TA1311377514

Dari Widuri
Lompat ke: navigasi, cari

PERANCANGAN SISTEM TRANSAKSI PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN

BUKU PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA

PERGURUAN TINGGI RAHARJA KOTA TANGERANG


TUGAS AKHIR

Disusun Oleh :

NIM
: 1311377514
NAMA
: NINDY KARLINDA


JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

KONSETRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA INFORMATIKA

TANGERANG

2016/2017

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA INFORMATIKA

 

LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR

PERANCANGAN SISTEM TRANSAKSI PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN BUKU PERPUSTAKAAN

MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA

KOTA TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1311377514
Nama
: NINDY KARLINDA
Jenjang Studi
: Diploma
Jurusan
: Manajemen Informatika
Konsentrasi
: Sistem Informasi Manajemen

 

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, 17 Januari 2017

Ketua
       
Kepala Jurusan
AMIK RAHARJA
       
Jurusan Tanajemen Informatika
           
           
           
           
(Dr. Po Abas Sunarya, M. Si)
       
(Ruli Supriati, S.Kom, M.T.I)
NIP : 000603
       
NIP : 073009

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PERANCANGAN SISTEM TRANSAKSI PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN BUKU PERPUSTAKAAN

MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA

KOTA TANGERANG

Dibuat Oleh :


NIM
: 1311377514
Nama
: NINDY KARLINDA

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Manajemen Informatika

Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen

Disetujui Oleh :

Tangerang,17 Januari 2017

Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
(Sandro Alfeno, M.Kom)
   
(Ruli Supriati, S.Kom.,M.T.I)
NID : 08203
   
NID : 08166



AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

PERANCANGAN SISTEM TRANSAKSI PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN BUKU PERPUSTAKAAN

MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA

KOTA TANGERANG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1311377514
Nama
: NINDY KARLINDA

Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian

Komprehensif

Jurusan Manajemen Informatika

Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen

Tahun Akademik 2016/2017

Disetujui Penguji :

Tangerang, .......... 2017

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN TUGAS AKHIR

PERANCANGAN SISTEM TRANSAKSI PERPUSTAKAAN

MENGGUNAKAN VISUAL BASIC PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA

KOTA TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1311377514
Nama
: NINDY KARLINDA
Jenjang Studi
: Diploma
Jurusan
: Manajemen Informatika
Konsentrasi
: Sistem Informasi Manajemen

 

 

Menyatakan bahwa Tugas Akhir ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan, atau duplikat dari Tugas Akhir yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Ahlimadya baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi jika pernyataan diatas tidak benar.

Tangerang, 17 Januari 2017

 
 
 
 
 
(Nindy Karlinda)
NIM : 1311377514

 

)*Tandatangan dibubuhi materai 6.000;


ABSTRAKSI

Perguruan Tinggi Raharja merupakan salah satu yayasan yang bergerak dibidang pendidikan teknologi informasi, dan salah satu fasilitasnya adalah tersedianya perpustakaan. Sebagai kampus IT sudah selayaknya untuk meningkatkan pelayanan sistem perpustakaan menerapkan aplikasi yang terkomputerisasi, bukan ditangani secara manual, yang dapat dikatakan semi komputerisasi, sehingga perpustakaan ini masih mengalami masalah dalam memberikan informasi yang diberikan berupa data buku atau proses pembuatan laporan yang cukup lama, belum lagi yang terkait dengan keakuratan data, terkadang terdapat kesalahan di karenakan (human error), sehingga menjadi kurang efektif dan efisien. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem transaksi perpustakaan untuk menangani transaksi peminjaman dan pengembalian buku serta penanganan denda sekaligus pembuatan beberapa laporan sebagai informasi kepada pimpinan agar mampu berjalan lebih cepat, efektif, efisien dan akurat. Selama proses penelitian, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan studi pustaka dalam memperoleh data dan informasi. Pada penulisan ini juga diterangkan tahapan pengerjaan, mulai dari proses analisa, perencanaan, perancangan menggunakan UML (Unified Modeling Language), serta implementasi program menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan database Microsoft Access. Hasil yang diharapkan dapat memberikan solusi sebagai sistem yang berjalan saat ini, terutama dalam penanganan peminjaman dan pengembalian serta perhitungan denda, selain itu juga mampu memberikan beberapa laporan yang dibutuhkan sesuai dengan periode waktu yang berjalan secara efektif dan efisien dengan tingkat keakuratan yang baik. .


Kata Kunci : Perpustakaan, Peminjaman, Pengembalian, Perhitungan denda.

ABSTRACT

Prog College is one of the foundations in the field of information technology education, and one of its facilities is the availability of the library. As a campus IT is only fitting to improve service library system which offers a computerized, not be handled manually, which can be said to be semi-computerized, so the library is still experiencing problems in delivering the information provided in the form of book data or the reporting process is quite long, yet again to the accuracy of the data, sometimes there are errors in because (human error), so that it becomes less effective and efficient. That requires a transaction system to handle transactions library borrowing and returning books and the handling of fines as well as the creation of multiple reports information to the leadership to be able to run faster, more effective, efficient and accurate. During the research process, the author uses the method of observation, interviews, and literature in obtaining data and information. At this writing is also explained stages of processing, from the process of analysis, planning, design using UML (Unified Modeling Language), as well as the implementation of programs using Microsoft Visual Basic 6.0 and Microsoft Access database. Results are expected to provide solutions as the current system, especially in the handling of borrowing and repayment as well as the calculation of fines, it is also able to provide some of the necessary reports in accordance with the period of time that runs effectively and efficiently with a good degree of accuracy. .


Keywords: Library, Loan, Returns, calculation of fines.

KATA PENGANTAR


Puji syukur alhamdulillah, penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta melimpahkan segala karunia-Nya,sehingga laporan TA/Skripsi Penulis dapat berjalan dengan baik dan selesai dengan semestinya.

Penulisan laporan TA/Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat guna melengkapi kurikulum perkuliahan. Sebagai bahan penulisan, Penulis memperoleh informasi berdasarkan sumber yang mendukung penuisan laporan ini. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

  1. Bapak Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si selaku Direktur AMIK Raharja Informatika .
  2. Ibu Ruli Supriati, S.Kom M.T.I. Selaku Kepala Jurusan Manajemen Informatika dan Dosen Pembimbing dua yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  3. Bapak Padeli, M.Kom Sebagai Pembantu Direktur I AMIK Raharja Informatika.
  4. Sandro Alfeno, M.Kom sebagai Dosen Pembimbing satu yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  5. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada penulis.
  6. Kedua Orang Tua, Kakak dan Saudara keluarga yang telah memberikan dukungan, baik moril, materil maupun doa untuk keberhasilan kepada penulis.

Penulis juga menyadari bahwa di dalam pelaksanaan TA/Skripsi maupun penyusunan laporan ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun, sehingga laporan penulis selanjutnya dapat menjadi lebih baik.
Akhir kata semoga laporan ini dapat memberi manfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penulis pada khususnya.


