Pembicaraan:Pedoman TA

Dari widuri
Revisi per 10 Maret 2016 07.50 oleh Iar firdiansyah (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'ABSTRAKSI Pada zaman modern sekarang ini, hampir di seluruh perkantoran sudah menggunakan instrumen elektronik dan komputerisasi. Begitu juga dengan Bank BTN Cabang...')

(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Lompat ke: navigasi, cari

ABSTRAKSI

Pada zaman modern sekarang ini, hampir di seluruh perkantoran sudah menggunakan instrumen elektronik dan komputerisasi. Begitu juga dengan Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang, karena Bank BTN bergerak di bidang jasa yaitu pelayanan kepada masyarakat Indonesia sebagai nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. Setiap manusia pasti ingin hidup lebih sejahtera lagi, baik dari tingkat ekonomi rendah, menengah dan atas, dengan memiliki tempat tinggal yang layak, memiliki kendaraan dan lain-lain, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semua itu pasti ada solusinya yaitu melalui Perbankan, khususnya melalui Bank BTN, karena Bank BTN banyak memberikan kemudahan dan keringanan serta banyak sekali fasilitas dan manfaatnya. dengan banyaknya jumlah permintaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, maka Bank BTN banyak menawarkan produk dengan fasilitas dan manfaat yang mereka berikan dan juga bantuan pembayaran dengan cara kredit atau angsuran sesuai dengan kemampuan masing-masing dan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dan berlaku pada Bank khususnya Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. Semua transaksi yang dilakukan di Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang menggunakan sistem komputerisasi. Untuk meningkatkan kualitas di dunia Perbankan, sehingga perlu dilakukan pengembangan guna menciptakan sistem yang lebih cepat , tepat dan akurat dengan menggunakan aplikasi berbasis web. dalam pengambilan data penulis melakukan observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil akhir dari penulisan Tugas Akhir ini Ada beberapa usulan yang saya ajukan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem manajemen informasi bagi nasabah yang digunakan saat ini oleh Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. Usulan yang saya ajukan adalah : merubah proses informasi, proses verifikasi, dan proses persetujuan yang saat ini digunakan oleh Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang menjadi sistem manajemen informasi menggunakan peralatan komputer yang berbasis web. Sehingga, memudahkan nasabah dan Account Officer dalam melakukan kegiatan transaksi perbankan. Software yang saya gunakan dalam usulan tugas akhir ini, diantaranya : Window 7, Mozila Firefox, Macromedia Dreamweaver CS 5, Xampp, MySQL, dan Visual paradigm for UML 6.4 Enterprise Edition yang berisi gambaran tentang use case diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram. Serta, penjelasan tentang hak akses pengoperasian program yang hanya dapat dilakukan oleh : Calon Nasabah, Admin, yaitu Account Officer, Pimpinan, yaitu Direksi. Hasil akhir dari penulisan Tugas Akhir ini terbentuk suatu prosedur sistem dengan menggunakan program PHP. Penulis berharap semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat baik bagi penulis sendiri maupun bagi siapa saja yang membacanya.

Kata kunci : Fasilitas dan manfaat, BTN

                                                                           ABSTRACTION

In this modern era, almost all offices are already using electronic instruments and computerized. Likewise with BTN Bank Branch Karawaci, because BTN engaged in services such as service to the people of Indonesia as customers of Bank BTN Branch Karawaci. Every human being will want to live more prosperous again, both on the economic level low, middle and top, with a decent place to live, have a vehicle and others, according to their respective capabilities. To meet the needs of society, it must be a solution that is through banks, particularly through Bank BTN, BTN because a lot of the ease and lightness as well as a lot of facilities and benefits. with the large number of requests to meet the needs of the people of Indonesia, Bank BTN lot to offer products with the facilities and benefits they provide and also aid payments with credit or installments in accordance with their respective capabilities and in accordance with the provisions that have been set up and apply to the Bank in particular BTN Bank Branch Karawaci. All transactions are conducted in BTN Bank Branch Karawaci using a computerized system. To improve the quality in the banking world, so it is necessary to develop in order to make the system more quickly and accurately by using web-based applications. in data retrieval author observation, interviews, and literature. The end result of this final project There are some proposals which I propose to improve and enhance information management system for customers who use today by Bank BTN Branch Karawaci in Tangerang. The proposal that I ask is: change the information process, the process of verification and approval process that is currently used by Bank BTN Branch Karawaci Tangerang City into the information management system using a web-based computer equipment. Thus, facilitate customer and Account Officer in conducting banking transactions. Software that I use in the proposed this thesis, among others: Window 7, Mozilla Firefox, Macromedia Dreamweaver CS 5, Xampp, MySQL, and Visual paradigm for UML 6.4 Enterprise Edition that provides an overview of the use case diagram, activity diagram, sequence diagram and class diagram. As well, an explanation of the operation of the program access rights that can only be done by: Prospective Customers, Admin, namely Accounts Officer, Chief, namely the Directors. The end result of this final project established a procedure system using PHP program. Final authors hope this can benefit both the authors themselves or for anyone who read it.


Keywords: Facilities and benefits, BTN.


BAB I PENDAHULUAN

1.1. LatarBelakang Dalam rangka mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi yang salah satunya yaitu pengabdian pada masyarakat melalui pelayanan masyarakat Pribadi Raharja dengan mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen. Maka hal ini penulis tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai sistem informasi yang dilakukan dan dijalankan oleh pihak Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang kepada para calon nasabah agar lebih tertarik dan berminat menjadi nasabah di Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. Dengan berkembang pesatnya pertumbuhan perbankan di Indonesia dengan mulai banyak bermunculannya bank-bank baru dengan sistem informasi manajemennya masing-masing yang telah diolah dengan sedemkian rupa guna menjaring para calon nasabahnya. Pentingnya sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat yang diberikan oleh pihak bank kepada para calon nasabahnya sangat erat kaitannya dengan ketertarikan para calon nasabah dengan bank yang dipilihnya diantara sekian banyak bank yang masing-masing menawarkan beragam informasi. Sementara itu, ketidaktahuan para calon nasabah terhadap bank yang akan dipilihnya membuat begitu penting dan perlunya mengetahui sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat bank lebih mendalam khususnya Sistem Informasi Mengenai Fasilitas dan Manfaat pada Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti melakukan peninjauan untuk menyusun laporan dengan judul : “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MENGENAI FASILITAS DAN MANFAAT MENJADI NASABAH PADA BANK BTN CABANG KARAWACI TANGERANG.”

1.2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka dirumuskan beberapa masalah, yaitu : 1. Bagaimana manfaat yang dirasakan oleh nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang? 2. Seperti apakah sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat yang diberikan Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang kepada para calon nasabahnya? 3. Bagaimana pengolahan data informasi mengenai fasilitas dan manfaat pada Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang kepada para calon nasabahnya?

1.3. Ruang Lingkup Ruang lingkup penulisan ini seputar pemberian informasi dari Pihak Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang kepada para calon nasabah agar lebihtertarik dan berminat menjadi nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang.


1.4. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.4.1. Tujuan Penelitian 1. Untuk memperoleh kemudahan dalam mewujudkan keinginan dan mengetahui prosedur sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat bagi para calon nasabah nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. 2. Memahami sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat para calon nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. 3. Mengetahui informasi yang sesuai dengan kebutuhan para calon nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. 1.4.2. Manfaat Penelitian Manfaat dilakukannya penelitian adalah : 1. Dapat memberikan kontribusi nyata kepada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang berupa bantuan kepada para calon nasabah yang terkait dalam bentuk pemberian informasi yang bermanfaat bagi para calon nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang, baik secara prosedural ataupun sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. 2. Menambah wawasan yang dapat dijadikan gambaran untuk suatu penulisan berikutnya dibidang yang sama baik bagi penulis maupun bagi pembaca lainnya.


1.5. Metode Penelitian 1.5.1. Metode Pengumpulan Data 1. Metode Observasi Pada metode ini penulis melakukan pengamatan langsung serta melakukan penelitian pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur yang diteliti dengan terjun langsung dalam kegiatan pihak Bank dalam melayani nasabahnya, dan meminta data yang diperlukan kepada Pihak Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang dalam penulisan laporan penelitian. 2. Metode Wawancara Untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, penulis melakukan wawancara dengan nasabah dan costumer service Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang mengenai apa saja fasilitas dan manfaat yang telah diberikan oleh pihak Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang, serta harapan yang diinginkan oleh nasabah dalam membangun hubungan yang baik dan bermanfaat bagi kedua belah pihak yaitu, antara pihak nasabah dan pihak Bankdengan begitu penulis mendapatkan apa yang diinginkan mengenai Perancangan Sistem Informasi yang akan dibuat. 3. Metode Studi Pustaka Selain melakukan observasi dengan wawancara penulis juga melakukan pengumpulan data dengan cara studi pustaka, dalam hal ini penulis berusaha melengkapi data-data yang diperoleh dengan cara membaca buku-buku atau literatur-literatur dan brosur-brosur yang ada pada Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang. Penulis juga melakukan Studi Pustaka melalui sumber-sumber yang berhubungan dengan judul yang diajukan untuk membantu penganalisaan dan sebagai acuan yang dilakukan penulis.

1.6. Metode Analisa 1.6.1. Metode Analisa Sistem Pengertian analisis SWOT dan manfaatnya. Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis di dalam

manajemen perusahaan atau  di dalam  organisasi  yang secara sistematis
dapat  membantu dalam  usaha penyusunan  suatu  rencana yang  matang
untuk  mencapai  tujuan,  baik  itu  tujuan  jangka pendek maupun  tujuan
jangka panjang.
 Atau  definisi  analisis  SWOT  yang  lainnya   yaitu  sebuah   bentuk

analisa situasi dan juga kondisi yang bersifat deskriptif ( memberi

suatu  gambaran ).  Analisa  ini  menempatkan  situasi  dan  juga  kondisi
sebagai   faktor   masukan,   lalu    kemudian   dikelompokkan    menurut
kontribusinya  masing-masing. Satu hal  yang perlu diingat baik-baik oleh
para pengguna analisa ini, bahwa analisa SWOT ini  semata-mata sebagai
suatu sebuah analisa yang ditujukan  untuk menggambarkan  situasi  yang
sedang  dihadapi, dan  bukan  sebuah  alat  analisa  ajaib   yang   mampu
	 memberikan jalan keluar yang bagi  permasalahan yang  sedang  dihadapi.

Analisis SWOT dilakukan dengan mengidentifikasi kekuatan dan faktor-faktor positif yang berasal dari internal organisasi, kelemahan dan faktor-faktor negatif dari internal, peluang atau kesempatan dan keuntungan dari faktor eksternal dan ancaman atau resiko yang dipengaruhi oleh faktor eksternal organisasi. Analisis untuk mencari strategi dengan menggunakan kekuatan yang ada untuk memanfaatkan peluang yang tersedia (strategiS-O) serta menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman yang ada (strategi S-T). Selain itu dianalisis pula strategi untuk mengurangi kelemahan yang dimiliki dalam meraih peluang yang ada (strategi W-O) maupun mengatasi ancaman yang ada (strategi W-T). Pemetaan strategi S-O, W-O, S-T dan W-T dapat dilihat pada tabel 3 di bawah ini : SWOT adalah singkatan dari: • S = Strength (kekuatan). • W = Weaknesses (kelemahan). • O = Opportunities (Peluang). • T = Threats (hambatan).



