Pengguna:Vivi duwi anggraeni

Dari widuri
Revisi per 20 Februari 2015 04.16 oleh Vivi duwi anggraeni (bicara | kontrib) (Definisi Sistem)

Lompat ke: navigasi, cari

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAH

KAS KECIL DAN KAS BESAR

PADA PT TIKI TANGERANG

SKRIPSI

Logo stmik raharja.jpg

Disusun Oleh :

NIM : 1214472973

NAMA : VIVI DUWI ANGGRAENI

JURUSAN SISTEM INFORMASI

KONSENTRASI KOMPUTER AKUTANSI

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

STMIK RAHARJA

TANGERANG

(2014/2015)


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN

KAS KECIL DAN KAS BESAR

PADA PT TIKI TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1214472973
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Informasi
Konsentrasi
: Komputer Akutansi

 

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, 27 Januari 2015

Ketua
       
Kepala Jurusan
STMIK RAHARJA
       
Jurusan Sistem Informasi
           
           
           
           
(Ir. Untung Rahardja, M.T.I)
       
NIP : 00594
       
NIP : 10002


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PERANCANGAN SISTEM PENGELOLA

KAS KECIL DN KAS BESAR

PADA PT TIKI TANGERANG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1011464627
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Sistem Informasi

Konsentrasi KOMPUTER AKUTANSI

Disetujui Oleh :

Tangerang, 27 Januari 2015

Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
   
(Himawan, M.Kom)
NID : 06121
   
NID : 12012

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAH

KAS KECIL DAN KAS BESAR

PADA PT TIKI TANGERANG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1214472973
Nama

Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian

Komprehensif

Jurusan Sistem Informasi

Konsentrasi Komputer Akutansi

Tahun Akademik 2014/2015

Disetujui Penguji :

Tangerang, Maret 2015

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN

KAS KECIL DAN KAS BESAR

PADA PT TIKI TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1214472973
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Informasi
Konsentrasi
: Komputer Akutansi

 

 

Menyatakan bahwa Skripsi ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan, atau duplikat dari Skripsi yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Sarjana Komputer baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi jika pernyataan diatas tidak benar.

Tangerang, 27 Januari 2015

 
 
 
 
 
NIM : 1214472973

 

)*Tandatangan dibubuhi materai 6.000;


ABSTRACT

Dataprocessing system in PT TIKI Tangerang which is engaged in supply chain, where the system ofpetty cash and cash in bank isstill using Microsof Excel to process the data.Start form input the petty cash including cashin and cash out,input cash opname,input cash including bank in and bankout,until the income statement that often create problem like the same numberof evidence,not in order of number ofevidence ,wrong of the begining balanceand ending balance,all filled in theacceptance and expenditure.those thingsbecome troubles in presentment of statementof to other divisions,thats thebackground why is the takes the problems and try to analyze andevaluate the system to seethe problems and give advices todesign a recovery system. From manual system grow up with computer, that expected to bring in the accurate, fast and timely data.With the computerized system,it will be expectedto support capabilities,ease in carryingout routine work and development of thecompany to be competitive.because of that ,soin preparation of the thesis that the author used the title is "CASH MANAGEMENT SYSTEM DESIGN OF PETTY CASH AND CASH IN BANK IN TIKI TANGERANG.

Keywords :Input, Petty Cash and Cash In Bank

ABSTRAKSI

Sistem pengolahan data pada PT TIKI Tangerang yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang dan dokumen, dimana sistem keuangan kas kecil dan kas besar masih menggunakan Microsof Excel dalam pengolahan data. Baik dari input kas kecil yaitu kas masuk dan kas keluar, input cash opname,input kas besar yaitu bank masuk dan bank keluar sampai dengan penyajian laporan yang sering menimbulkan permasalahan-permasalahan seperti nomor bukti yang sama, nomor bukti yang tidak berurutan, saldo awal dan saldo akhir yang salah, penginputan yang terisi semua antara posisi penerimaan dan pengeluaran. Sehingga hal ini menjadi kendala dalam penyajian laporan kepada divisi lainnya. Hal tersebutlah yang melatar belakangi penulis untuk mengambil permasalahan tersebut dan mencoba untuk menganalisa dan mengevaluasi sistem yang sudah berjalan selama ini untuk melihat berbagai permasalahan yang ada dan kemudian memberikan saran untuk merancang sistem pemulihan.Dari sistem manual yang ada, berkembang dengan menggunakan komputer, yang diharapkan dapat menghasilkan data-data yang akurat, cepat dan tepat waktu.Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi ini, diharapkan dapat menunjang kemampuan, kemudahan dalam menjalankan rutinitas pekerjaan dan perkembangan perusahaan agar dapat berdaya saing. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dalam penyusunan Skripsi ini judul yang dirumuskan penulis adalah “PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN KAS KECIL DAN KAS BESAR PADA PT TIKI TANGERANG.

Kata kunci : Input, kas kecil dan kas besar


KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillahirabbil'alamin. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya berkat rahmat, hidayah dan karunia-Nya penulis berhasil menyelesaikan Skripsi dengan judul PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN KAS KECIL DAN KAS BESAR PADA PT TIKITANGERANG.

Tujuan dari pembuatan Skripsi ini adalah sebagai salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom) untuk jenjang S1 di Perguruan Tinggi Raharja, Cikokol Tangerang. Sebagai bahan penulisan, penulis mengambil data berdasarkan hasil observasi, wawancara, survey serta studi pustaka yang mendukung penulisan ini.

Dalam penyusunanSkripsi ini penulis banyak menerima bantuan dan dorongan baik moril maupun materil dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

  1. Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I selaku Presiden Direktur Perguruan Tinggi Raharja.
  2. Bapak Drs.Po Abas Sunarya, M.S.I selaku Presiden Direktur Amik Raharja Informatika.
  3. Ibu Nur Azizah M,Akt, M.Kom selaku Kepala Jurusan Sistem informasi program strata satu.
  4. Bapak Asep Saepullah,S.pd, M.Kom selaku Dosen Pembimbing I yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  5. Bapak Himawan,S.Kom, M.Kom selaku Dosen Pembimbing II yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  6. Bapak Asypeno R,SH,Manager HRD ,Ibu Yosi Agustina dan ibu Elfitri PT.TIKI Tangerang selaku Pembimbing lapangan yang telah memberikan data-data yang di butuhkan
  7. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada kami.
  8. Kedua orang tua dan keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan moril maupun materil serta doa untuk keberhasilan penulis.
  9. Suami dan anak-anak yang senantiasa memberikan semangat dan inspirasi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini :)
  10. Sahabat-Sahabat dan semuapihak yang tidak dapat di sebutkan satu persatu

    Sebagai insan yang penuh dengan kesalahan saya menyadari bahwa laporan skripsi ini tidak luputdari kesalahan dan kekurangan. Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan sarannya dari pembaca, sehingga dimasa yang akan mendatang dapat memperbaikinya.

    Akhir kata, saya berharap semoga laporan skripsi ini dapat bermanfaat bagi saya dan bagi semuanya.

     

     

    Tangerang, Januari 2015

     

     

     

    NIM : 1214472973

    DAFTAR TABEL

    Tabel 2.1 Tabel Skripsi Dalam PHP

    Tabel 3.1Analisa Faktor Internal Organisasi

    'Tabel 3.2 Analisa Faktor External Organisasi

    Tabel 3.3 Analisa SWOT

    Tabel 3.4 Elisitasi Tahap I Wawancara Kepala Bagian Div.Kasir

    Tabel 3.5 Elisitasi Tahap I Wawancara Kepala Bagian Div.Accounting

    Tabel 3.6 Elisitasi Tahap II

    Tabel 3.7 Elisitasi Tahap III

    Tabel 3.8Final Draft Elisitasi

    Tabel 4.1 Perbedaan Prosedur Antara Sistem yang Berjalan dan Sistem Usulan

    Tabel 4.2 Struktur Tabel User

    Tabel 4.3 Struktur Tabel Kode Perkiraan

    Tabel 4.4 Struktur Tabel Kas Kecil

    Tabel 4.5 Struktur Tabel Kas Besar

    Tabel 4.6 Struktur Tabel Cash Opname


    Tabel 4.7 Tabel Pengujian Blackbox Pada Menu Login


    Tabel 4.8 Tabel Pengujian Blackbox Pada Menu Utama


    Tabel 4.9 Time Schdule Penelitian dan Perancangan


    Tabel 4.10 Tabel Rencana Biaya

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 2.1 Karakteristik Sistem

    Gambar 2.2 Sistem Tertutup

    Gambar 2.3 Sistem Terbuka

    Gambar 2.4 Kualitas Informasi

    Gambar 2.5 Langkah AnalisaSistem

    Gambar 2.6 Diagram TahapPerancangan

    Gambar 2.7 Analisa SWOT

    Gambar 2.8 Metode BlackboxTesting

    Gambar 2.9 Perbedaan antarawhite box dan blackbox

    Gambar 2.10Contoh BlackboxTesting

    Gambar 2.11 Blackbox Testing TestCase

    Gambar 3.1Struktur OrganisasiPT TIKI Tangerang

    Gambar 3.2 Prosedur Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Yang Berjalan

    Gambar 3.3 Use Case Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Yang Berjalan

    Gambar 3.4 Activity Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Yang Berjalan