Tangerang, Januari 2017
Nindy Karlinda
NIM. 1311377514


BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Semakin majunya teknologi sekarang ini, komputer memiliki peran yang sangat penting untuk menentukan maju atau tidaknya sebuah perusahaan. Teknologi informasi juga menangani seluruh aktifitas data yang berhubungan dengan proses pencarian, penyimpanan, penyajian, manipulasi dan keselarasan juga keserasian data dengan dukungan perangkat komputer (baik hardware maupun software), jaringan komputer, media penyimpanan, serta media telekomunikasi. Teknologi Informasi juga dapat mendukung ketersediaan informasi yang terintegrasi sebagai upaya menciptakan berbagai kemudahan-kemudahan dalam melakukan semua transaksi yang ada di perpustakaan, misalnya proses peminjaman buku dan pengembalian buku perpustakaan. Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses belajar mengajar.

Perguruan Tinggi Raharja merupakan salah satu yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dan merupakan salah satu organisasi yang bergerak di pendidikan teknologi informasi, dan telah menerapkan sistem informasi perpustakaan yang ada pada perguruan tinggiini masih tergolong jenis perpustakaan semi modern, sehingga perpustakaan ini masih mengalami masalah dalam memberikan informasi yang diberikan berupa data buku atau pelayanan yang diperlukan oleh pengunjung yang masih menggunakan sistem manual yang semua proses transaksinya ditulis pada kertas. sehingga menimbulkan beberapa permasalahan di karenakan (human error) , Berikut tabel perkembangan jumlah buku perpustakaan pada Perguruan Tinggi Raharja.

Karna jumlah buku yang sangat banyak petugas mencatat dengan manual di dalam buku besar membutuhkan waktu yang lama sehingga buku tidak terdata dengan efektif dan efisien, Pencatatan data peminjaman buku sering terjadi kesalahan, karena banyaknya buku dan anggota yang proses pencatatannya di lakukan pada sebuah buku besar, dan Belum adanya sistem yang mengatur secara jelas dan terkomputerisasi tentang pendaftaran anggota, peminjaman, denda dan pengembalian buku. Berdasarkan pada permasalahan di atas, Oleh karna itu peneliti mengambil judul “Perancangan Sistem Transaksi Peminjaman dan Pengembalian Buku Perpustakaan Menggunakan Visual Basic Pada Perguruan Tinggi Raharja Kota Tangerang” .

Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan salah satu tahap diantara sejumlah tahap penelitian yang memiliki kedudukan penting dalam setiap aspek. Berdasarkan latar belakang, maka dapat ditarik pokok permasalahan yaitu:

  1. Bagaimana sistem transaksi peminjaman dan pengembalian buku pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja yang berjalan saat ini ?

  2. Kendala apa saja yang dihadapi pada transaksi peminjaman dan pengembalian buku ?

  3. Bagaimana membuat sebuah Aplikasi peminjaman dan pengembalian buku pada Perguruan Tinggi Raharja ?

Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian ini dibatasi hanya seputar transaksi peminjaman dan pengembalian buku, denda dan laporan yang ada pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.

Tujuan Dan Manfaat

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar Ahli Madya, juga sebagai sarana mahasiswa menerapkan ilmu yang didapatkan dalam bangku perkuliahan ke dunia kerja.

  1. Untuk mengetahui kendala dan permasalahan apa saja yang ada pada sistem peminjaman buku yang dijalankan saat ini.

  2. Untuk Menciptakan laporan transaksi yang lebih akurat pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.

  3. Untuk Membangun sistem Aplikasi peminjaman dan pengembalian buku pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja

Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dalam penelitian ini adalah untuk mempermudah user dalam transaksi laporan perpustakaan dengan tepat dan akurat.

Dengan melakukan penelitian ini, penulis berharap agar hasil penelitian dapat memberikan manfaat sebagai berikut :

  1. Menghasilkan sistem transaksi peminjaman dan pengembalian buku pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.

  2. Menghasilkan laporan transaksi yang akurat pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.

  3. Menghasilkan sistem Aplikasi perpustakaan yang dapat digunakan pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.

Metode Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data yang di perlukan dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa metode penelitian antara lain:

  1. Metode Observasi

    Metode Observasi merupakan suatu metode yang menggunakan proses pengamatan objek atau suatu permasalahan penelitian secara langsung terhadap objek yang diteliti dan melakukan proses pencatatan sistematis terhadap unsur-unsur yang diteliti pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja Jl.Jenderal Sudirman No.40 Modern Cikokol-Tangerang 15117 Telp.(021) 5529692,5529586 Fax.(021) 5529742 website: www.raharja.ac.id

  2. Metode Wawancara

    Metode Wawancara merupakan suatu Metode dalam mendapatkan data-data dengan cara Tanya jawab (wawancara) langsung terhadap Shinta Puspita,S.Kom sebagai Kasubag perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja untuk objek yang diteliti yang dilakukan secara lisan.

  3. Metode Study Pustaka

    Metode Study Pustaka merupakan suatu bentuk riset yang dilakukan dengan cara membaca buku-buku dan sumber-sumber yang dapat menjulang hasil laporan dan pengumpulan data serta literaturnya.

Metode Analisa Data

Analisa sistem dilakukan dengan melalui 4 (empat) tahapan yaitu : survey sistem yang sedang berjalan, analisa terhadap temuan survey, identifikasi kebutuhan informasi dan identifikasi persyaratan sistem Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak computer berbasis grafik dengan cepat.

Metode Perancangan

Metode perancangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode yang merupakan suatu keseluruahan sebuah proses perubahan sistem, metode ini memiliki 5 tahapan, yaitu:

  1. Perancangan (Planning)

    Tahap perancangan adalah tahap awal pengembangan sistem yang mendefinisikan perkiraan kebutuhan-kebutuhan sumber daya, seperti : perangkat fisik, metode dan anggaran yang sifatnya masih umum. Didalam tahapan ini juga dapat dilakukan langkah-langkah berupa : Mendefinisikan masalah, Menentukan tujuan sistem, mengindentifikasi kendala-kendala sistem dan studi kelayakan.

  2. Analisis (Analysis)

    Pada metode ini penulis menggunakan analisis PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service). Dari analisis ini biasanya dapat dilihat beberapa masalah utama.Hal ini penting karena biasanya yang muncul dipermukaan bukan sebuah masalah utama, tetapi hanya sebuah gejala dari masalah utama.

  3. Desain (Design)

    Metode ini adalah tahapan desain yaitu menentukan prosesan data yang diperlukan oleh sistem baru dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan user dengan alat bantu UML dengan Software Visual Paradigma yaitu Use Case Diagram, Class Diagram, Sequence Diagram, Statechart Diagram dan Activity Diagram. Sebuah perose desain ini akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat akan diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus kepada sebuah : struktur data dengan menggunakan MySQL, arsitektur perangkat lunak, presentasi interface dengan menggunakan Visual Basic 6.0 , dan detail (algoritma) procedural, dengan pembuatan database yang digunakan adalah Microsoft Office Access , Sebagai sebuah aplikasi browsing yang dipakai penulis menggunakan Google Chrome. Tahapan ini akan menghasilkan sebuah dokumen yang disbut Software Requirement. Dokumen ini lah yang akan digunakan progremer untuk melakukan sebuah aktivitas dalam sebuah pembuatan sistemnya. Konfigurasi sistem dan menyampaikan usulan implementasi.

  4. Metode Pengembangan Perangkat Lunak (Prototype)

    Prototyping adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengizinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal. Prototyping memberikan fasilitas bagi pengembang dan pemakai untuk saling berinteraksi dalam proses pembuatan, sehingga pengembang dapat dengan mudah memodelkan peragkat lunak yang akan dibuat. Dalam menerapkan prototype ini menggunakan Evolutionary karena pada model ini, hasil prototype tidak dibuang tetapi digunakan untuk iterasi desain berikutnya. Dalam hal ini, sistem atau produk yang sebenarnya dipandang sebagai evolusi dari versi awal yang sangat terbatas menuju produk final atau produk akhir.

