1133469956

Dari Widuri
Lompat ke: navigasi, cari

PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN

RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER

PADA CV. MILANETTE


SKRIPSI


Logo stmik raharja.jpg


Disusun Oleh :

NIM
: 1133469956
NAMA


JURUSAN SISTEM KOMPUTER

KONSENTRASI CREATIVE COMMUNICATION AND INNOVATIVE TECHNOLOGY (CCIT)

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

STMIK RAHARJA

TANGERANG

2015/2016

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 


LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN

RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER

PADA CV. MILANETTE

Disusun Oleh :

NIM
: 1133469956
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Komputer
Konsentrasi
: Creative Communication and Innovative Technology

 

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, ..... 2016

Ketua
       
Kepala Jurusan
STMIK RAHARJA
       
Jurusan Sistem Komputer
           
           
           
           
(Ir. Untung Rahardja, M.T.I)
       
(Ferry Sudarto, S.Kom., M.Pd)
NIP : 000594
       
NIP : 079010

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN

RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER

PADA CV. MILANETTE


Dibuat Oleh :

NIM
: 1133469956
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Sistem Komputer

Konsentrasi Creative Communication And Innovative Technology (CCIT)

Disetujui Oleh :

Tangerang,.... 2016

Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
(Haryanto, M.Kom)
   
(Fredy Susanto, M.kom, CCNA., MTCNA)
NID : 09010
   
NID : 04051

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN

RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER

PADA CV. MILANETTE

Dibuat Oleh :

NIM
: 1133469956
Nama

Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian

Komprehensif

Jurusan Sistem Komputer

Konsentrasi Creative Communication And Innovative Technology (CCIT)

Tahun Akademik 2015/2016

Disetujui Penguji :

Tangerang, .... 2016

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN SKRIPSI

PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN

RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER

PADA CV. MILANETTE

Disusun Oleh :

NIM
: 1133469956
Nama
Jenjang Studi
: Strata Satu
Jurusan
: Sistem Komputer
Konsentrasi
: Creative Communication and Innovative Technology

 

 

Menyatakan bahwa Skripsi ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan atau duplikat dari Skripsi yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Sarjana baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja, maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab serta bersedia menerima sanksi jika ternyata pernyataan di atas tidak benar.

Tangerang, ..... 2016

 
 
 
 
 
NIM : 1133469956

 

)*Tandatangan dibubuhi materai 6.000;


ABSTRAK

Seiring dengan berkembangnya zaman, saat ini telah banyak diciptakan alat untuk mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaannya. Elektronika adalah salah satu dari teknologi yang membantu kehidupan manusia agar menjadi lebih mudah. Setiap perusahaan laundry pasti ingin jemuran terhidar dari hujan. Maka penulis melakukan penelitianyang bertujuan untuk membuat prototypeatap jemuran otomatis yang dapat dipantau melaluiwebcam sehingga memudahkan manusia dalam melindungi jemurandari hujan yang turun secara tiba-tiba dan memonitoringnya. Alat ini dikendalikan secara otomatis dan melalui web browser. untuk komponen yang digunakan dalam sistem pemantauan ini adalah teknologi Raspberry Pi dimana sistem tersebut bisa mengendalikan atap jemuran secara otomatis dan mengambil gambar secara real time dengan bantuan kameraweb cam Logitech C170. Web Browser dan Raspberry Pi ini membuat siapa saja mampu mengendalikan perangkat-perangkat yang ada disekitarnya hanya dengan menggunakan sebuah smartphone, laptop, dan komputer. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam melindungi jemuran dari hujan serta melakukan pemantauan secara realtime.


Kata Kunci: Raspberry Pi, Web browser, Webcam

ABSTRACT

Along with the times, recently there have been found tool to facilitate human’s work. Electronics is one of technology to facilitate human’s work. Every industrial company certainly has an underground water channel as where the flow of rain water and where the flow of wastewater that has been filtered to flow out, so at this point monitoring is required specifically to determine whether there is a blockage that can inhibit the flow of water and causing flooding. This study aims to create a prototype monitoring water blockage that can enable people to monitor underground water channels.This research aims to make robot prototype monitoring water blockage which can facilitate human’s work. This tool is controlled by web browser. for thecomponents used inthismonitoring systemis theRaspberryPitechnologywhere the systemcantake picturesin real timewith thehelp ofa webcamLogitechC170camera. RaspberryPiWebBrowserandthismakesanyonecapable of controllingthe devicesaround itsimply by usingasmartphone, laptop, computerandIPAD. This research isexpected to helpusersin knowingthatthere isa blockagein theunderground drainsand monitoredin realtime.


Keywords: RaspberryPi, Control, Webcam

KATA PENGANTAR


Segala puji serta syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan beribu-ribu nikmat,rahmat dan anugerah-Nya serta senantiasa melimpahkan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan skripsi ini dengan baik dan tepat pada waktunya.

Hanya karena kasih sayang dan kekuatan-Nya lah penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “PROTOTYPE ATAP JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN RASPBERRY PI MELALUI WEB BROWSER PADA CV. MILANETTE”.

Penulis menyadari dengan sepenuh hati bahwa tersusunnya skripsi ini bukan hanya atas kemampuan dan usaha penulis semata,namun juga berkat bantuan berbagai pihak,oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I selaku Presiden Direktur Perguruan Tinggi Raharja Tangerang.
  2. Bapak Sugeng Santoso , M.Kom selaku puket 1 STMIK Raharja.
  3. Bapak Ferry Sudarto, S.Kom, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Sistem Komputer.
  4. Bapak Haryanto, M.kom selaku dosen pembimbing I yang juga telah banyak membantu memberikan waktu, bimbingan dan pengarahan yang sangat berarti selama penyusunan Skripsi .
  5. Bapak Fredy Susanto, M.kom, CCNA., MTCNA selaku dosen pembimbing II yang juga telah banyak membantu memberikan waktu, bimbingan dan pengarahan yang sangat berarti selama penyusunan Skripsi .
  6. Kedua Orangtua ku tercinta, yang telah memberikan dorongan moral maupun materil serta do’anya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Skripsi.
  7. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang telah memberikan ilmunya sehingga dapat di terapkan dalam skripsi ini.
  8. Sahabat - sahabatku dan teman - teman seperjuangan Skripsi CHIMRIN FAMILY & RAHARJA FC yang telah banyak membantu terselesaikannya Skripsi ini, dan juga yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
  9. Fiqih Hana Saputri yang selalu memberikan support dan meluangkan waktunya untuk membantu menyelesaikan Skripsi ini.
  10. Seluruh karyawan dan pimpinan di CV. MILANETTE yang telah membantu.

Dalam penyusunan Skripsi ini, penulis menyadari masih banyak kekurangan karena terbatasnya kemampuan yang penulis miliki. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca yang akan sangat membantu untuk menyempurnakan Skripsi ini.

Akhir kata, semoga Skripsi ini dapat diterima sehingga mempunyai arti dan makna yang berarti baik bagi penulis dan terlebih bagi lingkungan sekitar. Semoga rahmat dan hidayah Allah SWT tetap bersama kita, Aamiin.


Tangerang, Juni 2016
Hendri Mei Subagya
NIM. 1133469956

Daftar isi

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sistem pengendalian secara otomatis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi belakangan ini berkembang dengan pesat. Dengan adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menghasilkan inovasi baru yang berkembang menuju lebih baik. Hal ini dapat dilihat jangkauan aplikasi nya mulai dari rumah tangga hingga peralatan yang canggih.

Menjemur pakaian adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam kehidupan rumah tangga, dan biasa kita lihat menjemur pakaian sering kita tinggal berpergian, sehingga kita tidak sempat lagi untuk mengangkat jemuran pada waktu hujan turun tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya sistem kontrol otomatis, dengan cara membuat sistem atap jemuran otomatis.

Dalam perancangan implementasi sistem atap jemuran otomatis, masalah-masalah yang di pecahkan adalah meliputi sistem pengendalian atap jemuran, arsitektur perangkat keras meliputi : perangkat elektronik dan mekanik. Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis membuat penelitian yang berjudul “Prototype Atap Jemuran Otomatis Menggunakan Raspberry Pi Melalui Web Browser Pada Cv. Milanette”.

Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang terdapat dalam latar belakang di atas, maka dapat diurutkan permasalahan yang dihadapi, antara lain :

a. Mampu kah Raspberry Pi membuat Sistem atap jemuran otomatis?

b. Bagaimana prinsip kerja sensor air dan sensor cahaya ?

c. Bagaimana proses penampilan gambar dari Raspberry ke web browser ?

Ruanglingkup Penelitian

Ruang lingkup dalam penelitian ini bertujuan untuk membatasi pembahasan pada pokok permasaahan saja. mengingat keterbatasan penulis dalam hal waktu serta keterbatasan ilmu maka penulis membatasi masalah yang ada pada penelitian ini. selain itu pembatasan masalah bertujuan untuk menentukan konsep utama dari permasalahan sehingga masalah-masalah dalam penelitian ini dapat dimengerti dengan mudah dan baik.Batasan masalah pada penelitian ini adalah:

a. Membahas prinsip kerja atap jemuran secara otomatis menggunakan Raspberry Pi.

b. Konfigurasi Raspberry Pi dengn smartphone untuk memantau alat ini bekerja atau tidak.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

1. Tujuan Individual

>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempraktekkan ilmu yang sudah didapat pada mata kuliah yang telah dipelajari.

>Persyaratan untuk dapat menyelesaikan program studi Sarjana Satu (S1).

2. Tujuan Fungsional

>Untuk membantu mengembangkan Sistem Pengendalian Otomatis menggunakan Raspberry Pi agar berguna bagi masyarakat.

3. Tujuan Operasional

>Merupakan keinginan yang ada dalam diri sendiri dan mengukur kemampuan yang didapat selama menjalanin kuliah dan menerapkan ilmu yang didapat.

Manfaat Penelitian

1. Manfaat Individual

>Dapat mengetahui cara kerja sistem alat tersebut dan mengetahui interaksi antara perangkat kerja (software) dengan (hardware).

2. Manfaat Operasional

>Seseorang tidak perlu lagi khawatir atau takut pakaian yang dijemurannya basah akibat kehujanan

Metode Penelitian

1. Metode Pengumpulan Data

a. Observasi

Melalui pengamatan dan pengalaman yang didapat, penulis menyimpulkan bahwa semua orang menginginkan pengontrolan atau pengendalian sesuatu secara otomatis dan efisien.

b. Wawancara (Interview Research)

Dalam hal ini penulis melakukan wawancara dengan Steakeholder yang bernama Wasito pada CV. Milanette agar mendapat yang akurat dan jelas.

c. Studi Pustaka

Metode ini dilakukan untuk mencari dan mendapatkan sumber-sumber kajian.Landasan teori yang mendukung, data-data atau informasi sebagai acuan dalam melakukan perencanaan, percobaan, pembuatan, dan penyusunan laporan.

2. Metode Analisa

Pada metode ini penulis menganalisa suatu sistem pemantauan melalui Raspberry Pi apakah kekurangan dari sistem tersebut.

3. Metode Perancangan

Dalam metode perancangan ini penulis menggunakan Flowchart. Alasan menggunakan metode flowchart ini adalah dalam metode sebelumnya penulis jg menggunakan metode flowchart, sehingga dalam metode perancangan ini penulis menggunakan metode yang sama agar dapat saling berhubungan dan tidak ada yang berubah dari sistem yang berjalan sampai perancangan sistem yang akan di usulkan, hanya saja ada perubahan atas sistem yang akan diusulkan, namun tidak akan merubah konsep kerja pada sistem yang sedang berjalan.

4. Metode Implementasi

Metode yang digunakan untuk pengujian sistem dengan melakukan uji coba test pada sistem tersebut, sehingga diperoleh hasil implementasi yang di inginkan.

Sistematika Penulisan

Untuk memahami lebih jelas tentang penulisan laporan Skripsi ini, maka penulis mengelompokan materi penulisan menjadi beberapa bab yang masing masing saling berkaitan antara bab satu dengan yang lainnya, sehingga menjadi kesatuan yang utuh, yaitu :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang uraian latar belakang, perumusan masalah, ruang lingkup penelitian, dan manfaat, metode penelitian dan sistematik penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Berisi tentang uraian mengenai teori-teori umum atau dasar dan teori-teori dasar yang akan mendukung mendukung pembahasan masalah yang berkaitan dengan judul penelitian.

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN

Berisi tentang cara kerja Prototype atap jemuran otomatis menggunakan Raspberry Pi melalui web browser,komunikasi antara raspberry pi dengan sensor dan tampilan interface.

BAB IV UJI COBA DAN ANALISA

Mencoba menjelaskan rangkaian dan analisa “Prototype Atap Jemuran Otomatis Menggunakan Raspberry Pi Melalui Web Browser”

BAB V PENUTUP

Bab ini merupakan bab penutup yang berisi tentang kesimpulan dansaran-saran yg dapat penulis berikan, sebagai upaya untuk perbaikan kedepan.


BAB II

LANDASAN TEORI

Teori Umum

Konsep Dasar Sistem

1. Definisi Sistem

Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem atau bagian dari sistem-sistem. Komponen atau subsistem dalam suatu tidak dapat berdiri sendiri,melainkan saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai. Ada banyak sekali definisi mengenai sistem diantaranya :

a. Menurut sutabari (2012:10), “Secara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu” .

b. Menurut Sutarman (2012:13), “Sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi dalam satu kesatuan untuk menjalankan suatu proses pencapaian suatu tujuan utama”.

c. Menurut Hartono (2013:9) ”Sistem adalah suatu himpunan dari berbagai bagian atau elemen, yang saling berhubungan secara teroganisasi berdasar fungsi-fungsinya, menjadi satu kesatuan”.

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran/tujuan tertentu. Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan sistem adalah kumpulan komponen-komponen yang terdiri dari sub-sub sistem yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk saling menghasilkan output yang diinginkan.


