TA1223374164

Dari widuri
Ini adalah revisi disetujui dari halaman ini, juga revisi terkini.
Lompat ke: navigasi, cari

Perancangan Sistem Informasi pembayaran SPP

Pada SMA Agape BK-3 Tangerang


TUGAS AKHIR

Disusun Oleh :

NIM
: 1223374164
NAMA


KONSENTRASI WEB BASED ACCOUNTING SYSTEM

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

TANGERANG

2015/2016

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

DI SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1223374164
Nama
Jenjang Studi
: Diploma Tiga
Jurusan
: Komputerisasi Akuntansi
Konsentrasi
: We Based Accounting System

 

 

Disahkan Oleh :

Tangerang, ..... 2016

Ketua
       
Kepala Jurusan
AMIK RAHARJA
       
Jurusan Komputerisasi Akuntansi
           
           
           
           
(Drs.Po.Abbas Sunarya,M.Si.)
       
(EUIS SITI NURAISYAH,M.KOM.)
NIP : 000603
       
NIP : 060003

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

 

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

DI SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1223374164
Nama

 

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Komprehensif

Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Konsentrasi Web Based Accounting System

Disetujui Oleh :

Tangerang, JANUARI 2016

Pembimbing I
   
Pembimbing II
       
       
       
       
(PADELI,M.KOM)
   
(ROSDIANA,M.KOM)
NID :03002
   
NID : 03035

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN PENGUJI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

DI SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

Dibuat Oleh :

NIM
: 1223374164
Nama

Disetujui setelah berhasil dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian

Komprehensif

Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Konsentrasi Web Based Accounting System

Tahun Akademik 2015/2016

Disetujui Penguji :

Tangerang, JANUARI 2016

Ketua Penguji
 
Penguji I
 
Penguji II
         
         
         
         
(_______________)
 
(_______________)
 
(_______________)
NID :
 
NID :
 
NID :

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) RAHARJA

 

LEMBAR KEASLIAN SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

DI SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

Disusun Oleh :

NIM
: 1223374164
Nama
Jenjang Studi
: Diploma Tiga
Jurusan
: Komputerisasi Akuntansi
Konsentrasi
: Web Based Accounting System

 

 

Menyatakan bahwa Skripsi ini merupakan karya tulis saya sendiri dan bukan merupakan tiruan, salinan, atau duplikat dari Skripsi yang telah dipergunakan untuk mendapatkan gelar Sarjana Komputer baik di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja maupun di Perguruan Tinggi lain, serta belum pernah dipublikasikan.

Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, serta bersedia menerima sanksi jika pernyataan diatas tidak benar.

Tangerang, ..... 2016

 
 
 
 
 
NIM : 1223374164

 

)*Tandatangan dibubuhi materai 6.000;


ABSTRAKSI

Dalam perkembangan dunia lembaga pendidikan sistem pembayaran SPP memegang peranan yang sangat penting dari dalam pendidikan yang berstatus negeri maupun swasta. SMA AGAPE BK-3 TANGERANG merupakan salah satu dari lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan yang memiliki beberapa kejuruan. Lembaga pendidikan SMA AGAPE BK-3 TANGERANG dalam melakukan kegiatan sehari-hari masih menggunakan sistem manual, termasuk kegiatan pembayaran SPP juga masih dilakukan secara manual, yang dirasa masih menimbulkan berbagai kendala antara lain kesulitan dalam pencarian data siswa yang sudah atau belum membayar SPP. Sistem komputerisasi pembayaran SPP merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi sistem pembayaran SPP yang lama, dengan sistem terkomputerisasi pembayaran SPP secara sistematis dan teratur, sehingga akan memudahkan pihak sekolah dalam menghasilkan informasi yang dibutuhkan .


Kata Kunci: perancangan Sistem Pembayaran SPP, SMA AGaPE BK-3 Tangerang.


KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karuni-Nya, sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Tugas Akhir (TA) ini dengan baik. Dimana tugas in penulis buat dan sajikan dalam bentuk buku yang sederhana, adapun judul yang penulis ambil dalam penyusunan Laporan TugasAkhir (TA) ini adalah “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP BERBASIS WEB PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG DI SMA AGAPE BK-3 TANGERANG”.

Tujuan dari penulisan Tugas Akhir(TA) ini sebagai bahan penulisan, penulis mengambilberdasarkan hasil observasi dan wawancara. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan semua pihak, maka penulis tidak akan dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik dan tepat waktu.Dalam kesempatan ini penulis ini menyampaikan terima kasih kepada :

  1. Bapak Drs. Po. Abas Sunarya, M.Si., selaku ketua AMIK Raharja Informatika.
  2. Bapak Padeli, M.Kom., selaku pembantu ketua I AMIK Raharja Informatika dan sebagai pembimbing 1 Tugas Akhir (TA).
  3. Ibu Euis Siti Nuraisyah, M.Kom., selaku Kepala Jurusan Komputerisasi Akuntansi.
  4. Ibu Rosdiana, S.Kom., selaku pembimbing II Tugas Akhir (TA).
  5. Bapak Drs Djemi D Kumambong, selaku KEPALA Sekolah SMA Agape Bk-3 Tangerang beserta guru-guru dan tata usahanya yang sudah memberikan membantu serta memberi kepercayaan kepada saya untuk melakuakan observasi dalam menyelesaikan Tugas Akhir.
  6. Untuk Kedua Orang Tua dan Kakak-Kakak saya yang selalu memberikan dukungan moril maupun materil serta doa.
  7. Serta teman-teman semua yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu-persatu yang telah memberikan semangat dan bantuan kepada penulis.
  8. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir (TA) ini, masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun, dalam penyusunan laporan ini penulis harapkan. Akhir kata penulis berharap penulisan laporan ini dapat memberikan manfaat bagipembaca dan dapat menjadi bahan acuan yang bermanfaat dikemudian hari.


    Tangerang, ..... 2016
    OKTAVANI MARSAULINA SIMANJUNTAK
    NIM. 1223374164

    Daftar isi


    DAFTAR TABEL

    Tabel 3.1 Struktur Organisasi Sekolah SMA Agape Bk-3 Tangerang

    Tabel 3.2 Elisitasi Tahap I

    Tabel 3.3 Elisitasi Tahap II

    Tabel 3.4 Elisitasi Tahap III

    Tabel 3.5 Elisitasi Tahap Final

    Tabel 3.6 Spesifikasi Data Tabel Admin

    Tabel 3.7 Spesifikasi Data Tabel Periode

    Tabel 3.8 Spesifikasi Data Tabel Siswa

    Tabel 3.9 Spesifikasi Data Tabel SPP_bayar

    Tabel 3.10 Spesifikasi Data Tabel Bayar_lain

    Tabel 3.11 Pengujian Black Box Pada Login

    Tabel 3.12 Pengujian Black Box PadaPembayaran SPP

    Tabel 3.13 Schedulle Implementasi

    Tabel 3.14 Estimasi Biaya


    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 3.1Use Case Diagram

    Gambar 3.2 Sequence Diagram

    Gambar 3.3 Activity Diagram

    Gambar 3.4 Activity Diagram laporan

    Gambar 3.5 Use Case Diagram yang diusulkan

    Gambar 3.6 ActivityDiagram Usersistem yang diusulkan

    Gambar 3.7 Sequence Diagramsistem yang diusulkan

    Gambar 3.8State Chart Diagramyangdiusulkan

    Gambar 3.9 Class Diagram yang diusulkan

    Gambar 3.10 Prototype Halaman Login

    Gambar 3.11 Prototype Halaman Home

    Gambar 3.12 Prototype Halaman Data Siswa

    Gambar 3.13 Prototype Halaman Data SPP

    Gambar 3.14 Prototype Halaman Data Bayar Lain

    Gambar 3.15 Prototype Halaman Input Data Pelunasan SPP

    Gambar 3.16 Prototype Halaman Data Laporan SPP


    BAB I

    PENDAHULUAN

    Latar Belakang

    Dalam perkembangan tekhnologi informasi yang kian cepat, dibutuhkan suatu informasi yang akurat yang berorientasi pada komputerisasi. Komputer merupakan suatu alat penghitung dan juga sebagai alat efisiensi kerja yang berguna menghasilkan suatu informasi dengan cepat,tepat dan akurat, sehinga teknologi komputer ini menjadi suatu kebutuhan yang sudah sangat mendasar dan tidak dapat dipisahkan .

    Sistem komputerisasi merupakan penunjang yang sangat berarti dalam aktivitas kerja suatu instansi dalam menghemat waktu dan tenaga. Hal ini dapat diyakini akan mempermudah proses pengolahan data dan dapat mengurangi adanya kesalahan pada saat pengolahan data.