  5. Testing dan Implementasi (Testing and Implementation)

    Pada metode testing dan implementasi ini, penulis mengajukan pengujian menggunakan Blackbox Testing berusaha untuk menemukan sebuah kesalahan dalam beberapa kategori, diantara fungsi-fungsi yang salah atau hilang, kesalahan interface, keslahan dalam struktur data atau akses database eksternal, dan kesalahan dalam performa. Oleh karena itu, penulis menggunakan sebuah metode pengujian Blackbox Testing sehingga dapat diketahui apakah sistem dapat diharapkan oleh stakeholder. Tahap implementasi adalah tahapan dimana rancangan sebuah sistem yang dibentuk menjadi satu kode (program) yang siap untuk dioprasikan, audit sistem, penjagaan, perbaikan dan pengembangan sistem.

Sistematika Penelitian

Penulisan laporan Tugas Akhir (TA) ini dikelompokkan menjadi beberapa bab dengan sistematika penyampaiannya. Adapun sistematika penulisan laporan kuliah kerja praktek ini adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang Latar belakang, perumusan masalah tujuan dan manfaat penelitian, ruang lingkup, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini berisi tentang pengertian dan definisi-definisi yang diambil dari beberapa kutipan buku yang berkaitan dengan judul penelitian dan Literature Review meliputi sistem informasi dan perpustakaan digital

BAB III PEMBAHASAN DAN HASIL

Bab ini membahas tentang struktur organisasi dan sejarah singkat Perguruan Tinggi Raharja, analisa sistem yang berjalan menggunakan rancangan Visual Basic sebagai landasan sistem, usulan Prosedur yang Baru, Diagram Rancangan Sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) Rancangan Basis Data, Rancangan Prototype/Tampilan dan Implementasi Sistem yang Diusulkan.

BAB IV PENUTUP

Bab ini berisi tentang kesimpulanhasilanalisadaripenelitian dan saran yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan terhadap sistem.

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR LAMPIRAN


BAB II

LANDASAN TEORI

Teori Umum

Konsep Dasar Sistem

1. Definisi Sistem

Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapi meskipun istilah sistem yang digunakan bervariasi, semua sistem pada bidang-bidang tersebut mempunyai beberapa persyaratan umum, yaitu sistem harus mempunyai elemen, lingkungan, interaksi antar elemen, interaksi antara elemen dengan lingkungannya, dan yang terpenting adalah sistem harus mempunyai tujuan yang akan dicapai.

Berdasarkan persyaratan ini, sistem dapat didefinisikan sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama. Kumpulan elemen terdiri dari manusia, mesin, prosedur, dokumen, data atau elemen lain yang terorganisir dari elemen-elemen tersebut. Elemen sistem disamping berhubungan satu sama lain, juga berhubungan dengan lingkungannya untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa definisi sistem lainya : Menurut Gordon B. Davis (2002) ”Sebuah sistem dari bagian-bagian saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud”.

2. Pengertian Subsistem

Menurut Norman L. Enger Subsistem adalah serangkaian kegiatan yang dapat ditentukan identitasnya yang berhubungan dalam suatu sistem. Sebagai contoh, sistem komputer dapat terdiri dari subsistem perangkat lunak dan perangkat keras.

Konsep Dasar Sistem Informasi

1. Definisi Sistem Informasi

Definisi sistem dapat dilakukan dari beberapa pendekan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen.

  1. Mendefinisikan sistem secara umum sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu sebagai satu kesatuan. (Agus Mulyanto, 2009 : 1 )
  2. Mendefinisikan sistem dalam bidang sistem informasi sebegai ”sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama, untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima proses input serta menghasilkan input dalam proses transformasi yang teratur”.
  3. Dengan demikian pengertian sistem dapat disimpulkan sebagai suatu prosedur atau elemen yang saling berhubungan satu sama lain dimana dalam sebuah sistem terdapat suatu masukan, proses dan keluaran, untuk mencapai tujuan yang diharapkan. (Agus Mulyanto, 2009 : 2 )

2. Karakteristik Sistem

Sebuah sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. Adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Komponen Sistem ( Components) Komponen sistem adalah sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
  2. Batasan Sistem ( Boundary ) Batasan sistem adalah suatu daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lain atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
  3. Lingkungan Luar Sistem ( Environment ) Lingkungan luar sistem adalah bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut.
  4. Penghubung Sistem ( Interface ) Penghubung sistem adalah media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain. Penghubung ini memungkinkan sumber – sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lain.
  5. Masukan Sistem ( Input ) Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa pemeliharaan ( maintenance input ) dan sinyal (signal input).
  6. Keluaran Sistem ( Output ) Keluaran sistem adalah hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran merupakan masukan bagi subsistem yang lain.
  7. Pengolah sistem ( Procces ) Pengolah sistem adalah suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.
  8. Sasaran Sistem ( Objective ) Sasaran sistem adalah tujuan dan hasil yang ingin dicapai dari suatu sistem. Bersifat deterministik. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai tujuan dan hasil yang telah direncanakan

3. Klasifikasi Sistem

Adapun klasifikasi sistem yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik. Contohnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan Tuhan. Sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik. Contohnya sistem komputer, sistem produksi, sistem penjualan, sistem administrasi personalia dan lain sebagainya.
  2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, contohnya sistem perputaran bumi, sistem siang malam, pergantian musim. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dibuat oleh manusia, contohnya sistem komputer dan sistem mobil.
  3. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik Sistem deterninistik adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi. Cotohnya sistem komputer . sistem probabilistik adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilistik. Sistem prakiraan cuaca dan sistem arisan.
  4. Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainnya. Contohnya sistem perusahaan dagang. Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa campur tangan pihak luar. Contohnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi.

4. Siklus Hidup Sistem

Siklus hidup sistem ( system life cycle ) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. Beberapa tahapan / fase dari siklus hidup sistem:

  1. Mengenali adanya kebutuhan.
  2. Pembangunan sistem.
  3. Pemasangan sistem.
  4. Pengoperasian sistem.
  5. Sistem menjadi usang.

Unified Modeling Language (UML)

1. Definisi Unified Modeling Language (UML)

Menurut Adi Nugroho dalam Esa Wijayanti (2014:22) “UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma (berorientasi objek)”. Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah di pelajari dan dipahami.

Berdasarkan pendapat diatas maka dapat disimpulkan UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan yang digunakan untuk merancang, mendokumentasikan sebuah sistem dengan perangkat lunak.

2. Langkah-langkah Penggunaan Unified Modelling Language (UML)

Menurut Adi Nugroho dalam Esa Wijayanti (2014:15), langkah-langkah Penggunaan Unified Modelling Language (UML) adalah sbb:

A. Buatlah daftar business process dari level tertinggi untuk mendefinisikan aktivitas dan proses yang mungkin muncul.

B. Petakan use case untuk setiap business process untuk mendefinisikan dengan tepat fungsional yang harus disediakan oleh sistem, kemudian perhalus use casediagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.

C. Buatlah deployment diagram secara kasar untuk mendefinisikan arsitektur fisik sistem.

D. Definisikan requirement lain non fungsional, security dan sebagainya yang juga harus disediakan oleh sistem.

E. Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat activity diagram.

