain :

  1. Observasi (Pengamatan)
  2. Penulis melakukan pengamatan pada Seksi Pelayanan, untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh penulis.

  3. Wawancara
  4. Metode wawancara dilakukan dengan proses tanya jawab kepada pihak yang bersangkutan untuk memperoleh informasi untuk mendukung dalam Perancangan Sistem informasi Monitoring dan Komplain E-Ktp Berbasis Sms Gateway pada Kecamatan Ciledug disini penulis mewawancarai Ibu Muryani, Sos.

  5. Studi Pustaka
  6. Selain melakukan observasi dan wawancara peneliti juga melakukan studi pustaka yaitu metode pengumpulan data, yang dilakukan dengan cara melakukan pencarian melalui berbagai situs internet google book untuk buku dan google scholer untuk jurnal. Dalam hal ini peneliti berusaha untuk melengkapi data-data yang diperoleh dengan cara mencari artikel sebagai referensi yang berhubungan dengan Perancangan Sistem Informasi Monitoring dan Komplain EKtp Berbasis Sms Gateway.

Metode Analisa

Analisa sistem dilakukan menggunakan Metode Analisa PIECES, Analisis data merupakan salah cara untuk memperoleh temuan-temuan hasil penelitian yang dilakukan. Hal ini disebabkan, data akan menuntun kita ke arah temuan-temuan ilmiah, bila dianalisis dengan benar dan menggunakan teknik-teknik yang tepat. Dalam menganalisis sebuah sistem, biasanya akan dilakukan terhadap beberapa aspek antara lain adalah kinerja, informasi, ekonomi, keamanan aplikasi, efisiensi dan pelayanan pelanggan. Analisis ini disebut dengan PIECES Analysis (Performance,Information, Economy, Control, Eficiency and Service).

Metode Perancangan

Dalam penelitian ini metode perancangan yang digunakan mnggunakan program Visual Paradigm for UML 14.0 Enterprise Edition untuk menggambarkan Use Case Diagram, Activity Diagram, SequenceDiagram dan Class Diagram. Untuk membuat suatu sistem peneliti menggunakan Dreamweaver sebagai penulisan listing program PHP dan Mysql sebagai Database.

Metode Pengujian / Testing

Dalam penelitian ini metode pengujian yang digunkaan yaitu adalah menggunakan blackbox testing. Metode pengujian ini adalah cara atau teknik yang digunakan untuk menguji perangkat lunak.

Sistematika Penulisan

Agar pemahaman tentang penulisan laporan penelitian SKRIPSI ini menjadi lebih mudah maka penulis mengelompokan materi penulisan laporan penelitian SKRIPSI ini menjadi beberapa sub bab dengan sistematika penyampaiannya sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang penulisan, rumusan masalah, ruang lingkup, tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian dan metode analisa, metode perancangan dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini berisi beberapa teori-teori dasar yang akan mendukung pembahasan masalah sebagai konsep dasar dalam penyusunan dan beberapa definisi yang sesuai dengan penelitian sehingga menghasilkan karya yang bernilai ilmiah dan memiliki daya guna. Uraian tersebut diantaranya menjelaskan tentang Perancangan Sistem Informasi Monitoring dan Komplain E-Ktp Berbasis Sms Gateway.

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

Bab ini menjelaskan gambaran umum dan sejarah singkat Kecamatan Ciledug, struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab dari masingmasing bagian. Serta berisi tentang pembahasan, perancangan sistem dan kerja rangkaian secara keseluruhan.

BAB IV RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

Pada bab ini terdiri dari rancangan sistem usulan, rancangan basis data, rancangan prototype, konfigurasi sistem usulan, testing, implementasi dan estimasi biaya.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisikan kesimpulan dan saran dari hasil penulisan SKRIPSI.

DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka berisikan daftar sumber kutipan yang dipakai dalam pembahasan penelitian.

LAMPIRAN

Berisi daftar-daftar lampiran yang digunakan dalam penelitian.



BAB II
LANDASAN TEORI

Teori Umum

Konsep Dasar Sistem

Definisi Perancangan Sistem

Tahap ini menentukan konfigurasi yang dibutuhkan oleh sistem, mendesain atau merancang perangkat lunak yang termasuk didalamnya adalah proses, aturan yang digunakan, antarmuka pengguna dan inputan yang dibutuhkan (Sutopo, Cahyadi & Arifin, 2016).[1].