    Untuk mendukung sistem pendidikan yang bermutu, perlu adanya suatu sistem untuk mengelola sistem pembayaran SPP (Surat Persetujuan Pembayaran) siswa yang baik. Sistem pembayaran SPP siswa yang baik akan memberikan kemudahan dalam penyajian informasi yang diperlukan.

    Sistem pembayaran SPP padasiswa SMA AGAPE BK-3 Tangerang yang selama ini digunakan masih sederhana (manual) hanya menggunakan pembukuan biasa. Oleh karena itu sering terjadi kesalahan-kesalahan administrasi yang dapat merugikan pihak sekolah maupun siswa itu sendiri.

    Dalam sistem pembayaran spp siswa yang masih manual ini, masih banyak sekali kekurangan dan masalah yang sering terjadi, seperti banyak data yang hilang, penumpukan data, sehingga sering terjadi permasalahan yang merugikan kedua belah pihak. Oleh karena itu permasalahan seperti ini tidak bisa dibiarkan teru smenerus, maka dari itu perlu adanya sistem administrasi pembayaran SPP siswa secara komputerisasi, agar masalah yang terjadi dapat diatasi.

    Masyarakat pada umumnya akan menilai suatu sekolah yang baik, dilihat dari kualitas lulusannya, sistem pengajaran, serta sistem pembayaran administrasinya. Untuk mendukung sistem pembayaran SPP siswa yang baik, diperlukan komputer sebagai alat bantunya. Pemanfaatan komputer disini biasa berupa pengunaan perangkat kerasnya maupun program aplikasinya

    Dengan adanya sistempembayaran SPP siswa akan memudahkan sekolah dalam memproses data pembayaran terutama yang berhubungan dengan kesiswaan.

    Berdasarkan latarbelakang diatas, maka penulis mengambil judul tentang “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMA AGAPE BK-3 TANGERANG“ tujuannya untuk dapat lebih mempermudah dalam mengakses data-data yang diperlukan oleh pihak-pihak yang membutuhkan.

    Perumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang di atas, maka dirumuskan beberapa masalah yaitu:

    1. Kendala apa saja yang terjadi pada sistem pembayaran SPP yang berjalan saat ini?

    2. Bagaimana sistem penyimpanan data yang berjalan saat ini pada SMA Agape Bk-3 Tangerang?

    3. Bagaimana membuat sistem yang dapat mengatasi dan mempermudah dalam pembayaran SPP?

    Ruang Lingkup

    Meningat begitu luasnya bidang yang ada pada SMA Agape Bk-3 Tangerang, penulis membatasi permasalahan sistem pembayaran SPP siswa sebatas pada layanan keuangan siswa, sistem pengolahan data yang dilakukan yaitu dimulai dari pengumpulan data sampai pembuatan laporan dan data tersebut kemudian di olah menjadi data yang akurat.

    Tujuan dan Manfaat Penelitian

    Tujuan

    1. Untuk mengetahui sistem layanan pembayaran siswa yang berjalan di SMA AGAPE BK-3 Tangerang.

    2. Untuk mengetahui proses pengolahan data pembayaran SPP pada SMA BK-3 Tangerang.

    3. Dapat mengetahui proses pengolahan data tentang siswa yang tepat waktu dalam melakukan pembayaran.

    Manfaat Penelitian

    Manfaat penulis ini mengharapkan:

    1. Mengembangkan potensi yang dimiliki oleh penulis dan dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk diaplikasikan kedalam kehidupan masyarakat, dan dapat dijadikan dasar-dasar untuk merancang sebuah sistem informasi administrasi pembayaran untuk mengatasi masalah yang ada.

    2. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan sebagai bahan acuan untuk pengembangan sistemyang belum sempurna.

    3. Untuk mempermudah siswa dan karyawan pada bagian keuangan dalam proses pembayaran SPP sekolah pada SMA Agape BK-3 Tangerang dalam melakukan pembayaran sehingga proses berjalan dengan baik dan dapat meminimalkan kesalahan.

    Metode Penelitian

    Dalam kegiatan pengumpulan data yang diperlukan sebagai bahan penulisan Tugas Akhir ini, penulis menggunakan beberapa metode, diantaranya adalah:

    Metode Pengumpulan Data

    1. Metode Studi Pustaka (Library Research)

      Data di peroleh dengan cara mempelajari buku-buku dan literature yang berhubungan dengan sistem pembayaran SPP sebagai refrensi dalam penulisan Tugas Akhir ini, dalam metode kepustakaan ini buku yang dipelajari adalah analisa sistem informasi dan buku lainnya.

    2. Metode Observasi (Interview Research)<p style="font-family: 'times new roman'text-align: justify;line-height: 2;text-indent: 0.5in"> Adalah pengambilan data melalui pengamatan secara sistematik terhadap unsur-unsur yang diteliti dengan terjun secara langsung pada bagian Tata Usaha (TU) pada SMA Agape BK-3 Tangerang.

    3. Metode Wawancara

      Adalah metode pengumpulan data dengan cara mengajukan tanya jawa boleh pewawancara langsung kepada pihak berkepentingan dan memahami akan hal yang akan diteliti sesuai dengan tujuan penelitian.

    Metode Analisa Sistem

    Metode analisa yang digunakan dalam penulisan ini mengunakan metode analisa SWOT, yaitu melakukan analisa terhadap kekuatan (strenght), kelemahan (weakness), peluang (oppportunity), dan ancaman (treatment) dari perancangan sistem informasi pembayaran SPP yang akan diaplikasikan pada SMA Agape BK-3 Tangerang dengan melakukan analisa SWOT, maka akan diketahui bagaimana metode yang cocok agar tercapai tujuan dalam hal pembayaran SPP yang baik serta menjadi bahan pertimbangankeputusan strategis dan operasional.

    Metode Perancangan

    Dalam metode perancangan sistem yang diusulkan ini, penulis menggunakan metode perancangan Univiet Modeling Language (UML) dengan menggunakan alat bantu (tools) berupa visual paradigm for 6.4 Enterprise Edition, yaitu pengembangan perangkat lunak berbasis “Object Oriented” untuk pembuatan sistem estimasi harga ini menggunakan Macromedia Dreamweaver MX sebagai penulisan listing program PHP dan mysql sebagai databasenya.

    Sistematika Penulisan

    Dalam penulisan laporan Tugas Akhir ini, mempunyai sistematika penulisan sebagai berikut:

    BAB I PENDAHULUAN

    Bab ini terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan kegunaan penelitian dan manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, metodelogi penelitian dan sistematika penulisan.

    BAB II LANDASAN TEORI

    Bab ini terdiri dari definisi-definisi sistem, karakteristik sistem, klasifikasi sistem, analisa sistem, konsep dasar informasi, konsep dasar sistem informasi, definisi system informasi, komponen sistem informasi, analisa masukan, analisa keluaran, dan ilmu yang berkaitan dengan penyusunan Tugas Akhir, yaitu mengenai pengertian sistem pembayaran SPP pada SMA Agape BK-3 Tangerang.

    BAB III PEMBAHASAN

    Bab ini berisikan tentang Gambaran Umum Perusahaan, Tata Laksana Sistem, User Requirment, Rancangan Basis Data, Flowchart, Rancangan Program, Rancangan Prototipe, Konfigurasi Sistem Usulan, Testing, Evaluasi, dan Implementasi.

    BAB IV PENUTUP

    Pada bab ini berisi tentang kesimpulan, saran dan kesan yang diberikan penulis dari hasil laporan Tugas Akhir.

    DAFTAR PUSTAKA

    LAMPIRAN

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    Teori Umum

    Definisi Sistem

    Sistem merupakan istilah umum digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, untuk menerangkan suatu metode atau tata cara yang digunakan secara luas dan pesat dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam tatanan hidup sederhana seperti kehidupan bermasyarakat sehari-hari maupun didalam suatu dunia management kerja modern yang mempunyai cakupan lebih luas.

    Menurut yakub (2012:1), ”sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berhubungan, terkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau tujuan tertentu”.

    Menurut sutarman (2012:13), ”sistem dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu”.

    Menurut tata sutabri (2012:10) “sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel yang terorganisir salin berinteraksi, saling bergantung satu sama lain dan terpadu”.

    Menurut mcleod, jr dalam prasojo (2011;152), “sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan”.

    Karateristik Sistem

    Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu [mustakini (2010:54)] antara lain:

    1. Komponen Sistem (Components) adalah Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang bekerja sama membentuk satu kesatuan.