F. Definisikan obyek-obyek level atas package atau domain dan buatlah sequence dan/atau collaboration utuk tiap alir pekerjaan, jika sebuah use case memiliki kemungkinan alir normal dan error, buat lagi satu diagram untuk masing-masing alir.

G. Buatlah rancangan user interface model yang menyediakan antamuka bagi pengguna untuk menjalankan skenario use case.

H. Berdasarkan model-model yang sudah ada, buatlah class diagram. Setiap package atau domian dipecah menjadi hirarki class lengkap dengan atribut dan metodenya. Akan lebih baik jika untuk setiap class dibuat unit test untuk menguji fungsionalitas class dan interaksi dengan class lain.

I. Setelah class diagram dibuat, kita dapat melihat kemungkinan pengelompokkan class menjadi komponen-komponen karena itu buatlah component diagram pada tahap ini. Juga, definisikan test integrasi untuk setiap komponen meyakinkan ia bereaksi dengan baik.

J. Perhalus deployment diagram yang sudah dibuat. Detilkan kemampuan dan requirement piranti lunak, sistem operasi, jaringan dan sebagainya. Petakan komponen ke dalam node.

K. Mulailah membangun sistem. Ada dua pendekatan yang tepat digunakan: Pendekatan use case dengan mengassign setiap use case kepada tim, pengembang tertentu untuk mengembangkan unit kode yang lengkap dengan test, Pendekatan komponen yaitu mengassign setiap komponen kepada tim pengembang tertentu.

L. Lakukan uji modul dan uji integrasi serta perbaiki model beserta codenya. Model harus sjelalu sesuai dengan code yang aktual.

M. Perangkat lunak siap dirilis.

3. Bangunan Dasar Metodologi Unified Modeling Language (UML)

Menurut Adi Nugroho dalam Esa Wijayanti (2014:25), bangunan dasar metodelogi UML menggunakan 3 (tiga) bangunan dasar untuk mendeskripsikan sistem atau perangkat lunak yang akan dikembangkan, yaitu :

1) Sesuatu (things)

A. Structural things : Merupakan bagian yang relatif statis dalam model Unified Modeling Language (UML). Bagian yang relatif statis dapatberupa elemen-elemen yang bersifat fisik maupunkonseptual.

B. Behavioral things : Merupakan bagian yang dinamis pada model Unified Modeling Language (UML), biasanya merupakan kata kerja dari model Unified Modeling Language (UML),yang mencerminkan perilakusepanjangruangdanwaktu.

C. Grouping things : Merupakan bagian pengorganisasian dalam Unified Modeling Language (UML).Dalam penggambaran model yang rumit kadang diperlukan penggambaran paket yang menyederhanakan model. Paket-paket ini kemudian dapat didekomposisi lebih lanjut. Paket berguna bagi pengelompokkan sesuatu, misalnya model-model dan subsistem-subsistem.

D. Annotational things : Merupakan bagian yang memperjelas model Unified Modeling Language (UML) dan dapat berupa komentar-komentar yang menjelaskan fungsi serta ciri-ciri setiap elemen dalam model Unified Modeling Language (UML).

2) Relasi (Relationship)

A. Kebergantungan : Merupakan hubungan dimana perubahan yang terjadi pada suatu elemen mandiri (independent) akan mempengaruhi elemen yang bergantung padanya.

B. Asosiasi : Merupakan apa yang menghubungkan antara objek satu dengan objek lainnya, bagaimana hubungan suatu objek dengan objek lainnya. Suatu bentuk asosiasi adalah agregasi yang menampilkan hubungan suatu objek dengan bagian-bagiannya.

C. Generalisasi : Merupakan hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada diatasnya objek induk (ancestor). Arah dari atas kebawah dari objek induk ke objek anak dinamakan spesialisasi, sedangkan arah berlawanan sebaliknya dari arah bawah keatas dinamakan generalisasi.

D. Realisasi : Merupakan operasi yang benar-benar dilakukan oleh suatu objek.

4. Diagram

Ada 5 (lima) macam diagram dalam Unified Modeling Language (UML), yaitu:

A. Use Case Diagram : Adalah suatu pola atau gambaran yang menunjukan kelakuan atau kebiasaan sistem. Dalam tahap ini use case mempresentasikan sebuah interaksi yang saling berhubungan dan dilakukan oleh sebuah actor dengan sistem dalam bentuk sebuah dialog.

B. Class Diagram : Adalah dalam tahap ini menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain, seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

C. State Chart Diagram : Adalah dalam tahap ini menggambarkan transisi dan keadaan dari satu ainnya suatu objek pada sistem sebagai akibat dari stimuli yang di terima.

D. Activity Diagram : Adalah dalam tahap ini menggambarkan berbagai alur aktivitas dalam sedang di rancang, bagaimana masing-masing alur berawal, decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir.

E. Sequence Diagram : Adalah dalam tahap ini menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Seguence Diagram terdiri atas dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).

Konsep Dasar Data

Teori Khusus

Konsep Visual Basic 6.0

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) Merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputerberbasis grafik dengan cepat. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda. Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan. Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas.[1] Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java

PERPUSTAKAAN

Pengertian Perpustakaan

Pengertian Perpustakaan secara umum yaitu sebagai suatu tempat yang didalamnya terdapat kegiatan penghimpunan, pengolahan dan penyebarluasan segala macam informasi. Ada beberapa jenis perpustakaan yang tersebar di masyarakat, misalnya, perpusatakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan khusus, dan perpustakaan umum. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada dilingkungan sekolah. Penyelenggaraan perpustakaan sekolah itu sendiri mengacu kepada Undang – Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di mana pada pasal 35 undang–undang tersebut dikemukakan bahwa setiap satuan pendidikan jalur pendidkan sekolah, baik yang yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat, harus menyediakan sumber- sumber belajar. Sumber : UU No 02 (2003)

Tujuan Perpustakaan

Tujuan didirikannya perpustakaan tidak terlepas dari tujuan diselenggarakannya pendidikan secara keseluruhan, yaitu untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada mahasiswa, serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan dari buku yang berada di perpustakaan.

  1. Mendorong dan mempercepat proses penguasaan teknik membaca para mahasiswa.
  2. Membantu memahasiswa untuk mendapatkan referensi buku serta contoh-contoh KKP dan TA/SKRIPSI.
  3. Menumbuhkembangkan minat dan kebiasaan membaca para mahasiswa.
  4. Menyediakan berbagai macam sumber informasi untuk kepentingan pelaksanaan kurikulum.
  5. Mendorong, menggairahkan, memelihara dan memberi semangat belajar bagi para mahasiswa.
  6. Memperluas, memperdalam dan memperkaya pengalaman belajar para mahasiswa.
  7. Memberikan hiburan sehat untuk mengisi waktu senggang melalui kegiatan membaca.

Fungsi Perpustakaan

Perpustakaan mempunyai empat fungsi umum, yaitu edukatif, informatif, rekreasi dan riset. Fungsi edukatif maksudnya adalah secara keseluruhan segala fasilitas dan sarana yang ada pada perpustakaan , terutama koleksi yang dikelolanya banyak membantu para mahasiswa untuk belajar serta membantu mahasiswa dalam mengerjakan tugas-tugas pembelajaran dikelas. Fungsi Informatif ini berkaitan dengan mengupayakan penyediaan koleksi perpustakaan yang bersifat memberi tahu akan hal – hal yang berhubungan dengan kepentingan para mahasiswa dan dosen.