1.7. Sistematika Penulisan Untuk mempermudah dan memperjelas Tugas Akhir ini maka penulis mengelompokkan 4 (empat) bab. Penulis akan membagi tiap pokok bahasan yang sistematis dan tersusun dalam bentuk bab-bab sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan secara umum tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, ruang lingkup, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI Bab ini membahas teori-teori umum dan teori-teori khusus serta literature review yang diambil dari kutipan buku yang berkaitan dengan penyusunan laporan Tugas Akhir.

BAB III PEMBAHASAN Bab ini membahas tentang analisa organisasi yang berisi mengenai gambaran umum perusahaan, sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi perusahaan, dan proses menjadi nasabah serta manajemen nasabah.



BAB IV PENUTUP Bab ini berisi tentang kesimpulan dari hasil penulisan Tugas Akhir serta saran-saran yang diberikan sebagai tindak lanjut yang diperlukan untuk melakukan perbaikan dimasa yang akan datang.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. TEORI UMUM 2.1.1. Konsep Dasar Sistem a. Definisi Sistem Informasi

         Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang padasaat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan atau mengendalikan organisasi. (Hidayat, 2010:15).

b. Tujuan Sistem Informasi

         Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi (Information) dari bentuk data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. (Jogiyanto H.M., 2010:13).
         Tujuan sistem informasi terdiri dari Kegunaan (Usefulness), Ekonomi (Economic), Keandalan (Realibility), PelayananLangganan (Customer Service), Kesederhanaan (Simplicity), dan Fleksibilitas (Fleksibility).

1. Kegunaan (Usefulness) Sistem harus menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan untuk pengambilan keputusan manajemen dan personil operasi di dalam organisasi. 2. Ekonomi (Economic) Semua bagian komponen system termasuk laporan-laporan, pengendalian-pengendalian, dan mesin-mesin yang harus menyumbang suatu nilai manfaat setidak-tidaknya sebesar biaya yang dibutuhkan. 3. Keandalan (Realibility) Keluaran system harus mempunyai tingkatan ketelitian yang tinggi dan system itu sendiri harus mampu beroperasi secara efektif bahkan pada waktu komponen manusia tidak hadir atau saat komponen mesin tidak beroperasi secara temporer. 4. Pelayanan Langganan (CustomerService) Sistem harus memberikan pelayanan dengan baik atau ramah kepada para pelanggan. Sehingga system tersebut dapat diminati oleh para pelanggannya. 5. Kesederhanaan (Simplicity) Sistem harus cukup sederhana sehingga terstruktur dan operasinya dapat dengan mudah dimengerti dan prosedurnya mudah diikuti. 6. Fleksibilitas (Fleksibility) Sistem harus cukup fleksibel untuk menangani perubahan-perubahan yang terjadi, kepentingannya cukup beralasan dalam kondisi dimana system beroperasi atau dalam kebutuhan yang diwajibkan oleh organisasi.

c. Konsep Dasar Analisis Sistem

         Tahapan analisis merupakan tahap yang penting dan bersifat kritis, karena apabila dalam tahap ini terdapat kesalahan akan menyebabkan kesalahan pada tahapan-tahapan yang akan dilakukan selanjutnya. Berikut definesi analisis menurut pakar:
         Menurut Laudon (2010), “analisa system terdiri dari mendefinisikan masalah, mengidentifikasi penyebabnya, menentukan solusi, dan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang harus memenuhi dengan solusi sistem”.

2.1.2. Karakteristik Sistem

         Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (component), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environment), penghubung (interface), masukan (input), pengolah (process), keluaran (output) dan sasaran (objective) atau tujuan (goals), berikut adalah penjelasan dari karakteristik sistem :

1. Komponen Sistem

    Komponen sistem (component) yaitu dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan, setiap sistem tidak peduli berapa pun kecilnya, selalu mengandung subsistem-subsistem.

2. Hubungan Sistem

    Hubungan  sistem (boundary), yaitu daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang.


3. Batas Sistem

    Batas sistem (environment), dari suatu sistem yaitu apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan merupakan energi dari sistem yang harus tetap dijaga dan dipelihara.

4. Lingkungan Sistem

    Penghubung sistem (interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (output) dari subsistem akan menjadi masukan (input) bentuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem lainnya membentuk satu kesatuan.

5. Masukan Sistem

   Masukan sistem (input), yaitu energi yang dimasukkan kedalam sistem. Masukan sistem dapat barupa masukan perawatan (maintenance input)  dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan agar sistem tersebut beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6. Pengolahan Sistem

    Pengolahan sistem (process), yaitu suatu sistem dapat mempunyai bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan bahan baku atau bahan-bahan yang lainnya menjadi berupa bagian jadi.

7. Keluaran Sistem

    Keluaran sistem (output), yaitu hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dari sistem dapat merupakan masukan untuk subsistem lain. Keluaran dapat berupa tampilan layar di monitor yaitu dalam bentuk laporan, grafik, tabel, dan keluaran yang lainnya adalah hasil cetakan laporan ke media kertas.

8. Tujuan Sistem

    Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goals) atau sasaran (objective). Jika suatu sistem tidak mempunyai tujuan, maka operasi sistem tidak akan berguna. Sasaran dari suatu sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Sebuah sistem dikatakan berhasil jika mengenai sasaran atau tujuannya.

2.1.3. Klasifikasi Sistem Suatu sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya yaitu : 1. Sistem Abstrak (Abstract System) dan Sistem Fisik (Physical System). Sistem abstrak merupakan sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologi, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan tuhan. Sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dan lain-lain. 2. Sistem Alamiah (Natural System) dan Sistem Buatan Manusia (Human Made System). Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem manusia melibatkan interaksi antara manusia disebut dengan human machine system atau ada yang menyebut dengan man machine system. 3. Sistem Tertentu (Deterministic System) dan Sistem Tak Tentu (Probabilistic System). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi antara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sebagaicontoh adalah sistem komputer, tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. 4. Sistem Tertutup (closed System) dan Sistem Terbuka (Open System). Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak di luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi pada kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena sistem ini sifatnya terbuka dan berpengaruh oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik.

2.2. KONSEP DASAR INFORMASI 2.2.1. Definisi Data Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item.Terdapat beberapa pengertian data menurut beberapa ahli, diantaranya: Data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, biasanya dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan (Kumorotomo dan Margono, 2010:11). “Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data sesuatu yang diketahui atau dianggap”. Informasi tanpa adanya data maka informasi tersebut tidak akan terbentuk. Peranan data dalam menghasilkan suatu informasi yang berkualitas dan akurat sangatlah penting. Sehingga informasi tersebut dapat mendukung pengambilan keputusan (Situmorang 2010:1).

2.2.2. Definisi Informasi Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, maksud dari kalimat tersebut yaitu bahwa informasi sangat penting pada suatu organisasi. Informasi (information) dapat didefinisikan sebagai berikut: Informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang (Tata Sutabri 2012:1). “Informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima” (Sutarman 2012:14). “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya”(McLeod dalam Yakub 2012:8). Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Informasi merupakan data yang telah diolah, dibentuk, ataupun dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu bagi penggunanya”.

2.2.3. Kualitas Informasi Kualitas dari suatu informasi (quality of information) tergantung dari tiga hal, yaitu informasi harus akurat (accurate), tepat pada waktunya (timeliness) dan relevan (relevance). 1. Akurat Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi ke penerima kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

2. Tepat Pada Waktunya Berarti informasi yang akan datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan karena cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirim informasi tersebut. 3. Relevan Berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk memakainya relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

2.2.4. Nilai Informasi Nilai dari informasi (Value information) ditentukan dari dual hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaat lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sehingga tidak memungkinkan dan sulit menghubungkan suatu bagian informasi pada suatu masalah yang tertentu dengan biaya untuk memperolehnya, karena sebagian informasi dinikmati tidak dapat ditaksir dengan nilai satuan uang, tetapi dapat ditaksir dengan nilai efektifitasnya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan nilai analisis cost effektiveness atau cost benefit. Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi (value of information) ditentukan dari dua hal pokok yaitu manfaat (benefit) dan biaya (cost). Namun, dalam kenyataannya informasi yang biaya untuk mendapatkannya tinggi belum tentu memiliki manfaat yang tinggi pula.Menurut Sutarman (2012:14), Nilai dari informasi ditentukan oleh lima hal yaitu: 1. Untuk memperoleh pemahaman dan manfaat. 2. Untuk mendapatkan pengalaman. 3. Pembelajaran yang terakumulasi sehingga dapat diaplikasikan dalam pemecahan masalah atau proses bisnis tertentu. 4. Untuk mengekstrak implikasi kritis dan merefleksikan pengalaman masa lampau yang menyedikan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi. Nilai ini bisa menghindari seorang menajer darimembuat kesalahan yang sama yang dilakukan oleh manajer lain sebelumnya. 5. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan suatu nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.

         Menurut Gordon B. Davis nilai informasi dikatakan sempurna apabila perbedaan antara kebijakan optimal, tanpa informasi yang sempurna dan kebijakan optimal menggunakan informasi yang sempurna dapat dinyatakan dengan jelas.Nilai suatu informasi dapat ditentukan berdasarkan sifatnya. Tentang 10 sifat yang dapat menentukan nilai informasi, yaitu sebagai berikut :


1. Kemudahan dalam memperoleh

         Informasi memiliki nilai yang lebih sempurna apabila dapat  diperolehsecara mudah. Informasi yang penting dan sangat dibutuhkan menjadi tidak bernilai jika sulit diperoleh.

2. Sifat luas dan kelengkapannya Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila mempunyai lingkup/cakupan yang luas dan lengkap.Informasi sepotong dan tidak lengkap menjadi tidak bernilai, karena tidak dapat digunakan secara baik. 3. Ketelitian (accuracy)

              Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila mempunyai ketelitian yang tinggi/akurat. Informasi menjadi tidak bernilai jika tidak akurat, karena akan mengakibatkan kesalahan pengambilan keputusan.

4. Kecocokan dengan pengguna (relevance)

         Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila     sesuai dengan kebutuhan penggunanya.Informasi berharga dan penting menjadi tidak bernilai jika tidak sesuai dengan kebutuhan penggunanya, karena tidak dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan.

5. Ketepatan waktu

             Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila dapat diterima oleh pengguna pada saat yang tepat.Informasi berharga dan penting menjadi tidak bernilai jika terlambat diterima/usang, karena tidak dapat dimanfaatkan pada saat pengambilan keputusan.

6. Kejelasan (clarity)

              Informasi yang jelas akan meningkatkan kesempurnaan nilai informasi. Kejelasan informasi dipengaruhi oleh bentuk dan format informasi.

7. Fleksibilitas/ keluwesannya

              Nilai informasi semakin sempurna apabila memiliki fleksibilitas tinggi.Fleksibilitas informasi diperlukan oleh para manajer/pimpinan pada saat pengambilan keputusan.

8. Dapat dibuktikan

            Nilai informasi semakin sempurna apabila informasi tersebut dapat dibuktikan kebenarannya.Kebenaran informasi bergantung pada validitas data sumber yang diolah.