2. Karakteristik Sistem

Menurut Sutabri (2012:20), model umum sebuah sistem adalah input, prose, dan output. Hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran. Selain itu,sebuah sistem dapat mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. Adapun karakteristik sistem yang dimaksud adalah sebagai berikut :

a. Komponen Sistem (components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinterikasi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen tersebut dapat berupa satu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar sering juga disebut “supersistem”.

b. Batasan Sistem (boundary)

Ruanglingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

c. Lingkungan Luar Sistem (environtment)

Bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut lingkungan luar sisem. Lingkungan luar sistem ini bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Dengan demikian,lingkungan luar tersebut harus tetap dijaga dan dipelihara. Lingkungan luar yang merugikan harus dikendalikan. Kalau tidak, maka akan mengganggu kelangsungan hidup sistem tersebut.

d. Penghubung Sistem (interface)

Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber data mengalir dari sutu subsistem ke subsistem lain. Bentuk keluaran dari sutu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lain melalui penghubung tersebut. Dengan demikian ,dapat terjadi suatu integritas sistem yang membentuk satu kesatuan.

e. Masukan Sistem (input) (output)

Energi yang dimasukan kedalam sistem disebut masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan dan sinyal. Contohnya,di dalam suatu unit sistem komputer, “program” adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoprasikan komputernya dan “data” adalah signal input untuk diolah menjadi infprmasi.

f. Keluaran Sistem (output)

Hasil energi yang diolah diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain seperti sistem informasi. Keluaran yang dihasilkan adalah informasi. Informasi dapat digunakan sebagai masukan untuk pengambilan keputusan atau hal-hal lain yang menjadi input bagi subsitem lain.

g. Pengelola Sistem (proses)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran, contohnya sistem akuntansi. Sistem ini akan mengolah data transaksi menjadi lapora-laporan yang dibutuhkan oleh pihak menejemen.

h. Sasaran Sistem (objective)

Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministic. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran maka orprasi sistem tidak ad gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.


3. Klasifikasi Sistem

Menurut sutabri (2012:22), sistem merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lainnya karena sistem memiliki sasaran yang berbeda setiap kasus yang terjadi yang ada di dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang,diantaranya :

a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

yang tidak tampak secara fisik,misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran hubungan manusia dengan tuhan,sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik, misalnya sistem komputer, sistem produksi, sistem penjualan, dan lain sebagainya.

b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, misalnya sistem perputaran bumi, terjadinya siang malam, dan pergantianya musim. Sedangkan sistem buatan manusia meerupakan sistem yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin yang disebut human machine system. Sistem informasi berbasis komputer merupakan contoh human machine system karena menyangkut pengguna komputer yang berinteraksi dengan manusia.

c. Sistem Determinasi dan Sistem Probabilistik

Sistem yang berinteraksi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi disebut sistem deterministic. Sistem komputer adalah contoh dari sistem yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program komputer yang dijalankan. Sedangkan sistem yang bersifat probabilistik adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilistic.

d. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan luarnya. Sistem ini bekrja secara otomatis tanpa cmpur tangan pihak liuar. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang brhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainya.


4. Karakteristik Sistem Yang Baik

Kriteria sistem yang baik antara lain :

a. Kegunaan

Sistem harus menghasilkan informasi yang tepat pada waktunya, relevan yang berarti sistem tersebut mempunyai manfaat bagi pemakainya.

b. Ekonomis

Dalam merancang atau membangun sebuah sistem sebisa mungkin hemat pada biaya perancang,perawatan maupun oprasional sistem tersebut.

c. Kehandalan

Keluaran (output) sistem harus memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi dan sistem itu sendiri harus mampu beroprasi secara efektif dan efisien.

d. Kapasitas

Sistem harus mempunyai kapasitas yang memadai untuk menangani periode-periode oprasi puncak seperti pada saat sistem beroprasi pada puncak.

e. Fleksibilitasi

Sistem harus cukup fleksibilitasi untuk menampung perubahan yang akan muncul sewaktu-waktu.

Definisi Pengontrolan

Menurut Erinofiardi (2012:261), “Suatu sistem kontrol otomatis dalam suatu proses kerja berfungsi mengendalikan proses tanpa adanya campur tangan manusia (otomatis)”.

Kontrol otomatis mempunyai peranan penting dalam dunia industri modern saat ini. Seiring perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sistem kontrol otomatis telah mendorong manusia untuk berusaha mengatasi segala permasalahan yang timbul disekitarnya dengan cara yang lebih mudah,efisien dan efektif. Adanya kontrol otomatis secara tidak langsung dapat menggantikan peranan manusia dalam meringankan segala aktifitasnya.

Berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) pengontrolan berasal dari kata kontrol. Kontrol sama dengan pengawasaan, pemeriksaan dan pengendalian. Industri besar dan modern sangat memerlukan tenaga ahli perencanaan sistem pengendali dan perancangan desain sistem pengendali, termasuk teknisi profesional sebagai operator. Tidak menutup kemungkin bahwa pengontrolan berasal dari berbagai disiplin ilmu yang saling berhubungan karena teori sistem pengendalian modern dikembangkan guna mengatasi kerumitan yang dijump sebagai sistem pengendalian yang menuntut kecepatan dan ketelitian yang tinggi dengan hasil output yang optimal.

Dalam sistem pengendli kita mengenal adanya sistem pengendali loop terbuka (open-loop control system) dan sistem pengendali loop tertutup (closed-loop control system).

a. sistem kontrol loop Terbuka

Menurut Erinofiardi (2012:261) sistem kontrol loop terbuka adalah “suatu sistem kontrol yang keluarannya tidak berpengaruh terhadap aksi pengontrolan. Dengan demikian pada sistem kontrol ini, nilai keluaran tidak di umpan-balikkan ke parameter pengendalian.”

2.1.png
Gambar 2.1 Sistem pengandalian loop terbuka

Gambar diagram blok diatas menggambarkan bahwa didalam sistem tersebut tidak ada proses umpan balik untuk memperbaiki keadaan alat terkendali jika terjadi kesalahan. Jadi tugas dari elemen pengendali hanyalah memproses sinyal masukan kemudian mengirimkannya ke alat terkendali.

b. Sistem Kontrol Loop Tertutup

Menurut Erinofiardi (2012:261), sistem kontrol loop tertutup adalah “Suatu sistem kontrol yang sinyal keluarannya memiliki pengaruh terhadap aksi pengendalian yang dilakukan.” Yang menjadi ciri dari sistem pengendali tertutup adalah adanya sinyal umpan balik. Sinyal umpan balik merupakan sinyal keluaran atau suatu fungsi keluaran dan turunannya, yang diumpankan ke elemen kendali untuk memperkecil kesalahan dan membuat keluaran sistem mendekati hasil yang diinginkan.

2.2.png
Gambar 2.2 Sistem Pengendali loop Tertutup

Gambar diatas menyatakan hubungan antara masukan dan keluaran dari suatu loop sistem tertutup. Sinyal input yang sudah dibandingkan dengan sinyal umpan balik menghasilkan sinyal selisih atau sinyal kesalahan yang akan dikirimkan ke dalam elemen pengendali sehingga kemudian menghasilkan sebuah sinyal keluaran yang akan dikirim ke alat terkendali. Sinyal input berupa masukan refrensi yang akan menentukan suatu nilai yang diharapkan bagi sistem yang dikendalikan tersebut. Dalam berbagai sistem pengendalian, sinyal input dihasilkan oleh mikrokontroler.

Definisi Webcam

Menurut (Dayat kurniwan 2010: l5 hal) Menuliskan webcam atau web kamera adalah sebuah kamera video digital kecil yang dihubungkan ke komputer melalui (port USB ataupun port COM. Sebuah web camera yang sederhana terdiri dari sebuah lensa standar, dipasang disebuah papan sirkuit untuk menangkap sinyal gambar, casing (cover), termasuk casing depang dan sampaing untuk menutupi lensa standard dan memiliki sebuah lubang lensa dicasing depan yang berguana untuk memasukkan gambar, kabel support yang dibuat dari bahan yang fleksibel, salah satu ujungnya dihubungkan dengan papa sirkuit dan ujung satu lagi memiliki connector, kabel ini dikontrol untuk menyesuaikan ketinggian, arah dan sudut pandang web camera.

Penggunaan web camera mencakup video conferencing, video messaging, home monitoring, images sharing, video interview, video phone-call, dan lain-lain. Kamera untuk video conference biasanya berbentuk kamera kecil yang terhubung langsung dengan komputer. Kamera analog juga terkadang digunakan, kamera ini terhubung dengan video capture card dan tersambung dengan internet (langsung dan tidak langsung).

Saat ini kamera untuk video conference sudah makin maju, sudah ada web camera yang didalamnya terdapat microphone maupun noise cancellation untuk memfokuskan audio ke speaker yang terletak didepan kamera sehingga noise yang ada tidak menggunggu jalannya konferensi.

Web camera memiliki fitur- fitur dan setting yang bermacam-macam, diantarany adalah :

1. Motion sensing web camera akan mengambil gambar ketika kamera mendeteksi gerakan.

2. Image archiving pengguna dapat membuat sebuah archive yang menyimpan sebuah gambar dari web camera atau hanya gambar- gambar tertentu saat interval pre-set.

3. Video messaging berapa aplikasi messagin mendukung fitur ini.

4. Advacd connection menyambungkan perangkat home theater ke web camera dengan kabel maupun nirkabel.

5. Automotion kamera robotic yang memungkinkan pengambilan gambar secara pan atautilt dan setting aplikasi pengambailan frame berdasarkan polisisi kamera.

6.Streaming media professional setup web camera dapat digunakan kompresi MPEG4 untuk mendapatkan streaming audio yang sesungguhnya.

7. Custom coding mengimport kode computer pengguna untuk memberitahu web camera apa yang harus dilakukan (misalnya automatically refresh)

8. Auto Cam memungkinkan pengguan membuat web page untuk web cameranya secara gratis di server perusahaan pembuat web camera.

Menurut (Kristawan 2012:2), “Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program instant messaging, atau aplikasi video call. Istilah webcam merujuk pada teknologi secara umumnya, sehingga kata web kadang-kadang diganti dengan kata lain yang mendeskripsikan pemandangan yang ditampilkan di kamera, misalnya StreetCam yang memperlihatkan pemandangan jalan. Ada juga Metrocam yang memperlihatkan pemandangan panorama kota dan pedesaan, TraffiCam yang digunakan untuk memonitor keadaan jalan raya, cuaca dengan Weather Cam, bahkan keadaan gunung berapi dengan VolcanoCam. Webcam atau web camera adalah sebuah kamera video digital kecil yang dihubungkan ke komputer melalui (biasanya) port USB ataupun port COM.

Jenis-Jenis Webcam

a. SERIAL AND PARALLEL PORT WEBCAM

WebCam jenis ini sudah terlalu tua dan jarang ditemukan lagi, karena sudah tidak ada yang memproduksi. Selain itu, kamera jenis ini menghasilkan kualitas gambar yang rendah dan frame rate yang rendah pula.

b. USB WEBCAM

WebCam jenis ini merupakan solusi bagi pengguna baru dan amatir. Mendukung fasilitas PnP ( Plug and Play ) dan dapat dihubungkan ke port USB tanpa harus mematikan komputer, tetapi syaratnya sistem operasi komputer harus mendukung fasilitas USB port.

c. FIREWIRE AND CARD BASED WEBCAM

Firewire adalah salah satu teknologi video capture device yang diperlukan bagi kamera yang mendukungnya. Pada umumnya WebCam yang membutuhkan video capture device harganya mahal, akan tetapi dapat menghasilkan frame rate tinggi, yaitu 24 sampai 30 frame per second.

d. NETWORK AND WERELESS CAMERA

Network camera adalah perangkat kamera yang itdak memerlukan sama sekali fasilitas computer, karena dapat langsung terhubung ke jaringan melalui modem. Transfer gambar dan suara langsung menuju jaringan LAN atau line telepon via modem.

Konsep Dasar Desain

Definisi Desain

Desain secara etimologi, istilah desain diambil dari kata “designo” (italy) yang artinya gambar. Sedang dalam bahasa inggris desain diambil dari bahasa latin “designare” yang artinya merencanakan atau merancang.

Menurut Simartama (2010:184), “Desain adalah bagaimana aplikasi yang dirancang menjadi sesuai dengan kebutuhan”.

Berdasarkan dari kedua definisi menurut para ahli diatas maka dapat disimpulkan bahwa desain merupakan rancangan dasar, atau proses iteratif yang melibatkan banyak aktivitas tinjauan ke belakang dan paralel yang menjadi tahapan awal dalam mewujudkan suatu aplikasi atau gagasan, dimana pembuatan atau perancangannya memikirkan berbagai macam pertimbangan dan perhitungan meliputi aspek fungsi estetik dan lainnya dengan maksud agar benda atau gagasan yang dirancang sesuai dengan kebutuhan.

Teori Khusus

Definisi Raspberry

A. Definisi Raspberry

Raspberry Pi adalah sebuah komputer berukuran sebesar kartu kredit yang terhubungi ke televisi dan sebuah keyboard. Komputer kecil ini bisa digunakan untuk proyek-proyek elektronik, dan hal lainnya yang bisa di;akukan oleh dekstop komputer seperti seprti sebagai mesin pengolah kata, games, dan perangkat ini juga mampu memainkan video beresolusi tinggi.

Richardson dan Wallace menjelaskan beberapa cara untuk menjelaskan beberapa cara yang dapat dilakukan oleh Raspberry Pi diantaranya sebagai berikut (2013:8).

1. General Purpose Computing

Perlu diingat bahwa Raspberry Pi adalah sebuah komupter dan memang pada faktanya dapat digunakan sebagai sebuah komputer. Setelah perangkat ini siap untuk digunakan kita bisa memilih untuk boot langsung dalam GUI (Graphical User Interface) dan didalamnya terdapat sebuah web browser yang merupakan aplikasi yang banyak digunakan komputer sekarang ini. Pernagkayt ini juga dapat di install banyak aplikasi gratis seperti Libre Office yang digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan kantor.