    Gambar 4.1 Use Case Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Yang Di Usulkan

    Gambar 4.2 Activity Diagram Sistem Pengolahan Kas kecil dan Kas Besar Yang Di Usulkan

    Gambar 4.3 Sequence Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Pada Div.Kasir Yang Di Usulkan

    Gambar 4.4Sequence Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar Pada Div.Accounting Yang Di Usulkan

    Gambar 4.5Sequence Diagram Sequence Diagram Sistem Pengolahan Kas Besar General Manager yang Di Usulkan

    Gambar 4.6 Class Diagram Sistem Pengolahan Kas Kecil dan Kas Besar yang Di Usulkan

    Gambar 4.7 Rancangan TampilanMenu Login

    Gambar 4.8 Rancangan TampilanMenu Utama

    Gambar 4.9 Rancangan Tampilan Menu Master Perkiraan

    Gambar 4.10 Rancangan TampilanMenu Input Master Perkiraan

    Gambar 4.11 Rancangan TampilanMenu User

    Gambar 4.12Rancangan Tampilan Input User

    Gambar 4.13Rancangan TampilanMenu Transaksi

    Gambar 4.14 Rancangan TampilanMenu Transaksi Kas Kecil

    Gambar 4.15 Rancangan TampilanMenu Transaksi Cash Opname

    Gambar 4.16Rancangan TampilanMenu Transaksi Kas Besar

    Gambar 4.17 Rancangan TampilanMenu Cetak Laporan Kas Kecil

    Gambar 4.18 Rancangan TampilanMenu Cetak Laporan Kas Besar

    Gambar 4.19 Rancangan TampilanMenu Cetak Laporan Cash Opname

    Gambar 4.20 Rancangan TampilanLaporan Kas Kecil

    Gambar 4.21 Rancangan TampilanLaporan Cash Opname

    Gambar 4.22 Rancangan TampilanLaporan Kas Besar

    Gambar 4.23 Tampilan Menu Login

    Gambar 4.24 Tampilan Menu Utama

    Gambar 4.25 Tampilan Menu Master Perkiraan

    Gambar 4.26 Tampilan Menu InputMaster Perkiraan

    Gambar 4.27 Tampilan Menu User

    Gambar 4.28 Tampilan Input User

    Gambar 4.29 Tampilan MenuTransaksi

    Gambar 4.30 Tampilan Input Kas Kecil

    Gambar 4.31 Tampilan Input Kas Besar

    Gambar 4.32 Tampilan Input Cash Opname

    Gambar 4.33 Tampilan Cetak Kas Kecil

    Gambar 4.34 Tampilan Cetak Kas Besar

    Gambar 4.35 Tampilan Cetak Cash Opname

    Gambar 4.36 Tampilan Laporan Kas Kecil

    Gambar 4.37 Tampilan Laporan Kas Besar

    Gambar 4.38 Tampilan Laporan Cash Opname


    SIMBOL ACTIVITY DIAGRAM

    Daftar Simbol Activity Diagram.png

    Tabel 1.2 Simbol Activity Diagram

    SIMBOL SEQUENCE DIAGRAM

    Daftar Simbol Sequence Diagram.png

    Tabel 1.3 Simbol Sequence Diagram

    DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran Data Sistem yang Sedang Berjala Surat Implementasi Program
    Surat Keterangan Penelitian Skripsi
    Kartu Bimbingan Skripsi

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Latar Belakang

    Perkembanganteknologi informasi pada saat ini memegang peranan yang sangat penting, seiring dengan pesatnya pembangunan yang ditandai dengan semakin canggihnya teknologi buatan manusia khususnya teknologi komputer. Dimana hampir semua bidang yang sebelumnya memanfaatkan tenaga manusia secara manual, kini mulai sedikit demi sedikit digantikan dengan teknologi komputer yang semuanya dapat dijalankan secara otomatis dan hasil yang didapat jauh lebih akurat,cepat dan tepat waktu.

    Karena kemampuannya yang dapat mengelola data dengan cepat, efisien dan hasil informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu. Mulai dari proses input, pengolahan, output, serta penyimpanan data yang semuanya serba sistematis dan terkontrol sehingga memudahkan setiap individu, organisasi atau lembaga manapun untuk mengevaluasi,mengambil keputusan maupun perencanaan kerja lainnya.Kelebihan komputer inilah yang mendorong diterapkannya sistem komputerisasi.

    Sistem pengolahandata pada PT TIKI Tangerang yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang dan dokumen, dimana sistem keuangan kas kecil dan kas besar masih menggunakan Microsoft Excel dalam pengolahan data. Baik dari input kas kecil,input cash opname, input kas besar sampai dengan penyajian laporan yang sering menimbulkan permasalahan-permasalahan seperti nomor bukti yang sama, nomor bukti yang tidak berurutan, saldo awal dan saldo akhir yang salah, penginputan yang terisi semua antara posisi penerimaan dan pengeluaran. Sehingga hal ini menjadi kendala dalam penyajian laporan kepada divisi lainnya.

    Hal tersebutlah yang melatar belakangi penulis untuk mengambil permasalahan tersebut dan mencoba untuk menganalisa dan,engevaluasi sistem yang sudah berjalan selama ini untuk melihat berbagai permasalahan yang ada dan kemudian memberikan saran untuk merancang sistem pemulihan.

    Dari sistem manual yang ada, berkembang dengan menggunakan komputer, yang diharapkan dapat menghasilkan data-data yang akurat, cepat dan tepat waktu.Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi ini, diharapkan dapat menunjang kemampuan dan perkembangan perusahaan agar dapat berdaya saing.

    Berdasarkan latar belakang diatas, Penulis mengambil judul penelitian tentang, "PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN KAS KECIL DAN KAS BESAR PADA PT TIKI TANGERANG".

    Perumusan Masalah

    Dari latar belakang yang di kemukakan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain :

    1. Bagaimanakah pelaksanaan sistem atau aplikasi yang berjalan saat ini dalam melakukan aktivitas pengolahan kas kecil dan kas besar pada PT Tiki Tangerang?
    2. Kendala apa saja yag ada di dalam PT TIKI Tangerang dalam pengolahan kas kecil dan kas besar ?
    3. Bagaimanakah merancang aplikasi sistem agar menunjang sistem pengolahan kas kecil dan kas besar pada PT TIKI Tangerang sehingga berjalan secara cepat,tepat waktu dan akurat?


    Ruang Lingkup

    Adapun ruang lingkup dari penelitian ini adalah :

    1. Input kode perkiraan dan nama perkiraan akuntansi.

    2. Input kas kecil baik penerimaan maupun pengeluaran.

    3.Input cash opname.

    4.Input kas besar yaitu bank baik penerimaan maupun pengeluaran.

    5.Laporan harian kas kecil.

    6.Laporan harian kas besar.

    7. Laporan harian Cash Opname yang digunakan untuk pemeriksaan fisik pada uang kas tunai antara saldo yang terdapat pada laporan harian kas kecil dengan uang kas yang ada di brankas atau di tangan (cash on hand).

    Tujuan dan Manfaat Penelitian

    Tujuan Penelitian

    1. Untuk mengetahui bagaimana sistem pengolahan kas kecil dan kas besar di PT TIKI Tangerang yang sedang berjalan saat ini.

    2. Untuk mengetahui atau mengidentifikasi kendala apa saja dalam pengelolaan kas kecil dan kas besar di PT TIKI Tangerang.

    3. Agar dapat merancang sistem informasi pengolahan kas kecil dan kas besar yang dapat memberikan informasi yang cepat, tepat waktu dan akurat.


    Manfaat Penelitian

    Adapun manfaat penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah :

    1. Dapat teridentifikasinya prosedur yang berjalan pada pengolahan kas kecil dan kas besar di PT TIKI Tangerang.

    2.Dapat teridentifikasinya kendala-kendala dalam pengolahan kas kecil dan kas besar di PT TIKI Tangerang .

    3.Dapat menyajikanaplikasi yang mudah digunakan agar dapat bermanfaat bagi divisi accounting dan general manager dalam melihat laporan dan divisi kasir dalam pembuatan laporan perusahaan, agar lebih cepat,tepat waktu dan akurat dalam pengolahan kas kecil dan kas besar.


    Metode Penelitian

    Metodologi penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, prosedur, yang digunakan oleh penganalisa untuk suatu kegiatan. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan laporan skripsi, penulis menggunakan beberapa metode yang digunakan, diantaranya sebagai berikut :

    Metode Pengumpulan Data

    Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam laporan skripsi ini, digunakan metode sebagai berikut:

    Metode Observasi (Observasi Research)

    Penulis melakukantinjauan langsung ke Divisi Kasir dan AccountingPT Tiki Tangerang untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dengan melakukan pengamatan dan melaksanakan pencatatan sistematis terhadap unsur yang diteliti dan sebagai bahan untuk menulis laporan penelitian

    Metode Wawancara (Interview Research)

    Untuk melengkapi hasil observasi, penulis juga melakukan wawancara atau interview dengan pelaksana yang berhubungan langsung secara lisan kepada stakeholder yaitu Ibu Elfitri A.Md selaku kepala bagian divisi accounting dan Ibu Yosi A.Md selaku kepala bagian divisi kasir sehingga menghasilkan data yang tepat dan akurat.