Fungsi rekreasi ini untuk memenuhi kebutuhan sebagian anggota masyarakat akan hiburan intelektual. Fungsi riset maksudnya koleksi perpustakaan bisa dijadikan untuk bahan untuk membantu dilakukannya kegiatan penelitian sederhana.


BAB III

ANALISA SISTEM YANG BERJALAN

Gambaran Umum Perguruan Tinggi Raharja

Dengan semakin banyaknya Perguruan Tinggi di daerah Tangerang, khususnya dalam bidang pendidikan komputer ternyata hal tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh data secara terkomputerisasi di setiap bidang. Dunia komputer dan alat-alat canggih serta otomatis lainnya dalam toran, baik instansi pemerintah maupun swasta sangat pesat sekali perkembangannya, sehingga selalu berubah setiap saat.

Oleh karena itu Perguruan Tinggi Raharja dalam pendiriannya mempunyai misi untuk ikut membantu program pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi era globalisasi.

Telah menjadi tekad para pendiri Perguruan Tinggi ini untuk membantu an masyarakat kota Tangerang dalam pendirian Perguruan Tinggi Raharja yang diselenggarakan oleh Yayasan Nirwana Nusantara (YNN) yang didirikan pada tahun 2001 dan merupakan pendidikan yang terbaik dalam bidang pendidikan komputer.

Sejarah Singkat Perusahaan

Perguruan Tinggi Raharja bermula dari berdirinya sebuah lembaga kursus komputer yang bernama LPPK (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Komputer) Raharja terletak di Jl. Gatot Subroto Km.2 Komplek Ruko Harmoni Mas Cimone Tangerang. LPPK Raharja diresmikan pada tanggal 3 Januari 1994 oleh Bapak Walikota Tangerang Drs. H. Zakaria Machmud. Raharja telah terdaftar pada Depdiknas Kotamadya Tangerang dengan Nomor 201/PLSM/02.4/L.93. Lembaga inilah yang mempelopori penggunaan Operating SystemWindows dan aplikasinya di wilayah Tangerang dan sekitarnya dan mendapat respon positif dari masyarakat Tangerang dan sekitarnya. Jumlah peminatnya pun meningkat pesat seiring dengan kerjasama yang dilakukan oleh lembaga ini dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang ada di Tangerang. Karena semakin pesatnya perkembangan dan pertumbuhan akan komputerisasi dan meningkatnya peminat masyarakat Tangerang maka pada tanggal 24 Maret 1999 LPPK Raharja berkembang menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Raharja Informatika yang diresmikan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 56/D/O/1999 yang diserahkan langsung oleh Bapak Prof. Dr. Udju D. Rusdi selaku Koordinator KOPERTIS wilayah IV Jawa Barat kepada Ketua Yayasan Nirwana Nusantara Ibu Kasarina Sudjono pada tanggal 2 Februari 2000, dengan menyelenggarakan jurusan Manajemen Informatika.

Pada tanggal 2 Februari 2000 AMIK Raharja Informatika menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi yang menjalankan studi formal untuk program Diploma I (DI) dengan memberikan gelar Ahli Pratama dan Program Diploma II (DII) dengan memberikan gelar Ahli Muda dan Diploma III (DIII) dengan memberikan gelar Ahli Madya kepada lulusannya sesuai dengan Surat Keputusan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta wilayah IV Jawa Barat dengan Nomor 3024/004/KL/1999. Kemudian pada tanggal 7 September 2000 sesuai dengan surat keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 354/Dikti/Kep/2000, menambah 2 program yakni D3 Teknik Informatika dan D3 Komputerisasi Akuntansi. Kini AMIK Raharja Informatika mempuanyai 3 (tiga) program studi Diploma III dengan jurusan Manajemen Informatika (MI), Teknik Informatika (TI) dan Komputerisasi Akuntansi (KA) yang masing-masing jurusan memberikan gelar Ahli Madya (A.Md). Pada tanggal 20 Oktober 2000 dalam usahanya untuk meningkatkan mutu dan kualitas daripada lulusan, AMIK RAHARJA INFORMATIKA meningkatkan statusnya dengan membuka Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) RAHARJA. Dengan surat keputusan Nomor 42/01/YNN/PR/II/200, ketua Yayasan Nirwana Nusantara mengajukan permohonan pendirian STMIK RAHARJA kepada Mendiknas KOPERTIS Wilayah IV Jawa Barat dengan 3 ( tiga ) program studi SI jurusan Sitem Informasi (SI), Teknik Informatika (TI) dan Sistem Komputer (SK). Hal tersebut telah mendapat tanggapan dari Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dengan surat keputusan Nomor 74/D/O/2001.

Struktur Organisasi Perguruan Tinggi Raharja

Sebuah Organisasi atau perusahaan harus mempunyai suatu struktur organisasi yang digunakan untuk memudahkan pengkoordinasian dan penyatuan usaha, untuk menunjukkan kerangka-kerangka hubungan di antara fungsi, bagian-bagian maupun tugas dan wewenang serta tanggung jawab. Serta untuk menunjukan rantai (garis) perintah dan perangkapan fungsi yang diperlukan dalam suatu organisasi.

Sama halnya dengan Perguruan Tinggi Raharja yang mempunyai struktur organisasi manajemen sebagai berikut :

Wewenang dan Tanggung Jawab

Wewenang serta tanggung jawab bagian-bagian yang ada pada Perguruan Tinggi Raharja adalah sebagai berikut :

1. Ketua

Wewenang:

  1. Menyelenggarakan program kerja yang berpedoman pada visi, misi, fungsi dan tujuan pendirian Perguruan Tinggi Raharja.
  2. Menyelenggarakan kegiatan dan pengembangan pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan administrasi.
  4. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menunjang terwujudnya Tri Darma Perguruan Tinggi.

Tanggung Jawab :

  1. Memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian yarakat, membina tenaga pendidikan, mahasiswa, tenaga administrasi dan administrasi IK Raharja hubungannya dengan lingkungan.

2. Pembantu Ketua I (Bidang Akademik)

wewenang:

  1. Menjalankan program kebijaksanaan akademik.
  2. Mengawasi dan membina serta mengembangkan program studi sesuai kebijaksanaan yang telah digariskan.
  3. Membina dan mengembangkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
  4. Mengadakan afiliasi.
  5. Membina dan mengembangkan kelembagaan

Tanggung Jawab:

  1. Membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

3. Asisten Direktur Akademik

Wewenang :

  1. Mengusulkan kepada Direktur atas prosedur pelaksanaan proses belajar mengajar.
  2. Mengusulkan kepada Direktur tentang kenaikan honor staf binaannya.
  3. Memberikan kebijakan pelaksanaan layanan pada bidangnya.
  4. Mengusulkan kepada Direktur tentang unit layanan baru yang dibutuhkan.
  5. Memberikan sangsi kepada staf binaannya yang melanggar tata tertib karyawan.
  6. Mengusulkan kepada Direktur tentang pengangkatan dan pemberhentian dosen.

Tanggung Jawab :

  1. Bertanggung jawab atas penyusunan JRS yang efektif dan efisien.
  2. Bertanggung jawab atas pengimplementasian pelaksanaan proses belajar mengajar.
  3. Bertanggung jawab atas kemajuan kualitas pelayanan Akademik yang berkesinambungan.
  4. Bertanggung jawab atas kelancaran proses belajar mengajar.

