Kajian Penerimaan E-Learning Berdasarkan Model UTAUT Dengan Pembedaan Jenis Kelamin Dan Fakultas : Studi Kasus Universitas Budi Luhur

Dari Widuri
Lompat ke: navigasi, cari

Penelitian ini berjudul “ Kajian Penerimaan E-Learning Berdasarkan Model UTAUT Dengan Pembedaan Jenis Kelamin Dan Fakultas : Studi Kasus Universitas Budi Luhur “, yang bertujuan untuk mendeteksi faktor-faktor yang saling berhubungan dan berpengaruh terhadap tingkat penerimaan e-learning untuk media pembelajaran dikalangan mahasiswa baru Universitas Budi Luhur Jakarta. Instrumen penelitian menggunakan 6 variabel prediktor dan 2 variabel moderasi. Ke-enam variabel prediktor itu adalah Performance Expectancy, Effort Expentancy,Social Influence, Facilitating Condition, Attitude to ward using e-learning danAcceptance to use e-learning. Sedangkan kedua variabel moderasi yang dimasukkan adalah jenis kelamin dan fakultas. Perbedaan jenis kelamin dan fakultas penting dipertimbangkan dalam fenomena penerimaan e-learning ini karena, peneliti menduga jenis kelamin dan fakultas akan memoderasi terhadap tingkat penerimaan e-learning dikalangan mahasiswa baru Universitas Budi Luhur.. Permasalahan diatas merupakan obyek penelitian, yang diharapkan hasilnya cukup signifikan dengan usaha yang dikeluarkan lembaga. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitaif data primer, dalam hal ini adalah kuesioner yang dikumpulkan dari responden (mahasiswa). Sampel responden diambil dengan menggunakan teknik purpose sampling. Data yang diperoleh akan diproses menggunakan analisa data deskritif dengan metode pemodelan persamaan struktural (Structured Equation Modelling) dan paket perangkat lunak AMOS 18, serta uji hipotesis dengan menggunakan Model Unified Theory Of Acceptual And Use Of Techology ( UTAUT ) yang dikembangkan. Hasil pengujian dengan model Unified Theory Of Acceptual And Use Of Techology ( UTAUT ) ini menunjukan bahwa: Performance expectancy, Effort Expectancy, Social Influence mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude Towward Using E-Learningpada mahasiswa Universitas Budi Luhur.2. Facilitating condition tidak terbukti mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Acceptance To Use E-Learning.Attitude Toward Using System E-learning berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Acceptance To Use E-learning.Gender, mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Effort expectancy danSocial Influence, yang mempengaruhi Acceptance To Use E-learningFakultas, mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Effort Expenancy,Facilitating Condition dan Social Influence yang mempengaruhi Acceptance To Use E-learning. ==


Kata kunci : Analysis of Moment Structure, E-learning, Structured Equation Modelling, Unified Theory Of Acceptual Use Of Techology,

Contributors

Honey, Winiarti Prastiwi