    Metode Pustaka (Library Research)

    Selain melakukan observasi dan wawancara, penulis juga mengumpulkan data dengan cara studi pustaka,dimana metode pustaka digunakan untuk mendapatkan informasi dari beberapa literature yang ada seperti dari skripsi di perpustakaan kampus, buku perpustakaan kampus, referensi internet dalam pencarian data-data yang berhubungan dengan topik dan lain sebagainya untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan.

    Metode Analisa Sistem

    Metode analisa sistem yang digunakan oleh penulis yaitu Metode analisa SWOT, yaitu metode penyusunan strategi perusahaan atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal, SWOT itu sendiri merupakan singkatan dari kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), kesempatan (oppurtunities), dan ancaman (threats). Analisa SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT.


    Metode Perancangan

    Metode perancangan yang digunakan adalah metode yang berorientasikan objek melalui tahapan pembuatan UML (Unified Modeling Language)dengan menggunakan diagram UML seperti Activity Diagram, Use Case Diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram, pembuatan database dan pembuatan program yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan stakeholder.Program yang digunakan dalam perancangan sistem menggunakan bahasa pemrograman yaitu PHP, MySQL sebagai database server dan Dreamweaver yang digunakan untuk merancang dan membuat interface aplikasi untuk mendesain tampilan sistem.

    Metode Testing

    Dalam skripsi ini metode pengujian yang digunakan yaitu Blackbox Testing. Blackbox Testing adalah metode uji coba yang memfokuskan pada keperluan fungsional software, karena itu uji coba blackbox memungkinkan pengembang software untuk membuat himpunan kondisi input atau data uji yang akan menguji fungsional dan output suatu program. Metode pengujian blackbox digunakan untuk menemukan kesalahan dalam beberapa kategori, antara lain fungsi-fungsi yang salah atau hilang, kesalahan tampilan luar, kesalahan output,kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal, kesalahan performa.


    Sistematika Penulisan

    Agar pemahaman tentang penulisan skripsi ini menjadi lebih mudah, maka penulis mengelompokkan materi penulisan skripsi ini menjadi beberapa bab dengan sistematika penyampaian sebagai berikut:

    BAB I PENDAHULUAN

    Bab ini menjelaskan antara lain yaitu latar belakang permasalahan, perumusan masalah,ruang lingkup penelitian,tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian, metode analisa sistem, metode perancangan dan metode testing sistem yang di pergunakan serta sistematika penulisan skripsi ini.

    BAB II LANDASAN TEORI

    Berisi tentang definisi- definisi yang berhubungan dengan judul penelitian dan penyusunan laporan skripsi.

    BAB III ANALISA SISTEM YANG BERJALAN

    Bab ini menjelaskan gambaran umum perusahaan, sejarah singkat perusahaan, visi, misi,tujuan organisasi, struktur organisasi serta tugas dan tanggung jawab pada perusahaan, tatalaksana sistem yang berjalan, Analisa sistem yang berjalan terdiri dari metode analisa sistem,analisa batasan sistem,analisa masalah, analisa kekurangan sistem yang berjalan, analisa kontrol,analisa tenaga kerja, analisa waktu, analisa kebutuhan sistem, konfigurasi sistem yang sedang berjalan terdiri dari hardware, software, dan brainware dengan menggunakan metode UML yang sedang berjalan serta elisitasi yang berisi kebutuhan terhadap sistem yang baru.

    BAB IV RANCANGAN SISTEM YANG DI USULKAN

    Pada Bab ini berisikan penjelasansistem yang diusulkan penulis berupa. UML usulan terdiri dari diagram-diagram,jabarkan, rancangan spesifikasi database dan rancangan layout layar (blueprint) dan tampilan output program.

    BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

    Dalam bab ini berisi kesimpulan yang didapatkan selama penelitian laporan skripsi serta saran-saran yang perlu diketahui untuk menjadi yang lebih baik.

    DAFTAR PUSTAKA

    LAMPIRAN

    BAB II

    Teori Umum

    Teori umum adalah teori-teori pokok yang digunakan sebagai landasan bagi teori-teori lainnya.

    Konsep Dasar Sistem

    Definisi Sistem

    1.Lili Tanti dalam jurnal CCIT (2009)Kesalahan pengutipan: Tag <ref> harus ditutup oleh </ref>, "Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya"

    3. Menurut Mustakini (2009:36)[1], informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya.

    Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa "Informasi merupakan data yang telah diolah, dibentuk, ataupun dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu bagi penggunanya".

    Kualitas Informasi

    Menurut Mustakini (2009:37)[1], Informasi mempunyai tiga kualitas informasi, antara lain:

    a) Accurate

    Informasi harus bebas dari kesalahan kesalahan dan tidak menyesatkan, dalam hal ini informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

    b) Timeliness

    Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usung tidak akan memiliki nilai lagi karena informasi merupakan suatu landasan dalam mengambil sebuah keputusan di mana bila mengambil keputusan terlambat maka akan bersifat fatal untuk organisasi.

    c) Relevance

    Informasi harus mempunyai manfaat untuk pemakainya, dimana relevansi invormasi untuk tiap-tiap individu berbeda tergantung pada yang menerima dan yang membutuhkan. Nilai informasi di tentukan oleh dua hal yaitu manfaat dan biaya. Suatu informasi di katakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif di bandingkan dengan biaya mendapatkanya.

    Fungsi informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan terkadang diperlukan dengan proses yang cepat dan tidak terduga. Hal itu mengakibatkan penggunaan informasi hanya berdasarkan perkiraan-perkiraan serta informasi yang apa adanya. Dengan perlakuan seperti ini mengakibatkan keputusan yang diambil tidak sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu untuk memperbaiki keputusan yang telah diambil maka pencarian informasi yang lebih tepat perlu dilakukan. Suatu Informasi memiliki nilai karena informasi tersebut dapat menjadikan keputusan yang baik serta menguntungkan (memiliki nilai informasi yang tepat).

    Nilai Informasi

    Menurut Agus Mulyanto (2009:247)[2], Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi (value of information) ditentukan dari dua hal pokok yaitu manfaat (benefit) dan biaya (cost). Namun, dalam kenyataannya informasi yang biaya untuk mendapatkannya tinggi belum tentu memiliki manfaat yang tinggi pula. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.

    Konsep Dasar Sistem Informasi

    Definisi Sistem Informasi

    1. Menurut Sutabri (2012:46)[3], Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

    2. Menurut Sutarman (2012:13)[4]., Sistem informasi adalah "Sistem dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input (data, instruksi) dan output (laporan, kalkulasi).

    3. Menurut Mulyanto (2009:29)[2], Sistem informasi adalah suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi, dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan.

    Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi merupakan gabungan dari manusia, hardware, software, jaringan komunikasi dan datayang saling berinteraksi untuk menyimpan, mengumpulkan, memproses, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.

    Komponen Sistem Informasi

    Menurut Tata Sutabri (2012:47) [3], sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building block), dan blok kendali. Sebagi suatu sistem, keenam blok tersebut masing-masing saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.

    a. Blok Masukan (Input Block)

    Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input yang dimaksud adalah metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

    b. Blok Model (Model Block)

    Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

    c. Blok Keluaran (Output Block)

    Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

    d. Blok Teknologi (Technology Block)

    Teknologi merupakan tool box dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian sistem secara keseluruhan. Pada blok ini, teknologi terdiri dari 3 bagian utama, yaitu teknisi (humanware atau brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

    e. Blok Basis Data (Database Block)

    Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain, tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan lebih berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. basis data diakses atai dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

    f. Blok Kendali (Controls Block)

    Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase, dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

    Peralatan Pendukung

    Unified Modeling Language (UML)

    Menurut Nugroho (2010:6)[5] "UML (Unified Modeling Language) adalah 'bahasa' pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma 'berorientasi objek". Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami".

    Model Unified Modeling Language (UML)

    Menurut Widodo (2011:10)[6], "Beberapa literature menyebutkan bahwa UML menyediakan sembilan jenis diagram, yang lain menyebutkan delapan karena ada beberapa diagram yang digabung, misanya diagram komunikasi, diagram urutan dan diagram pewaktuan digabung menjadi diagram interaksi". Namun demikian model-model itu dapat dikelompokkan berdasarkan sifatnya yaitu statis atau dinamis. Jenis diagram itu antara lain:

    1. Diagram kelas (Class Diagram)

    Bersifat statis, Diagram ini memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi. Diagram ini umum dijumpai pada pemodelan sistem berorientasi objek. Meskipun bersifat statis, sering pula diagram kelas memuat kelas-kelas aktif.

    2. Diagram paket (Package Diagram)

    Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan kumpulan kelas-kelas, merupakan bagian dari diagram komponen.

    3. Diagram use-case (Usecase Diagram)

    Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan himpunan use-case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas). Diagram ini terutama sangat penting untuk mengorganisasi dan memodelkan perilaku suatu sistem yang dibutuhkan serta diharapkan pengguna.

    4. Diagram interaksi dan sequence (Sequence Diagram)

    Bersifat dinamis. Diagram urutan adalah iterasiksi yang menekankan pada pengiriman pesan dalam suatu waktu tertentu.

    5. Diagram komunikasi (Communication Diagram)

    Bersifat dinamis. Diagram sebagai pengganti diagram kolaborasi UML yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan.