4. Asisten Direktur Operasional

Wewenang :

  1. Mengusulkan kepada Direktur atas prosedur pelaksanaan pelayanan proses belajar mengajar.
  2. Mengusulkan kepada Direktur tentang kenaikan honor.
  3. Mengusulkan kepada Direktur tentang kepangkatan, pemberhentian staf binaannya.
  4. Mengusulkan kepada Direktur tentang unit layanan baru yang dibutuhkan.
  5. e. Memberikan sanksi kepada staf binaannya yang melanggar tata tertib karyawan.

Tanggung Jawab :

  1. Bertanggung jawab atas penyusunan kalender akademik tahunan.
  2. Bertanggung jawab atas pengimplementasian pelaksanaan pada bidangnya.
  3. Bertanggung jawab atas kemajuan kualitas pelayanan yang berkesinambungan pada bidangnya.
  4. Bertanggung jawab atas kelancaran proses belajar mengajar.

5. Kepala Jurusan

Wewenang :

  1. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang perubahan mata kuliah dan materi kuliah yang dianggap telah kadaluarsa bahkan perubahan Kurikulum Jurusan.
  2. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang kenaikan honor dosen binaannya.
  3. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang pengadaan seminar, pelatihan, penambahan kelas perkuliahan, pengangkatan dosen baru, pemberhentian dosen.
  4. Memberikan kebijakan administratif akademik seperti cuti kuliah, perpindahan jurusan, ujian susulan, pembukaan semester pendek.
  5. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang pembukaan peminatan/konsentrasi baru dalam jurusannya.
  6. Memberikan sanksi akademik kepada mahasiswa yang melanggar tata tertib Perguruan Tinggi Raharja.

Tanggung Jawab :

  1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan pengimplementasian kurikulum, SAP dan Bahan Ajar.
  2. Bertanggung jawab atas monitoring kehadiran dosen dalam perkuliahan, jam konsultasi dan tugas-tugas yang disampaikan ke dosen.
  3. Bertanggung jawab atas terlaksananya penelitian dan pelaksanaan seminar.
  4. Bertanggung jawab atas pembinaan mahasiswa dan dosen binaannya.
  5. Bertanggung jawab atas prestasi Akademik mahasiswa.
  6. Bertanggung jawab atas peningkatan jumlah mahasiswa dalam jurusannnya.

6. Registrasi Perkuliahan dan Ujian (RPU)

Wewenang :

  1. Berwenang memberikan kebijaksanaan yang berhubungan dengan proses registrasi mahasiswa.
  2. Memberikan kebijakan pelaksanaan layanan pada bidangnya.
  3. Mengusulkan kepada ADO atas prosedur pelaksanaan es belajar mengajar serta kebijakan yang diambil.
  4. Mengusulkan kepada Kepala Jurusan untuk kelas perkuliahan yang dapat dibuka

Tanggung Jawab :

  1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan registrasi POM mulai dari persiapan hingga pada penutupan setiap semesternya.
  2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan registrasi batal tambah perkuliahan dan Ujian (PU).
  3. Bertanggung jawab atas pelaksanaan perkuliahan dan ujian.
  4. Bertanggung jawab atas pendokumentasian pelaksanaan perkuliahan dan ujian

7. Bagian Perpustakaan

Wewenang:

  1. Memberikan kebijakan pelaksanaan layanan pada bidangnya.
  2. Memberikan sanksi kepada staff binaannya yang melanggar tata tertib karyawan.
  3. Mengajukan anggaran pengembangan perpustakaan.
  4. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Operasi untuk pengangkatan dan pemberhentian staff binaannya.
  5. Berwenang untuk melakukan pengauditan dan pengecekan buku-buku perpustakaan.
  6. Memberikan masukan kepada Asisten Direktur Operasi mengenai penambahan fasilitas tambahan.

Tanggung Jawab :

  1. Bertanggung jawab atas buku yang ada dan kualitasnya di perpustakaan
  2. Bertanggung jawab atas mutu pelayanan pada bagiannya.
  3. Bertanggung jawab atas aturan-aturan yang berhubungan dengan perpustakaan.

Tata Laksana Sistem Yang Berjalan


Rancangan Prosedur

1. Use Case Diagram Sistem Yang Berjalan

Analisa sistem yang berjalan, pada penelitian ini digunakan program Unified Modelling Language (UML) untuk menggambarkan prosedur dan proses yang berjalan saat ini, pada penggambaran kali ini digunakan use case diagram yang berjalan, yaitu sebagai berikut :

Berdasarkan gambar 3.3. Use Case Diagram yang berjalan saat terdapat ini terdapat keterangan yaitu:

  • 1 system yang mencakup seluruh kegiatan input data yang ada di perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja. 3 actor yang melakukan kegiatan, diantaranya petugas, mahasiswa, dan kasir.
  • 6 use case yang biasa dilakukan oleh actor-actor tersebut diantaranya pendaftaran, peminjaman, pengembalian, denda dan laporan. 3 extend yang menspesifikasikan bahwa use case target memperluas prilaku dari use case sumber pada dua titik yang diberikan kepada petugas dan kasir untuk memberi laporan kepada kasir .

    Kelemahan Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang berjalan saat ini

  • Petugas mendata peminjaman masih bersifat manual dan menulis di buku besar.
  • Sering terjadi kesalahan karna jumlah buku sangat banyak hingga petugas sulit untuk melakukan pendataan.
  • Sulit untuk membuat laporan bulan hutang peminjaman dan pengembalian , dikarenakan pencatatan peminjaman di lakukan secara manual (ditulis didalam buku besar).
  • Data yang disimpan tidak bisa dijamin keamanannya karena siapapun bisa melihat data yang ada, selain itu tidak bisa mengontrol kesalahan tulisan atau masukan.

    1. Use Case Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan

    Pada penggambaran kali ini digunakan use case diagram yang diusulkan, yaitu sebagai berikut :

    Berdasarkan gambar 3.4. Use Case Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan:

  • 1 system yang mencakup seluruh kegiatan input data yang ada di perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja.
  • 4 actor yang melakukan kegiatan, diantaranya petugas, mahasiswa, kasir dan pimpinan.
  • 7 use case yang biasa dilakukan oleh actor-actor tersebut diantaranya log in, pendaftaran, peminjaman, pengembalian, denda dan laporan, log out.

    2. Activity Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan

    Berdasarkan gambar 3.5. Activity Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan:

  • 1 Initial node dimana objek memulai kegiatan.
  • actor yang melakukan kegiatan, diantaranya pengunjung, petugas, kasir dan pimpinan.
  • 9 (Sembilan) action state yang berawal dari pengunjung mengisi daftar pengunjung hingga akhir dari kegiatan kepada petugas dan kasir untuk memberi laporan kepada pimpinan .
  • 1 Activity final Node dimana objek mengakhiri kegiatan.

    3. Sequence Diagram Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan

    Berdasarkan gambar 3.6. Sequence Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan :

  • 4 actor yang melakukan kegiatan, diantaranya petugas dan mahasiswa, kasir dan pimpinan.
  • lifeline yaitu pendaftaran, peminjaman, pengembalian, denda dan laporan.
  • 9 message antara lain pengunjung melakukan pendaftaran,, petugas memberikan form, mengambil kartu member perpustakaan, pengunjung meminjam buku, pengunjung membayar denda, kasir memberikan kwitansi denda, hingga akhir dari kegiatan kepada petugas dan kasir untuk memberi laporan kepada pimpinan.