2. Learning to Program

Raspberry Pi pada dasarnya ditujukan sebagai alat edukasi untuk mendorong anak-anak bereksperimen dengan komputer. perangkat ini sudah terpasang dengan interpreters dan compilers untuk berbagai bahasa pemrograman. Untuk pemula telah disediakan Scratch, sebuah bahasa pemrograman berasaskan grafik dari MIT. Kita bisa menulis program untuk Raspberry Pi dalam berbagai bahasa seperti C, Ruby, Java, Python dan Perl.

3. Project PlatformRaspberry Pi membedakan dirinya dari komputer pada umumnya bukan dari segi harga dan ukurannya saja, tapi juga karena kemampuannya beritegrasi dengan proyek elektronik.

2.3.png
Gambar 2.3 Raspberry Pi

Berdasarkan gambar diatas Raspberry Pi mempunyai beberapa bagian antara lain :

a. CPU dan GPU

prosessor yang digunakan pada Raspberry Pi adalah ARM1176JZF-S dengan kecepatan Clock sebesar 700 Mhz dan GPU atau graphic processing Unit yang dipakai adalah IV.

b. Memory (RAM)

Raspberry Pi model B ini menggunakan RAM sebesar 512 MB. RAM diletakkan menyatu dengan prosessor.

c. Power

Untuk Catu Daya, Raspberry Pi menggunakan konektor Micro USB yang biasa digunakan pada Charger Smarphone Android, catu daya ini bekerja pada tegangan 5V dengan arus minimal 1A agar Raspberry Pi bekerja secara maksimal

d. SD Card

Bagian ini berfungsi untuk tempat memasukkan SD-Card yang sudah diisi dengan salah satu OS Raspberry Pi. OS tersebut adalah Raspbian, Pidora, Raspbmc, Open ELEC, dll.

e. Port HDMI

Port ini berfunsi untuk menampilkan OS Raspberry pada TV yang mempunyai port HDMI.

f. Port RCA

Sama seperti port HDMI, port ini berfungsi untuk menampilkan OS Raspberry Pi namun menggunakan Port Video untuk TV model lama.

g. Konektor Audio

Berfunsi sebagai konektor untuk Speaker atau Headset.

h. LED Indikator

Terdapat 5 Led yang masing masing berfungsi sebagai indikator catu daya, proses kerja CPU, dan proses kerja jaringan.

i. Port USB

Selayaknya penggunaan pada komputer, port ini berfungsi untuk menyambungkan berbagai macam perangkat USB seperti Fash Disk, USB Dongle, USB Webcam, Card Reader, dll.

j. Port LAN (RJ-45)

Untuik menghubungkan Raspberry Pi ke jaringan melalui konektor RJ 45 dan kabel UTP.

k. GPIO(General Purpose Input Output)

Bagian ini merupakan sesuatu keunggulan Raspberry Pi dengan Komputer sebelumnya, karena pengguna bisa memprogram pin-pin GPIO ini sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sejarah Linux

Menurut Hicks, Linus Torvalds memulai Linux, sebuah sistemoperasi, sebagai sebuah proyek pribadi pada tahun 1991. Dia memulai proyek ini karena ingin menjalankan sistem operasi berbasis Unix tanpa terlalu mengeluarkan banyak uang. Sebagai tambahan ia juga hendak mempelajari Prosesor 386. Linux dirilis tanpa biaya kepada publik sehingga setiap orang bisa mempelajarinya dan membuat perbaikan dibawa lisensi General public. Saat ini, Linux telah berkembang menjadi sebuah pemain utama daam pasar sistem operasi. Linux telah diporting untuk berjalan pada berbagai arsitektur, termasuk HP/Compaq Alpha, Sun SPARC dan Ultra SPARC, dan Motorola Power PC chip (melalui komputer Apple Macinthos dan IBM RS/6000). Raatusan, jika tidak ribuan pemrogram di seluruh dunia sekarang turut serta mengembangan Linux. Linux menjalankan program-program seperti sendmail, Apache, dan BIND, yang merupakan perangkat lunak yang sangat populer yang digunakan untuk menjalankan server-server internet. Penting untuk diingat bahwa istilah “Linux” hanya merujuk pada kernel inti dari sebuah sistem operasi. Inti ini bertanggung jawab untuk mengontrol prosesor, memori, hard drive, dan peripheral komputer anda dan memastikan bahwa semua programnyabertindak sesuai dengan keinginan. Verbagai macam perusahaan dan individual membundel kernel dan berbagai program bersama-sama untuk membuat sebuah sistem operasi. Kami menyebut setiap bundel tersebut sebuah distribusi Linux.

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yng bekerja pada PC.

Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem oprasi yang merupakan clone UNIX, yangdi beri nama Linux.seperti halnya Minix,Linux tidak menggunakan kode apapun dari vendor Unix komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Pada 5 Oktober 1991, Torvolds mengeposkan sistem oprasinya di newsgroup comp.os.minix. ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem oprasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash,gcc dan gnu-make.Saat Linux 1.0 di luncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendri yang oleh Torvals di jelaskn sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan kering”.

Pada 1996 tim pengembang Linux yang ada di seuruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macinthos. Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejulah distributor(seperti RedHat, Caldera, dan sebagainya) yang berkompetisi untuk berebut bangsa pasar. Oleh karena itu di bentu kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distrubusi Linux yang ada tetap bisa menjalankan aplikasi yang sama dan saling berinter operasi, Distro linuxMenurut Nurhakim, (yang diakses pada tanggal 12April 2012 di http://nurman-nurhakim.blogspot.com/2009/12/sejarah-linux-dan-beberapa-distronya.html Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memasarkan program tertentu berdasarkan sourece yang ada dan di kemas sedemikian rupa sehingga memiliki tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro. “Ada distro yang berfokus pada server artinya distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server saja contoh untuk distro ini antara lain : Trustix Secure Linux, Turbo Linux Server, Red Hot enterprise server, Server Optimize Linux (SOL), Mandrake Security dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Ketika pengguna Linux baru berkenalan dengan Linux, biasanya mereka terbentur pada masalah distro yang akan dipakai/dipilih. Secara garis besar distro Linux sama yaitu menggunakan ‘kernel’ Linux, perbedaanya hanya pada paket program, program instalasi, organisasi direktori dan berkas, program aplikasi dn utilitas tambahan. Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya :

1. Lycoris

2. Xandros

3. Lindows

4. Linare

5. Red Hat Linux

6. Mandrake Linux

7. Caldera Open Linux

8. Suse Linux

9. Slackware Linux

10. DebianGNU/Linux

11. Turbo Linux

12. Knoppix

a. Lycoris

Adalah distro linux yang telahmembuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segiwarna, icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshoot pada situsnya anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro linux yang pintar mempercantik diri sehingga sengan menggunakan Lycoris anda akan merasa bekerja dengan windows XP. Bahkan Open Office yang dipaketkandengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris, Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan dan paket distro Linux-nya dinamakan desktop/LX. Lycoris memiliki fasilitas IRIS yaitu Internet Rapid intaller for software untuk meng-update Linux anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.

b. Xandros

Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan windows, mampu menjalankan aplikasi office XP, mampu me-rezise partisi NTFS saat instalasi, dan lain-lain. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial. Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut :

1. Lima langkah instalasi grafis yang mudah

2. Manajemen partisi terintegrasi

3. Tampilan yang familiar

4. Aplikasi berkualitas dari pada engineer Xandros

5. Kompatibilitas dengan file format microsoft

c. Lindows

Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0 fasilitas yang sudah menarik dari Lindows adalah Clickn-run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah di konfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis. Lindows juga merupakan produk komersial.

d. Linare

Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.

e. Red Hat Linux

Distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling mudah digunakan. Redhat adalah distro yang cukup populer dikalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti alan cox, Michael johnson, Stephen Tweedie menjadi Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuar perangkat lunax untuk manajemen paket-paket pada sistem Linux Kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunanya dan yang mendukung distro ini secara luas.

f. Mandrake Linux

Distributor yang menambahkan update dan patch untuk redhat Linux. Linux-Mandrake salah satu distro turunan dari RedHat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dal aplikasi ‘pre-configured’ dan didukung banyak bahasa diseluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platfrom pada server. Optimasi untuk prosesor kelas pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platfrom tersebut.

g. Caldera Open Linux

Distribusi Linux dengan instlasi dan lingkungan pengguna berbasis grafis yang bagus.

h. Suse Linux

Distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga menyediakan perangkat instalasi dan panduan berbahasa Indonesia.

i. Slackware Linux

Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah di custom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahuinya banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah yang tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman.

j. DebianGNU/Linux

Debian GNU/Linux adalah non komersia yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerja sama memalui dunia internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas beris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dan lain-lain. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang debian dengan cepat. Keuntungan dari debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembanganya secara terbuka.

k. Turbo Linux

Distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan dukungan untuk set karakter khusus Asia. Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimqnfaatkan untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya keperusahaan. Beberapa produk-produknya : Turbo Linux Workstation untuk desktopnya, Turbo Linux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-business).

l. Knoppix

knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui cd-room tanpa menginstalnya di hard disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocokuntuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard hard disk-nya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96MB walaupun bisa dijalankan m dijalankan pada memori 64MB dengan swap hard-disk, tapi Anda perlu sedikit bersabar Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.

Pemrograman Python

A. Konsep Dasar Python

Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bisa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdiri distribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial. Python merupakan merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya.

B. Sejarah Python

Python dikembangkan oleh Guido Van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.

Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembangan inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen Python Labs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota time Phthon Labs ke Digital Creations.

Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh kumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak 2.1 dandengan demikian mencegah Python dimilikinoleh perusahaan komersial. Saat ini industribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0. Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahsa ciptaannya karena kecintaan Guido pada acara televisi Monthy Python s Flyng Circus. Oleh karena itu sering kali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut sering kalui muncul dalam korespondensi antar pengguna Python. Aplikasi bahasa python Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah. Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++.

Rangkaian Elektronika

1. SENSOR

A. Sensor Air / Water Sensor

Perangakat sensor hujan di atas bisa diaplikasi menjadi beberapa perangkat yang mungkin akan sangat berguna pada saat musim hujan. Misalnya dibuat menjadi alat jemuran yang akan otomatis menutup pada saat hujan turun, atau digunakan pada jendela otomatis. Namun rancangan yang ada saat ini saya gunakan untuk membuat jemuran, yang mana pada jemuran tersebut akan secara otomatis menutup pada saat hujan turun.

Cara kerja sensor air hujan :

Rangkaian sensor air ini dirancang untuk mendeteksi air pada saat turun hujan tetapi juga dapat digunakan untuk mendeteksi level air dan lain – lainnya. Rangkaian ini menggunakan komponen resistor sebagai komponen utama dan elektroda sebagai pendeteksi air.

2.4.png
Gambar 2.4Rangkain Sensor Air

ketika air menyentuh kedua elektroda (tembaga) maka tegangan 5V akan terhubung dengan output dan sebagian tegangan akan berkurang karena air berfungsi sebagai penghambat. Tegangan keluarannya sebesar 3v sampai 4.5v dengan jarak antara kedua elektroda + 2cm dan resistor yang digunakan sebesar 10k ohm sampai 100k ohm. Untuk mendeteksi air hujan dengan kawasan yang besar maka elektroda dibuat berliku-liku atau garis-garis. Dengan metode berliku-liku atau bergaris seperti itu akan mengurangi hambatan dari air hujan dan tegangan keluar setara dengan logika. Untuk menghindari karat atau tertutup kotoran yang menyebabkan sensor tidak bekerja, jalur tersebut harus dilapisi timah atau apa saja yang dapat menyatu dengan jalur tersebut dan dapat mengantarkan arus listrik.


2.5.png
Gambar 2.5Bentuk Fisik Sensor Hujan


B. Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)

Sensor Cahaya adalah salah satu alat yang digunakan dalam bidang elektronika, alat ini berfungsi untuk mengubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Alat ini memungkinkan kita untuk melakukan pendeteksian cahaya dan kemudian untuk melakukan perubahan terhadapnya menjadi sinyal listrik dan dipakai dalam sebuah rangkaian yang memakai cahaya sebagai pemicunya. Cara kerja dari alat ini adalah mengubah energy dari foton menjadi electron, umumnya satu foton dapat membangkitkan satu electron. Alat ini mempunyai kegunaan yang sangat luas salah satu yang paling popular adalah pada kamera digital. Beberapa komponen yang biasanya digunakan dalam rangkaian sensor cahaya adalah Light Dependent Resistor, Photodiode, dan Photo Transistor.

Salah satu komponen yang menggunakan sensor cahaya adalah Light Dependent Resistor (LDR), adalah suatu komponen elektronika yang memiliki hambatan yang dapat berubah sesuai perubahan intensitas cahaya, resistensi dari LDR akan menurun jika ada penambahan intensitas cahaya yang mengenainya.Pada dasarnya komponen ini merupakan suatu resistor yang memiliki nilai resistensi bergantung pada jumlah cahaya yang jatuh pada permukaan sensor tersebut. LDR dapat dibuat dari semikonduktor beresistensi tinggi yang tidak dilindungi dari cahaya. Jika cahaya yang mengenainya memiliki frekuensi yang cukup tinggi, foton yang diserap oleh semikonduktor akan menyebabkan electron memiliki energy yang cukup untuk meloncat ke pita konduksi. Elektron bebas yang dihasilkan (dan pasangan lubangnya) akan mengalirkan listrik, sehingga menurunkan resistensinya.Komponen yang menggunakan sensor cahaya berikutnya adalah Photo Transistor / fototransistor, secara sederhana adalah sebuah transistor bipolar yang memakai kontak (junction) base-collector yang menjadi permukaan agar dapat menerima cahaya sehingga dapat digunakan menjadi konduktivitas transistor. Secara lebih detail Photo Transistor merupakan sebuah benda padat pendeteksi cahaya yang memiliki gain internal. Hal ini yang membuat foto transistor memiliki sensivitas yang lebih tinggi dibandingkan photodiode / foto diode, dalam ukuran yang sama. Alat ini dapat menghasilkan sinyal analog maupun sinyal gigital. Photo Transistor sejenis dengan transistor pada umumnya, bedanya pada Photo Transistor dipasang sebuah lensa pemfokus sinar pada kaki basis untuk memfokuskan sinar jatuh pada pertemuan pn.