Perancangan sistem mulanya diawali dengan menentukan segala keperluan yang akan memenuhi apa yang dibutuhkan oleh sistem, siapa yang mengambil langkah dan bagaimana cara menyesuaikannya (Fatta dan Marco, 2015).[2].

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa analisa sistem adalah penguraian suatu sistem informasi yang sudah utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan tujuan dapat menidentifikasi dan mengevaluasi.

Konsep Dasar Sistem

Definisi Sistem

Menurut Muslihudin & Oktafianto (2016:2)[3], Sistem adalah sekumpulan komponen atau jaringan kerja dari prosedur-prosdur yang saling berkaitan dan saling bekerja sama membentuk suatu jaringan kerja untuk mencapai sasaran atau tujuan tertentu.

Menurut Tyoso (2016:1)[4], Sistem adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen yang membentuk satu kesatuan.

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem adalah satu kesatuan elemen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu.

Karakteristik Sistem

Menurut Hutahaen (2014:3-5)[5], Supaya sistem itu dikatakan sistem yang baik memiliki karakteristik yaitu :

  1. Komponen
  2. Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem terdiri dari komponen yang berupa sub sistem atau bagian-bagian dari sistem.

  3. Batasan Sistem (Boundary)
  4. Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinakan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

  5. Lingkungan Luar Sistem (Evironment)
  6. Lingkungan luar sistem (environment) adalah diluar balas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan yang merugikan yang harus dijaga dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

  7. Penghubung Sistem (Interface)
  8. Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsitem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lain. Keluaran (output) dari subsitem akan menjadi masukkan (input) unluk subsislem lain melalui penghubung.

  9. Masukan Sistem (Input)
  10. Masukkan adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa perawatan (maintenace input), dan masukkan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan agar sistem dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diprosos untuk didapatkan keluaran. Contoh dalam sistem komputer program adalah maintenance input sedangkan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

  11. Keluaran Sistem (Output)
  12. Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh komputer menghasilkan panas yang merupakan sisa pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran

    yang dibutuhkan.

  13. Pengolahan Sistem (Process)
  14. Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. Sistem produksi akan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, system akuntansi akan mengolah data menjadi laporan-laporan keuangan.

  15. Sasaran Sistem (Objective)
  16. Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

    Gambar 2.1 Karakteristik Dari Suatu Sistem

Klasifikasi Sistem

Menurut Hutahaen (2014:6-7)[5], Sistem dapat diklasifikasikan dalam beberapa sudut pandang :

  1. Klasifikasi sistem sebagai :
    1. Sistem Abstrak (Abstract System)
    2. Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.

    3. Sistem fisik (physical system)
    4. Sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik.

  2. Sistem diklasifikasikan sebagai :
    1. Sistem alamiyah (natural system)
    2. Sistem alamiyah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia. Misalnya sistem perputaran bumi.

    3. Sistem buatan manusia (human made system)
    4. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dibuat oleh manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin (human machine system).

  3. Sistem diklasifikasikan sebagai :
    1. Sistem tertentu (deterministicl system)
    2. Sistem tertentu adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi, sebagai keluaran sistem yang dapatm diramalkan.

    3. Sistem tak tertentu (probalistic system)
    4. Sistem tak tertentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat di prediksi karena mengandung unsur probabilistik.

  4. Sistem diklasifikasikan sebagai :
    1. Sistem tertutup (close system)
    2. Sistem tertutup adalah sistem yang tidak terpengaruh dan tidak berhubungan dengan lingkungan luar, sistem bekerja otomatis tanpa ada turut campur lingkungan luar. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanya relatively closed system.

    3. Sistem terbuka (open system)
    4. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima input dan output dari lingkungan luar alau subsistem lainnya. Karena sistem terbuka terpengaruh lingkungan luar maka harus mempunyai pengendali yang baik.

Konsep Dasar Data dan Informasi

Definisi Data

Menurut Davis dalam buku Hutahaen (2014:8)[5], Data adalah bahan mentah bagi informasi, dirumuskan sebagai kelompok lambang-lambang tidak acak menunjukan, jumlah-jumlah, tindakan-tindakan, hal-hal dan sebagainya.

Metode pengumpulan data :

  1. Melalui pengamatan sendiri secara langsung
  2. Melalui wawancara
  3. Melalui perkiraan korespondesi
  4. Melalui daftar pernyataan

Menurut Terry dalam buku Hutahaen (2016:8)[5], Pengolahan data adalah serangkaian operasi atas informasi yang di rencanakan guna mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan.