    2. Batasan Sistem (Boundary). Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

    3. Lingkungan Luar (Environment). Segala sesuatu yang berada di;uar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

    4. Penghubung Sistem (Interface). Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

    5. Masukan(Input). Energi yang masuk dari lingkungan luar kedalam sistem sehingga menyebabkan sistem bekerja.

    6. Keluaran Sistem (Output System). Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.

    7. Pengolahan (Processing). Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjdai keluaran.

    8. Tujuan (Goal)Sistem. Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

    9. Sasaran Sistem (Objective). Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goals) atau sasaran (objective). Jika suatu sistme tidak mempunyai tujuan, maka operasi sistem tidak akan berguna. Sasaran dari suatu sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Sebuah sistem dikatakan berhasil jika mengenai sasaran atau tujuannya


    Klasifikasi Sistem

    Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya:

    1. Sistem Abstrak (Abstract System) Dan Sistem Fisik (Physical System)

      Sistem abstrak adalah sistem berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik.

    2. Sistem Alamiah (Natural System) Dan Sistem Buatan Manusia (Human Made System)

      Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Sistem buatan manusia melibatkan interaksi antara manusia dan mesin.

    3. Sistem Tertentu (Deterministic System) Dan Sistem Tak Tentu (Probabilistic System)

      Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

    4. Sistem Tertutup (Closed System) Dan Sistem Terbuka (Open System)

      Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Sebaliknya, sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

    Konsep Dasar Informasi

    Definisi Data

    Menurut sutarman (2012:3) “data adalah fakta dari sesuatu pernyataan yang berasal dari kenyataan, di mana pernyataan tersebut merupakan hasil pengukuran atau pengamatan. Data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan darinya”.

    Diketahui artinya yang sudah terjadi merupakan fakta (bukti).data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau personal.

    Dari pendapat yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa data adalah fakta dari sesuatu, kejadian, aktifitas dan transaksi yang dicatat, diklasifikasikan dan disimpan berupa angka, tulisan, gambar, suara ataupun tokoh namun belum diorganisasikan dalam bentuk yang dapat dimengerti.

    Menurut situmorang (2010:1), data bisa juga didefenisikan sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (observasi) suatu objek, data dapat berupa angka dan dapat pula merupakan lambing atau sifat, beberapa macam data antara lain :

    a. Data Populasi dan data sampel

    b. Data Observasi

    c. Data primer dan data sekunder

    Pada dasarnya kegunaan data (setelah diolah dan dianalisis) ialah sebagai dasar yang objektif di dalam proses pembuatan keputusan-keputusan atau kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam rangka untuk memecahkan persoalan oleh pengambilan keputusan.

    Keputusan yang baik hanya bisa diperoleh dari pengambilan keputusan yang objektif, dan didasarkan atas data yang baik.

    Data yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenaranya (reliable), tepat waktu mencakup ruang lingkup yang luas atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan data relevan.

    Riset akan menghasilkan data. Ada tiga peringkat data yaitu:

    a. Data mentah hasil pengumpulan

    b. Data hasil pengolahan berupa jumlah, rata-rata, persentase.

    Data hasil analisis berupa kesimpulan. Yang terakhir ini mempunyai peringkat tertinggi sebab langsung dapat dipergunakan untuk menyusun saran atau usul untuk dasar membuat keputusan.

    Definisi Informasi

    Menurut sutarman (2012:14), “informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima.

    “informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, informasi disebut juga data yang diproses atau data yang memilki arti”.

    Berdasarkan pendapat para ahli yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.

    Kualitas Informasi

    Menurut sutabri (2012:41), kualitas suatu informasi tergantung dari 3 (tiga) hal, yaitu:

    1. Akurat (Accurate)

      Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, dan tidak menyesatkan dalam hal ini informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

    2. Tepat Waktu (Timeline)

      Informasi yang datang pada si penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan.

    3. Relevance

      Informasi harus mempunyai manfaat untuk pemakainya

    Nilai Informasi

    Menurut sutarman (2012:14), nilai dari informasi ditentukan oleh lima hal yaitu:

    a. Untuk memperoleh pemahaman dan manfaat.

    b. Untuk mendapatkan pengalaman.

    c. Pembelajaran yang terakumulasi sehingga dapat diaplikasikan dalam pemecahan masalah atau proses bisnis tertentu.

    d. Untuk mengekstrak inplikasi kritis dan merfleksikan pengalaman masa lampau yang menyedikan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi. Nilai ini bisa menghindari seorang menajer darimembuat kesalahan yang sama yang dilakukan oleh manajer lain sebelumnya.

    e. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan suatu nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.

    Fungsi Informasi

    Beberapa fungsi informasi adalah sebagai berikut:

    1. Menambah pengetahuan atau mengurangi ketidak pastian pemakai

    2. Aturan-aturan keputusan

    3. Umpan balik atas keputusan

    Mutu Informasi

    Menurut gordon b. Davis, kesalahan informasi antara lain disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :

    1. Metode pengumpulan dan pengukuran data yang tidak tepat.

    2. Tidak dapat mengikuti prosedur pengolahan yang benar.

    3. Hilang/tidak terolahnya sebagian data.

    4. Pemeriksaan/pencatatan data yang salah.

    5. Dokumen induk yang salah.

    6. Kesalahan dalam prosedur pengolahan (misal : kesalahan program aplikasi komputer yang digunakan).

    7. Kesalahan yang dilakukan secara sengaja. Penyebab kesalahan tersebut dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut:

    a. Kontrol sistem untuk menemukan kesalahan.

    b. Pemeriksaan internal dan eksternal.

    c. Penambahan batas ketelitian data.

    d. Instruksi dari pemakai yang terprogram secara baik dan dapat menilai adanya kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.

    Definisi Informasi

    Konsep Dasar Sistem Informasi

    Menurut gordon b. Davis (2012:1), “informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunya nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang”.

    Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi.


    Definisi Sistem Informasi

    Terdapat berbagai macam pengertian sistem informasi menurut beberapa ahli, diantaranya sebagai berikut :

    1. Menurut maimunah dkk dalam jurnal ccit vol. 5 no. 3 (2012:57) “informasi adalah datayang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang lebih berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil suatu keputusan”.

    2. Sistem informasi pengertian dari sistem informasi menurut komunitas mahasiswa sistem informasi di yogyakarta memaparkan bahwa sistem informasi adalah sebuah aplikasi komputer yang digunakan untuk mendukung operasi dari suatu organisasi serta merupakan aransemen dari orang, data dan proses yang terjadi di dalamnya yang berinteraksi satu sama lain dalam mendukung dan memperbaiki organisasi serta mendukung dalam pemecahan masalah dan kebutuhan pembuat keputusan

    Komponen Sistem Informasi

    Menurut sutabri (2012:47), “sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebutnya dengan istilah blok bangunan (building block), yang terdiri dari blok masukan, blok model, blok keluaran blok teknologi, blok basis data, dan blok kendali. Sebagai suatu sistem, keenam blok tersebut masing-masing saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya. Berikut pengertiannya:

    1. Blok Masukan (Input Block)

      Input mewakili data yang masuk kedalam system informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

    2. Blok Model (Model Block)

      Blok ini tediri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan dibasis data yang tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginnkan.

    3. Blok Teknologi (Technology Block)

      Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran,dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 (tiga) bagian utama, yaitu teknisi (brainware), perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware).

    4. Blok Keluaran (Output Block)

      Produk dari system informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai system.

    5. Blok Basis Data (Database Block)

      Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Basis data atau diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan dbms (database management system)

    6. Blok Kendali (Controls Block)

      Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak system dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

    Analisa Sistem

    Definisi Analisa Sistem

    Tahap analisis merupakan bagian yang penting dan bersifat utama, karena apabila dalam tahap ini terdapat kesalahan akan menyebabkan kesalahan pada tahapan-tahapan yang akan dilakukan selanjutnyat, maka analisis sistem dapat didefinisikan sebagai berikut:

    1. Teori umum yang sebagai sebuah landasan konseptual yang mempunyai tujuan untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan agar menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan, merancang atau mengganti output yang sedang digunakan untuk mencapa tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain (bisa jadi lebih sederhana dan lebih interaktif) atau melakukan beberapa perbaikan serupa.

    2. Analisa sistem dapat diartikan sebagai suatu proses untuk memahami sistem yang ada, dengan menganilisa jabatan dan uraian tugas (business user), proses bisnis (business process), ketentuan atau aturan (business rule), masalah dan mencari solusinya (business problem and business soulution), dan rencana-rencana perusahaan (business plan). [yakub 2012:142].

    Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa “analisis sistem adalah tahap yang dilakukan dengan melakukan penelitian terhadap sistem berjalan dan bertujuan untuk mengetahui segala permasalahan yang terjadi serta memudahkan dalam menjalankan tahap selanjutnya yaitu tahap perancangan sistem”.

    Tahap-Tahap Analisa Sistem

    Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan pada tahap selanjutnya.

    Pada tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh seorang analis sistem [mulyanto 2010:129], diantaranya sebagai berikut :

    1. Identify, yaitu proses yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah.

    2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.