9. Tidak ada prasangka Nilai informasi semakin sempurna apabila informasi tersebut tidak menimbulkan prasangka dan keraguan adanya kesalahan informasi. 10. Dapat diukur Informasi untuk pengambilan keputusan seharusnya dapat diukur agar dapat mencapai nilai yang sempurna.

2.3. KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI 2.3.1. Definisi Sistem Informasi Terdapat berbagai macam pengertian sistem informasi menurut beberapa ahli, diantaranya sebagai berikut :

         “Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan atau mengendalikan organisasi” (Hidayat, 2010 : 15).
         "Sistem informasi adalah sistem yang dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input (data, instruksi) dan output (laporan, kalkulasi)" (Sutarman 2012 : 13).
         “Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan” (Sutarbi 2012 : 46).
         Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pengumpulan, pemasukan, pemrosesan data, penyimpanan, pengolahan, pengendalian dan pelaporan sehingga tercapai sebuah informasi yang mendukung pengambilan keputusan didalam suatu organisasi untuk dapat mencapai sasaran dan tujuannya”.


2.3.2. Klasifikasi Sistem Informasi

         Sistem informasi dapat dibentuk sesuai kebutuhan organisasi masing-masing.Oleh karena itu, untuk dapat menerapkan sistem yang efektif dan efisien diperlukan perencanaan, pelaksanaan, pengaturan, dan evaluasi sesuai keinginan masing-masing organisasi. Klasifikasi sistem informasi tersebut sebagai berikut:

1. Sistem Informasi berdasarkan level organisasi Dikelompokkan menjadi level operasional, level fungsional dan level manajerial. 2. Sistem informasi berdasarkan aktifitas manajemen Dikelompokkan menjadi sistem informasi perbankan, sistem informasi akademik, sistem informasi kesehatan, sistem informasi asuransi dan sistem informasi perhotelan. 3. Sistem informasi berdasarkan fungsionalitas bisnis Dikelompokkan menjadi sistem informasi akuntansi, sistem informasi keuangan, sistem informasi manufaktur, sistem informasi pemasaran dan sistem informasi sumber daya manusia.

2.3.3. Tujuan Sistem Informasi

         Tujuan dari system informasi adalah menghasilkan informasi (Information) daribentuk data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya (Jogiyanto H.M., 2010:13).
         Tujuan sistem informasi terdiri dari Kegunaan (Usefulness), Ekonomi (Economic), Keandalan (Realibility), PelayananLangganan (Customer Service), Kesederhanaan (Simplicity), danFleksibilitas (Fleksibility) yang penjabarannya adalah sebagai berikut :

1. Kegunaan (Usefulness) Sistem harus menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan untuk pengambilan keputusan manajemen dan personil operasi di dalam organisasi. 2. Ekonomi (Economic) Semua bagian komponen sistem termasuk laporan-laporan, pengendalian-pengendalian, mesin-mesin harus menyumbang suatu nilai manfaat setidak-tidaknya sebesar biaya yang dibutuhkan. 3. Keandalan (Realibility) Keluaran sistem harus mempunyai tingkatan ketelitian yang tinggi dan system itu sendiri harus mampu beroperasi secara efektif bahkan pada waktu komponen manusia tidak hadir atau saat komponen mesin tidak beroperasi secara temporer. 4. Pelayanan Langganan (Customer Service) Sistem harus memberikan pelayanan dengan baik atau ramah kepada para pelanggan sehingga sistem tersebut dapat diminati oleh para pelanggannya. 5. Kesederhanaan (Simplicity) Sistem harus cukup sederhana sehingga terstruktur dan operasinya dapat dengan mudah dimengerti dan prosedurnya mudah diikuti. 6. Fleksibilitas (Fleksibility) Sistem harus cukup fleksibel untuk menangani perubahan-perubahan yang terjadi, kepentingannya cukup beralasan dalam kondisi dimana system beroperasi atau dalam kebutuhan yang diwajibkan oleh organisasi.


2.4. TEORI KHUSUS 2.4.1. Definisi Teori Khusus Ada beberapa macam pengertian bank menurut para ahli, diantaranya yaitu:

         Menurut Thomas Suyatno dkk dalam buku Kelembagaan Perbankan menjelaskan bahwa pengertian Bank dapat dilihat pada tiga sisi adalah “Bank menjadi penerima kredit ( bank as loan recipients ), bank menjadi pemberi kredit ( bank as creaditor ) dan yang terakhir bank pemberi kredit bagi masyaerakat yang melalui sumber yang memang berasal dari modal sendiri, tabungan atau simpanan masyarakat maupun melalui penciptaan uang bank ( bank money creation )”

Menurut A. Abdurahman diidalam bukunya yang berjudul “ Ensiklopedia Ekonomi Keuangan dan Perdagangan” telah menjelaskan bank adalah “Suatu jenis lembaga keuangan yang menjalankan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan segala benda-benda berharga, membiayai usaha-usaha perusahaan”.

         Menurut Undang-undang perbankan No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No.10 tahun 1998 didalam buku yang berjudul “Mengenal Operasional Perbankan I” Ikatan Bankir Indonesia, pengertian bank dapat diartikan sebagai berikut: “Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam berbagai bentukdan menyalurkan dana tersebut dalam bentuk kredit kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha dan melaksanakan berbagai jasa dalam kegiatan perdagangan dan pembayarang Dalam Negeri maupun Luar Negeriserta berbagai jasa lainnya di bidang keuangan “.

2.4.2. Fungsi dan Tujuan Bank Fungsi Bank

           Fungsi utama bank sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. Secara lebih spesifik fungsi bank adalah sebagai berikut:

a. Agent of trust (Sebuah Agen Kepercayaan)

            Dasar utama dari suatu bank adalah kepercayaan atau dengan kata lain adalah Trust. Masyarakat yang meyimpan dana kepada bank berarti mereka memiliki rasa kepercayaan terhadap bank tersebut. Bank yang dipercaya oleh masyarakat hendaknya dapat menjaga dan memelihara dana-dana masyarakat yang dipercayakan kepadanya. Selain itu, bank juga harus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nasabah atau masyarakat yang menyimpan dana pada bank itu dengan begitu nasabah atau masyarakat menyimpan dana akan mendapatkan kepuasan atas pelayanan bamk tersebut. Begitu pula antara pihak bank dan para debitur, dana-dana yang cair menandakan bahwa pihak bank percaya kepada debitur tersebut. Oleh karena itu debitur harus dapat mengelola dana yang diberikan oleh bank dengan sebaik mungkin.

b. Agent of Development (Agen Pembangunan)

             Berkaitan dengan sektor moneter dengan sektor riil.Antara sektor moneter dan sektor riil yang terdapat dalam masyarakat keduanya tidak dapat dipisahkan, sekto-sektor tersebut saling berinteraksi.sektor riil tidak akan berjalan dengan baik apabila sektor monetrnya tidak berjalan baik pula. Dalam hal ini tugas bank sebagai penghimpun dan penyalur dana sangat dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan ekonomi di sektor riil. Kegiatan bank tersebut memungkinkan masyarakat mempunyai keinginan untuk investasi, distribusi, dan jasa komunikasi barang dan jasa, mengingat semua kegunaan tersebut selalu berkaitan dengan penggunaan uang, kelancaran kegiatan investasi, distribusi, dan komunikasi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian masyarakat.

c. Agent of services (Agen Pelayanan)

              Selain melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana, bank juga memberikan penawaran jasa-jasa yang ditawarkan bank ini erat kaiatnya dengan kegiatan perekonomian masyarakat secara umum, jasa-jasa ini antara lain dapat berupa pengiriman uang, pemberian jaminan bank, jasa penitipan barang berharga dan lain-lain.

d. Tujuan Bank

             Tujuan utama bank adalah pengunjung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional kearah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.

2.4.3.Jenis-jenis Bank Menurut Undang-Undang No.10 Tahun 1998 Tentang Perbankan yaitu:

a. Bank Umum

              Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

b. Bank Perkreditan Rakyat

             Bank perkreditan rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalulintas pembayaran.

2.4.4. Usaha Bank

          Dalam melaksanakan kegiatan usahanya terdapat perbedaan antara bank umum dan bank perkreditan rakyat.

2.4.5. Kegiatan Usaha Bank Umum Kegiatan usahanya meliputi: a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. b. Memberikan kredit. c. Memberikan surat pengakuan utang-utang. d. Membeli, menjual atau menjamin atas resiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya. e. Memindahkan uang baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan nasabah. f. Menempatkan dana pada peminjam dana dari atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi, maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya. g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga. h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. i. Melakukan kegiatan penitipan untk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak. j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek. k. Membeli melalui pelelangan agunan baik semua maupun sebagian dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya.

2.4.6. Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat Kegiatan usahanya meliputi: a. menyimpan dana masyarakat dalam bentuk simpanan berupa tabungan, deposito, dan giro atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. b. Memberikan kredit. c. Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

2.5. Pengertian Tabungan, Manfaat Tabungan dan Jenis-jenis Tabungan 2.5.1. Pengertian Tabungan

                     Usaha perbankan dalam usaha meningkatkan pengerahan sumber dana dari masyarakat salah satunya dengan menghimpun sumber dana tabungan. Tabungan adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu.Biasanya suatu bank menyelenggarakan suatu produk tabungan lebih dari satu jenis.

Dengan diperkenalkannya tabungan pada masyarakat hal ini akan memupuk kesadaran masyarakat seberapa jauh pentingnya tabungan, karena dengan menabung berarti kita menyimpan uang di bank dengan rasa aman, yang dapat diambil setiap saat apabila kita membutuhkannya juga dengan menabung berarti menyisihkan sebagian dari pendapatan yang tidak dipakai untuk konsumsi. Pengertian tabungan menurut Undang-undang no. 10 tahun 1998 tentang perbankan atas undang-undang no. 7 tahun 1992 tentang perbankan pasal 1 ayat 9: “Merupakan simpanan yang penarikannya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati tetapi tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dipersamakan dengan itu”.


2.5.2. Manfaat Tabungan Manfaat tabungan bagi nasabah Bank adalah sebagai berikut: 1. Bagi nasabah a. Keamanan uang nasabah akan terjamin. b. Dapat dijadikan jaminan kredit serta mendapat bunga. 2. Bagi bank a. Dapat mendidik masyarakat agar gemar menabung. b. Bisa melayani atau membantu masyarakat yang membutuhkan dana dalam bentuk pinjaman kredit dan dengan memberikan kredit tersebut diharapkan akan menambah atau meningkatkan usaha pada bank.