8 unsur pokok pengolahan data, yaitu :

  1. Membaca
  2. Menulis, Mengetik
  3. Mencatat atau mencetak
  4. Menyortir
  5. Menyampaikan atau memindahkan
  6. Menghitung
  7. Membandingkan
  8. Menyimpan

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa data dapat berupa angka, ukuran, kata, kalimat, tulisan-tulisan, uraian cerita, gambar, simbol, tanda, yang belum memiliki ciri-ciri informatif dan belum diinformasikan keberadaannya. Dengan demikian untuk dapat memahaminya maka diperlukan prosedur pengolahan misalnya perhitungan, pengukuran, terhadap data-data yang dimilikinya.

Definisi Informasi

Menurut Hutahaen (2014:9)[5], Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya.

Menurut Muslihudin dan Oktafianto (2016:9)[3], Informasi merupakan data yang di olah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan).

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi adalah data-data yang diolah sehingga memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi pengguna.

Siklus Informasi

Menurut Hutahaen (2014:10-11)[5], Data yang diolah untuk menghasilkan informasi menggunakan model proses yang tertentu. Misalkan suhu dalam fahrenheit diubah ke celcius. Dalam hal ini digunakan model matematik berupa rumus konversi dari derajat Fahrenheit menjadi satuan derajat celcius. Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, kemudian penerima menerima informasi tersebut, yang berarti menghasilkan keputusan dan melakukan tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sebagai input, diproses kembali lewat suatu model danseterunya yang disebut dengan siklus informasi (information cycle). Siklus ini juga disebut dengan siklus pengolahan data (data processing cycles).

Gambar 2.2 Siklus Informasi

Nilai Informasi

Menurut Hutahaean (2014:11-12)[6], Nilai informasi ditentukan oleh dua hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan lebih bernilai jika manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

Biaya informasi terdiri dari :

  1. Biaya perangkat keras :
  2. Merupakan biaya tetap alau biaya tertanam dan akan meningkat untuk tingkat-tingkat mekanisasi yang lebih tinggi

  3. Biaya untuk analisis :
  4. Merupakan biaya tertanam, dan biasanya akan meningkat sesuai dengan tingkat mekanisasi yang lebih tinggi

  5. Biaya untuk tempat dan faktor control lingkungan :
  6. Biaya ini setengah berubah/semivariabel. Biasanya biaya ini meningkat sesuai dengan tingkat mekanisasi yang tinggi.

  7. Biaya perubahan :
  8. Biaya ini merupakan biaya tertanam dan meliputi setiap jenis perubahan dari salu metode ke melode yang lain.

  9. Biaya operasi :
  10. Biaya ini pada dasamya merupakan biaya variable dan meliputi biaya macam-macam pegawai, pemeliharaan fasilitas dan sistem.

Konsep Dasar Sistem Informasi (Lanjutan)

Konsep Dasar Sistem Informasi

Menurut Hutahaean (2014:13)[6], Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.

Konsep Sistem Informasi

Menurut Hutahaean (2014:13-14)[6], sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu :

  1. Blok masukkan (input block)
  2. Input mewakili data yang masuk kedalan sistem informasi. Input yang dimaksud adalah metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

  3. Blok model (model block)
  4. Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan metode matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang sudah diinginkan.

  5. Blok keluaran (output block)
  6. Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

  7. Blok teknologi (technology block)
  8. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian din secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari unsur utama :

    1. Teknisi (human ware atau brainware)
    2. Perangkat lunak (software)
    3. Perangkat keras (hardware)
    4. Blok basis data (data base block)

    Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

  9. Blok basis data (data base block)
  10. Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

  11. Blok kendali (control block)
  12. Banyak faktor yang dapat merusak sistem informasi, misalnya bencana alam, api, temperatur tinggi, air, debu, kecurangan-kecurangan, kejanggalan sistem itu sendiri, kesalahan-kesalahan ketidakefisienan, sabotase dan sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah atau bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung diatasi.