2.6.png
Gambar 2.6 Fisik Sensor Cahaya LDR


2. DIODA

Dioda merupakan salah satu komponen aktif yang banyak kegunaannya dalam peranti alat elektronika. Dioda sendiri berasal dari kata 2 suku kata romawi yang berarti DI = dua dan ODA = elektroda atau dua elektroda, dimana elektroda-elektrodanya tersebut adalah ANODA yang merupakan bahan yang terbuat dari semi konduktor bertipe Positip dan KATHODA yang merupakan bahan yang terbuat dari semi konduktor bertipe Negatip. Dioda ditemukan pada tahun 1919 oleh William Henry Eccles. Dioda dapat mengalirkan arus listrik dari kaki Anoda menuju kaki Kathoda (Forward Bias) akan tetapi sebaliknya dioda menghambat arus listrik dari kaki Kathoda menuju kaki Anodha (Reverse Bias).Ada berbagai jenis dioda yang dibuat sesuai dengan fungsinya tanpa meninggalkan karakteristik serta spesifikasinya, seperti dioda penyearah (rectifier), dioda Emisi Cahaya (LED), dioda Zenner, dioda photo (Photo-Dioda) dan Dioda Varactor.

A. DIODA PENYEARAH (RECTIFIER)

Dioda penyearah adalah jenis dioda yang berfungsi sebagai penyearah tegangan / arus dari arus bolak-balik (ac) ke arus searah (dc ripple). Selain digunakan sebagai penyearah dioda ini juga digunakan sebagai proteksi polaritas pada driver relay. Dioda penyearah biasanya terdapat kode misal : 1N4001 yang berarti dioda tersebut memiliki karakteristik dapat dilalui arus maksimalnya 1 A dan tegangan maksimal sekitar 50V lebih jelasnya anda dapat melihat datasheet dari tiap-tiap kode dioda tersebut. Secara umum dioda ini disimbolnya.


2.7.png
Gambar 2.7 Simbol Dioda Penyearah


B. DIODA ZENER

Dioda Zener merupakan dioda junction P dan N yang terbuat dari bahan dasar silikon. Dioda ini dikenal juga sebagai Voltage Regulation Diode yang bekerja pada daerah reverse (kuadran III). Potensial dioda zener berkisar mulai 2,4 sampai 200 volt dengan disipasi daya dari ¼ hingga 50 watt. Dioda Zener biasanya terdapat kode misal DZ 5V1 yang berarti dioda tersebut dapat menghantarkan tegangan listrik maksimal 5,1 V dimana jika dioda tersebut mendapatkan tegangan diatas 5,1 V maka dioda tersebut membatasi tegangan yang keluar sebesar 5,1 V akan tetapi jika kurang dari tegangan 5,1 V maka tegangan tersebut tetap diloloskan.


2.8.png
Gambar 2.8 Simnol Dioda Zener


C. DIODA EMISI CAHAYA ( LIGHT EMITTING DIODE )

Dioda emisi cahaya atau dikenal dengan singkatan LED merupakan Solid State Lamp yang merupakan piranti elektronik gabungan antara elektronik dengan optik, sehingga dikategorikan pada keluarga “Optoelectronic”. Sedangkan elektroda-elektrodanya sama seperti dioda lainnya, yaitu anoda (+) dan Katoda (-). Dipasaran LED dikategorikan berdasarkan warna, diameter dan arah bias cahaya yang dipancarkan.

- Sebagai lampu indikator

- Untuk transmisi sinyal cahaya yang dimodulasikan dalam suatu jarak tertentu

- Sebagai penggandeng rangkaian elektronik yang terisolir secara total. Simbol, bangun fisiknya dan konstruksinya diperlihatkan pada gambar berikut.

Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan LED adalah bahan Galium Arsenida (GaAs) atau Galium Arsenida Phospida (GaAsP) atau juga Galium Phospida (GaP), bahan-bahan ini memancarkan cahaya dengan warna yang berbeda-beda. Bahan GaAs memancarkan cahaya infra-merah, Bahan GaAsP memancarkan cahaya merah atau kuning, sedangkan bahan GaP memancarkan cahaya merah atau hijau.

Seperti halnya piranti elektronik lainnya , LED mempunyai nilai besaran terbatas dimana tegangan majunya dibedakan atas jenis warna.

Sedangkan besar arus maju suatu LED standard adalah sekitar 20 mA. Karena dapat mengeluarkan cahaya, maka pengujian LED ini mudah, cukup dengan menggabungkan dengan sumber tegangan dc kecil saja atau dengan ohmmeter dengan polaritas yang sesuai dengan elektrodanya.

D. DIODA CAHAYA ( PHOTO-DIODE)

Secara umum dioda-cahaya ini mirip dengan PN-Junction, perbedaannya terletak pada persambungan yang diberi celah agar cahaya dapat masuk padanya. Dioda cahaya ini bekerja pada daerah reverse, jadi hanya arus bocor saja yang melewatinya. Dalam keadaan gelap, arus yang mengalir sekitar 10 A untuk dioda cahaya dengan bahan dasar germanium dan 1A untuk bahan silikon. Kuat cahaya dan temperature keliling dapat menaikkan arus bocor tersebut karena dapat mengubah nilai resistansinya dimana semakin kuat cahaya yang menyinari semakin kecil nilai resistansi dioda cahaya tersebut.

Penggunaan dioda cahaya diantaranya adalah sebagai sensor dalam pembacaan pita data berlubang (Punch Tape), dimana pita berlubang tersebut terletak diantara sumber cahaya dan dioda cahaya. Jika setiap lubang pita itu melewati antara tadi, maka cahaya yang memasuki lubang tersebut akan diterima oleh dioda cahaya dan diubah dalam bentuk signal listrik. Sedangkan penggunaan lainnya adalah dalam alat pengukur kuat cahaya (Lux-Meter), dimana dalam keadaan gelap resistansi dioda cahaya ini tinggi sedangkan jika disinari cahaya akan berubah rendah. Selain itu banyak juga dioda cahaya ini digunakan sebagai sensor sistem pengaman (security) misal dalam penggunaan alarm.


2.9.png
Gambar 2.9 Simbol Dioda Cahaya


E. DIODA VARACTOR

Dioda Varactor disebut juga sebagai dioda kapasitas yang sifatnya mempunyai kapasitas yang berubah-ubah jika diberikan tegangan. Dioda ini bekerja didaerah reverse mirip dioda Zener. Bahan dasar pembuatan dioda varactor ini adalah silikon dimana dioda ini sifat kapasitansinya tergantung pada tegangan yang diberikan padanya. Jika tegangan tegangannya semakin naik, kapasitasnya akan turun. Dioda varikap banyak digunakan pada pesawat penerima radio dan televisi di bagian pengaturan suara (Audio).


2.10.png
Gambar 2.10 Dioda Varactor


3. RESISTOR

Pengertian Resistor adalah komponen elektronika yang memang didesain memiliki dua kutup yang nantinya dapat digunakan untuk menahan arus listrik apabila di aliri tegangan listrik antara kedua kutub tersebut. Resistor biasanya banyak digunakan sebagai bagian dari sirkuit elektronik. Tak cuma itu, komponen yang satu ini juga yang paling sering digunakan di antara komponen lainnya. Resistor adalah komponen yang terbuat dari bahan isolator yang didalamnya mengandung nilai tertentu sesuai dengan nilai hambatan yang diinginkan. Berdasarkan hukum Ohm, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir. Bentuk dari resistor sendiri saat ini ada bermacam-macam. Yang paling umum dan sering di temukan di pasaran adalah berbentuk bulat panjang dan terdapat beberapa lingkaran warna pada body resistor. Ada 4 lingkaran yang ada pada body resistor. Lingkaran warna tersebut berfungsi untuk menunjukan nilai hambatan dari resistor


2.11.png
Gambar 2.11 Resistor berdasarkan warna gelang


Karakteristik utama resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Sementara itu, karakteristik lainnya adalah koefisien suhu, derau listrik (noise) dan induktansi. Resistor juga dapat kita integrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit, bahkan bisa juga menggunakan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki resistor tergantung pada desain sirkuit itu sendiri, daya resistor yang dihasilkan juga harus sesuai dengan kebutuhan agar rangkaian tidak terbakar.

4. KAPASITOR

Pengertian Kapasitor adalah perangkat komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dan terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (dielektrik) pada tiap konduktor atau yang disebut keping. Kapasitor biasanya disebut dengan sebutan kondensator yang merupakan komponen listrik dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik.

Prinsip kerja kapasitor pada umunya hampir sama dengan resistor yang juga termasuk ke dalam komponen pasif. Komponen pasif adalah jenis komponen yang bekerja tanpa memerlukan arus panjar. Kapasitor sendiri terdiri dari dua lempeng logam (konduktor) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Penyekat atau isolator banyak disebut sebagai bahan zat dielektrik.Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua komponen tersebut berguna untuk membedakan jenis-jenis kapasitor. Di dunia ini terdapat beberapa kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik, antara lain kertas, mika, plastik cairan dan masih banyak lagi bahan dielektrik lainnya. Dalam rangkaian elektronika, kapasitor sangat diperlukan terutama untuk mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan. Selain itu, kapasitor juga dapat menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian, dapat memilih panjang gelombang pada radio penerima dan sebagai filter dalam catu daya (Power Supply).


2.12.png
Gambar 2.12 Kapasitor


Fungsi kapasitor dalam rangkaian elektronik sebagai penyimpan arus atau tegangan listrik. Untuk arus DC, kapasitor dapat berfungsi sebagai isulator (penahan arus listrik), sedangkan untuk arus AC, kapasitor berfungsi sebagai konduktor (melewatkan arus listrik). Dalam penerapannya, kapasitor banyak di manfaatkan sebagai filter atau penyaring, perata tegangan yang digunakan untuk mengubah AC ke DC, pembangkit gelombang AC (Isolator) dan masih banyak lagi penerapan lainnya.Jenis-Jenis Kapasitor terbagi menjadi bermacam-macam. Karena dibedakan berdasarkan polaritasnya, bahan pembuatan dan ketetapan nilai kapasitor. Selain memiliki jenis yang banyak, bentuk dari kapasitor juga bervariasi. Contohnya kapasitor kertas yang besar kapasitasnya 0.1 F, kapasitor elektrolit yang besar kapasitasnya 105 pF dan kapasitor variable yang besar kapasitasnya bisa kita rubah hingga maksimum 500 pF.

5. LED (Light Emitting Dioda)

Lampu LED atau kepanjangannya Light Emitting Diode adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut.

Misalnya pada sebuah komputer, terdapat lampu LED power dan LED indikator untuk processor, atau dalam monitor terdapat juga lampu LED power dan power saving.

Lampu LED terbuat dari plastik dan dioda semikonduktor yang dapat menyala apabila dialiri tegangan listrik rendah (sekitar 1.5 volt DC). Bermacam-macam warna dan bentuk dari lampu LED, disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya.

Fungsi Lampu LED

LED (Light Emitting Diode) merupakan sejenis lampu yang akhir-akhir ini muncul dalam kehidupan kita. LED dulu umumnya digunakan pada gadget seperti ponsel atau PDA serta komputer. Sebagai pesaing lampu bohlam dan neon, saat ini aplikasinya mulai meluas dan bahkan bisa kita temukan pada korek api yang kita gunakan, lampu emergency dan sebagainya. Led sebagai model lampu masa depan dianggap dapat menekan pemanasan global karena efisiensinya.

Lampu LED sekarang sudah digunakan untuk:

- penerangan untuk rumah

- penerangan untuk jalan

- lalu lintas

- advertising

- interior/eksterior gedung


2.13.png
Gambar 2.13 Simbol LED


6. SWITCH

Push button switch (saklar tombol tekan) adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak mengunci). Sistem kerja unlock disini berarti saklar akan bekerja sebagai device penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.Push button switch sebagai device penghubung atau pemutus, push button switch hanya memiliki 2 kondisi, yaitu On dan Off (1 dan 0). Istilah On dan Off ini menjadi sangat penting karena semua perangkat listrik yang memerlukan sumber energi listrik pasti membutuhkan kondisi On dan Off.Karena sistem kerjanya yang unlock dan langsung berhubungan dengan operator, push button switch menjadi device paling utama yang biasa digunakan untuk memulai dan mengakhiri kerja mesin di industri. Secanggih apapun sebuah mesin bisa dipastikan sistem kerjanya tidak terlepas dari keberadaan sebuah saklar seperti push button switch atau perangkat lain yang sejenis yang bekerja mengatur pengkondisian On dan Off.


2.14.png
Gambar 2.14 Switch ( Push Button )


Prinsip Kerja Push button switch

Berdasarkan fungsi kerjanya yang menghubungkan dan memutuskan, push button switch mempunyai 2 tipe kontak yaitu NC (Normally Close) dan NO (Normally Open).

NO (Normally Open), merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya terbuka (aliran arus listrik tidak mengalir). Dan ketika tombol saklar ditekan, kontak yang NO ini akan menjadi menutup (Close) dan mengalirkan atau menghubungkan arus listrik. Kontak NO digunakan sebagai penghubung atau menyalakan sistem circuit (Push Button ON).

NC (Normally Close), merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya tertutup (mengalirkan arus litrik). Dan ketika tombol saklar push button ditekan, kontak NC ini akan menjadi membuka (Open), sehingga memutus aliran arus listrik. Kontak NC digunakan sebagai pemutus atau mematikan sistem circuit (Push Button Off).


2.15.png
Gambar 2.15 Simbol Switch ( Puss Button )


7. INTEGRATED CIRCUIT (IC L293D)

ntegrated Circuit atau disingkat dengan IC adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bahan utama yang membentuk sebuah Integrated Circuit (IC) adalah Bahan Semikonduktor. Silicon merupakan bahan semikonduktor yang paling sering digunakan dalam Teknologi Fabrikasi Integrated Circuit (IC). Dalam bahasa Indonesia, Integrated Circuit atau IC ini sering diterjemahkan menjadi Sirkuit Terpadu.