    3. Analyze, yaitu melakukan analisa terhadap sistem.

    4. Report, yaitu membuat laporan dari hasil analisis yang telah dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

    Definisi Unified Modeling Language (UML)

    1. Menurutnugroho (2010:6),“uml (unified modeling language) adalah‘bahasa’ pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma ‘berorientasi objek’. Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami”.

    2. Menurut nugroho (2010:4), “uml (unified modeling language) adalah metodologi kolaborasi antara metoda-metoda booch, omt (object modeling technique), serta oose (object oriented software enggineering) dan beberapa metoda lainnya, merupakan metodologi yang paling sering digunakan saat ini untuk analisa dan perancangan sistem dengan metodologi berorientasi objek mengadaptasi maraknya penggunaan bahasa “pemrograman berorientasi objek” (oop)”.

    3. Uml adalah salah satu alat bantu yang sangat handal dalam bidang pengembangan system yang berorientasi objek. Hal ini di sebsbkan karena uml menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan pengembangan system untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku. (padeli dkk, 2010:7).

    4. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa “unified modelling language (uml)adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk menvisualisasikan,menspesifikasikan, membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak berbasis objek (object oriented programming)”.

    Langkah-Langkah Penggunaan Unified Modeling Language (UML)

    Adapun langkah-langkah penggunaan unified modeling language (uml) [hendri, 2010:6 diantaranya sebagai berikut :

    1. Buatlah daftar business process dari level tertinggi untuk mendefinisikan aktivitas dan proses yang mungkin muncul.

    2. Petakan use case untuk setiap business process untuk mendefinisikan dengan tepat fungsional yang harus disediakan oleh sistem, kemudian perhalus use case diagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.

    3. Buatlah deployment diagram secara kasar untuk mendefinisikan arsitektur fisik sistem.

    4. Definisikan requirement lain non fungsional, security dan sebagainya yang juga harus disediakan oleh sistem.

    5. Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat activity diagram.

    6. Definisikan obyek-obyek level atas package atau domain dan buatlah sequence dan/atau collaboration untuk tiap alur pekerjaan, jika sebuah use case memiliki kemungkinan alur normal dan error, buat lagi satu diagram untuk masing-masing alur.

    7. Buatlah rancangan user interface model yang menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk menjalankan skenario use case.

    8. Berdasarkan model-model yang sudah ada, buatlah class diagram. Setiap package atau domain dipecah menjadi hirarki class lengkap dengan atribut dan metodenya. Akan lebih baik jika untuk setiap class dibuat unit test untuk menguji fungsionalitas class dan interaksi dengan class lain.

    9. Setelah class diagram dibuat, kita dapat melihat kemungkinan pengelompokkan class menjadi komponen-komponen karena itu buatlah component diagram pada tahap ini. Selain itu, definisikan test integrasi setiap komponen untuk meyakinkan bahwa komponen dapat bereaksi dengan baik.

    10. Perhalus deployment diagram yang sudah dibuat. Detailkan kemampuan dan requirement piranti lunak, sistem operasi, jaringan dan sebagainya. Petakan komponen ke dalam node.

    11. Mulailah membangun sistem. Ada dua pendekatan yang tepat digunakan:

    a) Pendekatan use case dengan mengassign setiap use case kepada tim pengembang tertentu untuk mengembangkan unit kode yang lengkap dengan test.

    b) Pendekatan komponen yaitu mengassign setiap komponen kepada tim pengembang tertentu.

    Unified Modeling Language (UML)

    Menurut widodo (2011:10), beberapa literature menyebutkan bahwa uml menyediakan sembilan jenis diagram, yang lain menyebutkan delapan karena ada beberapa diagram yang digabung, misanya diagram komunikasi, diagram urutan dan diagram pewaktuan digabung menjadi diagram interaksi. Namun demikian model-model itu dapat dikelompokkan berdasarkan sifatnya yaitu statis atau dinamis. Jenis diagram itu antara lain :

    1. Diagram Kelas

      Bersifat statis, diagram ini memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi. Diagram ini umum dijumpai pada pemodelan sistem berorientasi objek. Meskipun bersifat statis, sering pula diagram kelas memuat kelas-kelas aktif.

    2. Diagram Paket(Package Diagram)

      Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan kumpulan kelas-kelas, merupakan bagian dari diagram komponen.

    3. Diagram Use-Case

      Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan himpunan use-case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas). Diagram ini terutama sangat penting untuk mengorganisasi dan memodelkan perilaku suatu sistem yang dibutuhkan serta diharapkan pengguna.

    4. Diagram Interaksi dan Sequence (Urutan)

      Bersifat dinamis. Diagram urutan adalah iterasiksi yang menekankan pada pengiriman pesan dalam suatu waktu tertentu.

    5. Diagram Komunikasi (Communication Diagram)

      Bersifat dinamis. Diagram sebagai pengganti diagram kolaborasi uml 1.4. Yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan.

    6. Diagram Statechart (Statechart Diagram)

      Bersifat dinamis. Diagram status memperlihatkan keadaan-keadaan pada sistem, memuat status (state), transisi, kejadian serta aktivitas.

    7. Diagram Aktivitas (Activity Diagram)

      Bersifat dinamis. Diagram aktivitas adalah tipe khusus dari diagram status yang memperlihatkan aliran dari suatu suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Diagram ini terutama penting dalam pemodelan fungsi-fungsi suatu sistem dan memberi tekanan pada aliran kendali antar objek.

    8. Diagram Komponen (Component Diagram)

      Bersifat statis. Diagram komponen ini memperlihatkan organisasi serta kebergantungan sistem/perangkat lunak pada komponen-komponen yang telah ada sebelumnya

    9. Diagram Deployment (Deployment Diagram)

      Bersifat statis. Diagram inimemperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan (run-time). Memuat simpul-simpul beserta komponen-komponen yang di dalamnya.

    Kesembilan diagram ini tidak mutlak harus digunakan dalam pengembangan perangkat lunak, semuanya dibuat sesuai kebutuhan. Pada uml dimungkinkan kita menggunakan diagram-diagram lainnya misalnya data flow diagram, entityrelationship diagram, dan sebagainya.

    Bangunan Dasar Metodologi Unified Modeling Language (UML)

    Bangunan dasar metodologi unified modeling language (uml) menggunakan tiga bangunan dasar untuk mendeskripsikan sistem atau perangkat lunak yang akan dikembangkan [nugroho, 2010:117] yaitu :

    1. Sesuatu (Things)

    Ada 4 (empat) things dalam unified modeling language (uml), yaitu:

    a. Structural Things

    Merupakan bagian yang relatif statis dalam model unified modeling language (uml). Bagian yang relatif statis dapat berupa elemen-elemen yang bersifat fisik maupun konseptual.

    b. Behavioral Things

    Merupakan bagian yang dinamis pada model unified modeling language (uml), biasanya merupakan kata kerja dari model unified modeling language (uml), yang mencerminkan perilaku sepanjang ruang dan waktu.

    c. Grouping Things

    Merupakan bagian pengorganisasi dalam unified modeling language (uml). Dalam penggambaran model yang rumit kadang diperlukan penggambaran paket yang menyederhanakan model. Paket-paket ini kemudian dapat didekomposisi lebih lanjut. Paket berguna bagi pengelompokkan sesuatu, misalnya model-model dan subsistem-subsistem.

    d. Annotational Things

    Merupakan bagian yang memperjelas model unified modeling language (uml) dan dapat berupa komentar-komentar yang menjelaskan fungsi serta ciri-ciri setiap elemen dalam unified modeling language (uml).

    2. Relasi (Relationship)

    Ada 4 (empat) macam relationship dalam unified modeling language (uml), yaitu :

    a. Kebergantungan

    Merupakan hubungan dimana perubahan yang terjadi pada suatu elemen mandiri (independent) akan mempengaruhi elemen yang bergantung padanya

    b. Asosiasi

    Merupakan apa yang menghubungkan antara objek satu dengan objek lainnya, bagaimana hubungan suatu objek dengan objek lainnya. Suatu bentuk asosiasi adalah agregasi yang menampilkan hubungan suatu objek dengan bagian-bagiannya.

    c. Generalisasi

    Merupakan hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada diatasnya objek induk (ancestor). Arah dari atas kebawah dari objek induk ke objek anak dinamakan spesialisasi, sedangkan arah berlawanan sebaliknya dari arah bawah keatas dinamakan generalisasi.

    d. Realisasi

    Merupakan operasi yang benar-benar dilakukan oleh suatu objek.