Teori Khusus

Konsep Dasar Minitoring

Definisi Monitoring

Pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran (awareness) tentang apa yang ingin diketahui, pemantauan berkadar tingkat tinggi dilakukan agar dapat membuat pengukuran melalui waktu yang menunjukkan pergerakan ke arah tujuan atau menjauh dari itu. Monitoring akan memberikan informasi tentang status dan kecenderungan bahwa pengukuran dan evaluasi yang diselesaikan berulang dari waktu ke waktu, pemantauan umumnya dilakukan untuk tujuan tertentu, untuk memeriksa terhadap proses berikut objek atau untuk mengevaluasi kondisi atau kemajuan menuju tujuan hasil manajemen atas efek tindakan dari beberapa jenis antara lain tindakan untuk mempertahankan manajemen yang sedang berjalan (Raharjo & Prabowo, 2013).[7].

Monitoring adalah proses pengumpulan dan analisis informasi berdasarkan indikator yang ditetapkan secara sistematis dan kontinu tentang kegiatan atau program sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk penyempurnaan program/kegiatan itu selanjutnya (Mardiani, 2013).[8].

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa monitoring adalah sistem yang akan memantau apa yang ingin diinginkan.

Tujuan Monitoring

Adapun beberapa tujuan dari monitoring adalah (Mardiani, 2013).[8].

  1. Mengkaji apakah kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana.
  2. Mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi.
  3. Melakukan penilaian apakah pola kerja dan manajemen yang digunakan sudah tepat untuk mencapai tujuan kegiatan.
  4. Mengetahui kaitan antara kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh ukuran kemajuan.
  5. Menyesuaikan kegiatan dengan lingkungan yang berubah, tanpa menyimpang dari tujuan.

Definisi Komplain

Menurut Putri (2016:64)[9], Komplain adalah ekspresi yang timbul akibat adanya perbedaan antara persepi (apa yang dilihat) dan ekspetasi (apa yang di harapkan pelanggan), ekpresi atau wujud ketidakpuasan yang membutuhkan tanggapan.

Menurut Abdilah didalam jurnal (Harmiati & Kunharibowo, 2015)[10], Komplain adalah sebuah aksi yang dilakukan oleh seseorang, yang didalamnya termasuk mengkomunikasikan sesuatu yang negatif terhadap produk atau pelayanan yang dibuat atau dipasarkan.

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa komplain adalah perwujudan dari ketidakpuasan yang dinyatakan oleh pengguna jasa dalam bentuk sikap, kata-kata (tertulis maupun lisan).

Konsep Dasar E-Ktp

Definisi E-Ktp

E-KTP atau kartu tanda penduduk elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat system keamananan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional (Robot, 2014).[11].

E-KTP adalah kartu tanda penduduk yang dibuat seacara komputerisasi yang mempunyai spesifikasi dan standard khusus serta di sertai sistem pengamanan khusus yang resmi yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Susanto, 2017)[12].

Berdasrkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa EKTP adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan dan pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.

Fungsi E-Ktp

Adapun beberapa fungsi dari E-KTP adalah (Frans, 2013).[13].

  1. Sebagai identitas jati diri.
  2. Berlaku nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya.
  3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP.
  4. Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.

Definisi Sms Gateway

SMS gateway adalah sebuah sistem aplikasi yang dipergunakan untuk mengirim atau menerima sms untuk keperluan bisnis, broadcast, promosi dan penyampaian informasi berupa produk maupun jasa kepada orang lain. (Supriyono, Saputro & Pradessya, 2016).[14].

Menurut Saptaji di dalam jurnal (Kurniadi, 2014)[15], SMS Gateway adalah sebuah perangkat atau sistem yang mampu menangani operasi dasar SMS (mengirim, menerima, membaca dan menghapus SMS) yang berada diluar jangkauan GSM standar”.

Berdasrkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Sms Gateway adalah sebuah gerbang informasi yang menghubungkan antara komputer dan client melalui Sms.

Konsep Dasar UML (Unified Modeling Language)

Definisi UML (Unified Modeling Language)

Diagram-Diagram UML (Unified Modeling Language)

Definisi Website

Definisi PHP

Definisi Dreamwaever

Definisi MySQL

MySQL merupakan sebuah perangkat lunak pembuat dan pengelola basis data yang bersifat open source dimana perangkat lunak ini berjalan disemua platform baik linux maupun Windows (Habibie, Isnanto, & Kridalukmana, 2016).Kesalahan pengutipan: Tag <ref> harus ditutup oleh </ref>.

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa MySql adalah salah satu jenis database server yang banyak digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database sebagai sumber pengolahan datanya.