    4. Class Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan

    Berdasarkan gambar 3.7. Class Diagram Sistem Peminjaman dan Pengembalian Buku yang diusulkan :

  • 8 class , himpunan dari objek - objek yang yang berbagai atribut serta operasi yang sama diantaranya kd_anggota, kd_buku .
  • 4 multiciply , hubungan objek satu dengan objek lainnya yag mempunyai nilai.

    SKENARIO:

    1. Petugas mendata peminjaman masih bersifat manual dan menulis di buku besar.
    2. Sering terjadi kesalahan karna jumlah buku sangat banyak hingga petugas sulit untuk melakukan pendataan.
    3. Sulit untuk membuat laporan bulan hutang peminjaman dan pengembalian , dikarenakan pencatatan peminjaman di lakukan secara manual (ditulis didalam buku besar).
    4. Data yang disimpan tidak bisa dijamin keamanannya karena siapapun bisa melihat data yang ada, selain itu tidak bisa mengontrol kesalahan tulisan atau masukan.

      User Requirement

      Elisitasi Tahap I

      Elisitasi tahap I merupakan daftar yang diperoleh dari hasil pengumpulan data dari lapangan yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Untuk membuat perancangan sistem transaksi pada bagian perpustakaan. Berikut lampiran Elisitasi Tahap I yang telah dibuat:

      ELISITASI-I.png

      />

      Elisitasi Tahap I yang disusun berdasarkan hasil wawancara dan analisa pada bagian yang terkait serta pihak yang mempunyai hubungan langsung dengan sistem yang akan dibuat dalam hal ini wawancara dilakukan terhadap bagian perpustakaan serta stakeholder mengenai sistem yang diusulkan oleh pihak perpustakaan.

      Elisitasi Tahap II

      Elisitasi tahap II disusun berdasarkan Elisitasi Tahap I yang kemudian diklasifikasikan lagi dengan metode MDI. Berikut lampiran Elisitasi Tahap II yang telah dibuat:

      ELISITASI-I.png

      />


      Keterangan :

      M = Mandatory (yang diinginkan)

      D = Desirable (diperlukan)

      I = Inessential (yang tidak mutlak diinginkan)

      Elisitasi Tahap III

      Elisitasi tahap III Berdasarkan Elisitasi Tahap II di atas, maka dibuatlah Elisitasi Tahap III yang diklasifikasikan kembali dengan menggunakan metode TOE dengan opse KML. Terdapat 7 requirement yang pilihannya antara lain High (H) dan harus dieliminasi, Middle (M) dan Low (L). Berikut lampiran Elisitasi Tahap III yang telah dibuat :

      ELISITASI-III-1.png

      ELISITASI-III-2.png

      ELISITASI-III-3.png

      />

      Keterangan :

      T : Technical L : Low = mudah

      O : Operational M : Middle = sedang(diperlukan)

      E : Economic H : High = sulit

      Final Elisitasi

      Merupakan bentuk akhir dari tahap-tahap elisitasi yang dapat dijadikan acuan dan dasar untuk membangun Peerancangan Sistem Transaksi Perpustakaan Menggunakan Visual Basic pada Perguruan Tinggi Raharja. Berdasarkan Elisitasi Tahap III maka dapat dihasilkan requirement final draft yang diharapkan dapat mempermudah penulis untuk membuat suatu Sistem menggunakan Visual BasicPada Bagian Perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja. Berikut Lampiran Final Draft Elisitasi yang telah dibuat :

      FINAL%2BELISITASI-1.png

      FINAL%2BELISITASI-2.png

      FINAL%2BELISITASI-3.png

      />

      Spesifikasi Basis Data

      Spesifikasi basis data merupakan desain basis data yang dianggap telah normal. Desain basis data menjelaskan media penyimpanan yang digunakan, spesifikasi basis data yang digunakan dalam sistem yang akan dibangun adalah sebagai berikut :

      1. Nama file : Tabel Log in
      2. Media : Hard Disk

        Isi : user name, password

        Primary key : username

        Jumlah record : 30

      TabelLogin.png
      1. Nama file : Tabel Penerbit
      2. Media : Hard Disk

        Isi : kd penerbit,nama penerbit

        Primary key : Kode Penerbit

        Jumlah record : 28

      TabelPenerbit.png
      1. Nama file : Tabel Anggota
      2. Media : Hard Disk

        Isi : kd anggota, nama anggota, alamat anggota,tlp anggota

        Primary key : Kode Anggota

        Jumlah record : 164

      TabelAnggota.png
      1. Nama file : Tabel Peminjaman
      2. Media : Hard Disk

        Isi : no pinjam, tgl pinjam, kd anggota, kd buku1, kd buku2

        Primary key : no pinjam

        Jumlah record : 55

      TabelPeminjaman.png
      1. Nama file : Tabel Buku
      2. Media : Hard Disk

        Isi : kd buku, nama buku, kd penerbit, kd kategori, kd pengarang

        Primary key : kode buku

        Jumlah record : 69

      TabelBuku.png
      1. Nama file : Tabel Kategori
      2. Media : Hard Disk

        Isi : kd kategori, nama kategori

        Primary key : kode kategori

        Jumlah record : 28

      TabelKategori.png
      1. Nama file : Tabel Denda
      2. Media : Hard Disk

        Isi : no denda, tgl denda, no kembali

        Primary key : no denda

        Jumlah record : 32

      TabelDenda.png
      1. Nama file : Tabel Pengembalian
      2. Media : Hard Disk

        Isi : no kembali, tgl kembali, no pinjam

        Primary key : no denda

        Jumlah record : 23

      TabelPengembalian.png
      1. Nama file : Tabel Pengarang
      2. Media : Hard Disk

        Isi : kd pengarang, nama pengarang

        Primary key : kd pengarang

        Jumlah record : 48

      TabelPengarang.png

        Rancangan Prototype

        1. Input Data User

        39-Inputdatauser.png

        Pada Menu ini merupakan menu input data user yang berfungsi untuk menambah petugas yang dapat mengakses sistem, diantaranya Username, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        2. Tampilan Menu Master

        310-Tampilanmenumaster.png

        Pada Menu ini merupakan menu master yang berfungsi sebagai menu utama diantaranya Data Anggota, Data Buku, Data Penerbit, Data Kategori dan Data Pengarang, menu ini untuk mengelola data buku perpustakaan yang masuk.