    3. Diagram

    Ada 5 (lima) macam diagram dalam unified modeling language (uml)[henderi,2008:5] yaitu :

    a. Use Case Diagram

    Use case diagram secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal dan pengguna. Dengan kata lain use case diagram secara grafis mendeskrisipkan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam acara apa pengguna (user) mengaharapkan interaksi dengan sistem itu. Use case secara naratif digunakan untuk secara tekstual menggambarkan seksuensi langkah-langkah dari setiap interaksi.

    b. Class Diagram

    Menggambarkan struktur objek sistem. Diagram ini menunjukan class object yang menyusun sistem dan juga hubungan antara class object tersebut.

    c. Sequence Diagram

    Secara grafis menggambarkan bagaimana objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada seksuensi sebuah use case atau operasi.

    d. State Chart Diagram

    Digunakan untuk memodelkan behavior objek khusus yang dinamis. Diagram ini mengilustrasikan siklus hidup objek berbagai keadaan yang dapat diasumsikan oleh objek dan event-event (kejadian) yang menyebabkan objek beralih dari suatu state ke state yang lain.

    e. Activity Diagram

    Secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi dan memodelkan hasil dari action tersebut.

    Definisi HTML

    Menurut sibero (2012:19), “html (hyper text markup language) adalah bahasa untuk pertukaran dokumen web”. Berdasarkan pendapat ahli yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa html adalah bahasa yang sangat tepat dipakai untuk menampilkan informasi dalam bentuk hypertext

    Definisi PHP

    Php ( akronim dari php hypertext prepocessor ) yang meupakan bahasa pemogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis. Php dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman html biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh php pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.

    Sejarah PHP

    Pada awalnya php merupakan kependekan dari personal home page ( situs personal ). Php pertama kali dibuat oleh rasmus lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu php masih bernama form interpreted (fi), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Selanjutnya rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya php/fi. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan php. Pada november 1997, dirilis php/fi 2.0. Pada rilis ini, interpreter php sudah di implementasikan dalam program c. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meingkatkan kemampuan php/fi secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama zend menulis ulang interpreter php menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk php dan meresmikan rilis tersebut sebagai php 3.0 dan singkatan php diubah menjadi akronim berulang php hypertext preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, zend, merilis interpreter php baru dan rilis tersebut dikenal dengan php 4.0. Php 4.0 adalah versi php yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada juni 2004, zend merilis php 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter php mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukan model pemograman berorientasi objek ke dalam php untuk menjawab perkembangan bahasa pemogramman kearah paradigm berorientasi objek.

    Kelebihan dan Kekurangan PHP

    Banyak sekali kelebihan yang dimiliki php dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain, diantaranya :

    A. Bisa membuat web menjadi dinamis

    B. Program yang dibuat dengan php bisa dijalankan oleh semua sistem operasi karena php berjalan secara web base yang artinya semua sistem operasi bahkan hp yang mempunyai web browser dapat menggunakan program php.

    C. Php bersifat open source yang berartidapat digunakan oleh siapa saja secara gratis.

    D. Aplikasi php lebih cepat dibandingkan dengan asp maupun java.

    E. Bahasa pemograman php tidak memerlukan kompilasi / compile dalam penggunaanya.

    F. Mendukung banyak paket database seperti mysql, oracle, postgrsql, dan lain-lain.data

    G. Pengembangan aplikasi php mudah karena banyak dokumentasi, refrensi dan developer yang membantu dalam pengembangannya.

    H. Banyak bertebaran aplikasi dan program php yang gratis dan siap pakai seperti wordpress, prestashop, dan lain-lain.

    Selain kelebihan php, php juga mempunyai kekurangan. Namun masalah kekurangannya sangat sedikit. Diantaranya :

    a) Php tidak mengenal package.

    b) Jika tidak di encoding, maka kode php dapat dibaca semua orang dan untuk mengencodingkan dibutuhkan tool darizend yang mahal sekali biayanya.

    c) Php memiliki kelemahan keamanan. Jadi programmer harus jeli dan berhati-hati dalam melakukan pemograman dan konfigurasi php.

    Definisi Notepad++

    Notepad++ adalah sebuah aplikasi penyunting teks dan penyunting kode sumber yang berjalan di sistem operasi windows. Notepad++ menggunakan komponen scintilla untuk dapat menampilkan dan menyuntingan teks dan berkas kode sumber berbagai bahasa pemrograman.

    Notepad++ mendukung banyak bahasa pemrograman. Dukungan dalam hal ini adalah dimengerti dan diterjemahkan menjadi teks oleh notepad++. Misalnya pada c++, fungsi-fungsinya akan di masukan kedalam daftar fungsi dan kata-katanya akan berubah warna sesuai dengan makna kata tersebut di c++.

    Beberapa bahasa pemrograman yang didukung oleh notepad++ sejak versi 5.9.3 adalah: actionscript, ada, asp, assembler, autoit, batch, c, c++, c#, caml, cmake, cobol, css, d, diff, flash actionscript, fortran, gui4cli, haskell, html, berkas ini, innosetup, java, javascript, jsp, kixtart, lisp, lua, makefile, matlab, ms-dos, nsis, objective-c, pascal, perl, php, postscript, powershell, properties file, python, r, resource file, ruby, shell, scheme, smalltalk, sql, tcl, tex, visual basic, vhdl, verilog, xml, yaml.

    Definisi MYSQL

    Mysql adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (rdbms) yang didistribusikan secara gratis dibawah li lisensi gpl (general public license). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan mysql, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. Mysql sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; sql (structured query language). Sql adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

    Konsep Dasar Perancangan Sistem

    Definisi Perancangan Sistem

    Perancangan sistem adalah suatu fase dimana diperlukan suatu keahlian perencanaan untuk elemen-elemen komputer yang akan menggunakan sistem baru. Ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan sistem yaitu pemilihan peralatan dan program komputer untuk sistem yang baru.(kristanto, 2010:61)

    Tujuan Perancangan Sistem

    Ada pun tujuan yang hendak dicapai dari tahap perancangan sistem mmpunyai maksud atau tujuan utama, yaitu sebagai berikut: (kristant, 2008:61)

    a. Untuk memenuhi kebutuhan pemakai sistem (user)

    b. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan menghasilkan rancang bangun yang lengkap kepada pemrograman komputer dan ahli-ahli tekhnik lainnya yang terlibat dalam pengembang atau pembuatan system

    Konsep Dasar Database

    Definisi Database

    Database sebagai kumpulan data dari penempatan tenaga kerja yang saling terkait dan mempengaruhi sesuai dengan tingkat kepentingnya sehingga data tersebut terintegrasi dan independence (padeli ccit,2010 : 307)

    Database Management System(DBMS)

    Perangkat lunak untuk memanipulasi datanya. Perangkat lunak ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer atau dibeli dalam bentuk satu paket. Banyak paket perangkat lunak yang disediakan untuk memanipulasi data. Paket perangkat lunak ini disebut dengan database management system (dbms). Contoh dbms yang terkenal misalnya dbase, fox, base, microsoft access, oracle dan lain-lain (jogiyanto, 2009 :46).

    Database management system (dbms) adalah perangkat lunak (software) yang berfungsi untuk mengelola database. Mulai dari membuat database itu sendiri, sampai dengan proses yang berlaku dalam database tersebut, baik berupa entry, edit, hapus, query terhadap data, membuat laporan dan lain sebagainya secara efektif dan efisien.

    Definisi Elisitasi

    Menurut hidayati, elisitasi (elicitation) berisi usulan rancangan sistem baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Elisitasi didapati melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu sebagai berikut: (sudaryono,ccit 2010:302)

    1. Elisitasi Tahap i

    Berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.

    2. Elisitasi Tahap ii

    Merupakan hasil pengklasifikasian dari elisitasi tahap i berdasarkan metode mdi. Metode mdi ini bertujuan untuk memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Berikut penjelasan mengenai metode mdi:

    a. M pada mdi itu artinya mandatory (penting). Maksudnya requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan pada saat membuat sistem baru.

    b. D pada mdi itu artinya desirable. Maksudnya adalah requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Tetapi jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem, akan membuat sistem tersebut lebih sempurna

    c. I pada mdi itu artinya inessential. Maksudnya bahwa requirement tersebut bukanlah bagian dari sistem yamg dibahas dan merupakan bagian dari luar sistem.

    3. Elisitasi Tahap iii

    Merupakan hasil penyusutan dari elisitasi tahap ii dengan cara mengeliminasi semua requirement yang optionnya i pada metode mdi. Selanjutnya semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode toe.

    A. T artinya technical, maksudnya bagaimana tata cara/tehnik pembuatan requirement tersebut dalam sistem yang diusulkan.

    B. O artinya operasional, maksudnya bagaimana tata cara penggunaan requirement tersebut dalam sistem yang akan dikembangkan.