Definisi Blackbox Testing

Menurut Rizky di dalam jurnal (Wijayanto, 2014)[16], Black box testing adalah tipe testing yang memerlukan perangkat lunak yang tidak diketahui kinerja internalnya. Sehingga para tester memandang perangkat lunak seperti layaknya sebuah “kotak hitam” yang tidak penting dilihat isinya, tapi dikenal proses testing dibagian luar.

Mendefinisikan bahwa “Black Box Testing berfokus pada spesifikasi fungsional dari perangkat lunak. Tester dapat mendefinisikan kumpulan kondisi input dan melakukan pengetesan pada spesifikasi fungsional program” (Mustaqbal, Firdaus & Rahmadi, 2015)[17].

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Black Box Tasting adalah metode yang digunakan untuk menemukan kesalahan dan mendemonstrasikan fungsional aplikasi saat dioperasikan, apakah input diterima dengan benar dan output yang dihasilkan telah sesuai dengan yang diharapkan.

Definisi PIECES

Literature Review

Berikut ini adalah penelitian yang telah dilakukan dan memiliki kolerasi yang searah dengan penelitian yang akan dibahas dalam SKRIPSI ini antara lain :

  1. Penelitian yang dilakukan oleh Ika Puji Rahayu, Hardi Warsono & Ida Hayu Dwimawanti dalam Journal of Public Policy and Management Review yang berjudul “Analisis Kualitas Pelayanan E-KTP di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang” (2014)[18]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Kecamatan Gayamsari merupakan salah satu organisasi penyelenggara E-KTP di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kualitas pelayanan E-KTP di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang serta faktor yang mendukung dan menghambat kualitas pelayanan E-KTP.
  2. Penelitian yang dilakukan oleh Thoha Nurhadiyan & Yulistiana dalam Jurnal PROSISKO yang berjudul “Perancangan Aplikasi Prosedur Pembuatan E-KTP Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang” (2014)[19]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Dengan aplikasi ini data dapat terintragasi dengan baik sehingga dapat mempermudah pegawai dalam pengolahan dan pencarian data penduduk dengan mudah dan cepat.
  3. Penelitian yang dilakukan oleh Vanesa Wasti Thalia Kawung, Johnny Hanny Posumah & Gustaaf Budi Tampi dalam Jurnal Administrasi Publik yang berjudul “Fungsi Monitoring Kepala Dinas Pada Penerapan Standar Pelayanan Minimal Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Utara” (2017)[20]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal fungsi monitoring sangatlah penting dalamkaitan dengan kinerja atau pekerjaan dari parapegawai, apalagi pegawai dalam instansi pemerintah seperti Dinas Kependudukan danPencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Utara akan menjadi tombak utama. Dimana para pegawai atau ASN akan bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan proses pelayanan.
  4. Penelitian yang dilakukan oleh Haryono dalam Journal of Electrical and Electronics yang berjudul “Analisis Perancangan Sistem Komplain Pelanggan Pada PT.Raytel Indonesia” (2016)[21]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal meningkatan pelayanan terhadap komplain konsumen menggunakan teknologi informasi. Sering kali pelanggan mengalami masalah sulit untuk mengajukan keluhan dikarenakan sistem pelayanan yang digunakan masih konvesional meskipun sudah ada sistem terkomputerisasi.
  5. Penelitian yang dilakukan oleh Heru Supriyono, Nugroho Ari Saputro & Rokhmad Andria Pradessya dalam Jurnal The 3rdUniversty Research Coloquium yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Presensi Berbasis SMS Gateway (Studi Kasus : SMP MUHAMMADIYAH 1 KARTASURA)” (2016)[14]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal sebuah sistem informasi manajemen presensi dengan SMS gateway yang memiliki fitur SMS auto reply untuk mengetahui kehadiran siswa, guru dan karyawan dan SMS pemberitahuan kehadiran jika terlambat, tidak masuk tanpa keterangan dan tidak masuk tanpa keterangan sebanyak 3 kali serta terdapat fitur SMS untuk melakukan presensi sehingga orang tua siswa dapat mengetahui kehadiaran putra putrinya di sekolah dan kepala sekolah dapat mengetahui kehadiran guru dan karyawannya di sekolah.