2.6. Definisi Literature Review “Literature review adalah bahan yang tertulis berupa buku, jurnal yang membahas tentang topik yang hendak diteliti.” Tinjauan pustaka membantu peniliti untuk melihat ide-ide, pendapat, dan kritik tentang topik tersebut yang sebelum dibangun dan dianalisis oleh para ilmuwan sebelumnya. Pentingnya tinjauan pustaka untuk melihat dan menganalisa nilai tambah penelitian ini dibandingkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya (Semiawan 2010 : 104). Studi pustaka bertujuan untuk mendapatkan landasan teoritis yang berguna sebagai tolok ukur dalam membahas dan menganalisa data serta mengambil kesimpulan dan saran dalam analisis laporan keuangan perusahaan tertentu (Yuniarti 2012 : 3). Tinjauan pustaka dalam suatu penelitian memiliki beberapa tujuan, yaitu: 1. Untuk berbagi informasi dengan para pembaca mengenai hasil-hasil penelitian sebelumnya yang erat kaitannya dengan penelitian yang sedang kita laporkan. 2. Untuk menghubungkan suatu penelitian ke dalam pembahasan yang lebih luas serta terus berlanjut sehingga dapat megisi kesenjangan-kesenjangan serta memperluas atau memberikan kontribusi terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. 3. Menyajikan suatu kerangka untuk menunjukan atau meyakinkan pentingnya penelitian yang dilakukan dan untuk membandingkan hasil atau temuan penelitian dengan temuan-temuan penelitian lain dengan topik serupa. Banyak penelitian yang sebelumnya dilakukan mengenai Sistem Manajemen Informasi dan penelitian lain yang berkaitan. Dalam upaya mengembangkan dan menyempurnakan Sistem Manajemen Informasi ini perlu dilakukan study pustaka (literature review), diantaranya sebagai berikut : 1. Penelitian yang dilakukan oleh Vidya Yulianti (2010) Penelitian ini membahas tentang “Perancangan Sistem Informasi Pengajuan Permohonan Dana Tunai Pada Bank Perkreditan Rakyat Sarana Utama Multidana Berbasis Web”. Sistem yang diusulkan dalam penelitian ini menggunakan program aplikasi web yang bertujuan untuk meminimalkan pencatatan secara manual, serta terkomputerisasi nya sisten dengan penggunaan aplikasi program yang update serta dapat menangani berbagai permasalahan yang ada, sehingga system pengajuan pinjaman dana tunai dapat berjalan dengan baikdan efektif serta efisien. Program aplikasi ini dapat menghasilkan laporan-laporan yang dapat digunakan dalam proses pengajuan pinjaman dana tunal. 2. Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Wulandari ( 2010 ) Penelitian ini membahas tentang “Perancangan Sistem Informasi Pengajuan KPR ( Kredit Kepemilikan Rumah ) Pada BTN Cikokol Tangerang”. Metode yang diusulkan pada pelitian ini dengan membangun perancangan sistem informasi pengajuan KPR berbasis web, menggunakan bahasa pemrograman PHP, data basemenggunakan MySQL dan interface MacromediaDreamweaver CS5, dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat, namun pembahasan hanya dibatasi pada proses penginputan pengajuan dan penyampaian laporan saja. 3. Penilitian yang dilakukan oleh SealvaHandayaRakyat ( KUR ) Pada Bank BTN ( Bank Tabungan Negara ) Cikokol Tangerang”. Sistem yang diusulkan pada pelitian ini menggunakan program SIBS ( system sirvalake banking sistem ), BIDS ( branch delivery sistem ), GS ( green screen ) ubntuk membantu para pekerja dalam memproses dan membuat laporan-laporan tentang KUR ( kredit usaha rakyat . namun upaya tersebut belum dapat diimplementasikan karena masih adanya keterbatasan mengenai kemampuan database dalam menampung data-data nasabah pada aplikasi ini akhirnya pengaksesan data menjadi lama dan kurang efisien karena harus copy data. Dengan ini penelitian akan dilanjutkan dengan membangun sebuah sistem yang memiliki kehandalan dalam mengolah database secara otomatis.


BAB III PEMBAHASAN DAN HASIL

3.1. Gambaran Umum Perusahaan Mewujudkan kebahagiaan berjuta keluarga Indonesia merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN keinginan ini diwujudkan dengan berfokus pada pembiayaan perumahan, melalui penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk kalangan masyarakat yang luas, baik KPR bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah maupun KPR untuk segmen menengah ke atas. Tahun 1897 merupakan awal didirikannya Bank BTN yang saat itu disebut Postpaarbank. Lalu pada 1950 namanya berubah menjadi Bank Tabungan Pos dan kembali berganti menjadi Bank Tabungan Negara pada 1963. Bank BTN mencatatkan saham perdana pada 17 Desember 2009 di Bursa Efek Indonesia dan merupakan Bank pertama di Indonesia yang melakukan sekuritisasi asset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA). Dengan tujuan memberikan hasil terbaik kepada pemangku kepentingan, Bank BTN menekankan upaya untuk memperkuat dominasi di pasar pembiayaan perumahan. Namun demikian berbagai produk dan layanan perbankan yang modern dan lengkap, baik konvensional maupun syariah, tetap disediakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Saat ini, kegiatan Bank BTN didukung oleh jaringan operasional yang tersebar di seluruh Indonesia, baik gerai Bank maupun Kantor Pos yang terhubung secara online dengan Bank BTN serta mesin ATM dengan jaringan Link, ATM Bersama dan Visa. Bank BTN memiliki 6 Nilai Dasar yang menyangkut didalamnya adalah : 1. Pelayanan Prima Memberikan pelayanan yang melebihi harapan pelanggan (internal dan eksternal). 2. Inovasi Senantiasa mengembangkan gagasan baru dan penyempurnaan berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi perusahaan. 3. Keteladanan Mulai dari diri sendiri menjadi suri tauladan dalam berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Budaya Kerja Bank BTN bagi insan Bank BTN dan pihak-pihak yang terkait. 4. Profesionalisme Kompeten di bidangnya dan senantiasa mengembangkan diri sehingga menghasilkan kinerja terbaik serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan seluruh insan Bank BTN.

5. Integritas Konsisten antara pikiran, perkataan dan tindakan sesuai dengan ketentuan perusahaan, kode etik profesi dan prinsip-prinsip pembenaran yang terpuji.

6. Kerjasama Membangun hubungan yang tulus dan terbuka dengan sesama insan Bank BTN dan pihak lain dilandasi sikap saling percaya dan saling menghargai untuk mencapai tujuan bersama.

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan Sejarah singkat Bank BTN diawali dengan nama Bank Tabungan Pos di tahun 1950, perubahan nama menjadi Bank Tabungan Pos (UU Darurat No.9 Tahun 1950 tanggal 9 Pebruari 1950). Kemudian berubah nama menjadi Bank Tabungan Negara pada tahun 1963 atau Bank BTN dengan Perpu No.4 Tahun 1963 dan UU N0.2 tahun 1964. Dan di Tahun 1969 Bank BTN beroperasi menjadi Bank Umum dan mulai menerbitkan obligasi. Kemudian Bank BTN ditugaskan menerbitkan pelayanan KPR sesuai Surat Menkeu No. B-49/MK/IV/I/1974 tanggal 29 Januari 1974 (realisasi KPR pertama tanggal 10 Desember 1976). Lalu di tahun 2002 Bank BTN sebagai Bank Umum dengan fokus pinjaman tanpa subsidi untuk perumahan (berdasarkan Surat Menteri BUMN No. S-554/M-MBU/2002 tanggal 21 Agustus 2002). Dan Bank BTN menjadi bank pertama di Indonesia yang melakukan sekuritas aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragunan Aset (KIK-EBA) di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun yang sama, Bank BTN melepaskan 2.350.057.000 lembar saham, setara dengan 27,08% dari total saham Bank BTN, dan tercatat sebagai emisi IPO terbesar di tahun 2009 dengan nilai dana sebesar Rp. 1.88 triliun.

3.1.2. Struktur Organisasi Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang Setiap Cabang perbankan pasti memerlukan suatu susunan organisasi yang jelas, agar Kepala Cabang dan Staf Cabang dapat mengetahui dengan jelas dan benar-benar mengetahui tugas serta tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat terjalin kerjasama yang erat antara Kepala Cabang dengan Staf Cabang. Struktur organisasi yang terdapat pada Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang adalah sebagai berikut:



Gambar 1 : Struktur Organisasi Bank BTN Cabang Karawaci Kota

                           Tangerang


3.1.3. Tugas dan Tanggung Jawab Perusahaan 1. Tugas dan tanggung Branch Manager ( Kepala Cabang ) pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang yaitu ; a. Melakukan control terhadap seluruh pelaksanaan transaksi perbankan yang ada di Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. b. Melakukan pengawasan melekat terhadap asset yang ada di Bank BTN Cabang Karawaci yang sudah menjadi tanggung jawabnya. c. Melakukan otorisasi sesuai kewenangan yang diberikan. d. Melakukan service quality level terhadap nasabah-nasabah prima. 2. Tugas dan tanggung jawab Sekretaris kepala Cabang yaitu : a. Mencatat dan mengagendakan surat-surat, baik itu surat internal maupun surat eksternal yang ada kaitannya dengan kedinasan. b. Melayani tamu- tamu kepala cabang. c. Mengatur jadwal kegiatan dalam hal kedinasan yang dilakukan oleh Kepala Cabang Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. 3. Tugas dan tanggung jawab DBM Consumer, DBM Commercial dan DBM Supporting yaitu : a. Melakukan pengawasan melekat terhadap pegawai yang di supervisi. b. Melakukan otorisasi untuk aktifitas financial ataupun yang non financial sesuai ketentuan yang berlaku. c. Bertanggung jawab terhadap Kepala Cabang. 4. Tugas dan tanggung jawab Accounting Head ( Kepala Bagian Acounting ) yaitu : a. Melakukan supervisi atas kebenaran proses administrasi dokumentasi atas transaksi. b. Melakukan supervisi atas kebenaran proses penyelesain suspense dan rekening selisih lainnya. c. Melakukan supervisi atas kebenaran sesuai transaksi operasional bank, pada Bank BTN Cabang karawaci Tangerang. 5. Tugas dan tanggung jawab General Ledger Staf yaitu : a. Melakukan proses penyelesaian suspense dan rekening selisih lainnya. b. Melakukan entry GL-GL atas transaksi yang dilakukan oleh unit kerja lain. c. Bertanggung jawab atas transaksi atau pekerjaan yang dilakukan oleh stafnya. 6. Tugas dan tanggung jawab Staf Internal Control yaitu : a. Melakukan pemeriksaan atas kebenaran semua transaksi operasional bank. b. Melakukan koordinasi dalam rangka pemeriksaan pihak intern dan ekstern. c. Melakukan pemeriksaan atas penyelesaian suspense dan rekening selisih lainnya. d. Melakukan laporan atas penyelasaian klaim nasabah. e. Bertanggung jawab atas transaksi yang dilakukannya terhadap nasabah. 3.2. Tata Laksana Sistem 3.2.1. Rancangan Prosedur 1. Proses Menjadi Nasabah Proses Menjadi Nasabah Tabungan Batara Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Karawaci Kota Tangerang Pembukaan Rekening Tabungan Batara : a. Calon nasabah mendatangi Bank BTN membawa identitas diri seperti KTP/SIM/Identitas lain yang masih berlaku. Sedangkan untuk WNA dapat menggunakan Kartu Tinggal Sementara (KITAS). b. Calon nasabah meminta penjelasan kepada customer service mengenai pembukaan rekening tabungan Batara. c. Calon nasabah memilih apakah akan membuka rekening secara perorangan atau lembaga. Kemudian mengisi formulir pembukaan rekening dengan melampirkan KTP/SIM/identitas lain yang masih berlaku. d. Formulir pembukaan rekening dan lampiran KTP asli beserta copynya diserahkan ke petugas customer service untuk diproses. e. Calon nasabah mendapat buku tabungan Batara dan melakukan setoran pertama di teller dengan mengisi slip penyetoran tabungan. Prosedur penyetoran tabungan secara tunai Penyetoran dapat dilakukan di Bank BTN manapun, prosedur calon nasabah untuk membuka rekening : a. Nasabah datang ke Bank BTN dengan membawa buku tabungan dan uang. b. Nasabah mengisi slip penyetoran di kolom yang telah disediakan. c. Slip penyetoran, buku tabungan, dan uang diserahkan kepada teller. Prosedur penarikan tunai a. Nasabah datang ke Bank BTN dengan membawa buku tabungan. b. Nasabah mengisi slip penarikan tabungan di kolom yang telah disediakan. c. Slip penarikan dan tabungan diserahkan kepada teller. Penggantian buku tabungan Penutupan buku tabungan harus dilakukan di cabang Bank BTN yang menerbitkan buku tabungan : a. Nasabah datang ke Bank BTN dengan membawa buku tabungan yanglama dan KTP asli. b. Nasabah mendatangi petugas customer service untuk dapat menutup buku tabungan yang lama dan diganti dengan buku tabungan yang baru. c. Buku tabungan yang lama dan KTP diserahkan kepada petugas customer service untuk diproses. d. Setelah diproses oleh petugas customer service, nasabah mendapatkan buku tabungan baru. Penutupan Buku Tabungan Penggantian buku tabungan yang habis : a. Terima buku tabungan yang telah habis lembar mutasinya beserta kartu identitas diri. b. Periksa dan cocokkan buku tabungan dengan kartu identitas diri. c. Cetak data nasabah pada buku tabungan yang baru. d. Periksa serial number pada buku tabungan yang baru dengan buku tabungan yang lama, apabila tidak berurutan maka transaksi ditolak dan buku tabungan baru dimusnahkan. e. Nasabah menandatangani buku tabungan baru diatas lembar spectroline. f. Tutup tanda tangan nasabah yang di signature bard. g. Gunting kolom tanda tangan pada buku tabungan lama dan diserahkan ke nasabah : a. Buku tabungan lama. b. Buku tabungan yang baru. c. Kartu identitas diri asli. Prosedur penggantian buku tabungan yang hilang Nasabah mendatangi kantor Bank BTN untuk melaporkan hilangnya buku tabungan : a. Nasabah menemui petugas customer service untuk melaporkan kehilangan buku tabungan. b. Nasabah membawa surat laporan kehilangan dari kepolisian. c. Surat pernyataan tersebut harus ditandatangani oleh penabung, bila belum berumur 17 tahun dan ditandatangani bersama walinya. d. Surat pernyataan kehilangan dari kepolisian diserahkan kepada petugas customer service. 2. Manajemen Nasabah Proses Menjadi Nasabah Tabungan Batara Pada PT. Bank Negara (Persero) Pembukaan Rekening Tabungan Batara 1. Customer service : a. Melayani dengan ramah dan memberi penjelasan mengenai persyaratan tabungan Batara yang harus dipatuhi oleh calon nasabah. b. Petugas customer service menanyakan apakah calon nasabah akan membuka tabungan secara perorangan, atau lembaga. c. Petugas customer service menerima formulir pembukaan rekening beserta lampiran KTP asli dan copynya setelah calon nasabah memilih dan mengisi formulir. d. Memeriksa kebenaran pengisian formulir pembukaan rekening sesuai dengan yang tercantum di KTP. e. Mencocokkan tanda tangan calon nasabah yang tercantum diformulir pembukaan rekening dengan yang di KTP. f. Setelah cocok maka semua dokumen pembukaan diserahkan kepada kepala unit untuk di proses guna mengaktifkan rekening tabungan dan mensyahkan buku tabungan sehingga dapat diserahkan kepada nasabah.


2. Teller : a. Menerima formulir pembukaan rekening, buku tabungan, slip penyetoran dan uang dari nasabah. b. Mencocokkan tanda tangan nasabah di formulir pembukaan rekening. c. buku tabungan dan slip penyetoran dengan speciment. d. Memeriksa keaslian uang dari nasabah dan menghitung kesesuaian. e. jumlah uang yang diterima dengan yang tercantum dislip penyetoran. f. Setelah semuanya cocok maka di input ke dalam komputer. g. Slip penyetoran di validasi pada komputer, distempel “TUNAI”, dan diparaf oleh teller. h. Menyerahkan buku tabungan dan slip penyetoran lembar 2 kepada nasabah. i. Slip penyetoran lembar 1 di file oleh teller. 3. Prosedur penyetoran tabungan secara tunai Penyetoran dapat dilakukan di Bank BTN manapun, tidak harus melakukan transaksi di Bank BTN tempat membuka rekening. Teller : a. Menerima slip penyetoran 2 lembar, buku tabungan, dan uang dari nasabah. b. Mencocokkan tanda tangan pada buku tabungan dengan yang ada dislip penyetoran. c. Memeriksa keaslian uang yang diterima dari nasabah dan menghitung kesesuaian jumlah uang yang diterima dengan yang tercantum dislip penyetoran. d. Input kedalam komputer, kemudian slip penyetoran di validasi dan distempel “TUNAI” serta di paraf oleh teller. e. Buku tabungan dan slip penyetoran lembar 2 dikembalikan kepada nasabah. f. Slip penyetoran lembar 1 di file oleh teller sebagai lampiran. 4. Prosedur penarikan tunai Teller : a. Menerima slip penarikan dan buku tabungan nasabah. b. Mencocokkan tanda tangan pada buku tabungan dengan yang ada dislip penarikan. c. Memeriksa kecukupan saldo nasabah yang ada di tabungan dengan yang akan diambil. d. Input ke dalam komputer, kemudian slip penarikan di validasi dan distempel “TUNAI” serta di paraf oleh teller. Apabila penarikan uang diatas Rp. 10.000.000,- maka harus ada paraf kepala seksi. e. Buku tabungan dan uang diserahkan kepada nasabah. f. Slip penarikan di file oleh teller. 5. Penggantian buku tabungan. Penutupan buku tabungan harus dilakukan di cabang Bank BTN yang menerbitkan buku tabungan.

Customer service : a. Melayani nasabah dengan sopan dan ramah serta memberi informasi yang jelas mengenai cara penggantian buku tabungan lama dengan yang baru. b. Menerima buku tabungan lama dan KTP asli nasabah. c. Petugas customer service menggunting bagian tanda tangan nasabah pada buku tabungan lama. d. Pendaftaran nomor buku tabungan yang baru dilakukan oleh petugas customer service dan kepala seksi. e. Memberi buku tabungan kepada nasabah. f. Apabila nasabah ingin melakukan transaksi penyetoran atau penarikan dapat dilakukan di teller.

3.2.2. Analisa Masukan, Analisa Proses, Analisa Keluaran 1. Analisa Masukan a. Nama Masukan : Form pendaftaran nasabah Fungsi  : untuk pendataan nasabah Sumber  : customer service Media  : kertas Frekuensi  : Setiap dibutuhkan Format  : dapat dilihat pada lampiran Keterangan : berisi data dari calon nasabah


b. Nama Masukan : Form pengajuan simpanan/tabungan Fungsi  : Untuk mengetahui jumlah simpanan/tabungan

                      nasabah

Sumber  : Bendahara Media  : kertas Frekuensi  : Setiap dibutuhkan Format  : dapat dilihat pada lampiran Keterangan : data mengenai total nominal simpanan

2. Analisa Proses a. Nama Modul : Pembuatan kartu nasabah Masukan  : data nasabah Keluaran  : kartu nasabah atau kartu ATM Ringkasan Proses : proses ini akan menghasilkan kartu yang

                               dibutuhkan nasabah untuk melakukan
                               transaksi.

b. Nama Modul : Pembuatan buku simpanan Masukan  : data simpanan nasabah Keluaran  : Buku simpanan Ringkasan Proses : proses ini akan menghasilkan buku

                              tabungan yang dibutuhkan nasabah untuk
                              melakukan transaksi simpanan.


c. Nama Modul : Pembuatan kartu pinjaman/kartu kredit Masukan  : data nasabah yang akan meminjam Keluaran  : Kartu Pinjaman atau kartu kredit Ringkasan Proses : proses ini akan menghasilkan kartu

                              pinjaman yang dibutuhkan nasabah untuk
                              melakukan transaksi dan pembayaran
                              pinjaman.

d. Nama Modul : Pembayaran simpanan Masukan  : Data total nominal pembayaran

  		    simpanan perbulan

Keluaran  : Laporan simpanan Ringkasan Proses : Proses ini akan menghasilkan laporan

                               simpanan  yang dibutuhkan dan dimiliki
                               oleh Bendahara dan Pimpinan

e. Nama Modul : Pembayaran pinjaman Masukan  : Data total nominal pembayaran

                                pinjaman perbulan

Keluaran  : Laporan pinjaman Ringkasan Proeses : Proses ini akan menghasilkan laporan

                                pinjaman yang dibutuhkan dan dimiliki
                                oleh Bendahara dan Pimpinan


3. Analisa Keluaran a. Nama Keluaran : Buku simpanan Fungsi  : untuk melakukan transaksi simpanan Media  : Kertas Distribusi : Teller dan Nasabah

b. Nama Keluaran : Kartu nasabah Fungsi  : untuk mengetahui data nasabah Media  : Kertas Distribusi : Pimpinan, Bendahara, Teller dan Nasabah

c. Nama Keluaran : Kartu pinjaman/kartu kredit Fungsi  : untuk melakukan transaksi pembayaran pinjaman Media  : Kertas Distribusi : Bendahara, Teller dan Nasabah

b. Nama Keluaran : Buku simpanan Fungsi  : Untuk melakukan transaksi simpanan Media  : Kertas Distribusi : Bendahara, Teller dan Nasabah

e. Nama Keluaran : Laporan Simpanan Fungsi  : Untuk mengetahui jumlah simpanan nasabah

                   setiap bulan

Media  : Kertas Distribusi : Pimpinan dan Bendahara

f. Nama Keluaran : Laporan Pinjaman Fungsi  : untuk mengetahui jumlah pinjaman nasabah

                  setiap bulan

Media  : Kertas Distribusi : Pimpinan dan Bendahara










3.3. User Requirement Tabel 1 : Elisitasi Tahap I Langsung ke: navigasi, cari

Tabel 2 : Elisitasi Tahap II


Tabel 3 : Elisitasi Tahap III Langsung ke: navigasi, cari


                            Tabel 4 : Elisitasi tahap final


Tabel 5 : Hasil Pengukuran Sasaran Kinerja Pegawai

Rentang Score Hasil Pengukuran Sasaran Kinerja Simbol Kinerja 401-500 Pencapaian Luar Biasa (Out Standing) OS 301-400 Melampaui Harapan (Exceeds Requirements) ER 201-300 Memenuhi Persyaratan (Meet Requirements) MR 101-200 Perlu Pengembangan (Need Improvement) NI 0-100 Pencapaian Minimum MG


Tabel 6 : Estimasi biaya

3.4. Rancangan Basis Data Maka selanjutnya, akan dibahas mengenai rancangan usulan sistem informasi manajemen bagi nasabah berbasis web yang akan dibangun. Ada beberapa usulan prosedur yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem informasi manajemen bagi nasabah yang berjalan saat ini, yaitu merubah proses informasi, proses verifikasi, dan proses persetujuan yang saat ini masih manual menjadi terkomputerisasi berbasis web sehingga memudahkan nasabah dan Account Officer dalam melakukan kegiatan pekerjaannya. Berdasarkan perubahan sistem yang terjadi dan setelah kebutuhan-kebutuhan sistem yang baru telah ditentukan, maka langkah-langkah berikutnya yaitu perancangan atau desain sistem usulan yang bertujuan untuk memperbaiki sistem yang lama dengan memberi gambaran atau pandangan yang jelas menurut proses desain sistem dari awal hingga akhir. Dalam usulan prosedur yang baru ini digunakan program visual paradigma for UML Enterprice Edition 6.4 untuk menggambarkan use case diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram.