    C. E artinya ekonomi, maksudnya berapakah biaya yang diperlukan guna membangun requirement tersebut di dalam sistem. Metode toe tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu sebagai berikut:

    a) High (h) : sulit untuk dikerjakan, karena tehnik pembuatan dan pemakaiannya sulit serta biayanya mahal. Sehingga requirement tersebut harus dieliminasi.

    b) Middle (m) : mampu untuk dikerjakan.

    c) Low (l) : mudah untuk dikerjakan.

    4. Final Draft Elisitasi

    Final draft merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elisitasi yang dapat digunakan sebagai mesin dasar pembuatan suatu sistem yang akan dikembangkan

    Definisi Pembayaran

    Sistem pembayaran yaitu sistem yang mencakup seperangkat aturan, lembaga dan mekanisme yang digunakan untuk melaksanakan pemindahan dana guna memenuhi suatu kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi.

    Menurut rijan (2010:36), “pembayaran adalah pelunasan utang oleh debitur kepada kreditur bisa dilakukan dalam bentuk uang atau barang”

    Definisi SPP

    SPP (surat persetujuan pembayaran) merupakan iuran rutin sekolah yang mana pembayarannya dilakukan setiap sebulan sekali. Spp merupakan salah satu bentuk kewajiban setiap siswa yang masih aktif di sekolah tersebut.

    Dana iuran bulanan tersebut akan dialokasikan oleh sekolah yang bersangkutan untuk membiayai berbagai keperluan atau kebutuhan sekolah, supaya kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat berjalan lancer dengan adanya bantuan dari dana iuran tersebut.

    Literature Review

    Definisi Literature Review

    Literature review ini dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui landasan awal dan sebagai pendukung bagi kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, sehingga dapat menghindari pengulangan hal yang sama dalam penelitian dan dapat melakukan pengembangan ketingkat yang lebih tinggi dalam rangka menyempurnakan atau melengkapi penelitian yang nantinya akan dikembangkan lagi untuk kedepannya. Literature review berfungsi untuk memperoleh informasi melalui referensi-refernsi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan melaui study pustaka maupun melalui media internet.

    Manfaat Literature Review

    1. Meningkatkan pemahaman mengenai penelitian yang sedang dilakukan.

    2. Memberikan pengaruh signifikan pada penelitian yang dilakukan dengan adanya perbandingan dengan penelitian lain.

    3. Menambah kompetensi dengan subjek yang terkait.

    TUjuan Literature Review

    1. Membentuk kerangka teoritis mengenai suatu bidang penelitian

    2. Menjelaskan kata kunci, definisi dan terminologi.

    3. Menentukan studi, model dan studi kasus dan lain-lain yang mendukung topik.

    4. Menentukan lingkup penelitian topik penelitian. Beberapa penelitian yang memiliki korelasi dengan penelitian yang sedang berikut dibuat antara lain :

    A. Penelitian yang dilakukan oleh Liza Rosiana (2010),dengan judul “Pengembangan Sistem Informasi Nilai Siswa SEKOLAH DASAR 060807 Medan Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0”. sistem yang diusulkan pada penelitian ini menggunakan visual basic agar penginputan data lebih mudah,sepat dan akurat. Dan menggunakan aplikasi MySql untuk menyimpan data-data nilai siswa. Karena sistem yang berjalan saat ini masih manual, yaitu dengan pencatatan secara tertulis sehingga dapat beresiko terjadinya kesalahan dalam proses penilaian. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah waktu yang lama untuk mengolah data-datanya.

    B. Penelitian yang dilakukan oleh Muamar Ghazi (2010), dengan judul “Rancangan Sistem Administrasi Penerimaan Siswa Baru pada Yayasan Pendidikan Islam (YASPI) Al-Mubarok”, pada tahun 2010. Metode yang diusulkan pada penelitian ini menggunakan program Visual Basic 6.0. Pembahasannya hanya dibatasi pada pembayaran registrasi penerimaan sisa baru saja. Hal tertsebut untuk membantu divisi keuangan, sistem ini dirancang untuk dijadikan solusi awal untuk memberikan kemudahan dalam menghasilkan data yang akurat dan juga meningkatkan kinerja optimal khususnya pada sub bagian administrasi. Program yang dibuat berbentuk objek oriented tetapi masih harus dilakukan evaluasi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan dalam penginputan data siswa dan agar tidak terjadi kerangkapan data.

    C. Penelitian yang dilakukan oleh Bahrul Ulum (2010), dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Layanan SPP Pada SMAN 1 Cikupa”. Metode yang diusulkan pada penelitian ini menggunakan program visual basic 6.0. Pembahasannnya hanya dibatasi pada pembayaran registrasi saja. Hal tersebut untuk membantu divisi keuangan, sistem ini dirancang untuk dijadikan solusi awal untuk memberikan kemudahan dalam mengasilkan data yang akurat dan juga meningkat kinerja optimal khususnya pada sub bagaimana administrasi tetapi masih harus dilakukan evaluasi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan dalam penginputan data siswa.

    D. Penelitian yang dilakukan oleh Selviawati (2010), dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Keuangan Registrasi Mahasiswa pada STMIK Raharja”. Program yang digunakan berbasis web menggunakan bahasa php dan dengan mysql sebagai database. Pembahasannya hanya dibatasi pada pembayaran registrasi saja, hal tersebut untuk membantu devisi keuangan, sistem ini dirancang untuk dijadikan solusi awal untuk memberikan kemudahan dalam menghasilkan data yang akurat dan juga meningkatkan kinerja optimal khususnya pada bagian administrasi.

    E. Penelitian yang dijadikan oleh Diani Indah Lestari (2010), dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Pembayaran SPP Pada SMK MKGR Sepatan”. Sistem yang diusulkan pada peneltian ini menggunakn PHP dan MySql sebagai database nya. Memudahkan siswa dan admin dalam menginput pembayran sekolah. Sistem ini dirancang untuk dijadikan solusi awal dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam pelayanan sistem penerimaan siswa baru yang diharapkan dapat membuat sistem yang telah berjalan saat ini menjadi lebih baik terutama dalam hal kemudahan masyarakat dan orangtua siswa untuk mencari informasi tentang profil sekolah, kegiatan pembayaran SPP, serta biaya-biaya yang dibutuhkan untuk masuk ke sekolah.

    BAB III

    PEMBAHASAN

    Gambaran Umum SMA Agape BK-3 Tangerang

    Dengan semakin maraknya sekolah menengah atas (SMA) di daerah Tangerang ternyata hal tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berbasis keterampilan.

    Mengingat sekolah adalah sebagai unit pelaksana pendidikan formal terdepan dengan berbagai ragam potensi anak didik yang memerlukan layanan pendidikan beragam, kondisi lingkungan yang berbeda satu dengan yang lainnya,maka sekolah harus dinamis dan kreatif dalam melaksanakan perannya untuk mengupayakan meningkatkan kualitas mutu dan keterampilan.

    SMA AGAPE BK-3 Tangerang merupakan sekola Kristen tertua di kota tangerang, SMA AGAPE BK-3 didirikan pada tanggal 28 Mei 1985. Sekolah SMA AGAPE BK-3 Terakreditasi “A”.

    Sejak berdiri sekolah ini selalu berusaha untuk mengembangkan dan memajukannya di bawah pimpinan beberapa kepala sekolah, yaitu:

    1. Bpk. Wirahyu

    2. Alm. Bpk. M. A. Radjagukguk

    3. Alm. Bpk. Pdt Soermarsono S.TH

    4. Ibu Dra. Nainggolan M. Mpd

    5. Drs Djemi D Kumambong (sekarang)


    Singkat SMA AGAPE BK-3 Kota Tangerang

    Dilatar belakangi perkembangan Pendidikan di Kota Tangerang dan semakin banyaknya tuntutan tenaga pendidikan di sekolah-sekolah menengah atas, maka pada tahun 1985 berdirilah Sekolah SMA AGAPE BK-3 yang berlokasi Jl.Kebon Jahe No.2 Tangerang, 15111 telpon: 5587307 daerah perkotaan sekolah swasta disamakan Akreditasi A.

    SMA AGAPE BK-3 sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan dibawah naungan Yayasan Badan Kerjasama Kegiatan Kristen (BKKK) Tangerang, telah mendapatkan persetujuan dari BKKK Tangerang. Dengan nomor: 103/102.KEP/E/83, dengan nomor sekolah 28 Mei 1985.

    Visi dan Misi

    Visi SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

    Menjadi sekolah berprestasi berlandaskan Iman dan Kasih.

    Misi SMA AGAPE BK-3 TANGERANG

    Mendidik berdasarkan nilai-nilai Kristiani untuk menghasilkan lulusan yang berilmu dan beriman.