  6. Penelitian yang dilakukan oleh Novi Herawadi Sudibyo & Muhammad Said Hasibuan dalam Journal International Conferences on Information Technology and Business (ICITB) yang berjudul “Using Quality Of Service Virtual Private Netrwork (VPN) On E-KTP Bandar Lampung” (2015)[22]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Identifikasi Kualitas Pelayanan Virtual Private Jaringan (vpn) Implementasi Elektronik-KTP "di Bandar Lampung. Dengan menggunakan Axcent Net ToolsandMetode penelitian menggunakan model penelitian tindakan dengan QoSmonitoring sistem.
  7. Penelitian yang dilakukan oleh Triyuni Soemartono dalam International Journal of Administrative Science & Organization yang berjudul “The Dynamic of e-KTP Evaluation Program in DKI Jakarta” (2013)[23]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal untuk menganalisis evaluasi program E-KTP. Penggunaan electronic identity (e-ID) memberikan beberapa manfaat bagi pengguna serta untuk swasta dan pemerintah, yang mendorong banyak negara untuk menerapkannya. Indonesia sendiri baru tahun 2009 meluncurkan program E-KTP sebagai kartu identitas nasional dengan menjadikan 6 Kabupaten/Kota sebagai pilot project KTP Elektronik atau E-KTP.
  8. Penelitian yang dilakukan oleh Paiman Rahardjo dalam International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology yang berjudul “Public Service Dynamics in Population Administration Sector: A Study on Electronic ID Card Service in Makassar” (2016)[24].Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Keterlibatan masyarakat dalam pelayanan publik e-KTP menjadi sangat penting terutama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan urgensi data demografis, termasuk memiliki e-ID Card. Ada dua masalah utama dalam pelayanan publik e-ID Card di Makassar, yaitu isu kelembagaan daerah; mereka masih lemah baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan, maupun distribusinya.
  9. Penelitian yang dilakukan oleh Samer Mansour, Nidal Nasser, Lutful Karim & Asmaa Ali dalam jurnal International Conference on Computing, Networking and Communications Wireless Ad Hoc And Sensor Networks Symposium yang berjudul “Wireless Sensor Network-based Air Quality Monitoring System” (2014)[25]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Sensor Nirkabel sederhana Sistem pemantauan kualitas udara berbasis jaringan (WSN) (WSNAQMS) untuk kawasan industri dan perkotaan. Yang diusulkan Kerangka terdiri dari satu set sensor gas (ozon, CO, dan NO2) yang dipasang di tumpukan dan infrastruktur dari WSN ZigBee dan server pusat untuk mendukung real-time jangka pendek manajemen kejadian dan perencanaan strategis jangka panjang. Ini Arsitektur akan menggunakan open-hardware open-software gas penginderaan mampu
  10. Penelitian yang dilakukan oleh Rino Andias Anugraha & Tatang Mulyana dalam jurnal International Conference on Informations and Communications Technology yang berjudul “Monitoring and Controlling of EMS-SCADA via SMS Gateway” (2015)[26]. Penelitian ini menjelaskan tentang perihal Sistem otomasi proses manufaktur umum ditujukan untuk penghematan energi listrik. Otomasi ini dibuat menggunakan sistem SCADA. Pemantauan dan pengendalian sistem Dari kejauhan secara real time bisa diakses melalui SMS Sistem Gateway. Sistem juga bisa merekam beberapa data diperlukan untuk analisis pengambilan keputusan. Perancangan sistem adalah dibuat melalui enam tahap, yaitu proses skenario, pemrograman, database, komunikasi, interaksi dan integrasi. Itu Hasilnya adalah integrasi sistem antara PLC dan HMI yang dapat dilakukan dipantau dan dikendalikan dari jarak jauh secara real time melalui SMS Pintu gerbang. Sistem yang telah dibuat bisa dianalisis sehubungan dengan efisiensi dan kinerja sistem.