2.16.png
Gambar 2.16 Integrated Circuit ( IC L293D )


Sejarah Singkat IC (Integrated Circuit)

Teknologi Integrated Circuit (IC) atau Sirkuit Terpadu ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1958 oleh Jack Kilby yang bekerja untuk Texas Instrument, setengah tahun kemudian Robert Noyce berhasil melakukan fabrikasi IC dengan sistem interkoneksi pada sebuah Chip Silikon. Integrated Circuit (IC) merupakan salah satu perkembangan Teknologi yang paling signifikan pada abad ke 20.

Sebelum ditemukannya IC, peralatan Elektronik saat itu umumnya memakai Tabung Vakum sebagai komponen utama yang kemudian digantikan oleh Transistor yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Tetapi untuk merangkai sebuah rangkaian Elektronika yang rumit dan kompleks, memerlukan komponen Transistor dalam jumlah yang banyak sehingga ukuran perangkat Elektronika yang dihasilkannya pun berukuran besar dan kurang cocok untuk dapat dibawa berpergian (portable).

Teknologi IC (Integrated Circuit) memungkinkan seorang perancang Rangkaian Elektronika untuk membuat sebuah peralatan Elektronika yang lebih kecil, lebih ringan dengan harga yang lebih terjangkau. Konsumsi daya listrik sebuah IC juga lebih rendah dibanding dengan Transistor. Oleh karena itu, IC (Integrated Circuit) telah menjadi komponen Utama pada hampir semua peralatan Elektronika yang kita gunakan saat ini.

Tanpa adanya Teknologi IC (Integrated Circuit) mungkin saat ini kita tidak dapat menikmati peralatan Elektronika Portable seperti Handphone, Laptop, MP3 Player, Tablet PC, Konsol Game Portable, Kamera Digital dan peralatan Elektronika yang bentuknya kecil dan dapat dibawa bepergian kemana-mana.


2.17.png
Gambar 2.17 Simbol Integrated Circuit ( IC L293D )


8. ATMega 328

Menurut Syahid (2012:33) Mikrokontroler ATMega328 adalah IC yang dapat diprogram berulang kali, baik ditulis atau dihapus. Biasanya digunakan untuk pengontrolan otomatis dan manual pada perangkat elektronika. Beberapa tahun terakhir, mikrokontroler sangat banyak digunakan terutama dalam pengontrolan robot. Seiring perkembangan elektronika, mikrokontroler dibuat semakin kompak dengan bahasa pemrograman yang juga ikut berubah. Salah satunya adalah mikrokontroler AVR (Alf and Vegard’s Risc processor) ATmega328 yang menggunakan teknologi RISC (Reduce Instruction Set Computing) dimana program berjalan lebih cepat karena hanya membutuhkan satu siklus clock untuk mengeksekusi satu instruksi program. Secara umum, mikrokontroler AVR dapat dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu kelas ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATmega, dan AT86RFxx. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral, dan fungsinya. Dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan, mereka bisa dikatakan hampir sama


2.18.png
Gambar 2.18 Fisik dari ATMega328


Mikrokontroler AVR ATmega328 memiliki fitur yang cukup lengkap. Mikrokontroler AVR ATmega328 telah dilengkapi dengan ADC internal, EEPROM internal, Timer/Counter, PWM, analog comparator, dan lain-lain (M.Ary Heryanto, 2008). Sehingga dengan fasilitas yang lengkap ini memungkinkan kita belajar mikrokontroler keluarga AVR dengan lebih mudah dan efisien, serta dapat mengembangkan kreativitas penggunaan mikrokontroler ATmega328. Fitur-fitur yang dimiliki oleh mikrokontroler ATmega328 adalah sebagai berikut :

1. Saluran Input/Output (I/O) sebanyak 23 buah

2. ADC internal sebanyak 6 saluran

3. Tiga buah Timer/Counter dengan kemampuan pembandingan

4. CPU yang terdiri atas 32 buah register serbaguna

5. SRAM sebesar 2 kByte

6. Memori Flash sebesar 32 kByte dengan kemampuan Read While Write

7. EEPROM sebesar 1 kByte yang dapat diprogram saat operasi

8. Antarmuka komparator analog

9. Port USART untuk komunikasi serial

10. Port antarmuka SPI

11. Sistem mikroprosesor 8-bit berbasis RISC dengan kecepatan maksimal 16 MHz

12. Lima mode Sleep : Idle, ADC Noise Reduction, Power-save, Power-down, dan Standby

13. Sumber Interupsi External dan Internal

14. Enam buah channels PWM

1. Konstruksi Mikrokontroler ATmega328

Mikrokontroler ATmega328 memiliki 3 jenis memori, yaitu memori program, memori data dan memori EEPROM. Ketiganya memiliki ruang tersendiri dan terpisah.

a. Memori program

ATmega328 memiliki kapasitas memori program sebesar 32 kByte yang terpetakan dari alamat 0000h – 3FFFh dimana masing-masing alamat memiliki lebar data 32 bit. Memori program ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu bagian program boot dan bagian program aplikasi.

b. Memori data

Memori data ATmega328 terbagi menjadi 3 bagian yaitu register serbaguna, register I/O dan SRAM. ATmega328 memiliki 32 byte register serbaguna, 64 byte register I/O yang dapat diakses sebagai bagian dari memori RAM (menggunakan instuksi LD atau ST) atau dapat juga diakses sebagai I/O (menggunakan instruksi IN atau OUT), dan 2048 byte digunakan untuk memori data SRAM.

c. Memori EEPROM

ATmega328 memiliki memori EEPROM sebesar 1 kByte yang terpisah dari memori program maupun memori data. Memori EEPROM ini hanya dapat diakses dengan menggunakan register-register I/O yaitu register EEPROM Address, register EEPROM Data, dan register EEPROM Control. Untuk mengakses memori EEPROM ini diperlakukan seperti mengakses data eksternal, sehingga waktu eksekusinya relatif lebih lama bila dibandingkan dengan mengakses data dari SRAM.

Mikrokontroler ATmega328 memiliki arsitektur Harvard, yaitu memisahkan memori untuk kode program dan memori untuk data sehingga dapat memaksimalkan kerja dan parallelism. Instruksi-instruksi dalam memori program dieksekusi dalam satu alur tunggal, dimana pada saat satu instruksi dikerjakan instruksi berikutnya sudah diambil dari memori program. Konsep inilah yang memungkinkan instruksi-instruksi dapat dieksekusi dalam setiap satu siklus clock.

32 x 8-bit register serbaguna digunakan untuk mendukung operasi pada ALU (Arithmatic Logic Unit) yang dapat dilakukan dalam satu siklus. Enam dari register serbaguna ini dapat digunakan sebagai 3 buah register pointer 16-bit pada mode pengalamatan tak langsung untuk mengambil data pada ruang memori data. Ketiga register pointer 16-bit ini disebut dengan register X (gabungan R26 dan R27), register Y (gabungan R28 dan R29), dan register Z (gabungan R30 dan R31).

Hampir semua instruksi AVR memiliki format 16-bit. Setiap alamat memori program terdiri dari instruksi 16-bit atau 32-bit. Selain register serbaguna di atas, terdapat register lain yang terpetakan dengan teknik memory mapped I/O selebar 64 byte. Beberapa register ini digunakan untuk fungsi khusus antara lain sebagai register control Timer/Counter, Interupsi, ADC, USART, SPI, EEPROM, dan fungsi I/O lainnya. Register-register ini menempati memori pada alamat 0x20 – 0x5F.

ATmega328 merupakan tipe AVR yang telah dilengkapi dengan 6 saluran ADC internal dengan fidelitas 10-bit. Dalam mode operasinya, ADC ATmega328 dapat dikonfigurasi, baik secara single ended input maupun differential input. Selain itu, ADC ATmega328 memiliki konfigurasi pewaktuan, tegangan referensi, mode operasi, dan kemampuan filter derau yang amat fleksibel, sehingga dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan ADC itu sendiri.

ATmega328 memiliki 3 modul timer yang terdiri dari 2 buah timer/counter 8-bit dan 1 buah timer/counter 16-bit. Ketiga modul timer/counter ini dapat diatur dalam mode yang berbeda secara individu dan tidak saling mempengaruhi satu sama lain. Selain itu, semua timer/counter juga dapat difungsikan sebagai sumber interupsi. Masing-masing timer/counter ini memiliki register tertentu yang digunakan untuk mengatur mode dan cara kerjanya.

Serial Peripheral Interface (SPI) merupakan salah satu mode komunikasi serial syncrhronous kecepatan tinggi yang dimiliki oleh ATmega328. Universal Syncrhronous and Asyncrhronous Serial Receiver and Transmitter (USART) juga merupakan salah satu mode komunikasi serial yang dimiliki oleh ATmega328. USART merupakan komunikasi yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART.

USART memungkinkan transmisi data baik secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART. Pada ATmega328, secara umum pengaturan mode syncrhronous maupun asyncrhronous adalah sama. Perbedaannya hanyalah terletak pada sumber clock saja. Jika pada mode asyncrhronous masing-masing peripheral memiliki sumber clock sendiri, maka pada mode syncrhronous hanya ada satu sumber clock yang digunakan secara bersama-sama. Dengan demikian, secara hardware untuk mode asyncrhronous hanya membutuhkan 2 pin yaitu TXD dan RXD, sedangkan untuk mode syncrhronous harus 3 pin yaitu TXD, RXD dan XCK.


2.19.png
Gambar 2.19Arsitektur ATMega 328


2. Konfigurasi Pin Mikontroler ATMega328

Konfigurasi pin ATmega328 dengan kemasan 28 pin DIP (Dual Inline Package) dapat dilihat pada gambar di atas. Dari gambar di atas dapat dijelaskan fungsi dari masing-masing pin ATmega328 sebagai berikut :


2.20.png
Gambar 2.20 Struktur pin ATMega328


a. VCC merupakan pin yang berfungsi sebagai masukan catu daya

b. GND merupakan pin Ground

c. AVCC merupakan pin tegangan catu untuk A/D converter

d. AREF merupakan pin tegangan referensi analog untuk ADC

e. Port B (PortB7…PortB0) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus seperti dapat dilihat pada Tabel 1.


2.1.png
Tabel 2.1 Fungsi khusus port B


e. Port C (PortC6…PortC0) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus seperti dapat dilihat pada Tabel 2.


2.2.png
Tabel 2.2 Fungsi khusus port C


f. Port D (PortD4…PortD0) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus seperti dapat dilihat pada Tabel 3.


2.3.png
Tabel 2.3 Fungsi Khusus port D


Prosedur Sistem Yang Berjalan

Konsep Dasar Motor DC

Menurut Kusuma ( 2011:2 ) ”motor DC adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mengubah tenaga listrik arus searah (DC) menjadi tenaga mekanik (putaran). Motor bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik”.

Menurut winarno dan Arifianto (2011:60) Motor DC adalah jenis motor elektrik yang bekerja pada arus searah. motor jenis ini sering digunakan pada robot bergerak, karena tipe motor dapat disesuaikan dengan kebutuhan robot.

Menurut Gridling dan Weiss (2007:142) Motor DC adalah motor yang menggunakan DC (Direct Current) atau arus langsung untuk mendapatkan gerak perputaranny. Motor ini mempunyai dua pin yang mengontrol kecepatan dan arah dari putaran motornya.


2.21.png
Gambar 2.21 Simbol Motor DC


Menurut Gridling dan Weiss (2007:142), Motor DC terbagi menjadi dua jenis yaitu:

1. Motor DC dengan sikat (Brushes)

Pada motor DC ini, badan luar motor (stator) menghasilkan medan magnet yang konstan (tetap), dimana rotor mengandung satu set gulungan kabel yang menggunakan hukum lorentz.

2. Motor DC tanpa sikat (Brushless)

Motor DC tanpa sikat mempunyai magnet permanen sebagai rotornya dan beberapa pasang gulungan kabel yang menghasilkan medan elektromagnetik yang berputar.


2.22.png
Gambar 2.22 fisik Motor DC

Konsep Dasar Elisitasi

Definisi Elisitasi

Menurut Guritno, Sudaryono dan Untung Rahardja (2010:302), “Elisitasi (elicitation) berisi usulan rancangan system baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi”.

Jenis-jenis Elisitasi

Menurut Guritno, Sudaryono dan Untung Rahardja (2010:302), Elisitasi di dapat melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu sebagai berikut :

1) Elisitasi Tahap I

Berisi seluruh rancangan system baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.

2) Elisitasi Tahap II

Meruapakan hasil klasifikasian dari elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI ini bertujuan untuk memisahkan antar rancangan system yang penting dan harus ada pada system baru dengan rancangan yang disanggupi untuk dieksekusi.

a. M pada MDI itu artinya Mandatorty. Maksudnya requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan ada saat membuat sistem baru.

b. D pada MDI itu artinya Desireble. Maksudnya requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Tetapi jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem akan membuat sistem tersebut lebih perfect.

c. I pada MDI itu artinya Inessential. Maksudnya bahwa requirement tersebutbukanlah bagian dari system yang dibahas dan merupakan bagis dari luar sistem.

3) Elisitasi Tahap III

Merupakan hasil penyusutan dari elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement yang optionnya I metode MDI. Selanjutnya semua requirement yang tersisa dikasifikasikan kembali melalui metode TOE.

a. T artinya technical, maksudnya bagaimana tata cara / tekhnik pembuatan requirement tersebutdalam sistem yang diusulkan.

b. O artinya Operasional, maksudnya bagaimana tata cara yang diperlukan guna membangun requirement tersebut dalam sistem yang akan dikembangkan.

c. Eartinya Economic, maksudnya berapakah biaya option yang diperlikan guna membangun requirement tersebut di dalam sistem.