    Struktur Organisasi

    Struktur sangat penting bagi sebuah organisasikarna berfungsi untuk menunjukan pola tetap hubungan-hubungan diantara fungsi, tugas dan wewenang serta tanggung jawab masing-masing individu pada sebuah organisasi.

    Dalam menjalankan tugasnya SMA AGAPE BK-3 TANGERANG mempunyai struktur organisasi sebagai berikut :

    Tugas Dari Bagian-Bagian Struktur Organisasi

    Seperti halnya dengan sebuah perusahaan atau lembaga organisasi lainnya, SMA AGAPE BK-3 Tangerang dalam manajemen akademiknya terdapat bagian-bagian yang mempunyai tugas masing-masing dalam menyelesaikan semua pekerjaannya.

    Tugas dari bagian-bagian yang ada pada SMA AGAPE BK-3 Tangerang adalah sebagai berikut:

    1. Kepala Sekolah

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Menunjuk beberapa guru yang ditugasi untuk melaksanakan kegiatan tertentu.

    b. Mengatur, mengarahkan,membimbing dan mengawasi semua kegiatan kependidikan.

    c. Menjalin hubungan baik dengan instansi pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan.

    d. Mengadakan rapat-rapat dinas sekolah, rapat-rapat rutin awal bulan dan menentukan keputusan melalui musyawarah baik rapat dinas staff maupun dalam rapat pembantu urusan staff TU

    2. Komite Sekolah

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Diperlukan untuk memberi dukungan (supporting agency) dan memenuhi kebutuhan sekolah

    b. Pertimbangan pengambilan keputusa, pengawasan manajemen sekolah

    c. Mediator antara pemerintah dengan masyarakat, dan lain sebagainya secara transparan dan demokratis serta etika yang kuat.

    3. Kepala Urusan Tata usaha (Kaur TU)

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Menyusun program tata usaha dan menyusun program ketata usahaan sekolah

    b. Mengesahkan pembagian tata usaha sekolah SMA AGAPE BK-3 Tangerang

    c. Membantu kepala sekolah dalam menjalankan tugas karna tidak ada wakil kepala sekolah di SMA AGAPE BK-3 Tangerang.

    4. Kurikulum ( Kurikulum 2013)

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Menyusun program pengajaran, evaluasi program, evaluasi hasil dan menyusun laporan pelaksanaan pelajaran

    b. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan

    c. Mengatur pelaksanaan remedial (remedi bahan dan remidi soal)

    d. Menyusun jadwal pelajaran.

    5. Sarana

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Melaksanakan dan menyusun program pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana

    b. Merencanakan dan melaksanakan program pengembangan dan pemeliharaan sarana prasana

    c. Mengkoordinir lab komputer, multimedia, lapangan olahraga.

    6. Humas

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Mengatur dan menyelnggarakan pertemuan orangtua dan komite sekolah

    b. Membina hubungan sekolah atau komite

    7. Bimbingan Konseling (BP)

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Menyusun program dan melaksanakan bimbingan

    b. Melaksanakan koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa

    c. Mengadakan koordinasi dengan orang tua atau wali murid yang anaknya mempunyai kasus

    d. Memberikan layanan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar

    8. Guru

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Membuat program pengajaran atau rencana kegiatan belajar mengajar

    b. Membuat satuan pelajaran

    c. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar

    d. Melaksanakan analisis hasil belajar

    9. Wali kelas

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Mengenal semua siswa

    b. Membuat bimbingan kepada siswa dalam bidang kemajuan belajar

    c. Turut serta dalam penentuan siswa berprestasi untuk mendapatkan penghargaan atau piagam dari sekolah

    d. Bekerja sama secara baik dengan pembantu urusan BP dan menangani kesulitan belajar siswa

    10. Guru Piket

    Mempunyai tugas sebagai berikut:

    a. Bersama-sama dengan pembantu urusan kesiswaan mempersiapkan pelaksanaan upacara bendera pada hari senin

    b. Mengatur penggantian jam pelajaran sesuai jadwal

    c. Menjadi notulis pada kegiatan rapat sekolah.

    d. Guru piket harus datang lebih awal sebelum proses pembelajaran dimulai.

    Analisa Batasan Sistem

    Analisa batasan ini hanya dibatasi pada sistem pembayaran SPP. Batasan analisa sistem pembayaran SPP pada SMA Agape BK-3 Tangerang berikut berupa:

    a. Melakukan pengecekan terhadap informasi keuangan yang telah ada. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya informasi atau data-data yang telah usang yang terdapat dalam sistem dan membuat kualitas dari sistem menjadi buruk dikarenakan tidak dapat memberikan informasi yang relevan.

    b. Memperbaiki sistem pembayaran SPP guna meningkatkan kualitas pelayanan keuangan yang diberikan kepada seluruh siswa SMA Agape BK-3 Tangerang

    c. Memperbaiki proses pengolahan data dimulai dari pengumpulan data sampai dengan pembuatan laporan yang masih lama karena data belum akurat dan belum terkomputerisasi

    Masalah Yang Dihadapi

    Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh peneliti, sistem pembayaran SPP yang berjalan pada SMA AGAPE BK-3 Tangerang saat ini masih manual,sehingga dalam proses pengolahan data kurang efektif, tepat dan akurat.

    Oleh karena itu, berdasarkan analisa dari segi kekurangan serta kebutuhan saat ini maka kebutuhan pengembangan terhadap sistem hendaknya:

    1. Dapat menambahkan data-data serta informasi yang dibutuhkan oleh bagian keuangan dalam proses pengambilan keputusan juga dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan dari sistem yang telah digunakan saat ini.

    2. Sistem komputerisasi sangat mendukung proses kerja seperti kejelasan, kecepatan proses yang dilaksanakan dan keakuratan data yang disimpan sehingga dengan mudah dapat memberikan informasi yang dibutuhkan.

    Analisa Proses

    Adapun penjelasan lebih rinci mengenai perancangan sistem perhitungan honor pada SMA Agape BK-3 digambarkan dengan menggunakan Unifed Modeling Language (UML).

    Urutan Prosedur

    Prosedur Pembayaran SPP

    Prosedur pembayaran SPP ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

    a. Siswa membayar uang SPP dan membawa kartu

    b. Siswa membayar kartu spp dan uang

    c. TU mencatat kartu spp

    d. TU memberikan cap pada kartu spp

    e. TU membuat laporan pembayaran

    f. Kepsek menerima laporan pembayaran spp

    g. Jika tidak,maka laporan pembayaran diserahkan kembali ke TU

    h. Jika ya, maka laporan pembayaran spp di ACC oleh kepsek

    i. TU menerima laporan pembayaran dari kepsek

    j. TU mengembalikan kartu bayaran pada siswa

    k. Siswa menerima kartu spp

    Tata Laksana Sistem Yang Berjalan Saat Ini

    Untuk menganalisa sistem yang berjalan pada penelitian ini digunakan program Visual Paradigm for UML 6.4 Enterprice Edition untuk menggambarkan Use Case diagram, Activity diagram Sequencediagram.

    Analisa Sistem Yang Berjalan Pada Use Case Diagram

    Sebuah Use Case mempresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem.

    Use Case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”.

    Use Case Diagram

    Berdasarkan gambar 3.1 Use Case Diagram yang berjalan diatas terdapat :

    a) Satu sistem yang mencakup seluruh kegiatan dalam pembayaran SPP berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di SMA AGAPE BK-3

    b) Empat actor yang terlibat, diantaraya :siswa, tata usaha dan kepala sekolah

    c) Lima Use Case yang dilakukan oleh Actor-actor.

    Sequence Diagram

    Berdasarkan gambar 3.2 Sequence Diagram Diatas Dapat dilihat bahwa terdapat :

    1. Satu Life Line, yaitu buku laporan keuangan.

    2. Empat Actor, yaitu siswa, tata usaha dan kepala sekolah.

    3. Lima Message yang menjelaskan bagaimana alur komunikasi antara Actor.

    Activity Diagram

    Berdasarkan gambar 3.3 Activity Diagram pembayaran SPP diatas dapat dilihat bahwa terdapat :

    1. Satu Initial Node, objek yang diawali.

    2. Tujuh Action, statedari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suatu aksi.

    3. Satu Activity Final Node, menandakan bahwa berakhirnya aktivitas.

    Berdasarkan gambar 3.4 ActivityDiagram Laporan diatas dapat dilihat bahwa terdapat :

    1. Satu Initial Node, objek yang diawali

    2. Tiga Action, state dari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suatu aksi.

    3. Satu Activity Final Node, menandakan berakhirnya aktivitas.

    User Requirement

    Elisitasi Tahap I

    Elisitasi tahap I merupakan daftar yang diperoleh dari hasil pengumpulan data dari lapangan yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Untuk membuat sistem administrasi pembayaran SPP yang terkomputerisasi.