        3. Tampilan Input Data Anggota

        311-Tampilandataanggota.png

        Pada Menu Input Data Anggota merupakan menu yang berfungsi untuk mendata anggota diantaranya Kode anggota setiap anggota mempunyai kode anggota, Nama Anggota, Alamat Anggota dan Telepon Anggota , setelah itu data anggota lengkap dan anggotapun mendapat kartu anggota, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        4. Tampilan Input Data Buku

        312-Tampilaninputdatabuku.png

        Pada Menu Input Data Buku merupakan menu yang berfungsi untuk mendata Buku diantaranya kode buku, nama buku, kode penerbit, nama penerbit, kode kategori, nama kategori, kode pengarang dan nama pengarang, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        5. Tampilan Input Data Penerbit

        313-Inputdatapenerbit.png

        Pada Menu Input Data Penerbit merupakan menu yang berfungsi untuk mendata Penerbit Buku diantaranya Kode Penerbit setiap penerbit mempunyai kode penerbit yang di ambil dari DDC buku yang masuk, dan Nama Penerbit di ambil dari nama depan buku, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        6. Tampilan Input Data Kategori

        314-inputdatakategori.png

        Pada Menu Input Data Kategori merupakan menu yang berfungsi untuk mendata Kategori diantaranya Kode Kategori yang diambil dari nama buku dan diambil hanya3huruf nama depan buku, setelah itu Nama Kategori diambil dari kelompok buku misalnya Buku Microsoft Word atau Mudahnya Menguasai Komputer , masuk dengan kategori Internet, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        7. Tampilan Input Data Pengarang

        315-Inputdatapengarang.png

        Pada Menu Input Data Pengarang merupakan menu yang berfungsi untuk mendata Pengarang atau Penulis diantaranya Kode Pengarang yang diambil dari nama pengarang dan diambil hanya3huruf nama depan pengarang, dan setiap buku mempunyai nama pengarang, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        8. Tampilan Menu Transaksi

        316-menutransaksi.png

        Pada Menu Transaksi ini merupakan menu yang berfungsi untuk mendata Peminjaman, Pengembalian Buku.

        9. Tampilan Input Data Peminjaman Buku

        317-inputpeminjamanbuku.png

        Pada Menu Input Data Peminjaman Buku merupakan menu yang berfungsi untuk mendata proses peminjaman, didalam menu tersebut terdapat form Kode Anggota, nama anggota, no, tanggal pinjam, tanggal kmbali, kode buku, nama buku, penerbit kategori dan pengarang , menu Input Data Peminjaman bisa memproses buku lebih dari Satu atau Dua sekaligus, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.

        10. Tampilan Input Data Pengembalian Buku

        318-datapengembalianbuku.png

        Pada Menu Input Data Pengembalian buku merupakan menu yang berfungsi untuk menginput proses pengembalian buku, didalam menu tersebut terdapat nomor pinjam, tanggal pinjam, kode anggota, nama anggota, no kembali, tanggal kembali, hari terlambat, jumlah denda dan buku1, buku2 dilengkapi dengan penerbit, kategori dan pengarang, menu dilengkapi dengan tombol navigasi untuk pencarian.</p>

        11. Tampilan Input Data Laporan

        319-inputdatalaporan.png

        Pada Menu Laporan ini merupakan menu yang berfungsi untuk mendata laporan pinjaman buku dan laporan penerimaan Denda.

        12. Tampilan Menu Laporan Peminjaman Buku

        320-laporanpeminjamanbuku.png

        Pada menu laporan peminjaman buku merupakan menu yang berfungsi untuk mencetak laporan peminjaman buku melalui periode tanggal pencetakan.

        13. Tampilan Menu Laporan Pengembalian Buku

        321-laporanipengembalianbuku.png

        Pada menu laporan peminjaman buku merupakan menu yang berfungsi untuk mencetak laporan peminjaman buku melalui periode tanggal pencetakan.

        14. Tampilan Laporan Data Buku

        322-laporandatabuku.png

        Pada menu laporan data buku merupakan menu yang berfungsi untuk mencetak laporan data buku dan dicetak per tanggal pencetakan.

        15. Tampilan Laporan Buku Belum Kembali

        323-laporanbukubelumkembali.png

        Pada menu laporan data buku belum kembali merupakan menu yang berfungsi untuk mencetak laporan buku yang belum kembali dan dicetak per tanggal pencetakan.

        16. Tampilan Menu Laporan Pembayaran Denda

        324-laporanpembayarandenda.png

        Pada menu laporan pembayaran denda merupakan menu yang berfungsi untuk mencetak laporan denda melalui periode tanggal pencetakan.

        Schedulle Implementasi

        Schedulle%2BImplementasi.png

        BAB IV

        PENUTUP

        PENUTUP

        Kesimpulan

        Berdasarkan pembahasan di atas maka didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut :

        1. Sistem transaksi peminjaman dan pengembalian buku pada perpustakaan Perguruan Tinggi Raharja saat ini masih berjalan secara manual .
        2. Karena sifatnya manual terkadang ditemui beberapa kendala, terutama pada transaksi peminjaman dan pengembalian buku, sehingga kurang efektif dan efisien .
        3. Sistem yang diusulkan mampu menangani transaksi peminjaman dan pengembalian buku termasuk perhitungan keterlambatan dan denda yang akurat, efektif dan efisien .
        4. Selain kemampuan diatas, sistem yang diusulkan mampu memberikan informasi dalam bentuk laporan peminjaman, pengembalian, denda, buku belum kembali serta laporan data buku .

        Saran

        Untuk dapat memaksimalkan manfaat sistem yang diusulkan perlu diperhatikan beberapa saran sebagai berikut :

        1. Perlu dilakukan pelatihan penggunaan sistem yang diusulkan agar dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya terhadap petugas perpustakaan .
        2. Sistem yang diusulkan dirancang khusus menangani transaksi peminjaman, pengembalian serta perhitungan keterlambatan dan denda, namun demikian sistem ini dapat dikembangkan dengan jauh sesuai kebutuhan .
        3. Dalam proses penyimpanan data sistem ini menggunakan microsoft access hal ini ditentukan karena penulis menganggap frekuensi transaksi belum terlalu besar, namun demikian seiring dengan kebutuhan sistem database yang digunakan dapat disesuaikan ke yang lebih baik .
        4. Untuk mengatasi kemampuan penyimpanan microsoft access yang memiliki keterbatasan dapat dilakukan proses backup yang bisa dikembangkan lebih lanjut .

        DAFTAR PUSTAKA

        Agus Mulyanto. 2009. “Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi. Pustaka Pelajar” . Yogyakarta .

        Davis. Gordon B. 2002. "Sistem Informasi Manejemen" . Pt Pustaka Binawan Pressindo .

        Nugroho. Adi. 2011. "Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML dan Java" . Yogyakarta . Andi .

        Yakub. 2012. "Pengantar Sistem Informasi" . Yogyakarta . Graha Ilmu .

        Untung Rahardja. 2011. Teory and Application of IT Research. Yogyakarta: CV Andi Offset. Jurnal CCIT (2011:238) .

        Rangkuti. 2011. "SWOT" . jakarta . Pt Gramedia Pustaka Utama .

        Nur Izzah Komariah. 2010. "Peraancangan Sistem Informasi Perpustakaan Pada Perguruan Tinggi Raharja Berbasis Web" . STMIK Raharja .

        Duwi Septiantoro. 2012. "Analisa Perancangan Sistem Perpustakaan Berbasis WEB" . STIKES Guna Bangsa .

        Dwi Astuti. 2009. "Perancangan Sistem Komputerisasi Peminjaman dan Pengembalian Buku Pada Perpustakaan Umum" . Cikokol Tangerang .

        Fajar Nugraha. 2014. "Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan" .Jurnal SIMESTRIS Vol 5 No 1 April 2014. (ISSN: 2252-4983) .

        GYessi Frecilia. 2015. "Analisa Peminjaman Buku Perpustakaan Dengan Menggunakan Sistem RFID" . STMIK Raharja . Jurnal CCIT Vol 9 No 1 September 2015. (ISSN: 1978-8282)

        DAFTAR LAMPIRAN