Metode TOE tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu sebagaiberikut :

biayanya mahal. Sehingga requirement tersebut harus dieliminasi.

a. Middle (M) : Mampu untuk dikerjakan.

b. Low (L) : Mudah untuk dikerjakan.

4) Final Draft Elisitasi

Final Draft merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elissitasi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan suatu sistem tang akan dikembangkan.

Literatur Review

Definisi Literature Review

Menurut Raharja, Sudaryono, Guritno (2010:86), Literature review dalam suatu penelitian adalah mengetahui apakah para peneliti lain telah menemukan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan penelitian yang kita rumuskan. Jika dapat menemukan jawaban pertanyaan penelitian tersebut dalam berbagai pustaka atau laporan hasil penelitian yang paling aktual, maka kita tidak perlu melakukan penelitian yang sama. Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Literature review adalah suatu survey literatur tentang penemuan-penemuan yang dilakukan oleh penelitian sebelumnya yang berhubungn dengan topik penelitian dimana suatu penelitian adalah mengetahui apakah para peneliti lain telah menemukan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan penelitian yang kita rumuskan.

1. Penelitian yang dilakukan oleh Haerul Nurdiana dari Perguruan Tinggi Raharja yang berjudul “Pemantauan Ruang KomputerMenggunakan Komputer Mini Raspberry Pi B Pada SMPN 1 Pasarkemis”pada tahun 2013. Penelitian ini menjelaskan tentang pemantauan sebuah ruangan komputer menggunakan web browser. Kelebihannya alat tersebut menggunakan wireless sehingga bisa dikendalikan oleh jarak yang cukup jauh. Kelemahannya gangguan dalam jaringan.

2. Penelitian yang dilakukan oleh Ma’ful Wahyu Nurhadi dan Paulinus Yunawan Widiantoro dari STMIK AMIKOM YOGYAKARTA yang berjudul “ Jemuran Pakaian Otomatis Menggunakan Sensor Cahaya (LDR) dan Sensor Air Hujan “ tahun 2010. Dimana sistem ini menggunakan ATMega8535 dan software yang digunakan Bascom AVR. Dan menggunakan LCD untuk tampilan serta sensor hujan. Sedangkan pada sistem jemuran pakaian otomatis tersebut menggunakan IC LM 741 sebagai penguat arus yang keluar dari sensor sehingga bisa mengaktifkan relay.

3. Penelitian yang dilakukan oleh Nugroho ambar rudita (2013) yang berjudul “ RASPBERRY IP Sebagai Pengendali Web Camera Melalui Web Browser Untuk Meningkatkan Keamanan Pada PT.Medraya Lestari ” penelitian ini membahas mengenai system pemantauan ruangan computer dengan menggunakan Raspberry Pi B.

4. Penelitian yang dilakukan oleh Haerul nurdiana (2013) yang berjudul “ Pemantauan Ruang Komputer Menggunakan Komputer Mini Rasberry pi B Pada SMPN 1 Pasarkemis ” penelitian ini membahas mengenai sistem pemantauan ruangan komputer dengan menggunakan Raspberry pi B. Sistem ini memanfaatkan protocol TCP/IP agar bisa melihat kondisi

ruangan computer dengan cara membuka web browser dan memanggil IP yang telah di tentukan pada settingan Raspberry pi B.

5. Penelitian yang dilakukan oleh Ryan Satria (2015) yang berjudul “Sistem Kontrol Rolling Door Dengan Menggunakan Smartphone Berbasis Android OS Pada PT. STANLEY INDONESIA ELECTRIC”. Pada penelitian ini dibuat prototype perangkat sistem pengendali Rolling Door otomatis menggunakan kontrol Smartphone berbasis Android yang dihubungkan dengan program yang ditanamkan dari mikrokontroller ATMega8 dengan menggunakan jaringan Bluetooth. Pada sistem mekanik terdapat motor DC yang befungsi untuk menggerakan Rolling Door, sistem switch menggunakan proximity switch untuk menentukan titik berhenti sistem. Untuk sistem elektronik menggunakan rangkaian relay 12 volt dc, dan menggunakan modul bluetooth HC-05. Dengan sistem tersebut user dapat mengoperasikan alat untuk membuka dan menutup Rolling Door melalui Smartphone,disamping digunakan sebagai alat komunikasi tapi juga digunakan sebagai perangkat yang dikomunikasikan untuk mengendalikan sebuah perangkat keras.

Dari beberapa sumber literature review diatas, dapat diketahui bahwa penelitian tentang mikrokontroler, sensor-sensor, dan pengontrolan secara otomatis sudah banyak dibahas. Tapi belum ada atap jemuran otomatis yang menggunakan Raspberry Pi. Untuk itu penulis melakukan penelitian untuk menutupi beberapa kekurangan dari penelitian yang sudah ada. Saat ini kemajuan teknologi yang sudah berkembang dengan pesat.Sehingga pengontrolan dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone. Karena pada zaman ini smartphone sudah banyak dipakai untuk berbagai macam kegiatan dan selalu dibawa kemana-mana, untuk itu dibuatlah penelitian yang berjudul “ Prototype Atap Jemuran Otomatis Menggunakan Raspberry Pi Melalui Web Browser Pada Cv. Milanette “.

BAB III

PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Perusahaan

Sejarah Singkat Perusahaan

CV. Milanette adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pencucian pakaian (laundry). Perusahaan tersebut berdiri pada tahun 2010 yang berlokasi di perumahan Citra raya Cikupa Tangrang,perusahaan ini adalah perusahaan keluarga yang dikelola sendiri oleh pemilik (bapak, ibu, anak) serta merekrut beberapa karyawan untuk membantu. Selain pelanggan mengantar langsung ke lokasi laundry, perusahaan ini juga membuka beberapa channel untuk menampung barang-barang yang akan di laundry agar pelanggan setempat tidak terlalu jauh untuk mengantar langsung ke lokasi perusahaan laundry. Channel ini tersebar di semua Clusster perumahan Citra Raya dan sekitarnya, Setiap channel akan mendapatkan 20% dari hasil laundry.

Jadwal pengambilan atau pengiriman laundry dilakukan setiap seminggu sekali kecuali, ada laundryan yang minta segera (urgent) channel bisa langsung menghubungi pihak perusahan untuk segera mengambil atau mengirim loundryan tanpa harus mengikuti jadwal yang ada (satu minggu sekali). Disamping memperhatikan kualitas hasil laundry perusahan tersebut mengutamakan ketepatan waktu pengiriman, disamping menggunakan cara konvensional perusahaan juga menggunakan mesin yang modern. Sebagai transportasi perusahaan menyediakan kendaraan roda dua (motor) dan roda empat (mobil).

Visi dan Misi Perusahaan

A. Visi dari CV. Milanette adalah untuk Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan kualitas layanan yang terbaik.

B. Misi dari CV. Milanette adalah

1. Meringankan pekerjaan rumah tangga

2. Berusaha meningkatkan kemampuan laba perusahaan.

3. untuk menciptakan lapangan pekerjaan

4. Kepuasan pelanggan adalah yang paling utama bagi kami.

Struktur Organisasi

Struktur organisasi Cv. Milanette ( laundry )


3.1.png
Gambar 3.1 Struktur Organisasi

Wewenang dan Tanggung Jawab

1. Owner adalah pemilik sekaligus pemimpin pada Cv. Milanette.

2. Administrasi adalah seseorang yang bertugas di bagian keuangan.

3. Staff adalah seseorang yang bertugas memberi perintah kepada karyawan ( pegawai ).

4. Karyawan ( pegawai ) seseorang yang bekerja berdasarkan tugas ( perintah ) dari atasan.

Sistem Yang Berjalan

A. Flowchart sistem yang berjalan

Berikut flowchart prosedur pengamanan jemuran yang berjalan saat ini :


3.2.png
Gambar 3.2 Flowchart sistem yang berjalan


Gambar diatas dapat dijelaskan flowchart sistem keamanan yang sudah berjalan pada CV. Milanette yaitu terdiri dari:

1. 2 (dua) simbol terminal, yang berperan sebagai “Mulai” dan “Selesai” pada aliran proses flowchart sistem pengamanan jemuran yang berjalan.

2. 2 (dua) simbol proses, yang menyatakan sebuah proses kegiatan yang dilakukan secara manual.

3. 1 (satu) simbol decision, yang berperan untuk menunjukan sebuah langkah pengambilan keputusan jika “ya” dan “tidak”, yaitu: Apakah hujan turun atau tidak. Jika "Tidak" maka akan dicek kembali, jika "Ya" maka pegawai akan mengangkat jemuran tersebut.

B. Flowcart sistem yang di usulkan


3.3.png
Gambar 3.3 Sistem yang diusulkan


Gambar diatas dapat dijelaskan flowchart sistem keamanan yang sudah berjalan pada CV. Milanette yaitu terdiri dari:

1. 2 (dua) simbol terminal, yang berperan sebagai “Mulai” dan “Selesai” pada aliran proses flowchart sistem pengamanan jemuran yang berjalan.

2. 3 (tiga) simbol proses, yang menyatakan sebuah proses kegiatan yang dilakukan dari menjemur pakaian, mengaktifkan sensor dan webcam.

3. 1 (satu) simbol decision, yang berperan untuk menunjukan sebuah langkah pengambilan keputusan jika “ya” dan “tidak”, yaitu: Apakah hujan turun atau tidak. Jika "Tidak" maka atap tidak akan keluar, jika "Ya" maka atap akan keluar untuk melindungi jemuran dan kita cukup memantau nya lewat webcam.

Konsep Perancangan dan Pembahasaan

Pada perancangan di sini yang dimaksudkan meliputi perancangan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang digunakan meliputi rangkaian elektronika, Raspberry, sensor air dan sensor cahaya (LDR), serta perangkat lunak yang digunakan yaitu PYTHON.

Secara umum pada perancangan alat ini adalah seperti yang di tunjukkan pada diagram blok pada gambar dibawah ini. Alat yang akan dirancang akan membentuk suatu sistem “Prototype Atap Jemuran Otomatis Menggunakan Raspberry Pi Melalui Web Browser Pada Cv. Milanette”.Perancangan sistem secara keseluruhan memerlukan beberapa alat dan bahan yang digunakan dengan deskripsi alat dan bahan sebagai berikut :

A. Alat yang digunakan meliputi :

1. Personal Computer (PC) atau Laptop.

2. Solder dan Timah.

3. Smartphone.

4. Software PuTTY Configutation.

5. Software Fritzing ( Untuk Menggambar Schematic).

6. Water Sensor.

7. Sensor Cahaya (LDR).

8. Tang dan Obeng.

9. PowerBank.

B. Bahan yang digunakan meliputi :

1. Raspberry Pi B.

2. USB Wireless TP-Link.

3. Wireless and Router.

4. Lampu LED.

5. Catu Daya.

6. Kabel.

7. Resistor 10 kOhm.

8. Motor DC.

9. IC regulator (LM7805).

10. IC 1 (L293D).

11. Switch On/Off.

12. Kapasitor 100mf/16v

13. ELCO 1000mf/25v

14. WebCam

15. ATMega328

Perancangan Hardware

Diagram Blok

3.4.png
Gambar 3.4 Diagram blok

Merancang Skematik Hardware

Dalam pembuatan bentuk dari skematik diperlukan aplikasi fritzing, penggunaan fritzing adalah untuk merancang rangkaian elektronika yang sudah mendukung library-library Raspberry. Dan untuk memulainya dapat dilihat seperti gambar berikut ini.


3.5.png
Gambar 3.5Membuka Aplikasi Fritzing


Setelah melakukan langkah diatas adalah, akan muncul tampilan utama pada layar kerja fritzing, dan dapat terlihat seperti gambar berikut.


3.6.png
Gambar3.6 Halaman Utama Fritzing


Sebelum memulai menggambar skematik ada baiknya kita menyimpan terlebih dahulu, adapun langkah-langkahnya akan terlihat seperti gambar berikut.


3.7.png
Gambar 3.7 Menyimpan Project Pada Fritzing


Setelah melakukan langkah diatas maka akan masuk ke tampilan breadboard dimana tampilan tersebut digunakan untuk mengimpor komponen yang ada toolbox di jendela Part nya. Adapun tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut.


3.8.png
Gambar 3.8 Memasukan Komponen Pada Breadboard


Setelah melakukan langkah diatas, maka gambar rangkaian dapat dilihat pada penjelasan rangkaian-rangkaian yang digunakan dibawah ini.

A. Rangkaian Power Supply

Agar alat yang dibuat dapat bekerja sesuai fungsinya, maka diperlukan sumber tegangan listrik sebagai catu daya. Rangkaian catu daya yang digunakan mendapatkan sumber tegangan dari adaptor switching dengan output 12 volt. Tegangan tersebut kemudian diturunkan menjadi 5 volt tegangan DC, melalui IC regulator LM7805. Arus yang masuk dari adaptor switching melalui kapasitor yang bertujuan untuk mengurangi noise pada tegangan DC.


3.9.png
Gambar 3.9 Rangkaian Power Supply


Pada rangkaian catu daya ini menggunakan dua buah sumber output catu daya, yang akan digunakan terpisah untuk memberikan tegangan kerja pada masing masing rangkaian.

B. Rangkaian Sensor

Sensor adalah transduser yang berfungsi untuk mengolah variasi gerak, panas, cahaya atau sinar, magnetis, dan kimia menjadi tegangan serta arus listrik. Sensor sendiri adalah komponen penting pada berbagai peralatan. Sensor juga berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi dan juga untuk mengetahui magnitude. Transduser sendiri memiliki arti mengubah, resapan dari bahasa latin traducere Bentuk perubahan yang dimaksud adalah kemampuan merubah suatu energi kedalam bentuk energi lain. Energi yang diolah bertujuan untuk menunjang daripada kinerja piranti yang menggunakan sensor itu sendiri. Sensor sendiri sering digunakan dalam proses pendeteksi untuk proses pengukuran. Sensor yang sering menjadi digunakan dalam berbagai rangkaian elektronik antara lain sensor air, sensor cahaya,sensor suhu, dan lain-lain.