    6. Diagram statechart (Statechart Diagram).

    Bersifat dinamis. Diagram status memperlihatkan keadaan-keadaan pada sistem, memuat status (state), transisi, kejadian serta aktivitas.

    7. Diagram aktivitas (Activity Diagram).

    Bersifat dinamis. Diagram aktivitas adalah tipe khusus dari diagram status yang memperlihatkan aliran dari suatu suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Diagram ini terutama penting dalam pemodelan fungsi-fungsi suatu sistem dan memberi tekanan pada aliran kendali antar objek.

    8. Diagram komponen (Component Diagram).

    Bersifat statis. Diagram komponen ini memperlihatkan organisasi serta kebergantungan sistem/perangkat lunak pada komponen-komponen yang telah ada sebelumnya.

    9. Diagram deployment (deployment diagram).

    Bersifat statis. Diagram inimemperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan (run-time). Memuat simpul-simpul beserta komponen-komponen yang di dalamnya. Kesembilan diagram ini tidak mutlak harus digunakan dalam pengembangan perangkat lunak, semuanya dibuat sesuai kebutuhan. Pada UML dimungkinkan kita menggunakan diagram-diagram lainnya misalnya data flow diagram, entity relationship diagram, dan sebagainya.

    Jenis-jenis diagram UML (Unified Modeling Language)

    Berikut ini adalah definisi mengenai 5 diagram UML:

    1. Use Case Diagram

    Use case diagram secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal dan pengguna. Dengan kata lain use case diagram secara grafis mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna (user) mengharapkan interaksi dengan sistem itu. Use case secara naratif digunakan untuk secara tekstual menggambarkan sekuensi langkah-langkah dari setiap interaksi.

    2. Class Diagram

    Menggambarkan struktur object sistem. Diagram ini menunjukkan class object yang menyusun sistem dan juga hubungan antara class object tersebut.

    3. Sequence Diagram

    Secara grafis menggambarkan bagaimana objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada sekuensi sebuah use case atau operasi.

    4. State Chart Diagram

    Digunakan untuk memodelkan behaviour objek khusus yang dinamis. Diagram ini mengilustrasikan siklus hidup objek berbagai keadaan yang dapat diasumsikan oleh objek dan event-event (kejadian) yang menyebabkan objek beralih dari satu state ke state yang lain.

    5. Activity Diagram

    Secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari action tersebut.

    Macromedia Dreamweaver CS5

    DREAMWEAVER.JPG

    Gambar 2.1 Adobe Dreamweaver CS5

    Macromedia Dreamweaver CS5 adalah sebuah HTML editor profesional untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Saat ini terdapat software dari kelompok Adobe yang belakangan banyak digunakan untuk mendesain suatu web. Versi terbaru dari Adobe Dreamwever CS5 memiliki beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk desain web saja, tetapi juga menyunting kode serta pembuatan aplikasi web. Antara lain: JSP, PHP, ASP, XML, dan ColdFusion.

    Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh Web Desainer dan Web Programmer dalam mengembangkan suatu situs web. Hal ini disebabkan oleh ruang kerja, fasilitas, dan kemampuan Dreamwever yang mampu meningkatkan produktivitas dan efektivitas, baik dalam desain maupun membangun suatu situs web.

    Dalam perkembangannya, Adobe Dreamwever telah mencapai versinya yang terbaru atau lebih dikenal dengan Adobe Dreamweaver CS5. Fitur-fitur yang dimiliki semakin lengkap dan handal, untuk membuat pengguna Dreamwever CS5 semakin dapat berkreasi dan berinovasi dengan bebas dalam mendesain web.

    Fitur baru yang semakin handal untuk versi terbaru ini dimunculkan, diantaranya adalah Integrated CMS Support, CSS Inspection, PHP Custom Class Code Hinting, dan Site-Specific Code Hinting. Semua fitur baru tersebut semakin memantapkan pengguna Adobe Dreamwever CS5 untuk semakin mengeksplorasi dan mengeksploitasi ide kreasi pengolahan website.

    Filezilla

    Logo-Filezilla.jpg

    Gambar 2.2 FileZilla

    FileZilla Wiki[7] adalah basis dokumentasi yang bertujuan membantu mereka yang ingin men-download, menginstal, mengkompilasi dan menggunakan Client FileZilla dan software FileZilla Server untuk mentransfer file di Internet.FileZilla Client adalah gratis, open source klien FTP. Mendukung FTP, SFTP, dan FTPS (FTP over SSL / TLS). Klien tersedia di bawah banyak platform, binari untuk Windows, Linux dan Mac OS X disediakan.FileZilla Server adalah server FTP yang didukung oleh proyek yang sama. Mendukung FTP dan FTP melalui SSL / TLS.Kode sumber FileZilla dan download di-host di SourceForge. SourceForge fitur FileZilla sebagai Project of the Month pada bulan November 2003 dan juga sebagai program jaringan terbaik di 2006 Penghargaan SourceForge.net Community Awards.

    Processor Hypertext Protocol (PHP)

    Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source.

    Menurut Anhar (2010:3)[8], PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan.

    Berikut contoh umum penggunaan script PHP untuk menjelaskan tentang PHP sebagai script yang disisipkan dalam bentuk HTML.

    <head>

    <title>

    Contoh

    </title>

    </head>

    </body>

    <?

    Echo "Hello, World"

    ?>

    </body>

    </html>

    Contoh script diatas berbeda dengan script yang ditulis dengan bahasa lain seperti bahasa C. Programmer tidak harus menuliskan semua dokumen HTML sebagai bagian dari keluaran dari script PHP, cukup menuliskan bagian mana saja yang berupa tag html dan bagian mana saja yang harus ditulis atau dihasilkan dari program script PHP, kode diapit dengan menggunakan tag awal tag akhir yang khusus yang memungkinkan pemprograman untuk masuk dan keluar dari mode script PHP.

    ExampleLogosAAA3.jpg

    Gambar 2.3 Contoh logo pada AAA Logo

    Dikutip dari situs AAA Logo [9], Dengan AAA Logo Anda dapat membuat hampir semua jenis grafis situs web atau bisnis grafis untuk pencetakan resolusi tinggi. Logo, banner, tombol, header dan ikon untuk website Anda dengan kaya warna, gradien, bayangan dan refleksi. Bisnis grafis seperti kartu nama, kop surat, poster dan alat tulis usaha lainnya dapat dirancang dan dicetak langsung dari AAA Logo atau gambar yang dibuat dapat diekspor untuk digunakan dengan aplikasi lain.

    Wiki

    Aplikasi wiki adalah salah satu jenis dari aplikasi Web 2.0 yang merupakan halaman web di mana para penggunanya dapat mengorganisir, meng-edit, me-review, merevisi, atau me-retrieve isi dari halaman web dengan mudah dan secara kolaboratif bersama pengguna lainnya. Aplikasi wiki memiliki potensi untuk digunakan dalam proses pengajaran dan pembelajaran yang lebih kolaboratif [10].

    Keuntungan Penggunaan Wiki Dalam Pengajaran dan Pembelajaran

    Menurut Tiur[10], terdapat berbagai keuntungan dalam penggunaan wiki yaitu antara lain:

    a. Wiki menyediakan tempat yang tersentralisasi untuk pengerjaan tulisan yang terkolaborasi untuk para mahasiswa sehingga mahasiswa tidak perlu saling bertukar file melalui email.

    b. Wiki adalah aplikasi yang sangat mudah, bahkan pengguna yang tidak menguasai pemrograman HTML pun akan dapat menggunakannya.

    c. Wiki memudahkan pengajar untuk memonitor dan menilai tulisan dari mahasiswanya di satu tempat yang tersentralisasi.

    d. Wiki meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menulis kritis, dan kemampuan menulis.

    e. Wiki meningkatkan kesadaran mahasiswa atas isu plagiarisme karena tulisan pada wiki akan dipublikasikan pada kalangan luas.

    f. Wiki membuka jalur komunikasi yang berkelanjutan bahkan setelah semester berakhir.

    MediaWiki

    Dikutip dari situs MediaWiki[11], MediaWiki merupakan perangkat lunak open source wiki paket gratis yang ditulis dalam PHP, awalnya untuk digunakan di Wikipedia. Sekarang juga digunakan oleh beberapa proyek lain Wikimedia Foundation non-profit dan oleh banyak wiki lain, termasuk situs ini, rumah MediaWiki.

    Logo Mediawiki.jpg

    Gambar 2.4 MediaWiki

    Dikutip dari situs MediaWiki[12], MediaWiki adalah perangkat lunak berbasis server gratis yang berlisensi di bawah GNU General Public License (GPL). Ini dirancang untuk dijalankan pada server peternakan besar untuk situs web yang mendapat jutaan hits per hari. MediaWiki adalah sangat kuat, perangkat lunak scalable dan kaya fitur implementasi wiki yang menggunakan PHP untuk memproses dan menampilkan data yang tersimpan dalam database, seperti MySQL.

    Halaman menggunakan format yang wikitext MediaWiki, sehingga pengguna tanpa pengetahuan tentang XHTML atau CSS dapat mengedit mereka dengan mudah.