3.4.1. Normalisasi A. Calon Nasabah 1. Melakukan registrasi. 2. Melakukan login. 3. Melakukan penginputan pengajuan. 4. Melihat status/proses pengajuan. 5. Melakukan logout.

Admin 1. Melakukan login. 2. Melihat registrasi. 3. Verifikasi data calon nasabah. 4. Acc berkas calon nasabah. 5. Laporan ke direksi. 6. Logout.

Pimpinan 1. Melakukan login. 2. Melihat data yang sudah di acc admin. 3. Acc data yang sudah lengkap. 4. Melihat laporan calon nasabah. 5. Melakukan logout.




Pada normalisasi ini digambarkan ke dalam Class Diagram yaitu :

       1.       Use Case Diagram Sistem yang Diusulkan

A. Use Case Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah Use Case Diagram menggambarkan fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem yang dibangun.


Gambar 2 : Use Case Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah. Berdasarkan Gambar 2 Use Case Diagram Pada Calon Nasabah yang diusulkan terdapat : a. 1 (satu) actor yang melakukan proses, calon Nasabah.

                       b. 1 (satu) sistem yang mencakup kegiatan sistem.
                       c. 5 (lima) use case yang dilakukan oleh pelaku kegiatan.










B. Use Case Diagram Yang Diusulkan Pada Admin dan Pimpinan


         Gambar 3 : Use Case Diagram yang Diusulkan Pada Admin dan Pimpinan.

Berdasarkan Gambar 3 Use Case Diagram pada Admin dan Pimpinan yang diusulkan terdapat: 1. 1 (satu) system yang berada pada sistem. 2. 2 (dua) actor yang melakukan kegiatan pada sistem. 3. 11 (sebelas) use case yang dilakukan oleh pelaku kegiatan. 4. 1 (satu) include yang meliputi login. 5. 2 (dua) extended pada sistem.

       2.       Activity Diagram Yang Diusulkan

Activity Diagram menggambarkan berbagai alur aktifitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alur, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.







A. Activity Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah

Gambar 4 : Activity Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah. Berdasarkan Gambar 4 Activity Diagram pada Calon Nasabah yang diusulkan terdapat: 1. 1 (satu) initial node, sebagai awal objek. 2. 1 (satu) decision node. 3. 6 (enam) action dari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suatu aksi. 4. 2 (dua) fork node dari sistem yang mencerminkan penggabungan action. 5. 1 (satu) final node, sebagai objek yang diakhiri.









A. Activity Diagram yang Diusulkan Pada Admin

Gambar 5 : Activity Diagram yang Diusulkan Pada Admin. Berdasarkan Gambar 5 Activity Diagram pada Admin yang diusulkan terdapat : 1. 1 (satu) initial node, sebagai awal objek. 2. 1 (satu) decision node. 3. 6 (enam) action dari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suatu aksi. 4. 2 (dua) fork node dari sistem yang mencerminkan penggabungan action. 5. 1 (satu) final node, sebagai objek yang diakhiri.  B. Activity Diagram yang Diusulkan Pada Pimpinan


Gambar 6 : Activity Diagram yang Diusulkan Pada Pimpinan. Berdasarkan Gambar 6 Activity Diagram pada Pimpinan yang diusulkan terdapat: 1. 1 (satu) initial node, sebagai awal objek. 2. 1 (satu) decision node. 3. 5 (lima) action dari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suatu aksi. 4. 2 (dua) fork node dari sistem yang mencerminkan penggabungan action. 5. 1 (satu) final node, sebagai objek yang diakhiri.






       3.        Sequence Diagram Yang Diusulkan

Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah

Gambar 7 : Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah. Berdasarkan Gambar 7 Sequence Diagram pada Calon Nasabah yang diusulkan terdapat: 1. 6 (enam) life line antar muka yang saling berinteraksi. 2. 1 (satu) actor yang melakukan kegiatan yaitu calon nasabah. 3. 8 (delapan) message, spesifikasi dari komunikasi antar objek yang membuat informasi-informasi aktivitas yang terjadi. 4. 1 (satu) self message, yaitu verifikasi.







A. Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Admin

Gambar 8 : Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Admin. Berdasarkan Gambar 8 Sequence Diagram pada Admin yang diusulkan terdapat: 1. 6 (enam) life line antar muka yang saling berinteraksi. 2. 1 (satu) actor yang melakukan kegiatan yaitu calon nasabah. 3. 9 (sembilan) message, spesifikasi dari komunikasi antar objek yang membuat informasi-informasi aktivitas yang terjadi. 4. 1 (satu) self message, yaitu verifikasi.









B. Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Pimpinan

Gambar 9 : Sequence Diagram yang Diusulkan Pada Pimpinan. Berdasarkan Gambar 9 Sequence Diagram pada Pimpinan yang diusulkan terdapat: 1. 6 (enam) life line antar muka yang saling berinteraksi. 2. 1 (satu) actor yang melakukan kegiatan yaitu calon nasabah. 3. 6 (enam) message, spesifikasi dari komunikasi antar objek yang membuat informasi-informasi aktivitas yang terjadi. 4. 1 (satu) self message, yaitu verifikasi.









       4.        State Machine Diagram Yang Diusulkan

A. State Machine Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah

  Gambar 10 : State Machine Diagram yang Diusulkan Pada Calon Nasabah.

Berdasarkan Gambar 10 State Machine Diagram pada Calon Nasabah yang diusulkan terdapat: 1. 6 (enam) life line antar muka yang saling berinteraksi. 2. 1 (satu) actor yang melakukan kegiatan yaitu calon nasabah.








B. State Machine Diagram yang Diusulkan Pada Admin dan Pimpinan

Gambar 11 : State Machine Diagram yang Diusulkan Pada Admin dan Pimpinan. Berdasarkan Gambar 11 State Machine Diagram pada Admin dan Pimpinan yang diusulkan terdapat: 1. 6 (enam) life line antar muka yang saling berinteraksi. 2. 1 (satu) actor yang melakukan kegiatan yaitu calon nasabah.











       5.        Class Diagram yang diusulkan

Rancangan Sistem class diagram yang diusulkan adalah sebagai berikut pada gambar 4.9 :

Gambar 4.9 Class Diagram yang Diusulkan

               Berdasarkan Gambar 4.9 Class Diagram yang diusulkan  terdapat :

a. 6 (enam) class diagram. b. Assocation.

Rancangan database dipakai untuk mempermudah dalam proses penyeleksian data, serta membantu pemprograman dalam mengambil dan menampilkan data. Pada database digunakan tabel-tabel, dan pada tabel-tabel ini akan dijelaskan nama field, type dan size mengenai data tersebut. a. Nama file : Biodata Media : Harddisk Isi : (id_user+email+username+namalengkap+Tgl_lhr+tmpt_lhr+agama+kewarganegaraan+alamat+hp+password+tgl+foto+kelamin+status) Primary key : Id_user Panjang record : 291


               Tabel 1. Tabel Biodata		

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id user Unt 5 Primary Key Email Varchar 35 Username Varchar 25 Namalengkap Varchar 25 Tgl Lahir Date Tempat Lahir Varchar 20 Agama Varchar 5 Kewarganegaraan Varchar 20 Alamat Varchar 50 Hp Varchar 18 Password Varchar 8 Tanggal Date Foto Varchar 50 Kelamin Varchar 10 Status Varchar 20 Jumlah 291

b. Nama file : Login Media : Harddisk Isi : id_usernama+password+level+status Primary key : Id_ Panjang record : 64


Tabel 2. Tabel Login

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id Int 11 Primary Key Username Varchar 25 Password Varchar 8 Level Varchar 10 Status Varchar 10 Jumlah 64

c. Nama file : Pengajuan Media : Harddisk Isi : id_pengajuan+no_pengajuan+id_user+jenis+tujuan+thn+bln+jlh_pinj+jlh_angsuran+nama_perusahaan+alamat_perusahaan+kota_kabupaten+bidang_usaha+thn_kerja+bln_kerja+pendapatan+siup+stnk+jumlah Primary key : Id_pengajuan Panjang record : 344



Tabel 3. Tabel Pengajuan

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id pengajuan Int 11 Primary Key No pengajuan Varchar 20 Id user Int 11 Jenis Varchar 25 Tujuan Varchar 50 Tahun Varchar 4 Bulan Varchar 2 Jumlah pinjaman Varchar 15 Jumlah Varchar 15 Angsuran Nama perusahaan Varchar 30 Alamat perusahaan Varchar 50 Kota kabupaten Varchar 25 Bidang usaha Varchar 30 Tahun Kerja Varchar 4 Bulan kerja Varchar 2 Pendapatan Varchar 15 Siup Varchar 10 Stnk Varchar 10 Jumlah 344



d. Nama file : Saran Media : Harddisk Isi : id_pengajuan+ket_saran+tgl_saran+jumlah Primary key : Id_saran Panjang record : 119 Tabel 4. Tabel Saran

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id saran Int 11 Primary key Keterangan saran Varchar 100 Tgl saran Date 8 Junlah 119

e. Nama file : Pesan Media : Harddisk Isi : id_pesan+id_user+pesan_user+pesan_admin+tgl pesan+jumlah Primary key : Id_pesan Panjang record : 30




Tabel.5. Tabel Pesan

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id pesan Int 11 Primary key Id use Int 11 Pesan user Longtext Pesan admin Longtext Tgl pesan Date 8 Junlah 30

f. Nama file : Keputusan Media : Harddisk Isi : id_keputusan+id_pengajuan+status_pengajuan+keterangan_keputusan+tgl_keputusan. Primary key : Id_keputusan Panjang record : 149


Tabel 6. Tabel Keputusan

Field Nama Data Type Field Size Keterangan Id keputusan Int 11 Primary key Id pengajuan Int 11 Status pengajuan Varchar 20 Keterangan keputusan Varchar 100 Tgl keputusan Date 7 Jumlah 149


3.4.2. Spesifikasi Basis Data 1. Spesifikasi Hardware a. Prosessor : Pentium IV b. Monitor : VGA 14” c. Mouse : Optical d. Keyboard : PS2 e. RAM : 1 GB f. Harddisk : 40 GB g. Printer : Inkjet