3.10.png
Gambar 3.10 Rangkaian Sensor


C. Rangkaian Motor DC

Motor listrik merupakan perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan,dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerja” nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri.


3.11.png
Gambar 3.11 Rangkaian Motor DC


Motor DC memerlukan suplai tegangan yang searah pada kumparan medan untuk diubah menjadi energi mekanik. Kumparan medan pada motor dc disebut stator (bagian yang tidak berputar) dan kumparan jangkar disebut rotor (bagian yang berputar). Jika terjadi putaran pada kumparan jangkar dalam pada medan magnet, maka akan timbul tegangan (GGL) yang berubah-ubah arah pada setiap setengah putaran, sehingga merupakan tegangan bolak-balik. Prinsip kerja dari arus searah adalah membalik phasa tegangan dari gelombang yang mempunyai nilai positif dengan menggunakan komutator, dengan demikian arus yang berbalik arah dengan kumparan jangkar yang berputar dalam medan magnet. Bentuk motor paling sederhana memiliki kumparan satu lilitan yang bisa berputar bebas di antara kutub-kutub magnet permanen. Catu tegangan dc dari baterai menuju ke lilitan melalui sikat yang menyentuh komutator, dua segmen yang terhubung dengan dua ujung lilitan. Kumparan satu lilitan pada gambar di atas disebut angker dinamo. Angker dinamo adalah sebutan untuk komponen yang berputar di antara medan magnet.

D. Rangkaian Sistem Keseluruhan

Setelah melakukan perancangan perangkat keras dari seluruh komponen dan bahan yang digunakan, maka rangkaian sistem keseluruhan akan terlihat seperti gambar sebagai berikut :


3.12.png
Gambar 3.12Rangkaian Sistem Keseluruhan


Keterangan dari jalur-jalur diatas:

1. Jalur merah sebagai arus positif (+)

2. Jalur hitam sebagai arus negatif (-)

3. Jalur biru sebagai jalur data.

Cara Kerja Alat

Alat ini dibuat untuk dikendalikan secara remote darimanapun pengguna berada. Berikutadalah cara kerja alat ini berdasarkan Input, Proses, dan Output yang diinginkan :

1. Input

Pengguna menjalankan browser internet bisa dalam aplikasi Google chrome, FireFox, Safari, dan opera mini yang sudah terinstall Java Plugin. Di halaman browser user membuka IP Webcamyang sudah diatur sebelumnya. Lalu pengguna akan diminta untuk memasukkan id dan password. Saat pengguna telah berhasil login maka pengguna sudah siap untuk memangau atap beserta jemuran melalui Webcam.

2. Proses

Proses yang terjadi pada alat ini adalah tampilan kamera pada web browser. Webcam yang telah terpasang akan mengambil gambar secara terus menerus yang kemudian akan ditampilkan pada halaman web. Setelah itu user tinggal melakukan pengontrolan dari web tersebut.

3. Output

Dalam proses output, motor DC dan lampuakan berjalansecara otomatis atau sesuai dengan perintah pada web interface kontrol. Atapakanbergerak maju atau mundur, dan lampu menyala atau mati. Sedangkan untuk kamera nya, data-data yang ditangkap oleh webcam adalah data gambar jpg. Data jpg ini dikirimkan ke halaman web. Kemudian membuat gambar-gambar tersebut menjadi sebuah output video.

Perancangan Software

Raspberry Pi menggunakan sistem operasi Linux bernama Raspbian, sistem operasi terpasang pada SD-card yang sudah di install sistem operasi tersebut sebelumnya. Setelah booting untuk pertama kali kita diminta untuk memasukkan ID: pi dan Password: raspberry yang merupakan ID dan password default dari sistem tersebut.

3.13.png
Gambar 3.13 Login Raspbian


Setelah berhasil Login maka sistem operasi raspbian sudah siap untuk digunakan dengan tampilan command line sebagai berikut:


3.14.png
Gambar 3.14 Command Line Raspbian


Untuk memudahkan pembuatan aplikasi web interface, raspberry pi ini akan dihubungkan ke router internet dan menggunakan protokol jaringan SSH untuk me-remote sistem operasi ini dari client yang lain. Setelah Raspberry Pi terhubung dengan jaringan lokal, maka komputer mini ini akan mempunyai alamat IP lokal. Lalu IP lokal tersebut bisa diketahui dengan perintah “ifconfig”.


3.15.png
Gambar 3.15 IP lokal Raspberry Pi


Setelah IP lokal diketahui, Client menjalankan aplikasi putty dan memasukkan alamat IP Raspberry Pi pada kolom Host Name. Lalu memilih tipe koneksi SSH dan mengklik tombol open.


3.16.png
Gambar 3.16 Konfigurasi Putty


Jika sudah terhubung dan berhasil login pada raspbian melalui client maka aplikasi sudah siap untuk dibuat.

Perancangan Software

Software yang digunakan untuk membuat web interface adalah gabungan dari tiga bahasa pemrograman yang disebut dengan WebIOPi. Bahasa-bahasa tersebut adalah Python, Java, dan HTML.Masing-masing bahasa mempunyai tugas sebagai berikut:

1. Python

Berfungsi sebagai Web Server dan GPIO kontrol yang mempunyai tugas untuk menggerakkan servo.

2. Java

Sebagai pengeksekusi perintah python yang pada halaman web.

3. HTML

Menampilkan layout aplikasi yang dibuat

Selain 3 bahasa pemrograman diatas, mikrokontroler ini juga membutuhkan satu aplikasi tambahan untuk streaming video dari kamera yang terpasang. Aplikasi yang digunakan adalah mjpg-streamer.

A. Instalasi WebOPi

WebIOPi adalah aplikasi open source yang dibuat untuk membuat mengontrol GPIO melalui web browser. Aplikasi ini dapat diunduh langsung melalui Raspberry Pi dengan perintah wget.Untuk dapat mengunduh WebIOPI, pastikan Raspberry Pi sudah terhubung dengan internet dan pada command line Raspberry Pi kita mengetikkan, $ wget http://webiopi.googlecode.com/files/WebIOPi-0.6.0.tar.gz


3.17.png
Gambar 3.17 Perintah Untuk mengunduh WebIOPi


Data yang diunduh adalah berupa data berformat .tar.gz yang merupakan kumpulan data yang harus di ekstrak. Untuk mengekstrak data tersebut digunakan perintah tar zxvf.


3.18.png
Gambar 3.18 Mengekstrak WebIOPi-0.6.0.tar.gz


Data yang sudah diekstrak adalah berupa data-data mentah untuk instalasi WebIOPi yang sudah berada dalam satu folder. Maka untuk selanjutnya kita masuk kedalam folder tersebut.


3.19.png
Gambar 3.19 Masuk ke Dalam Folder WebIOPi


Jika kita sudah masuk ke dalam folder maka aplikasi WebIOPi sudah siap untuk di instal dengan perintah “sudo ./setup.sh”


3.20.png
Gambar 3.20 Menginstal WebIOPi


Jika sudah selesai dengan benar maka kita bisa memeriksa apakah aplikasi ini sudah terinstall dengan benar perintah “ls –l”.jika aplikasi ini sudah terinstal dengan benar maka aplikasi ini pun siap digunakan.


3.21.png
Gambar 3.21 Aplikasi WebIOPi sudah terinstal


B. Instalasi mjpg streamer

Instalasi Mjpg-streamer tidak jauh berbeda dengan instalasi WebIOPi, yaitu dengan cara mengunduh langsung data yang diperlukan melalui internet. Jika sudah terinstal pastikan maka mjpg-streamer sudah siap dipakai dan dieksekusi.Untuk menjalankan aplikasi ini, pastikan USB webcam sudah terpasang di Raspberry Pi, setelah itu lakukan baris perintah sebagai berikut:


3.22.png
Gambar 3.22 Mengeksekusi Mjpg-Streamer


Keterangan baris perintah:

a. Mjpg_streamer –i

Memanggil aplikasi mjpg-streamer

b. –d

Menspesifikasi device yang dipakai

c. –r

Mengatur resolusi gambar yang akan dijalankan

d. –f

Ukuran jumlah gambar yang dikeluarkan setiap detiknya (FPS)

e. –p

Mengatur port IP yang akan digunakan

f. –w

Menunjukkan folder tempat aplikasi web server dijalankan

Agar aplikasi ini dapat dijalankan pada saat booting dan bisa dibuka di web interface yang akan dibuat maka perlu dilakukan beberapa konfigurasi sebagai berikut :

1. Membuat data berekstensi .sh pada folder /usr/sbin


3.23.png
Gambar 3.23 Membuat Data webcam.sh


Setelah itu isi data tersebut dengan baris perintah untuk menjalankan Mjpg-streamer.


3.24.png
Gambar 3.24 Mengisi Data dengan Baris Perintah


2. Simpan data tersebut dengan berikan akses exec


3.25.png
Gambar 3.25 Memberi Akses Exec


3. Buat link agar data ini bisa diakses dari folder apapun


3.26.png
Gambar 3.26 Membuat Link


4. Pastikan data ini tereksekusi pada saat Raspberry Pi dinyalakan


3.27.png
Gambar 3.27 Mengeksekusi pada Booting


Setelah konfigurasi selesai dilakukan, maka mjpg streamer sudah bisa dibuka melalui web page manapun yang kita buat. Kita hanya perlu menambah baris kode HTML pada web page yang kita buat nantinya.


3.28.png
Gambar 3.28 Tampilan interface

Permasalahan Yang Dihadapi dan Alternatif Pemecahan Masalah

Permasalahan Yang Dihadapi

Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan, user tidak dapat mengawasi lokasi penjemuran secara menerus dan mengantisipasi apabila hujan turun secara tiba-tiba.

Setelah mengamati dan meneliti permasalahan yang ada dapat dirincikan sebagai berikut:

1. Belum adanya sebuah sistem yang praktis dan aman untuk digunakan.

2. Pengecekan yang dilakukan secara manual itu kurang aman dan cukup rumit sehingga menguras tenaga manusia.

Alternatif Pemecahan Masalah

Setelah mengamati dan meneliti dari beberapa permasalahan yang ada, terdapat beberapa alternatif pemecahan dari permasalahan yang dihadapi, antara lain:

1. Membuat atap otomatis yang dapat melindungi jemuran dari hujan.

2. Membuat sebuah camera pemantau yang dapat dengan mudah diakses melalui web browser.

User Requirement

Elisitasi Tahap I

Elisitasi tahap I disusun berdasarkan hasil wawancara dengan stakeholder mengenai seluruh rancangan sistem keamanan dan pemantauan menggunakan web browser. Berikut saya lampirkan Tabel Elisitasi Tahap I.


Tabel 3.1 Elisitasi Tahap 1
3.1.png

Elisitasi Tahap II

Elisitasi Tahap II dibentuk berdasarkan Elisitasi Tahap I yang kemudian diklasifikasikan lagi dengan menggunakan metode MDI.


Tabel 3.2 Elisitasi Tahap II
3.2.png


Keterangan :

M = Mandatory

D = Desirable

I = Nessential

Elisitasi Tahap III

Berdasarkan Elisitasi Tahap II di atas, dibentuklah Elisitasi Tahap III yang diklasifikasikan kembali dengan menggunakan metode TOE dengan opsi HML. Berikut adalah tabel elisitasi tahap III tersebut :


Tabel 3.3 Elisitasi tahap III
3.3.png


Keterangan :

T :Technical / Proses pembuatan

O : Operasional / Manfaat

E :Economic / Harga

L : Low

M :Middle

H :High

Final Elisitasi

Tabel 3.4 Final elisitasi
3.4%2BA.png
3.4%2BB.png

BAB IV

HASIL DAN UJI COBA

Prosedur Sistem

Sistem keamanan otomatis dan pemantauan dengan simulasi prototype ini mampu melindungi sekaligus memantau jemuran pakaian dari hujan, Pengontrolan alat ini melalui web browser yang ada pada smartphone, PC, dan laptop. Pada sistem keamanan alat ini bekerja berdasarkan dari sensor air ( hujan ) serta sensor cahaya ( LDR ), dan pada sistem pemantauan alat ini bekerja berdasarkan masukan atau input yang dikirim melalui pin GPIO yang ada pada Raspberry Pi dengan jaringan wireless.

1. Jika rangkaian raspberry di beri tegangan maka IC 1 (L293D) telah siap digunakan untuk pengendali motor DC.

2. Memberikan tegangan sebesar 5 v pada raspberry pi untuk menghidupkannya.

3. Alat akan bisa dikontrol jika raspberry pi dan smartphone android sudah terhubung ke dalam sebuah wireless yang sama.

4. Masing-masing pin GPIO akan bekerja sesuai dengan instruksinya.

5. Webcamakan menampilkan gambar pada lokasi penjemuran pakaian.

6. Lampu LED akan menyala apabila atap jemuran menutup sebagai pemanas pengganti sinar matahari.

7. Maksimal jarak yang mampu ditempuh lumayan jauh.

Perbedaan Prosedur Antara Sistem Yang Berjalan dan Sistem Usulan

Adapun perbedaan prosedur antara sistem yang berjalan dan sistem yang akan diusulkan, bisa dilihat pada table dibawah ini :


Tabel 4.1 Perbedaan Prosedur Sistem yang berjalan dan Sistem Usulan
4.1.png

Konfigurasi Sistem Usulan

Spesifikasi Hardware

Adapun spesifikasi hardware yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Laptop atau PC

2. Motor DC

3. Raspberry Pi b+

4. Webcam logitech C170

5. Catu Daya

6. Wireless dan Router

7. Resistor

8. IC regulator (LM7805)

9. IC 1 (L293D)

10. Kapasitor 100mf/16v

11. ELCO 1000mf/25v

12. ATMega328

Aplikasi Yang Digunakan

1. Software Idly Pyhton

2. Putty

3. Paint

4. Fritzing

Uji Coba

Setelah melakukan berbagai tahapan perancangan dan pemasangan komponen, selanjutnya adalah melakukan serangkaian uji coba pada masing masing blok rangkaian yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Tujuan dari pengujian ini adalah proses komunikasi data antara web interface dengan alat yang akan dikendalikan, melalui web browser sebagai media komunikasi.

