Karya Ilmiah

Dari Widuri
Lompat ke: navigasi, cari
Karya ilmiah

Informasi Pribadi
Persyaratan KKP/TA/SKRIPSI
Kampus Perguruan Tinggi Raharja
Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Raharja CCIT JOURNAL

Website YessiFrecilia


Karya Ilmiah

Karya Ilmiah (bahasa Inggris:scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memamparkan hasil penelitian atau pengkajian oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Ada berbagai Jenis karya ilmiah, anatara lain Laporan Penelitian, Makalah Seminar atau Simposium, dan Artikel Jurnal yang pada dasranya kesemuanyya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Di Perguruan Tinggi Raharja, khususnya jenjang S1 maupun D3, Mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti Makalah, Laporan KKP, dan TA/SKRIPSI. Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Semenatar itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penlitian


Kewajiban Karya Ilmiah bagi Mahasiswa S1/S2/S3

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran bernomor 152/E/T/2012 terkait publikasi karya ilmiah tertanggal 27 Januari 2012 ditunjukan kepada Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS seluruh Indonesia: Ketentuan ini berlaku mulai kelulusan setelah Agustus 2012. Latar belakangnya, jurnal perguruan-perguruan Tinggi Indonesia yang terindeks dalam basis data jurnal dan prosiding penelitian internasional, seperti Scopus dan Google Scholar, masih sangat rendah.

Boleh juga dibilang surat edaran ini bertujuan agar semua alumni membiasakan diri melakukan langkah-langkah ilmiah itu adalah: ada masalah, melakukan observasi, formulasikan hipotesa, lakukan eksperimen, kemudian menganalisa hasil eksperimen, membuat kesimpulan, lalu hasil eksperimen dikomunikasikan.

Dirjen Dikti mau hasil eksperimen dikomunikasikan dengan menulis Jurnal:

  1. Untuk lulus program sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah
  2. Untuk lulusprogram Magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional, diutamakan yang terakreditasi Dikti;
  3. Untuk lulus program Doktor harus telah menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional.

Jika anak-anak program S1 dipaksakan harus punya tulisan pada jurnal maka bisa jadi program itu akan menghambat kelulusan karena jurnal yang bisa menampung tulisan mereka itu tidaklah banyak, beda kalau Jurnal Kampus masing-masing bisa memfasilitasinya.

Apa yang dilihat di Korea ada seminar jurusan setiap tahun. Satu-dua pembicara asing juga. Mahasiswa S1 pada umumnya diberi kesempatan menggelar poster serta mahasiswa S2/S3 dan professor mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya. Tentu saja presentasi mahasiswa S1,S2,dan S3 atas arahan dosen pembimbing masing-maisng.
Mahasiswa S1 dan S2 tidak mensyaratkan kelulusan harus ada paper Jurnal tetapi harus menulis skripsi dan thesis, namun langkah-langkah ilmiah mesti dibiasakan. Jika mahasiswa S1 dan S2 mempunyai paper pada jurnal akan mempunyai kemungkinan lebih besar keterima jika ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi beserta beasiswanya atau bekerja.
Khusus untuk kesempatan mengikuti program S3 rasanya kecil kemungkinan keterima jika tidak perna menulis paper semakin besar jika impact factor journal SCI semakin besar.
Khusus bagis mahasiswa doctor (S3), menulis pada journal internasional yang baik tidaklah mudah. Ambil contoh tulisan mengenai riset materials Science. Tulisan yang biasanya dipublikasinya anya yang mengandung informasi baru. Zaman sekarang pnelitian sudah masuk.
Untuk menembus jurnal yang baik, kita tidak mesti local structure-skala cell atau material baru atau metode baru.

Sebeleum Indonesia mempunyai fasilitas yang memadai, para guru besar (dosen) mesti mempunyai kolaborasi dengan guru besar diluar negri. Kemudian menulis pada jurnal internasional secara bersama sama. Mahasiswa doctor di Indonesia membuat sampel dan keharudan menganalisa makro, lalu analisa yang canggih-canggih itu tugas professor di luar negri.Untuk mengetahui sampel yag kita buat itu menarik atau tidak diperiksa dulu dengan alat makro.

CCIT JOURNAL

Perguruan Tinggi Raharja menerapkan untuk semua Mahasiswa/i maupun Dosen untuk melakukan riset penelitian dengan Karya Ilmiah yang masuk kedalam CCIT Journal.
CCIT Journal yaitu jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Raharja Enrichment Cenre (REC) Perguruan Tinggi Raharja, Tangerang. CCIT terbit tiga kali dalam satu tahun, setiap bulan : Januari,Mei, dan September.

Tujuan Membuat Karya ilmiah(CCIT Journal)

  • Mahasiswa/i dilatih untuk mengungkapkan hasil penelitinannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metedologis.
  • Dapat menumbuhkan etos ilmiah di kalanga mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • CCIT Journal atau karya ilmiah dapat membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Mahasiswa/i melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.


Manfaat Membuat Karya ilmiah (CCIT Journal)

  • Mahasiswa/i di bimbing untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif.
  • Mahasiswa/i melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mahasiswa/i dapat melatih meningkatkan pengorganisasial kepuasan intelektual.
  • Mahasiswa/i dapat memperluas cakrawala ilmu pengetahuan
  • Mahasiswa/i dapat sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.


Jangan lupa, semakin banyak paper/ Journal /Karya ilmiah yang dapat dipublikasi oleh civitas akademik suatu Perguruan Tinggi Pada jurnal SCI dengan immpact factor maka semakin bergengsi Perguruan Tinggi tersebut, semakin terbuka kesempatan bekerjasama dengan dunia industri.