2. Spesifikasi Software a. Windows XP b. Microsoft Excel 2007 c. Microsoft Word 2007 d. Internet Explorer e. Google Firefox 3. Hak Akses (Brainware) a. Calon Nasabah b. Pelayanan Kredit, yaitu Account Officer c. Pimpinan, yaitu Direksi 3.5. Flowchart Bank


flowchart bank


1. Membuka sebuah buka rekening 2. Input saldo awal 3. Pilih deposit atau tidak 4. Jika iya, saldo+amount 5. Saldo bertambah 6. Jika tidak maka withdraw 7. Jika saldo < amount, maka eror 8. Jika tidak maka saldo-amount 9. Saldo kurang 10. End

3.6. Rancangan Program 1. Halaman registrasi calon nasabah

Gambar 4.16 Gambar halaman registrasi calon nasabah 2. Halaman login calon nasabah

Gambar 4.17 Gambar halaman login calon nasabah 3. Halaman buat pengajuan

Gambar 4.18 Gambar halaman buat pengajuan 3.7. Rancangan Prototype 1. Halaman utama (home) calon nasabah

Gambar 4.12 Gambar halaman utama (home) calon nasabah

2. Halaman registrasi calon nasabah

Gambar 4.13 Gambar halaman registrasi calon nasabah 3. Halaman login admin dan pimpinan

Gambar 4.15 Gambar halaman login admin dan pimpinan

3.8. Konfigurasi Sistem Usulan 3.8.1. Spesifikasi Hardware Rancangan perangkat keras (hardware) yang diusulkan untuk sistem baru ini adalah sebagai berikut: a. Processor : Pentium IV b. Monitor : 14" LCD Monitor c. Mouse : Optical d. Keyboard : Standar e. RAM : 2 GB f. Harddisk : 80 GB g. Printer : Laser Jet 5M 3.8.2. Aplikasi Yang Digunakan Perangkat lunak merupakan penunjang dari peralatan computer yang digunakan sebagai penghubung dalam instruksi yang diinginkan agar computer diusulkan dalam rancangan sistem ini adalah: a. Window 7 b. Mozila Firefox c. Macromedia Dreamweaver CS 5 d. Xampp e. MySQL f. Visual paradigm for UML 6.4 Enterprise Edition

3.8.3. Hak Akses Pengoperasian program ini dilakukan oleh: a. Calon Nasabah b. Admin, yaitu Account Officer c. Pimpinan, yaitu Direksi



3.9. Testing 1. Pengujian pada menu registrasi calon nasabah


2. Pengujian pada menu login calon nasabah



3. Pengujian pada menu buat pengajuan calon nasabah


4. Pengujian pada menu tampilan admin





5. Pengujian pada menu tampilan pimpinan









3.10. Evaluasi Tabel : 1 Pengolahan Jadwal proses pembuatan sistem Langsung ke: navigasi, cari Tabel : 2 Pengolahan jadwal penerapan Langsung ke: navigasi, cari





3.11. Implementasi 3.11.1. Schedule Perancangan sistem yang diusulkan diperkirakan memakan waktu kurang lebih 4 (empat) bulan, dan kegiatan yang dilakukan adalah: Tabel 4.9 tabel time schedule





 3.12.        Penerapan

1. Rincian Biaya


Tabel 3.1 Internal Stategic Factors Analysis


Tabel 3.2 EkternalStategic Factors Analysis


Tabel 3.3 Stategic S-O

Tabel 3.4 Stategic S-T


Tabel 3.5 Stategic W-O


Tabel 3.6 Stategic W-T


2. Logo Perusahaan

Gambar 4.16 Gambar Logo Perusahaan 3. Bangunan Gedung Perusahaan


Gambar 4.17 Gambar Bangunan Gedung Perusahaan


BAB IV PENUTUP

4.1. Kesimpulan 4.1.1. Kesimpulan Terhadap Rumusan Masalah Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan yang telah dilakukan oleh penulis, maka dapat disimpulkan yaitu diantaranya : 1. Pentingnya mengetahui sistem informasi mengenai fasilitas dan manfaat yang diberikan oleh pihak bank kepada para calon nasabahnya karena, ternyata ada kaitannya antara ketertarikan para calon nasabah dengan bank yang dipilihnya. 2. ketidaktahuan para calon nasabahterhadap bank yang akan dipilihnya membuat begitu penting dan perlunya mengetahui dan memahami sistem manajemen informasi yang digunakan mengenai fasilitas dan manfaat bank itu sendirisecara lebih mendalam. 3. Pengolahan data informasi mengenai fasilitas dan manfaat pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang kepada para calon nasabahnya dilakukan dengan sistem perbankan pada umumnya.

4.1.2. Kesimpulan Terhadap Tujuan Dan Manfaat

    a. Kesimpulan terhadap tujuan penelitian

Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis untuk memperoleh kemudahan dalam mewujudkan keinginan akan fasilitas dan manfaat yang diberikan oleh Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang sesuai dengan kebutuhan para nasabah dan calon nasabah bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. b. Kesimpulan terhadap manfaat penelitian Manfaat dilakukannya penelitian, dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi para calon nasabah Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang secara prosedural atau pun secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah nasabah pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang. Juga menambah wawasan bagi penulis tentang dunia perbankan, khususnya tentang Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang.

4.1.3. Kesimpulan Terhadap Metode Penelitian Pada metode penelitian ini ada beberapa cara dalam metode pengumpulan data, yaitu dengan cara metode observasi, metode wawancara dan metode studi pustaka. Semua ini dilakukan secara sistematis terhadap unsur-unsur yang diteliti dengan terjun langsung dalam kegiatan pihak bank dalam melayani nasabahnya, dan juga penulis melakukan wawancara dengan nasabah dan costumer service Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang mengenai fasilitas dan manfaat yang diberikan oleh pihak bank, serta harapan yang diinginkan oleh nasabah dalam membangun hubungan yang baik dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. Selain melakukan observasi dan wawancara, penulis juga melakukan pengumpulan data dengan cara studi pustaka melalui sumber-sumber yang berhubungan dengan judul dan dengan cara membaca buku-buku atau literature-literatur dan buku-buku yang ada pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang.

4.2. Saran Untuk meningkatkan jumlah para calon nasabah yang ada pada sistem yang sedang berjalan, maka penulis ingin memberikan saran yang sesuai dengan apa yang telah penulis alami selama melaksanakan penelitian untuk penulisan Tugas Akhir ini, adalah sebagai berikut: 1. Diperlukan pelatihan untuk peningkatan SDM pada costumer service dan marketing pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang dalam memahami kebutuhan para calon nasabah secara lebih spesifik. 2. Sistem yang ada pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang saat ini hendaknya dilakukan perbaikan dari sistem yang masih memahami kebutuhan calon nasabah secara umum kepada pemahaman kebutuhan para calon nasabah secara khusus. 3. Jika terdapat kekurangan pada sistem yang sedang diusulkan, hendaknya dicatat oleh pihak pemberdayaan SDM Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang atau pada orang yang bersangkutan dengan sistem ini, hal ini ditujukan untuk perbaikan sistem agar menjadi lebih baik.


4.3. Kesan

Selama melakukan penelitian di Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang, penulis sangat berkesan sekali dan sangat menyenangkan, baik dari tingkat Kepala Cabang sampai ke tingkat staf Bank BTN Cabang Karawaci sangat respon dan sangat membantu dalam mewujudkan penulisan Tugas Akhir ini. Dan penulis tidak akan pernah melupakan kenangan manis selama melakukan penelitian di Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang.


DAFTAR PUSTAKA

1. Nugroho, 2010. ”Bahasa permodalan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma”, Jakarta : Nugroho. 2. Yakub, 2012. ”Pengantar sistem Informasi”. Yogyakarta : Graha Ilmu. 3. Sutarman, 2012. ”Buku Pengantar Teknologi Informasi”, Jakarta : Bumi Aksara. 4. Sutarbi, 2012. ”Konsep Sistem Informasi”. Yogyakarta : Andi Offset. 5. Suryo Guritno, Sudaryono, dan Untung Rahadja, 2011. ”Teory and Application of IT Research : Metodologi Penelitian Teknologi Informasi”. Yogyakarta: CV Andi Offset. 6. Semiawan, Conny R, 2010. ”Metode Penelitian Kualitatif”. Jakarta : Grasindo. 7. Yuniarti, Evi dkk, 2012. ”Kinerja Laporan Keuangan untuk Pengambilan Keputusan Pemberian Kredit Modal Kerja”. Lampung : Politeknik Negeri Lampung. 8. Situmorang, 2010. ”Buku Analisis Data”. Medan : Katalog Dalam Terbitan ( KTD ). 9. Jogianto, Hartono, 2010. ”Analisis dan Desain Sistem Informasi Edisi III”. Yogyakarta : Andi Offset. 10. Mc Leod, Reymond dan George P. Schell, 2012. ” Sistem Informasi Manajemen”. Edisi ke 10, Jakarta : Salemba Empat. 11. Hidayat, Deddy, 2010. ”Definisi Sistem”. Tangerang : Jurnal Cyber Raharja. 12. Perguruan Tinggi Raharja, 2013. ”Buku Panduan Tugas Akhir Dan Skripsi Edisi I Revisi II”. Tangerang : Perguruan Tinggi Raharja.


PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MENGENAI FASILITAS DAN MANFAAT MENJADI NASABAH PADA BANK BTN CABANG KARAWACI TANGERANG

TUGAS AKHIR


Disusun Oleh : NIM : 1111368755 NAMA : Iar Firdiansyah


JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA KONSENTRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKADEMIK MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) RAHARJA INFORMATIKA TANGERANG

(2015/2016)


DAFTAR GAMBAR


1. Gambar Struktur Organisasi Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang ……..... 38 2. Gambar Use Case Diagram yang diusulkan pada Calon Nasabah ………………...…59 3. Gambar Use Case Diagram yang diusulkan pada Admin dan Pimpinan ………...…. 61 4. Gambar Activity Diagram yang diusulkan pada Calon Nasabah ………………...…. 63 5. Gambar Activity Diagram yang diusulkan pada Admin …………………………..... 65 6. Gambar Activity Diagram yang diusulkan pada Pimpinan ……………………...….. 67 7. Gambar Sequence Diagram yang diusulkan pada Calon Nasabah ………………….. 69 8. Gambar Sequence Diagram yang diusulkan pada Admin ……………………...…… 71 9. Gambar Sequence Diagram yang diusulkan pada Pimpinan ……….……………….. 73 10. Gambar State Machine Diagram yang diusulkan pada Calon Nasabah ………….…. 75 11. Gambar State Machine Diagram yang diusulkan pada Admin dan Pimpinan ……… 77 12. Gambar Class Diagram yang diusulkan …………………………………………….. 79 13. Gambar Flowchart Bank ……………………………………………………………. 87 14. Gambar Halaman Registrasi Calon Nasabah ………………………….……………. 88 15. Gambar Halaman Login Calon Nasabah ……………………………………………. 89 16. Gambar Halaman Buat Pengajuan ………………………………………………….. 89 17. Gambar Halaman Utama (Home) Calon Nasabah ….…………………………...….. 90 18. Gambar Halaman Registrasi Calon Nasabah ……………………………………….. 90 19. Gambar Halaman Login Admin dan Pimpinan ……………………………….…….. 91 20. Gambar Logo Perusahaan …………………………………………………...…….. 101 21. Gambar Bangunan Gedung Perusahaan …………………………………………… 102


