BAN-PT: Perbedaan revisi

Dari widuri
Lompat ke: navigasi, cari
[revisi tidak terperiksa][revisi tidak terperiksa]
(Created page with "<div style="font-size: 150%;font-family: 'times new roman';text-align: justify;text-indent: 0.5in"> <p style="line-height: 2">'''BAN PT'''</p></div> Sebuah institusi pendidik...")
 
Baris 2: Baris 2:
 
<p style="line-height: 2">'''BAN PT'''</p></div>
 
<p style="line-height: 2">'''BAN PT'''</p></div>
  
Sebuah institusi pendidikan memerlukan akreditasi sebagai bukti penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan mereka. Di Indonesia, proses akreditasi dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).  
+
<div style="font-size: 125%;font-family: 'times new roman';text-align: justify;text-indent: 0.5in">
 +
<p style="line-height: 2">Sebuah institusi pendidikan memerlukan akreditasi sebagai bukti penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan mereka. Di Indonesia, proses akreditasi dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).</p></div>
  
 
BAN PT merupakan lembaga independen nonstruktural. Ia berada di luar Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tetapi bertanggung jawab kepada Mendiknas.  “Singkatnya, Mendiknas bertindak sebagai regulator, sementara BAN PT hanya pelaksana teknis di lapangan,” beber Ketua BAN PT Prof. Kamanto Sunarto, SH, Ph.D. kepada wartawan di Gedung Kemdiknas,
 
BAN PT merupakan lembaga independen nonstruktural. Ia berada di luar Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tetapi bertanggung jawab kepada Mendiknas.  “Singkatnya, Mendiknas bertindak sebagai regulator, sementara BAN PT hanya pelaksana teknis di lapangan,” beber Ketua BAN PT Prof. Kamanto Sunarto, SH, Ph.D. kepada wartawan di Gedung Kemdiknas,

Revisi per 18 Oktober 2013 04.33

BAN PT

Sebuah institusi pendidikan memerlukan akreditasi sebagai bukti penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan mereka. Di Indonesia, proses akreditasi dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

BAN PT merupakan lembaga independen nonstruktural. Ia berada di luar Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tetapi bertanggung jawab kepada Mendiknas. “Singkatnya, Mendiknas bertindak sebagai regulator, sementara BAN PT hanya pelaksana teknis di lapangan,” beber Ketua BAN PT Prof. Kamanto Sunarto, SH, Ph.D. kepada wartawan di Gedung Kemdiknas,

Contributors

Yunita