  11. BAB III
    ANALISA SISTEM YANG BERJALAN

    Gambaran Umum Kecamatan Ciledug

    Sejarah Singkat Kecamatan Ciledug

    Visi dan Misi Kecamatan Ciledug

    Visi Kecamatan Ciledug

    Misi Kecamatan Ciledug

    Struktur Organisasi Kecamatan Ciledug

    Tugas dan Fungsi

    Tata Laksana Sistem Yang Berjalan

    Prosedur Sistem Yang Berjalan

    Rancangan Prosedur Yang Berjalan

    Use Case Diagram Yang Sedang Berjalan

    Activity Diagram Yang Sedang Berjalan

    Sequence Diagram Yang Sedang Berjalan

    Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan

    Metode Analisa Sistem

    Permasalahan Yang Dihadapi dan Alternatif Pemecahan Masalah

    Permasalahan Yang Dihadapi

    Alternatif Pemecahan Masalah

    User Requirement

    Elisitasi Tahap I

    Elisitasi Tahap II

    Elisitasi Tahap III

    Final Draft Elisitasi



    BAB IV
    RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

    Rancangan Sistem

    Prosedur Sistem Usulan

    Use Case Diagram Yang Diusulkan

    Use Case Diagram Staff dan Member

    Activity Diagram Yang Diusulkan

    Activity Diagram Staff

    Activity Diagram Member

    Sequence Diagram Yang Diusulkan

    Sequence Diagram Staff

    Sequence Diagram Member

    Perbedaan Prosedur Antara Sistem Berjalan dan Sistem Usulan

    Class Diagram Yang Diusulkan

    Rancangan Basis Data

    Spesifikasi Basis Data

    Rancangan Prototype

    Rancangan Prototype Untuk Staff

    Halaman Utama

    Halaman Login

    Menu Staff

    Menu Member

    Menu Komplain

    Menu Antrian

    Menu Pendaftaran

    Menu SMS

    Rancangan Prototype Untuk Member

    Halaman Utama

    Menu Registrasi

    Halaman Login

    Menu Komplain

    Menu Pendaftaran

    Konfigurasi Sistem Usulan

    Spefikasi Hardware

    Spefikasi Software

    Hak Akses

    Testing

    Black Box Testing

    Implementasi

    Schedule

    Estimasi Biaya



    BAB V
    PENUTUP

    Kesimpulan

    Berikut kesimpulan perihal rumusan masalah mengenai Perancangan Sistem Informasi Monitoring dan Komplain E-Ktp Berbasis SMS Gateway Pada Kecamatan Ciledug :

    1. Sistem informasi monitoirng dan komplain E-Ktp yang berjalan saat ini masih kurang efisien dan masih bersifat Manual.

    2. Sistem penyampaian keluhan yang berjalan saat ini mengharuskan warga yang ingin menyampaikan keluhannya perihal E-Ktp untuk datang langsung ke kantor kecamatan Ciledug, dan untuk sistem yang diusulkan warga bisa menyampaikan keluhan nya melalui aplikasi yang sudah di sediakan fitur chat.

    3. Sistem yang berjalan saat ini, warga tidak bisa mengetahui langsung proses E-Ktp sudah jadi apa belum, dan untuk sistem yang diusulkan warga mendapatkan informasi melalui sms gateway untuk proses EKtp nya.

    Saran

    Saran yang dapat peneliti sampaikan untuk penelitian selanjutnya yaitu :

    1. Dengan adanya Perancangan Sistem Informasi Monitoring dan Komplain ini diharapkan dapat membantu warga agar tidak kesulitan mendapatkan informasi proses E-Ktp dan perihal keluhan.

    2. Dengan seiring perkembangannya zaman, maka perlu dibuatkan penerapan aplikasi sistem berbasis SMS Gateway untuk memudahkan warga mendapatkan informasi dan keluhan perihal E-Ktp.