    Ketika pengguna mengirimkan edit ke halaman, MediaWiki menulis ke database, tapi tanpa menghapus versi sebelumnya dari halaman, sehingga memungkinkan mudah beralih dalam kasus vandalisme atau spam. MediaWiki dapat mengelola gambar dan file multimedia, juga, yang disimpan dalam filesystem. Untuk wiki besar dengan banyak pengguna, MediaWiki mendukung caching dan dapat dengan mudah digabungkan dengan perangkat lunak server proxy Squid.

    RinfoDoc

    RinfoDoc merupakan aplikasi dari Google. Dikutip dari situs Support Google[13], Google Docs adalah aplikasi produktivitas yang memungkinkan Anda membuat berbagai jenis dokumen online, bekerja pada mereka secara real time dengan orang lain , dan menyimpannya di Google Drive online - semuanya gratis. Anda dapat mengakses dokumen, spreadsheet , dan presentasi yang Anda buat dari komputer manapun , di manapun di dunia. (Bahkan ada beberapa pekerjaan yang dapat Anda lakukan tanpa koneksi internet! ) Panduan ini akan memberi Anda gambaran singkat dari banyak hal yang dapat Anda lakukan dengan Google Docs, Sheets, dan Slides.

    Google Docs adalah prosesor kata online yang memungkinkan Anda membuat dan dokumen teks Format dan berkolaborasi dengan orang lain secara real time. Inilah yang dapat Anda lakukan dengan Google Docs:

    1. Upload dokumen Word dan mengubahnya menjadi sebuah dokumen Google.
    2. Menambahkan bakat dan format dokumen Anda dengan menyesuaikan margin , spasi , font , dan warna - semua hal yang menyenangkan.
    3. Mengundang orang lain untuk berkolaborasi pada dokumen dengan Anda , memberi mereka mengedit, komentar atau pandangan akses.
    4. Berkolaborasi secara online secara real time dan chatting dengan kolaborator lainnya - langsung dari dalam dokumen.
    5. Lihat riwayat revisi dokumen Anda dan memutar kembali ke versi sebelumnya.
    6. Download dokumen Google ke desktop Anda sebagai Word, OpenOffice , RTF , PDF , HTML atau file zip.
    7. Terjemahkan dokumen ke bahasa yang berbeda.
    8. Email dokumen Anda ke orang lain sebagai lampiran.

    Definisi Yang Berhubungan

    Konsep Dasar Internet

    Menurut Wikipedia[14], "internet kependekan dari interconnection-networking, ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Internet adalah jaringan komputer dunia yang menghubungkan jaringan-jaringan komputer regional diseluruh dunia".

    Konsep Dasar Online

    Menurut Wikipedia[14] secara umum, sesuatu dikatakan online adalah bila ia terkoneksi/terhubung dalam suatu jaringan ataupun sistem yang lebih besar. Beberapa arti kata lainnya yang lebih spesifik adalah sebagai berikut:

    1. Dalam percakapan umum, jaringan/network yang lebih besar dalam konteks ini biasanya lebih mengarah pada internet, sehingga 'online' menjelaskan status bahwa ia dapat diakses melalui internet.

    2. Secara lebih spesifik dalam sebuah sistem yang terkait pada ukuran dalam satu aktifitas tertentu, sebuah elemen dari sistem tersebut dikatakan online jika elemen tersebut beroperasional. Sebagai contoh, Sebuah instalasi pembangkit listrik dikatakan online jika ia dapat menyediakan llistrik pada jaringan elektrik.

    3. Dalam telekomunikasi, istilah online memiliki arti lain yang lebih spesifik.

    Suatu alat diasosiasikan dalam sebuah sistem yang lebih besar dikatakan online bila berada dalam kontrol langsung dari sistem tersebut. Dalam arti jika ia tersedia saat akan digunakan oleh sistem (on-demand), tanpa membutuhkan intervensi manusia, namun tidak dapat beroperasi secara mandiri di luar sistem tersebut.

    Konsep Dasar iLearning

    Menurut Ir. Untung Rahardja, M.T.I [15], "Salah satu teknologi yang telah digunakan sebagai sistem pembelajaran adalah iLearning. Sistem iLearning merupakan sistem pembelajaran konvensional yang diterapkan secara modern. Oleh karena itu iLearning dikemas dengan sedemikian rupa dengan content-content pendukung. Sebagai penunjang untuk belajar mengajar yang modern iLearning ialah mengintegrasikan teknologi untuk belajar, bermain, berdoa, dan bekerja." Pada dasarnya istilah iLearning (Integrated Learning) berasal dari pemikiran perkembangan Teknologi iPad di Perguruan Tinggi Raharja, Belajar, Bermain, Berdoa dan Bekerja. pembelajaran secara efisien, praktis dan menyenangkan sehingga membuat mahasiswa/i menjadi lebih atractive dan semangat dalam belajar dengan di dukung teknologi yang mempermudah jangkauan mahasiswa/i dalam melakukan interaksi Dengan demikian, pengertian terhadap keempat unsur-unsur pokok ini akan sangat membantu dalam memahami iLearning.

    Istilah iLearning mengandung pengertian bahwa:

    "Merupakan suatu metode sistem pembelajaran yang sedang disiapkan oleh Perguruan Tinggi Raharja dengan upaya memberikan pelayanan prima kepada seluruh mahasiswa/i dalam bentuk service excellence sebagai kampus unggulan".

    "Perguruan Tinggi Raharja dalam mengembangkan konsep proses pembelajaran berbasis multimedia secara online yang dikemas secara entertainment, sehingga menghadirkan konsep Interactive Education Learning yang menyentuh dalam proses belajar mengajar kepada seluruh civitas akademika dan secara terus menerus melakukan perbaikan (continues improvement) menuju kesempurnaan dalam materi bahan ajar yang selalu berkembang seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi".

    Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebut sebagai suatu iLearning. Untuk menyampaikan pembelajaran, iLearning selalu diidentikkan dengan penggunaan internet.

    Definisi Ten Pillar IT iLearning

    TPi.png

    Gambar 2.5 10 Pillar IT iLearning

    Dikutip dari Situs IT Roadmap[16], untuk memudahkan pengelolaan dan meningkatkan kepuasan pelayanan kepada sivitas akademika Perguruan Tinggi Raharja terutama dalam mendukung perkuliahan menggunakan metode iLearning maka perlu adanya 10 Pillar IT iLearning Perguruan Tinggi Raharja. Output yang diperoleh adalah merupakan hasil dari penelitian Tridarma Perguruan Tinggi antara dosen dengan mahasiswa yang diwadahi oleh Raharja Enrichment Centre.

    Sistem Arsitektur pada Perguruan Tinggi Raharja terdiri dari 10 (sepuluh) pilar IT iLearning, meliputi:

    1. iRme (iLearning Raharja Multimedia e-Portfolio)
      Definisi singkat:
      adalah media penyimpanan CV Pribadi Raharja dalam bentuk online (e-portfolio). Pribadi Raharja bisa membangun CV mereka dengan praktis kapanpun dan dimanapun dengan konsep paperless yang ditunjang dengan kemajuan teknologi membuat iRme ini adalah bukti bahwa Raharja mendukung Go Green. Read more
    2. Rinfo (Email Raharja.info)
      Definisi singkat:
      adalah layanan email gratis yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja untuk semua Pribadi Raharja, alat komunikasi utama dan paling vital untuk para Pribadi Raharja. Setiap user Rinfo diberikan kapasitas sampai dengan 30GB. Semua kegiatan yang dilakukan akan mustahil tanpa adanya Rinfo ini. Selain itu, bisa juga dikatakan bahwa Rinfo terintegrasi semua pillar-pillar yang ada. Read more
    3. iDu (iLearning Education)
      Definisi singkat:
      IDU (iLearning Education) merupakan sistem pembelajaran yang baru di kembangkan oleh perguruan tinggi raharja secara online untuk memudahkan civitas kampus dan mahasiswa dalam menjalankan perkuliahan. iDU bukan merupakan website lokal,tetapi iDU dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Read more
    4. iRan (iLearning Raharja Ask & News)
      Definisi singkat:
      Raharja Ask and News adalah media aplikasi yang dirancang untuk memberikan layanan informasi, kejadian, pengetahuan atau peristiwa umum, maupun khusus di Perguruan Tinggi Raharja. News biasanya berkaitan dengan pekerjaan Wartawan, Wartawan adalah orang yang bekerja memburu, meliput, kemudian menuliskan berita (News). Raharja News yang merupakan bagian dari Kumpulan aplikasi iRaharja.Read more
    5. iDuHelp!
      Definisi singkat:
      adalah pelayanan yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja untuk melayani kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada Pribadi Raharja yang meliputi, menjawab pertanyaan-pertanyaan atau memberikan informasi, dan penanganan keluhan-keluhan yang berhubungan dengan TPi ataupun kegiatan kampus yang sesuai dengan ruang lingkup. Read more
    6. Widuri (Wiki iDu Raharja iLearning)
      Definisi singkat:
      adalah media sharing dan kolaborasi yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja yang bisa digunakan oleh seluruh Pribadi Raharja. Widuri bisa digunakan untuk membuat laporan penelitian, CV, dan keperluan lainnya yang nantinya bisa menjadi sarana kolaborasi. Read more
    7. Rooster (Role Online System Ticketing Raharja)
      Definisi singkat:
      merupakan sebuah sistem pelayanan informasi dengan menggunakan tiket online yang akan diberikan kepada pihak yang terkait, agar dapat memberikan informasi yang cepat, tepar dan akurat. ROOSTER ini telah digunakan pada perguruan Tinggi Raharja yang bertujuan untuk menunjang sistem pelayanan chat online dan offline yang ada pada Perguruan Tinggi Raharja, salah satu contohnya adalah pelayanan iDuHelp! yang sedang berjalan saat ini. Read more
    8. iMe (iLearning Media)
      Definisi singkat:
      adalah ada official portal blogging yang dipersembahkan untuk Pribadi Raharja dan setiap Pribadi Raharja akan mendapatkan subdomain sebagai media dokumentasi segala bentuk aktifitas tridarma.
    9. Magics (Multimedia Audio Gallery iLearning Community and Services)
      Definisi singkat:
      magics adalah media penyimpanan gambar, podcast dan video untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Setiap Pribadi Raharja berhak mendapatkan account magics yang bisa mereka gunakan sebagai tempat penyimpanan.
    10. iSur (iLearning Survey)
      Definisi singkat:
      adalah sistem survey berbasis web yang digunakan untuk Pribadi Raharja melakukan survey kegiatan penelitian dan kegiatan akademik lainnya secara online.