Pengujian Motor DC

3 buah pin GPIO raspberry pi yang sudah diprogram sebagai inputnya. Berikut adalah tabel hasil pengujiannya :


Tabel 4.2 Arah perputaran Motor DC
4.2.png

Pengujian Interface Melalui Perangkat Web Browser

Berikut merupakanlayer interface pemantauan pada web browser :


4.1.png
Gambar 4.1 Tampilan layer pada web browser

Pengujian Catu Daya

Catu daya sebagai sumber tegangan pergerakan alat merupakan bagian yang sangat penting. Dalam merealisasi sistem alat ini dibutuhkan dua buah catu daya. Satu untuk Raspberry Pi dan satu lagi untuk pengendali motor DC. Hal ini perlu diperhatikan karena motor DC membutuhkan tegangan dan arus yang cukup besar untuk melakukan pergerakan. Raspberry Pi hanya membutuhkan tegangan sebesar 5v untuk dapat bekerja, sedangkan untuk pengendali motor membutuhkan minimal 6v dan bisa menerima tegangan sampai dengan 12v.

Pengujian Catu Daya untuk Raspberry Pi dilakukan dengan cara menggunakan multitester. Ujung multitester berwarna merah dihubungkan ke pada pin positif pada soket USB dan ujung multitester berwarna hitam dihubungkan ke pin negatif pada soket USB.


4.2.png
Gambar 4.2 Pengujian catu daya untuk Raspberry Pi


Setelah dilakukan pengujian sesuai gambar 4.2 didapatkan hasil tegangan yang keluar dari Catu Daya sebesar 5v dengan arus 1 Ampere. Hasil ini bisa dikatakan cukup untuk menghidupkan Raspberry Pi. Sedangkan untuk pengendali motor DC alat ini menggunakan sebuah baterai mobil remot kontrol.

Pengujian Sensor

A. Sensor air ( Hujan )

Sensor air hujan merupakan bagian yang sangat penting,perangakat sensor hujan bisa diaplikasi menjadi beberapa perangkat yang mungkin akan sangat berguna pada saat musim hujan.Prinsip kerja dari rangkaian ini adalah, dimana pada saat air hujan mengenai panel sensor, maka akan terjadi proses elektrolisasi oleh air hujan tersebut karena air hujan termasuk kedalam cairan elektrolit yaitu cairan yang dapat menghantarkan arus listrik dan akan menggerakan motor DC sehingga atap akan keluar menutupi jemuran pakaian.


4.3.png
Gambar 4.3 Rangkaian sensor hujan


B. Sensor cahaya ( LDR )

Sensor cahaya ( LDR ) juga merupakan bagian terpenting dalam penelitian ini, cara kerja sensor cahaya sama dengan cara kerja sensor air yaitu mengubah energi cahaya menjadi energi listrik yang dapat menggerakan motor DC untuk membuka atap dan menutupi jemuran sebelum hujan.


4.4.png
Gambar 4.4 Sensor cahaya ( LDR )

Pengujian Kendali Melalui Perangkat

Aplikasi yang dibuat untuk pengontrolan robot adalah sebuah aplikasi berbasis web. Aplikasi ini dibuat agar nantinya dapat dijalankan dengan menggunakan perangkat apapun yang mempunyai web browser. Perangkat-perangkat tersebut seperti Laptop/PC, smartphone, tablet, dan game console. Berikut adalah tabel hasil penngujian dengan perangkat-perangkat tersebut.


Tabel 4.3 Pengujian kontrol melalui berbagai perangkat
ttttttttttttttttttt.png

Analisa Sistem

Proses analisa dilakukan untuk mendapatkan kesesuaian antara perangkat keras yang sudah di uji coba dengan perangkat lunak yang telah diprogram ke dalam Raspberry Pi maupun aplikasi web yang di buat dengan WebIOPi.

Pembuatan Aplikasi Web

1. WebIOPi

Dalam membuat aplikasi web ini penulis menggunakan library python webiopi yang dapat menjadi web server dan mengatur GPIO sesuai dengan keperluan.


4.5.png
Gambar 4.5 import webiopi


2. Mengatur GPIO

GPIO yang digunakan adalah GPIO 18 diwakili dengan variable “S”. GPIO difungsikan sebagaj pengatur PWM (pulse weidth modulation).


4.6.png
Gambar 4.6 Inisialisasi gpio


3. Membuat Fungsi GPIO dan MACRO

Setelah variabel untuk pin dibuat, maka selanjutnya membuat fungsi-fungsi untuk variabel tersebut. Yaitu PWM dengan pulse ratio

Yang diatur untuk bergerak sesuai dengan keinginan user Untuk membuat security camera bergerak sesuai dengan keinginan, maka dibuat fungsi baru yang menggabungkan fungsi-fungsi sebelumnya sudah dibuat. Fungsi baru ini lah yang akan membuat bergerak maju, mundur, berputar ke kiri/kanan, dan berhenti. Fungsi ini adalah GPIO.pulseRatio (S, 0.09), GPIO.pulseRatio(S, 0.03) dan GPIO.pulseRatio(S, 0) . Dan fungsi-fungsi inilah yang nantinya akan ditambahkan ke Macro untuk Javascript.


4.7.png
Gambar 4.7 Membut fungsi MACRO


Pada aplikasi webiopi sudah terinstall web server apache, dan disini web server tersebut bisa kita atur pada port berapapun yang kita inginkan dengan id dan password login yang juga bisa kita atur. Pada saat ini penulis mengatur aplikasi agar berjalan pada port 8000 dengan id: “ambar” dan password:”ambar”. Setelah server dikonfigurasi maka kita sudah dapat mendaftarkan fungsi macro mana saja yang kita ingin untuk dapat dipanggil pada Javascript di layout halaman web nantinya.


4.8.png
Gambar 4.8 Konfigurasi web server


4. Looping Program

Baris kode ini berfungsi untuk menjalankan pengulangan program. Pengulangan program ini akan terus berjalan hingga kita menekan tombol keyboard CTRL+C. Atau jika mesin dimatikan secara paksa dan jaringan komputer dihentikan.


4.9.png
Gambar 4.9 Menghentikan program


5. Menghentikan Program

Jika pengulangan program sudah berhenti, maka GPIO harus difungsikan pada keadaan awalnya tanpa harus reboot raspbian. Hal ini diperlukan karena GPIO yang sudah dipakai tidak dapat dipanggil kembali jika sistem operasi raspbian masih berjalan.


4.10.png
Gambar 4.10 termination part stop server

Pembuatan Layout Halaman Web

Setelah listing program python dibuat, selanjutnya adalah pembuatan layout halaman webdengan menggunakan HTML. Pada data HTML ini akan ditambahkan JavaScript agar program python yang sudah dibuat bisa dieksekusi pada halaman web.

1. Kepala dan Judul Halaman

Bagian ini adalah tentang pembuatan kepala dan judul halaman


4.11.png
Gambar 4.11 Pembuatan halaman layout web

2. Memanggil macro dari python

Pada bagian ini kita membuat fungsi javascript untuk memanggil fungsi-fungsi macro pada listing kode python. Dan membuat fungsi-fungsi itu siap untuk di eksekusi secara realtime.


4.12.png
Gambar 4.12 Memanggil macro dari python


3. Memanggil MJPG-Streamer

Disini kita memanggil aplikasi MJPG-Streamer yang sudah berjalan sebagai visualisasi. Ukuran yang diatur juga dibuat agar visualisasi ini tidak terlalu besar untuk browser pada Handphone.


4.13.png
Gambar 4.13 Memanggil Mjpeg streamer

Rancangan Prototype

Prototype atap jemuran otomatis ini dibuat berdasarkan gambar rancangan yang ada pada BAB III. Atap hanya bergerak maju dan mundur dengan bantuan oleh motor DC, dan webcam hanya menampilkan gambar yang di pantau.


3.4.png
Gambar 4.14 Diagram blok rancangan keseluruhan

Estimasi Biaya

Berikut adalah tabel rincian biaya yang dikeluarkan untuk pembuat Atap jemuran otomatis.


Tabel 4.4 Estimasi biaya pembuatan atap jemuran otomatis
4.4.png

Implementasi

1. Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data dilakukakn untuk mengetahui masalah-masalah yang ada agar sistem yang dibuat bisa di impelementasikan secara maksimal. Setelah masalah didapat lalu dilakukan perincian sumber daya yang dibutuhkan untuk pembuatan sistem. Pengumpulan data ini dilakukan selama 3 minggu.

2. Perancangan Sistem

Perancangan sistem dibuat selama 4 minggu. Perancangan ini dilakukan berdasarkan data-data yang sudah dikumpulkan pada saat proses pengumpulan data.

3. Pembuatan Software dan Hardware

Pembuatan aplikasi ini dibuat atas persetujuan stakeholder dengan penulis, agar mendapat suatu sistem yang dapat memuaskan kedua belah pihak. Proses ini memakan waktu selam 3 minggu.

4. Pengujian Aplikasi

Aplikasi dari keamanan dan pemantauan yang dibuat kemudian diuji untuk mengetahui apakah sistem yang dibuat sudah cukup unutk memecahkan masalah yang ada. Pengujian ini dilakukan selama 3 minggu.

5. Evaluasi Aplikasi dan alat

Setelah pengujian, maka akan didapat rincian kekurangan dan kesalahan yang ada. Kegiatan ini memakan waktu 3 minggu.

6. Perbaikan Aplikasi

Penambahan dan pengurangan baris kode pada poin-poin tertentu, agar aplikasi dapat dijalankan dengan optimal sesuai dengan kebutuhan user. Perbaikan dilakukan selama 2 minggu.

7. Pelatihan User

User diberikan pengarahan untuk dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat.

8. Implementasi Aplikasi dan alat

Setelah alat telah dinilai cukup layak oleh Stakeholder, maka implementasi dilakukan bersamaan dengan pelatihan user untuk menggunakan sistem secara maksimal. Proses ini memakan waktu selama 2 minggu.

9. Dokumentasi

Dokumentasi ini dilakukan sejak proses pengumpulan data hingga pada tahap implementasi. Agar dapat perincian yang bisa digunakan sebagai acuan untuk pembuatan sistem lanjutan.


Tabel 4.4 Estimasi biaya pembuatan atap jemuran otomatis
4.5.png

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan

Dari perancangan, pembuatan dan implementasi yang telah dilakukan dapat ditarik beberapa kesimpulan antara lain:

1. Metode ini mampu membuat sistem control pada atap jemuran secara otomatis menggunakan Raspberry Pi dengan bantuan dari sensor air ( water sensor ) dan sensor cahaya ( LDR ).

2. Aplikasi dengan menggunakan raspberry pi dapat mengontrol Motor DC untuk menggerakan atap jemuran secara otomatis dengan senor air dan sensor cahaya.

3. Pemantauan dapat dilakukan menggunakan Smartphone, PC, atau laptop yang terdapat Web Browser Didalamnya.

Saran

Untuk meningkatkan kinerja pada system keamanan dan monitoring ini, penulis menawarkan beberapa saran, yaitu :

1. Dikarenakan sistem ini hanya untuk keamanan dan kenyaman sebuah fasilitas, maka penulis menyarankan, untuk mengembangkan sistem ini kedepannya guna dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik khususnya pada CV. Milanette ( Laundry ).

2. Dengan adanya system keamanan dan pemantauan ini, diharapkan semua lembaga apapun dapat menerapkan sistem ini.

3. Penambahan kamera mampu membuat system ini lebih maksimal dikarenakan Raspberry Pi mampu menggunakan USB Hub yang dapat menambah beberapa usb webcam

4. Alat ini dapat dikembangkan dengan cara penambahan beberapa fitur aplikasi agar dapat di akses secara online.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Erinofiardi,Nurul Iman Supardi. Redi. 2012. “Penggunaan PLC Dalam Pengontrolan Temperatur, Simulasi Pada ProtorypeRuangan”.Jurnal Mekanikal, Vol.3 No.2-Juli 2012.
  2. Guritno, Sudaryono dan Untung Rahardja. 2010. theory and application of IT Research.
  3. Sutabri, Tata. 2012. Buku Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta : Andi.
  4. Sutarman. 2012. Buku Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. M. awad, Elias, Hartono 2013. Buku Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer.
  6. Simartama, Janner. 2010. “Rekayasa Perangkat Lunak”. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.
  7. Nurdiana, Haerul. 2013. “Pemantauan Ruang Komputer Menggunakan Komputer Mini Raspberry Pi B Pada SMPN 1 Pasarkemis”. STMIK Raharja Tangerang.
  8. G. Griddling and B. Weiss. 2007. Introdcuction to Microcontrollers. Vienna: university of Technology.
  9. Kusuma, Isma Candra Jati dkk. 2011. “Perancangan Simulator Pengendalian Posisi Turret Pada Mobil Pemadam Kebakaran”. Universitas Diponegoro.
  10. Winarno dan Arifianto, Deni. 2011. “ Bikin Robot Itu Gampang”. Jakarta : PT Kawan Pustaka.
  11. Syahid. 2012. “Rancang Bangun Robot BerodaBerbasis Android Menggunakan Komunikasi USB”. ISSN : 2252-4908 Vol. 1 No. 2Agustus 2012 : 33-42.
  12. Rudita. 2013. “ RASPBERRY IP Sebagai Pengendali Web Camera Melalui Web Browser Untuk Meningkatkan Keamanan Pada PT.Medraya Lestari”.
  13. https://www.raspberrypi.org/
  14. http://elektronika-dasar.web.id/driver-motor-dc-l293d/
  15. http://elektronika-dasar.web.id/definisi-kapasitor/
  16. http://elektronika-dasar.web.id/jenis-jenis-resistor/
  17. http://elektronika-dasar.web.id/?s=dioda
  18. http://elektronika-dasar.web.id/?s=led
  19. http://elektronika-dasar.web.id/?s=switch

LAMPIRAN-LAMPRAN

Contributors

Hendri mei subagya