    DAFTAR PUSTAKA

    1. Priyo Sutopo1, Dedi Cahyadi2 & Zainal Arifin (2017). Sistem Informasi Eksekutif Sebaran Penjualan Kendaraan Bermotor Roda 2 di Kalimantan Timur Berbasis Web, Vol 11.
    2. Hanif Al Fatta & Robert Marco (2015). Analisis pengembangan dan perancangan sistem informasi akademik smart berbasis cloud computing pada sekolah menengah umum negeri (smun) di daerah istimewa yogyakarta. Telematika, 8(2) ISSN : 1979 – 925X e-ISSN : 2442 - 4528.
    3. 3,0 3,1 Muhamad Muslihudin & Oktafiani (2016). Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Menggunakan Model Terstruktur dan UML. Yogyakarta: Deepublish.
    4. Jaluanto Sunu Punjul Tyoso (2016). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Deepublisah.
    5. 5,0 5,1 5,2 5,3 5,4 5,5 Jeperson Hutahaean (2014). Konsep Sistem Informasi. Jogjakarta: Deepublish.
    6. 6,0 6,1 6,2 Jeperson Hutahaean. (2014). Konsep Sistem Informasi. Jogjakarta: Deepublish.
    7. Joko Dwi Raharjo & Aji Prabowo (2013). Monitoring Traffic Jaringan Menggunakan Web Studi Kasus Pada PT ORIX Indonesia Finance. JURNAL SISFOTEK GLOBAL, 3(1) ISSN : 2088 – 1762.
    8. 8,0 8,1 Gentisya Tri Mardiani (2013). SISTEM MONITORING DATA ASET DAN INVENTARIS PT TELKOM CIANJUR BERBASIS WEB. Jurnal Ilmiah Komputer Dan Informatika ( KOMPUTA ), 2(1), 1–6 ISSN : 2089-9033.
    9. Emmita Devi Hari Putri (2016). Pengantar Akomodasi dan Restoran. Yogyakarta: Depublish.
    10. Josefa Tri Harmiati & Y. Kunharibowo (2015). STRATEGI MIROTA KAMPUS DALAM PENANGANAN KOMPLAIN KONSUMEN.
    11. Purnawati Ireine Robot (2013). Implementasi Kebijakan Pelayanan E-KTP di Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan. GOVERNANCE, 5(1).
    12. Apri Susanto (2017). APLIKASI PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (E-KTP) PADA KABUPATEN PRINGSEWU. PROCIDING KMSI, 3(1).
    13. Susi Stella Anggreni Frans (2013). Implementasi Kebijakan Program e-KTP di Kecamatan Ibu Kabupaten Halmahera Barat. JURNAL EKSEKUTIF, 2(1).
    14. 14,0 14,1 Heru Supriyono, Nugroho Ari Saputro & Rokhmad Andria Pradessya (2016). Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Presensi Berbasis SMS Gateway (Studi Kasus: SMP Muhammadiyah 1 Kartasura) ISSN 2407-9189.
    15. Dede Kurniadi (2014). Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pemilihan Kepala Desa Yang Terintegrasi Dengan SMS Gateway. Jurnal Wawasan Ilmiah, 6(11), ISSN : 1978 - 8444.
    16. Ridho Wijayanto (2014). Perancangan Animasi Interaktif Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Kelas 2 Pada Mi Nurul Falah Ciater. EVOLUSI-Jurnal Sains dan Manajemen AMIK BSI Purwokerto, 2(1).
    17. M. Sidi Mustaqbal, Roeri Fajri Firdaus & Hendra Rahmadi (2015). Pengujian Aplikasi Menggunakan Black Box Testing Boundary Value Analysis (Studi Kasus: Aplikasi Prediksi Kelulusan SMNPTN). Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 1(3). ISSN : 2407 - 3911.
    18. Ika Puji Rahayu, Hardi Warsono & Ida Hayu Dwimawanti (2014). Analisis Kualitas Pelayanan E-KTP Di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 3(2), 271-280.
    19. Thoha Nurhadiyan & Yulistiana (2014). Perancangan Aplikasi Prosedur Pembuatan E-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang. PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer, 1. ISSN: 2406-7733.
    20. Vanesa Wasti Thalia Kawung, Johnny Hanny Posumah & Gustaaf Budi Tampi (2017). Fungsi Monitoring Kepala Dinas pada Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Utara. JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK, 3(046).
    21. Haryono (2016). ANALISIS PERANCANGAN SISTEM KOMPLAIN PELANGGAN PADA PT. RAYTEL INDONESIA. JREC (Journal of Electrical and Electronics), 3(2).
    22. Novi Herawadi Sudibyo & Muhammad Said Hasibuan (2015). Using Quality Of Service Virtual Private Network (Vpn) On E-Ktp Bandar Lampung. In Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB) (pp. 291-295). ISSN 2460-7223.
    23. Triyuni Soemartono (2013). The Dynamic of e-KTP Evaluation Program in DKI Jakarta. Bisnis & Birokrasi, 20(2), 90.
    24. Paiman Rahardjo (2016). Public Service Dynamics in Population Administration Sector: A Study on Electronic ID Card Service in Makassar Indonesia. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 6(6), 1040-1052. ISSN: 2088-5334.
    25. Samer Mansour, Nidal Nasser, Lutful Karim & Asmaa (2014). Wireless sensor network-based air quality monitoring system. In Computing, Networking and Communications (ICNC), 2014 International Conference on (pp. 545-550). IEEE.
    26. Rino Andias Anugraha & Tatang Mulyana (2015, May). Monitoring and controlling of EMS-SCADA via SMS gateway. In Information and Communication Technology (ICoICT), 2015 3rd International Conference on (pp. 613-617). IEEE.



Contributors

Choerunnisa Wulandari