    Definisi Widuri

    Menurut iMe Widuri

    Dikutip dari iMe Widuri[17], Widuri (Wiki iDu Raharja iLearning) merupakan sistem pelayanan informasi dengan menggunakan Wiki. Dimana pembaca dapat secara bebas mengakses dan membaca artikel serta informasi didalamnya. Dan pengguna terdaftar dapat membuat artikel baru yang belum tersedia serta memperbaiki artikel yang telah ada atau dibuat oleh orang lain. Sehingga Widuri mendukung pembuatan artikel yang terkolaborasi. Artikel yang ada di Widuri selalu dalam tahap penyempurnaan, karena informasi yang terdapat didalamnya selalu berkembang.

    Widuri dalam menunjang sistem pelayanan yang kolaboratif pada Perguruan Tinggi Raharja juga diharapkan dapat memberikan informasi yang terpercaya, sehingga mahasiswa tidak meragukan informasi yang didapatkan serta memudahkan dalam mengakses informasi.

    Adapun artikel yang terdapat di Widuri antara lain :

    1. Artikel mengenai Perguruan Tinggi Raharja
    2. Artikel mengenai Profil Pribadi Raharja, baik mahasiswa maupun dosen pengajar Raharja.
    3. Artikel mengenai Laporan KKP/TA/Skripsi pada Perguruan Tinggi Raharja.

    Menurut iRAN

    Dikutip dari iRAN[18], WIDURI itu kepanjangan dari Wiki iDu Raharja iLearning.

    Dilihat dari namanya wiki, WIDURI ini menggunakan media dari Wiki.

    Istilah Wiki yang dikutip dari Wikipedia adalah sebuah situs web (atau koleksi dokumen hiperteks lainnya) yang memperbolehkan penggunanya menambah atau mengubah isi situs tersebut. Istilah ini juga dapat merujuk kepada software kolaboratif yang digunakan untuk menciptakan situs web semacam itu.

    Konsepnya mirip seperti Wikipedia. Istilah Wikipedia yang dikutip dari situs Wikipedia sendiri yaitu proyek ensiklopedia multibahasa dalam jaringan yang bebas dan terbuka.

    Namun Widuri memiliki arti dan keistimewaan sendiri.

    Logo widuri.png

    Gambar 2.6 Widuri

    Pengertian Widuri

    Wiki iDu Raharja iLearning, sebuah situs open source dari Wiki, yang khusus dibuat untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang terintegrasi (iDu) dan bersifat iLearning pada Perguruan Tinggi Raharja. Dimana situs Wiki sendiri mendukung hal-hal yang sifatnya kolaboratif.

    Keistimewaan Widuri

    Widuri menjadi sangat istimewa karena hal-hal yang terdapat didalamnya menyajikan informasi yang berhubungan dengan Perguruan Tinggi Raharja. Widuri juga memuat informasi mengenai Profil Pribadi Raharja, Profil Dosen Pengajar Raharja, serta yang terbaru adalah menjadikan Widuri sebagai media penyimpanan Laporan KKP/TA/Skripsi pada Perguruan Tinggi Raharja yang masih dalam tahap penelitian. Selain itu, Widuri merupakan salah satu dari 10 pillar IT iLearning pada Perguruan Tinggi Raharja. Dimana 10 Pillar IT iLearning yang dikutip dari situs IT Roadmap tersebut bertujuan untuk memudahkan pengelolaan dan meningkatkan kepuasan pelayanan kepada sivitas akademika Perguruan Tinggi Raharja terutama dalam mendukung perkuliahan menggunakan metode iLearning.

    dapat Diharapkan dengan adanya WIDURI memberikan beberapa keuntungan dan kemudahan bagi :

    Mahasiswa (khususnya Pribadi Raharja iLearning)

    1. dapat menulis artikel , jurnal dan lain-lain yang merupakan hasil karya sendiri.
    2. dapat mengumpulkan tugas dengan hanya mengirimkan link ke dosen yang bersangkutan.
    3. dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga untuk menulis/mengetik tugas, dan mencetak tugas.
    4. dapat menghemat penggunaan kertas, dan secara tidak langsung ikut serta mencegah penebangan pohon sebagai bahan baku pembuatan kertas sehingga mencegah pemanasan global.

    Dosen

    1. dapat menulis artikel , jurnal dan lain-lain yang merupakan hasil karya sendiri.
    2. dapat memeriksa tugas mahasiswa dengan hanya meng-klik link yang diberikan mahasiswa.
    3. dapat melihat ketepatan pengumpulan tugas.
    4. dapat melihat keaktifan mahasiswa.
    5. dapat meniadakan kertas kumpulan tugas yang bertumpuk-tumpuk di meja kerja.

    Widuri merupakan kepanjangan dari Wiki iDu Raharja iLearning. Yang merupakan media pembelajaran dari wiki untuk Pribadi Raharja khususnya iLearning[19]

    Tujuan Widuri

    1. Untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam menulis dan membaca
    2. Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa
    3. Untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa
    4. Untuk menyediakan informasi mengenai Perguruan Tinggi Raharja
    5. Untuk media penyimpanan laporan KKP/TA/Skripsi pada Perguruan Tinggi Raharja.

    Kegunaan Widuri untuk mahasiswa

    1. Sebagai tempat/media bagi mahasiswa untuk dapat menulis artikel , jurnal dan tugas-tugas kuliah yang merupakan hasil karya sendiri
    2. Sebagai tempat/media untuk mengumpulkan tugas dengan hanya mengirimkan link ke dosen yang bersangkutan
    3. Agar mahasiswa dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga untuk menulis/mengetik serta mencetak tugas.
    4. Selain itu dapat menghemat penggunaan kertas, dan
    5. Secara tidak langsung ikut serta mencegah penebangan pohon sebagai bahan baku pembuatan kertas sehingga mencegah pemanasan global.

    Kegunaan Widuri untuk Pengajar

    1. Sebagai tempat/media bagi dosen untuk dapat menulis artikel , jurnal , penelitian dan lain-lain yang merupakan hasil karya sendiri.
    2. Agar dosen dapat memeriksa tugas mahasiswa dengan hanya meng-klik link yang diberikan mahasiswa.
    3. Agar dapat melihat ketepatan pengumpulan tugas.
    4. Agar dapat melihat keaktifan mahasiswa.
    5. Agar dapat meniadakan kertas kumpulan tugas yang bertumpuk-tumpuk di meja kerja.

    Definisi Media

    1. Menurut Gagne dalam Karim (2007)[20], menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan mahasiswa yang dapat merangsang mahasiswa untuk belajar.
    2. Menurut Briggs dalam Asyhar (2011)[21], mendefenisikan media sebagai sarana fisik yang digunakan untuk mengirim pesan kepada peserta didik sehingga merangsang mereka untuk belajar.
    3. Menurut Oemar Harmalik dalam Karim (2007)[20], mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses penndidikan dan pembelajaran di sekolah.

    Menurut Kemp dan Dayton dalam Musfiqon (2012)[22], fungsi media sebagai berikut:

    1. Memotivasi minat atau tindakan
    2. Menyajikan informasi
    3. Member instruksi

    Menurut Rayandra dalam Asyhar (2011)[21]. Jenis-jenis media yaitu:

    1. Media Visual,
    2. Media Audio.
    3. Media Audio-Visual, dan
    4. Multimedia

    Definisi Laporan KKP/TA/Skripsi

    Kuliah Kerja Praktek (KKP)

    A. Pengertian

    1. Menurut Buku Panduan Kuliah Kerja Praktek Perguruan Tinggi Raharja (2013:4)[23], Kuliah Kerja Praktek (KKP) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa berupa magang atau observasi di perusahaan atau instansi pemerintah secara terbimbing dan terpadu sebagai persyaratan kelulusan
    2. Magang adalah bentuk belajar dan berlatih keterampilan pada dunia kerja yang lebih menekankan pada praktek daripada teori.
    3. Menurut W.Gullo dalam Buku Panduan Kuliah Kerja Praktek Perguruan Tinggi Raharja (2013:4)[23], Observasi adalah metode pengumpulan data dimana peneliti atau kolaboratornya mencatat informasi sebagaimana yang mereka saksikan selama penelitian.
    4. Kuliah Kerja Praktek (KKP) merupakan proses perpaduan berbagai komponen pengetahuan teoritis dan praktek.