DAFTAR ISI


LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING LEMBAR KEASLIAN TUGAS AKHIR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR SIMBOL DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAKSI........................................................................................................ i KATA PENGANTAR………………………....................................................iii DAFTAR ISI……………………………….…....................................................v

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang…..……….…………………………....................................... 1 1.2.Rumusan Masalah………………………………...................................……. 2 1.3.Ruang Lingkup …………………..….………………….....…........................ 2 1.4.Tujuan dan Manfaat Penelitian ………..…………………….......................... 3 1.4.1.Tujuan Penelitian………………….………….…............…......................... 3 1.4.2.Manfaat Penelitian ............……….………………….…..........................… 3 1.5.Metode Penelitian ………………….…..................……….....................…… 4 1.5.1. Metode Pengumpulan Data ......................................................................... 4 1.6.Metode Analisa................…………………………………………………… 5 1.6.1.Metode Analisa Sistem….……....……………..................................…….. 5 1.7.Sistematika Penulisan…………………………………….............................. 7

BAB II LANDASAN TEORI 2.1.Teori Umum…………………………………….............................................. 9 2.1.1.Konsep Dasar Sistem ….………….………...................................……..…. 9 2.1.2.Karakteristik Sistem ...………………………....................................……. 11 2.1.3.Klasifikasi Sistem ……………………...………........................................ 13 2.2.Konsep Dasar Informasi ..………………..…………...........................…..... 15 2.2.1.Definisi Data…......……………………….......……..........................……. 15 2.2.2.Definisi Informasi ……………….......................……….............………... 15 2.2.3.Kualitas Informasi .………………..........................................…………… 16 2.2.4.Nilai Informasi…..………………………...........................................…… 17 2.3.Konsep Dasar Sistem Informasi …...…………………….................………. 20 2.3.1.Definisi Sistem Informasi ………………………...................................… 20 2.3.2.Klasifikasi Sistem Informasi ……..….………………............................… 22 2.3.3.Tujuan Sistem Informasi ….……….................…………………............... 22 2.4.Teori Khusus….……...................…….......................…………….....……... 24 2.4.1.Definisi Teori Khusus ………………………...............................….......... 24 2.4.2.Fungsi dan Tujuan Bank ………...…………...........................…............... 25 2.4.3.Jenis-Jenis Bank ..…………………………................................................ 26 2.4.4.Usaha Bank .…………………………....…................................................ 27 2.4.5.Kegiatan Usaha Bank Umum …..………………....................................... 27 2.4.6.Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat ..…...…...............................…..28 2.5. Pengertian Tabungan, Manfaat Tabungan, dan Jenis-Jenis

      Tabungan....................................................................................................... 29

2.5.1.Pengertian Tabungan ……..............………………………............……… 29 2.5.2.Manfaat Tabungan …..….........…………….....................................…….. 30 2.6.Definisi Literature Review ………………………………........................… 30

BAB III PEMBAHASAN DAN HASIL 3.1. Gambaran Umum Perusahaan ….................………....……………...............34 3.1.1.Sejarah Singkat Perusahaan …..……………………….........................…. 36 3.1.2. Struktur Organisasi Perusahaan ............................…………..................... 37 3.1.3. Tugas Dan Tanggung Jawab Perusahaan ............…..…….................…… 39 3.2. Tata Laksaba Sistem............................……………………………..…..….. 41 3.2.1. Rancangan Prosedur. …..………………………………........................... 41 3.2.2. Analisa Masukan, Analisa Proses, Analisa Keluaran…............................. 47 3.3. User Requirement .......................................................................................... 52 3.4. Rancangan Basis Data ……………………... ............................................... 57 3.4.3. Normalisasi …………................................................................................ 57 3.4.2. Spesifikasi Basis Data ................................................................................ 86 3.5. Flowchart Bank ............................................................................................. 87 3.6. Rancangan Program …………......... .......................................................... 88 3.7. Rancangan Prototype .................................................................................... 90 3.8. Konfigurasi Sistem Usulan ........................................................................... 91 3.8.1. Spesifikasi Hardware ................................................................................. 91 3.8.2. Aplikasi Yang Digunakan .......................................................................... 92 3.8.3. Hak Akses .................................................................................................. 92 3.9. Testing ........................................................................................................... 93 3.10. Evaluasi ....................................................................................................... 96 3.11. Implementasi ............................................................................................... 97 3.11.1. Schedule ................................................................................................... 97 3.12. Penerapan .................................................................................................... 98

BAB IV PENUTUP 4.1. Kesimpulan………………………………………….................................. 103 4.11. Kesimpulan Terhadap Rumusan Masalah ………...…............….....…… 103 4.1.2. Kesimpulan Terhadap Tujuan Dan Manfaat ..………...............……….. 103 4.1.3. Kesimpulan Terhadap Metode Penelitian …………….…….................. 104 4.2.Saran …………..……………………………........................................,,.... 105 4.3.Kesan .…………………………………………..............................…..….. 105

DAFTAR PUSTAKA


DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat Pengantar Tugas Akhir 2. Fofm Penggantian Judul Tugas Akhir 3. Form Penggantian Dosen Pembimbing Tugas Akhir. 4. Kartu bimbingan Tugas Akhir. 5. Kartu Study Tetap Final ( KSTF ) 6. Form Validasi Tugas Akhir. 7. Kwitansi Pembayaran Tugas Akhir. 8. Daftar Nilai. 9. Formulir Seminar Proposal. 10. Sertifikat TOEFL 11. Sertifikat Prospek. 12. Sertifikat IT Internasional. 13. Sertifikat IT Nasional. 14. Surat Keterangan Penelitian dari Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang.


DAFTAR SIMBOL 1. Simbol Use Case Diagram



2. Simbol Activity Diagram

3. Simbol Sequen Diagram


DAFTAR TABEL


1. Tabel Elisitasi Tahap I …………………………………………….…… 52 2. Tabel Elisitasi Tahap II ……………………………………………..….. 53 3. Tabel Elisitasi Tahap III …………………………………………….…. 54 4. Tabel Elisitasi Tahap Final ………………………………………….…. 55 5. Tabel Hasil Pengukuran Sasaran Kinerja Pegawai ………………….… 56 6. Tabel Estimasi Biaya ………………………………………………..…. 56 7. Tabel Biodata ……………………………………………………..……. 81 8. Tabel Login ……………………………………………………..……… 82 9. Tabel Pengajuan ……………………………………………..…………. 83 10. Tabel Saran …………………………………………………………..…. 84 11. Tabel Pesan ………………………………………………………….…. 85 12. Tabel Keputusan …………………………………………………….…. 86 13. Tabel Pengolahan Jadwal Penerapan ……………………………….….. 96 14. Tabel Time Schedule ……………………………………………..…….. 97 15. Tabel Internal Stategic Factors Analysis …………………………..…… 98 16. Tabel Eksternal Stategic Factors Analysis ……………………..………. 99 17. Tabel Stategic S-O ………………………………………………..……. 99 18. Tabel Stategic S-T ………………………………………..………...…. 100 19. Tabel Stategic W-O ……………………………………….…………... 100 20. Tabel Stategic W-T …………………………………………………… 102


KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan laporan Tugas Akhir dengan berjudul “Perancangan Sistem Informasi Mengenai Fasilitas Dan Manfaat Menjadi Nasabah Pada Bank BTN Cabang Karawaci Tangerang ” ini dengan sebaik-baiknya. Laporan Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat guna melengkapi kelulusan D3. Sebagai bahan dalam pembuatan laporan Tugas Akhir ini, penulis memperoleh informasi dari berbagai sumber yang diperlukan untuk mendukung penulisan laporan Tugas Akhir ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak dalam melakukan penyusunan laporan Tugas Akhir ini tentu tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini izinkanlah penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada : 1. Bapak Drs. Po. Abas Sunarya M.Si., selaku Direktur AMIK Raharja Informatika 2. Bapak Padeli M. Kom. Selaku PUDIR I AMIK Raharja informatika. 3. Ibu Ruli Supriati, S. Kom, selaku dosen Pembimbing I dan Ibu Desy Apriani, S. Kom, selaku dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya untuk memberikan bimbingan, motivasi dan pengarahannya kepada penulis. 4. Bapak Harry Purnomo, selaku Pembimbing Lapangan dari pihak Bank BTN Cabang Karawaci Kota Tangerang yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya untuk memberikan bimbingan, motivasi, dan pengarahannya kepada penulis. 5. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang tidak pernah kenal untuk lelah memberikan ilmunya kepada penulis. 6. Papa H. Maman Hambali dan Mama Hj. Riantinah beserta Adik tercinta Maulida Latifunissa yang telah memberikan dukungan moril maupun materil serta do’a untuk keberhasilan penulis. 7. Sahabat – sahabat yang selalu saling memberikan support satu sama lain dan semua pihak yang telah membantu penyusunan laporan ini. Akhirnya penulis mengharapkan semoga laporan Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan dapat menjadi bahan acuan yang berguna dikemudian hari. Wasalammu’alaikum Wr. Wb.

     Tangerang, 21 Januari 2016.

( Iar Firdiansyah ) NIM : 1111368755


AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) RAHARJA INFORMATIKA LEMBAR KEASLIAN TUGAS AKHIR

Saya yang bertandatangan di bawah ini ,

                  NIM	:  1111368755
                  Nama	:  Iar  Firdiansyah
                  Jenjang Studi	:  Diploma Tiga
                  Jurusan	:  Manajemen Informatika
                  Konsentrasi	:  Sistem Informasi Manajemen

Menyatakan bahwa Tugas Akhir ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan,salinan, atau duplikat dari Tugas Akhir yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Ahli Madya baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan. Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi apabila pernyataan diatas tidak benar. Tangerang, 21 Januari, 2016.

                                                                                               ( Iar Firdiansyah )


                                                                                             1111368755


AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) RAHARJA INFORMATIKA LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MENGENAI FASILITAS DAN MANFAAT MENJADI NASABAH PADA BANK BTN CABANG KARAWACI TANGERANG Disusun Oleh : NIM : 1111368755 Nama : Iar Firdiansyah Jenjang Studi : Diploma Tiga Jurusan : Manajemen Informatika Konsentrasi : Sistem Informasi Manajemen

                                                                      Disahkan Oleh :

Tangerang, 4 Maret 2016 Direktur Kepala Jurusan AMIK Raharja Informatika, Jurusan Manajeman Informatika,




(Drs. Po. Abas Sunarya, M.Si)



                                             (Ruli Supriati, S.Kom)

NIP : 000603 NIP :073009


AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) RAHARJA INFORMATIKA LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MENGENAI FASILITAS DAN MANFAAT MENJADI NASABAH PADA BANK BTN CABANG KARAWACI TANGERANG DibuatOleh : NIM : 1111368755 Nama : Iar Firdiansyah Disahkan Oleh : Telah disetujui untuk dipertahankan diha dapan Tim Penguji Ujian Komprehensif Jurusan Manajemen Informatika Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen Tahun Akademik 2015/2016 Disetujui Oleh,

                                                                                            Tangerang, 21Januari 2016
       Pembimbing I	  	  	                                                                   Pembimbing II

(Ruli Supriati, S.Kom) (Desy Apriani, S.Kom.)

NID : 08166 NID :15018

Contributors

Iar firdiansyah