    B. Maksud

    Memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan dan memperluas wawasan penerapan teori dan pengetahuan yang telah diterimanya didalam perkuliahan pada kegiatan nyata dibidang studinya masing-masing.

    C. Tujuan

    1. Mahasiswa mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja setelah menyelesaikan pendidikannya.
    2. Agar mahasiswa mendapatkan pengalaman secara faktual dilapangan sebagai wahana terbentuknya tenaga yang profesional, yaitu tenaga yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi profesinya serta mampu menerapkan dalam kehidupan dunia kerja yang nyata.


    Tugas Akhir (TA) dan Skripsi

    Menurut Buku Panduan Tugas Akhir Dan Skripsi Perguruan Tinggi Raharja (2013:2)[24], Tugas Akhir atau Skripsi adalah karya ilmiah yang harus dibuat mahasiswa sebagai salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom) untuk jenjang S1 dan Ahli Madya (A.Md) untuk jenjang DIII dalam ilmu komputer.

    Menurut Buku Panduan Tugas Akhir Dan Skripsi Perguruan Tinggi Raharja (2013:1)[24], untuk memperoleh Gelar Ahli Madya (A.Md) dalam bidang ilmu komputer di Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja Informatika, mahasiswa wajib membuat laporan Tugas Akhir, sedangkan untuk memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dalam bidang ilmu komputer di Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Raharja, mahasiswa wajib membuat laporan Skripsi. Tujuan Tugas Akhir dan Skripsi adalah untuk mengenal penerapan metode penelitian/perancangan, membina kemampuan memecahkan masalah dan membina keterampilan dalam suatu bidang. Tugas Akhir dan Skripsi juga dapat merupakan latihan pemahaman menyeluruh bagi mahasiswa mengenal pendidikan, dimana disajikan secara terpisah-pisah dalam berbagai mata kuliah, dan latihan kerja ilmiah mandiri.

    Definisi Elisitasi

    Elisitasi merupakan rancangan yang dibuat berdasarkan sistem baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Elisitasi didapat melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu :

    1. Elisitasi tahap I, berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.
    2. Elisitasi tahap II, merupakan hasil pengklasifikasian elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI bertujuan memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Berikut penjelasan mengenai MDI :
      1. "M" pada MDI berarti Mandatory (penting). Maksudnya, requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan pada saat membuat sistem baru.
      2. "D" pada MDI berarti Desirable. Maksudnya, requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Namun, jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem maka akan membuat sistem tersebut lebih sempurna.
      3. "I" pada MDI berarti Inessential. Maksudnya, requirement tersebut bukanlah bagian sistem yang dibahas, tetapi bagian dari luar sistem.
    3. Elisitasi tahap III, merupakan hasil penyusutan elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement dengan option I pada metode MDI. Selanjutnya, semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode TOE, yaitu:
      1. Technical (T) : bagaimana tata cara atau teknik pembuatan requirement dalam sistem yang diusulkan.
      2. Operational (O) : bagaimana tata cara penggunaan requirement dalam sistem akan dikembangkan.
      3. Economic (E) : berapakah biaya yang diperlukan guna membangun requirement di dalam sistem.

      Metode TOE tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu:

      1. High (H) : Sulit untuk dikerjakan, karena teknik pembuatan dan pemakaiannya sulit serta biayanya mahal. Maka requirement tersebut harus dieliminasi.
      2. Middle (M) : Mampu dikerjakan.
      3. Low (L) : Mudah dikerjakan.
    4. Final draft elisitasi, merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elisitasi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan suatu sistem yang akan dikembangkan.

    Studi Pustaka (Literature Review)

    Metode Studi Pustaka dilakukan untuk menunjang metode wawancara dn observasi yang telah dilakukan. Pengumpulan informasi yang dibutuhkan dalam mencari referensi-referensi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.

    Manfaat dari studi pustaka ini antara lain:

    1. Mengidentifikasikan kesenjangan (identify gaps) dari penelitian ini.
    2. Menghindari pembuatan ulang (reinventing the wheel) sehingga menghemat waktu dan juga menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan oleh orang lain.
    3. Mengidentifikasikan metode yang pernah dilakukan dan yang relevan terhadap penelitian ini.
    4. Meneruskan apa yang penelitian sebelumnya telah dicapai sehingga dengan adanya studi pustaka ini, penelitian yang akan dilakukan dapat membangun diatas landasan (platform) dari pengetahuan atau ide yang sudah ada.) serta mengetahui orang lain yang spesialisasi dan area penelitian yang sama dibidang ini.

    Banyak penelitian sebelumnya yang dilakukan mengenai Wiki dan penelitian lain yang berkaitan. Dalam upaya menerapkan Wiki sebagai media penyimpanan laporan tugas akhir secara online ini perlu dilakukan studi pustaka (literature review) sebagai salah satu dari penerapan metode penelitian yang akan dilakukan. Diantaranya yaitu:

    1. Penelitian ini dilakukan oleh Yenni M.Djajalaksana dan Tiur Gantini dari Universitas Kristen Maranatha Bandung[10], pada tahun 2009 yang berjudul "Pemanfaatan Aplikasi Wiki Untuk Pengajaran dan Pembelajaran". Penelitian ini membahas tentang aplikasi wiki adalah salah satu jenis dari aplikasi Web 2.0 yang merupakan halaman web di mana para penggunanya dapat mengorganisir, meng-edit, me-review, merevisi, atau me-retrieve isi dari halaman web dengan mudah dan secara kolaboratif bersama pengguna lainnya. Aplikasi wiki memiliki potensi untuk digunakan dalam proses pengajaran dan pembelajaran yang lebih kolaboratif. Walaupun diciptakan di tahun 1995, pendayagunaan wiki untuk pengajaran dan pembelajaran di perguruan tinggi masih terbatas khususnya di Indonesia. Aplikasi wiki hanyalah aplikasi komputer, dan sukses dari penggunaan wiki untuk pembelajaran yang kolaboratif ada di tangan pengajar mata kuliah yang bersangkutan untuk dapat membuat persiapan, implementasi, monitoring, dan penutupan proyek wiki yang baik. Oleh karena itu, dalam artikel ini penulis memberikan langkah-langkah untuk memilih layanan wiki, langkah-langkah untuk persiapan dan implementasi wiki dengan menggunakan Bloom's Taxonomy, serta langkah-langkah untuk memonitor dan menutup proyek wiki. Diharapkan agar pengajar di perguruan tinggi di Indonesia dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mensukseskan proyek wiki di kelas mereka.
    2. Penelitian yang dilakukan oleh Dewi Immaniar Desrianti, Untung Rahardja, dan Reni Mulyani di Perguruan Tinggi Raharja[25], pada tahun 2012 yang berjudul " Audio Visual As One Of The Teaching Resources On Ilearning " menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang terus meningkat dengan cepat mendorong sistem pendidikan mengikuti laju perkembangan teknologi. Pendidikan dengan cara penyampaian yang baik dan menarik dengan memanfaatkan teknologi sebagai media penunjang komunikasi dapat mendukung kualitas pembelajaran yang bermutu. Oleh karena itu dibutuhkan sistem dan cara pengajaran yang modern dan menarik dari segi penyampaian dan komunikasi. Dengan menggunakan iLearning dan memanfaatkan media audio visual sebagai konten pendukung dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik. Pembelajaran ini lebih cepat ditangkap serta durasi tamping informasi lebih lama diingat karena melibatkan dua sensor indra sekaligus yaitu audio dan visual, hal ini pun berhubungan dengan fungsi kerja otak manusia.
    3. Penelitian yang dilakukan oleh Patricia L. Dooley[26] yang berjudul "Wikipedia and The Two-Faced Professoriate" pada tahun 2010. Penelitian ini membahas perihal tanggung jawab utama dari dosen adalah membimbing siswa dalam proses hanya menggunakan sumber daya penelitian yang paling akurat dalam menyelesaikan tugas mereka. Dengan demikian, tidaklah mengherankan mendengar fakultas yang rutin melatih siswa mereka untuk menggunakan Wikipedia dengan hati-hati. Bahkan lebih jelas anti-Wikipedia backlashes telah dikembangkan pada beberapa kampus, memimpin fakultas untuk melarang siswa mereka untuk menggunakan ringkasan on-line populer informasi. Dalam konteks ini, tetapi mengarahkan sorotan jauh dari mahasiswa, penelitian percobaan ini menggunakan survei dan metode analisis isi penelitian untuk menjelajahi bagaimana fakultas di universitas AS dan perguruan tinggi menganggap kredibilitas Wikipedia sebagai sumber informasi, serta bagaimana mereka menggunakan Wikipedia dalam pekerjaan akademis mereka . Hasil survei mengungkapkan bahwa sementara tidak ada fakultas universitas yang menyelesaikan itu menganggap Wikipedia sebagai sumber yang sangat kredibel informasi, lebih dari separuh menyatakan itu memiliki kredibilitas sedang sampai tinggi, dan banyak menggunakannya baik dalam pengajaran dan penelitian. Hasil dari komponen analisis isi penelitian menunjukkan bahwa peneliti akademis dari seluruh disiplin ilmu yang mengutip Wikipedia sebagai sumber informasi ilmiah dalam laporan peer-review penelitian mereka. Meskipun temuan penelitian penelitian tidak digeneralisasikan, mereka mengejutkan mengingat sering dinyatakan kurangnya kaum profesor itu kepercayaan di Wikipedia.
    4. Penelitian yang dilakukan oleh Noa Aharony[27] yang berjudul "The Use of a Wiki as an Instructional Tool: A Qualitative Investigation" pada tahun 2009. Penelitian saat ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisa penerapan dan penggunaan wiki dalam kursus manajemen pengetahuan akademik. Penelitian ini akan fokus pada tingkat kolaborasi antara siswa dan pada jenis interaksi yang terjadi selama proses pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari halaman wiki dikumpulkan dari kursus manajemen pengetahuan wiki di Israel. Untuk memahami komentar diarahkan pada setiap siswa pada wiki, analisis konten menyeluruh dilakukan. Hasil dari penelitian saat mengungkapkan bagian utama dari interaksi di wiki berpusat pada konten yang berhubungan dengan komentar dan mengandung kedua kolaborasi antara mahasiswa dan penggunaan level kognisi.
    5. Penelitian yang dilakukan oleh Johann Larusson, Richard Alterman[28] yang berjudul "Wikis To Support The "Collaborative" Part Of Collaborative Learning " pada tahun 2009. Penelitian sebelumnya telah menyoroti abstrak nilai menggunakan wiki untuk mendukung pembelajaran. Makalah ini membuat kasus bahwa wiki memiliki beberapa properti yang sangat setuju untuk membangun aplikasi yang mendukung "kolaboratif" bagian dari variasi dan rentang waktu yang berbeda / tempat yang berbeda kolaborasi siswa. Untuk mendukung argumen, kertas menyajikan WikiDesignPlatform (WDP). WDP ini memasok suite kesadaran, navigasi, komunikasi, transkripsi, dan komponen analisis yang menyediakan fungsionalitas tambahan di luar set fitur wiki standar. Dua studi kasus disajikan, yang memiliki koordinasi yang berbeda, komunikasi, dan persyaratan kesadaran untuk bagian "kolaboratif" kegiatan kolaboratif belajar siswa. Bukti menunjukkan bahwa dalam kedua kondisi, wiki prefabrikasi menyediakan ruang intersubjektif cukup kaya yang cukup mendukung kerja kolaboratif siswa.
    6. Penelitian yang dilakukan oleh Chien-Min Wang & D. Turner[29] yang berjudul "Extending Of Wiki Paradigm For Use In The Classroom" pada tahun 2004. Istilah "wiki" mengacu pada sebuah sistem komputasi sosial yang memungkinkan sekelompok pengguna untuk memulai dan mengembangkan sebuah set hyper-linked halaman web menggunakan bahasa markup yang sederhana. Sistem kolaborasi wiki mendorong lingkungan belajar siswa menjadi terpusat, karena mereka mendorong siswa untuk menjadi co-pencipta isi kursus. Namun, ada beberapa masalah dengan paradigma wiki tradisional untuk digunakan dalam kelas. Makalah ini mengidentifikasi masalah ini, dan menjelaskan sistem kami diimplementasikan untuk menyelesaikannya.
    7. Penelitian ini dilakukan oleh Untung Rahardja, Muhamad Yusup dan Eva Rosyifa[30] dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2012 yang berjudul "Perancangan Aplikasi iLearning Majalah Online Dengan Menggunakan iOS Programming Pada Perguruan Tinggi". Penelitian ini membahas sifat publikasi penyampaian informasi bersifat penting karena dapat membantu dan melakukan pencarian akan informasi yang sebelumnya tidak diketahui. Serta media publikasi masih berkaitan satu sama lain sehingga kebutuhan akan informasi sifatnya masih sangat tinggi dan dari sebagian tempat sifatnya masih sangat rendah dan proses pengupdatean akan informasi masih bersifat minim. Sehingga diharuskan melakukan perancangan aplikasi iLearning majalah online dengan menggunakan iOS Programming, yang diharapkan bisa di akses melalui iPhone dan iPad yang bisa di download melalui iTunes demi meningkatkan peran media dalam perguruan tinggi supaya jauh lebih baik dan tentunya bermanfaat.
    8. Penelitian ini dilakukan oleh Untung Rahardja, Henderi dan Arwan[31] dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2012 yang berjudul "Perancangan Aplikasi iLearning Journal Information Pada Perguruan Tinggi". Penelitian ini membahas perihal kewajiban menghasilkan sebuah paper jurnal ilmiah yang merupakan ketentuan yang di ciptakan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia. Pada sistem pembelajaran iLearning proses belajar mengajar membutuhkan aplikasi-aplikasi yang terdapat di iPad. Berdasarkan hasil survey dan penelitian yang telah di laksanakan, mendapatkan tidak semua aplikasi pendukung tersebut terdapat di iPad, terutama aplikasi yang dapat mendukung dalam proses pembuatan dan publikasi jurnal, maka dari pada itu diciptakan suatu aplikasi pendukung "iJOIN" (iLearning Journal information), sebagai salah satu aplikasi yang mendukung sistem pembelajaran iLearning.
    9. Penelitian ini dilakukan oleh Untung Rahardja, Ary Budi Warsito dan Dini Nurul Suvianti[32] dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2012 yang berjudul "Penerapan Aplikasi iDINI sebagai Media Penyimpanan Materi Perkuliahan iLearning Pada Perguruan Tinggi". Penelitian ini membahas perihal media pembelajaran dengan menggunakan iBooks yang dalam iBooks kita bisa mendapatkan kemudahan membaca karena di dalamnya anda dapat mengkatagorikan file yang berupa pdf atau dokumen lainya. iBooks adalah aplikasi yang sangat baik dan terbaik bagi anda yang suka membaca banyak buku, karena dengan iBooks anda bisa membaca ribuan buku bacaan anda tanpa harus membawa buku yang tebal dan banyak, dan ini lah aplikasi yang selalu di tampilkan apps store pada saat kita pertama kali membuat account apple id. Sebagian besar sistem pelayanan masih dilakukan secara face to face antara mahasiswa yang memerlukan pelayanan dan petugas pelaksana yang memberikan pelayanan.
    10. Penelitian yang dilakukan oleh Michelle A. Kraft[33] yang berjudul "Getting Wiki With It : Using Wiki As A Web site For Regional Health System Libraries" pada tahun 2010. Penelitian ini membahas perihal pelanggan yang nyaman mengakses perpustakaan informasi dan sumber daya online. Namun, perpustakaan rumah sakit sering kesulitan menciptakan dan memelihara situs Web perpustakaan internal dan eksternal yang mudah diakses oleh pengunjung perpustakaan. Pustakawan memeriksa penggunaan wiki untuk melayani sebagai cara yang tepat dan efektif untuk memberikan para pengunjung perpustakaan, karyawan dari sistem kesehatan besar daerah, akses ke sumber daya perpustakaan baik di dalam maupun di luar kampus. Artikel ini akan membahas secara singkat metode yang digunakan pustakawan untuk memilih klien wiki dan membuat situs. Juga termasuk akan pelatihan tips yang digunakan dan handout diberikan kepada pustakawan sistem rumah sakit lain untuk membantu membiasakan diri dengan situs wiki dan memberdayakan mereka untuk bertanggung jawab atas pemeliharaan halaman perpustakaan mereka dalam wiki. Akhirnya, artikel ini akan membahas pemanfaatan secara keseluruhan dari situs wiki serta hambatan yang dihadapi dan kemungkinan alasan mengapa wiki itu tidak berhasil seperti diharapkan.

    Hasil dari studi pustaka (literature review) ini mendemonstrasikan landasan (platform) yang kokoh serta alasan yang kuat untuk menerapkan sistem informasi media penyimpanan laporan tugas akhir menggunakan wiki secara online menjadi lebih baik dengan pertimbangan yang matang dibandingkan dengan penyimpanan laporan di perpustakaan yang ada saat ini. Kesenjangan (gaps) telah teridentifikasi dengan baik sehingga tidak terjadi pembuatan ulang (reinventing the wheel). Peninjauan telah dilakukan dengan matang, sehingga dipastikan akan menghasilkan project yang maksimal, menjadi lebih efektif, memudahkan pemberian informasi mengenai laporan kepada mahasiswa secara online kapanpun dimanapun, sehingga mahasiswa merasa puas serta terlayani dengan baik (service excellence).

    Dari 10 studi pustaka atau literature review yang telah dijabarkan, Penulis mengambil kesimpulan bahwa sudah banyak yang melakukan penelitian mengenai Wiki. Namun belum ada penelitian yang fokus membahas Wiki untuk penyimpanan laporan KKP/TA/Skripsi. Sehingga penulis tidak membuat ulang.

    Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti penelitian sebelumnya seperti yang dikemukakan diatas, maka dilakukan penelitian untuk "Penerapan Media Penyimpanan Laporan KKP/TA/Skripsi Pada Perguruan Tinggi Dengan Metode Widuri".


Kesalahan pengutipan: Tag <ref> ditemukan, tapi tag <references/> tidak ditemukan