    Berikut Lampiran Elisitasi tahap I yang telah dibuat :

    Tabel 3.2 merupakan Elisitasi Tahap I yang disusun bedasarkan hasil wawancara dan analisa pada bagian yang terkait serta pihak yang mempunyai hubungan langsung dengan sistem yang akan dibuat :

    Elisitasi Tahap II

    Elisitasi Tahap II dibentuk berdasarkan Elisitasi Tahap I yang kemudian diklasifikasikan melalui metode MDI. Berikut penjelasan dari beberapa requirement yang diberi opsi Inessential (I) dan harus dieliminasi

    Keterangan :

    M (Mandatory) = Penting

    D (Desirable) = Tidak terlalu penting

    I (Inessential) = Tidak penting

    Elisitasi Tahap III

    Berdasarkan Elisitasi Tahap II diatas, dibentuklah Elisitasi Tahap III yang diklasifikasikan kembali dengan menggunakan metode TOE dengan opsi LMH. Berikut adalah requirement tersebut:

    Keterangan :

    Metode Option

    T  : Tehnikal L  : Low

    O  : Operasional M  : Middle

    E  : Ekonomi H  : High

    Elisitasi Tahap Final

    Prosedur Sistem Usulan

    Dari analisa sistem yang berjalan sekarang, terdapat beberapa usulan prosedur yang baru. Prosedur baru yang diusulkan bertujuan memperbaiki dan menyempurnakan sistem yang berjalan.

    Prosedur usulan yang pertama adalah admin terdiri dari membuka website SMA Agape Bk-3, kemudian Log In menggunakan id admin, setelah itu admin dapat menginput data siswa, menginput transaksi pembayaran spp, transaksi pembayar lain misalnya (tour sekolah,uang bulanan komputer,dll), dan mencetak kwitansi

    Prosedur usulan yang kedua adalah user terdiri dari membuka website SMA Agape Bk-3 Tangerang, kemudian Log In menggunakan id user, setelah itu user dapat menginput tunggakan spp, rincian pembayaran dan tunggakan, pelunasan spp, laporan bulanan siswa

    Rancangan Program

    Use Case Diagram Yang Diusulkan

    Berikut ini adalah Use Case Diagram rancangan sistem informasi pembayaran spp pada SMA Agape Bk-3 Tangerang

    Berdasarkan gambar 3.5 diatas terdapat:

    a) 1 sistem yang mencakup seluruh kegiatan sistem pembayaran SPP pada SMA Agape Bk-3 Tangerang

    b) 3 actor yang melakukan kegiatan yaitu: Siswa, Admin, User

    c) 14 use case yang biasa dilakukan oleh actor-actor tersebut

    Activity Diagram Yang Diusulkan

    1. Activity Diagram Yang Diusulkan User

    Berdasarkan ganbar 3.6 Activity Diagram yang diusulkan sebagai berikut:

    a. 1 Initial Node, Objek yang diawali

    b. 2 Fork Node,Digunakan untuk memecah sebuah behaviour menjadi activity atau action paralel

    c. 11 action yaitu Login, verifikasi Login, menu home, menu data transaksi, menu tunggakan SPP, menu rincian pembayaran dan tunggakan, menu pelunasan SPP, menu laporan SPP,menu data siswa, menu keuangan, Logout

    d. 1 Decision Node sebagai pemilihan kondisi

    Sequence Diagram Yang Diusulkan

    Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek didalam dan disekitar sistem berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri antar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait) berisi rancangan sequence diagram sistem yang anda usulkan.

    Berdasarkan gambar 3.7 Sequence Diagram pada sistem admin terdapat:

    a. 2 (dua) actor yang melakukan kegiatan

    b. 7 (Tujuh) life line spesifikasi dari komunikasi antar objek yang memuat informasi-informasi tentang aktifitas yang terjadi.

    c. 18 (delapan belas) message yang memuat informasi tentang aktifitas yang terjadi

    State Chart Diagram Sistem Yang Diusulkan

    Berdasarkan gambar 3.8 Sequence Diagram pada sistem user terdapat:

    a. 14 State yang berjalan

    b. 1 (satu) initial pseudo state

    c. 1 (satu) Final state

    Class Diagram Sistem Yang Diusulkan

    Class Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika diinsalisasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class diagram menggambarkan keadaan suatu objek, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut.

    Berdasarkan gambar 3.9 Class Diagram sistem yang diusulkan terdapat 5 Class yaitu terdiri dari :

    1. Class tbl_Login

    2. Class tbl_spp_periode

    3. Class tbl_siswa

    4. Class tbl_spp_bayar

    5. Class tbl_bayar_lain

    Spesifikasi Basis Data

    Spesifikasi basis data merupakan desai basis data yang dianggap telah normal. Desain basis data menjelaskan media penyimpanan yang digunakan, isi yang disimpan, primary key dan panjang record. Spesifikasi yang digunakan dalam sistem yang akan dibangun adalah sebagai berikut :

    1) File Admin

    Keterangan :

    Nama Tabel : Admin

    Media : Hardisk

    Isi : Admin

    Primary Key : user_id

    Panjang Record : 51

    Struktur : user_id+username+password

    2) File Periode

    Keterangan :

    Nama Tabel  : Periode

    Media : Hardisk

    Isi : Admin

    Primary Key  : Id_periode

    Panjang Record  : 64

    Struktur : Id_periode+Periode_tahun_ajaran+Nominal_spp+Semester_aktif+Bayar_lainnya+Aktivasi

    3) File Siswa

    Keterangan :

    Nama Tabel  : Siswa

    Media : Hardisk

    Isi : Admin

    Primary Key  : Nis

    Panjang Record  : 290

    Struktur : Nis+Nama+Kelas+Nm_ayah+Nm_ibu+Pekerjaan_ayah+Pekerjaan_ibu+Alamat+Jk+Tahun_ajaran


    4) Spp_Bayar

    Keterangan :

    Nama Tabel  : Spp_bayar

    Media : Hardisk

    Isi : Admin

    Primary Key  : kd_bayar

    Panjang Record  : 90

    Struktur : kd_bayar+Nis+Semester+Tgl_bayar+Jumlah_bayar+Nama_bulan+Tahun_ajaran


    5) Bayar_lain

    Keterangan :

    Nama Tabel  : Bayar_lain

    Media : Hardisk

    Isi : Admin

    Primary Key  : id_bayar_lain

    Panjang Record  : 157

    Struktur : id_bayar_lain+Nis+Nama_bulan+Tanggal_bayar_lain+Tahun_ajaran+Keterangan+Jumlah_bayar

    Rancangan Tampilan Prototype

    Tahap ini merupakan gambar yang jelas mengenai rancangan bangun yang lengkap kepada pengguna sistem persediaan , juga sebagai pemenuhan kebutuhan daripada para pengguna sistem. Berikut ini merupakan prototype atau tampilan dari perancangan sistem persediaan barang yang akan dibuat, yaitu:

    Berdasarkan gambar 3.10 prototype halaman login admin terdiri dari menu username dan password yang harus diisi agar dapat mengakses sistem.

    Berdasarkan gambar 3.11 prototype halaman home berisi logo sekolah serta terdapat Menu Master, Transaksi Pembayaran, Data Transaksi, Laporan, dan Logout.

    Berdasarkan gambar 3.12 prototype halaman data master berisi daftar data siswa serta input data siswa untuk menambah daftar siswa baru.

    Berdasarkan gambar 3.13 prototype halaman menu transaksi pembayaran berisi daftar data pembayaran spp serta input data pembayaran spp untuk menginput pembayaran spp.

    Berdasarkan gambar 3.14 prototype halaman menu transaksi pembayaran berisi daftar data pembayaran lain serta input data pembayaran lain untuk menginput pembayaran uang komputer, tour, dll

    Berdasarkan gambar 3.15 prototype halaman menu data transaksi berisi pelunasan spp,serta input daftar pelunasan spp.

    Berdasarkan gambar 3.16 prototype halaman menu data laporan berisi input data laporan bulanan spp siswa.

    Konfigurasi Sistem

    Spesifikasi Hardware

    Perangkat keras yang dibutuhkan oleh sistem adalah suatu unit personal komputer. Perangkat keras yang diusulkan ini dibuat berdasarkan kebutuhan sistem saat ini dan antisipasi kabutuhan di masa yang akan datang. Konfigurasi yang dibutuhkan pada design sistem yang diusulkan, yaitu:

    Perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berikut :Perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berikut :

    1. CPU  : Intel BRIDGE DUALL

    2. Processor  : Core UL 1.5 GHz

    3. Monitor  : LCD 14 inch

    4. Ram  : 2GB

    5. Mouse  : USB 3.0

    6. Harddisk  : 500 GB

    Aplikasi Yang Digunakan

    Perangkat lunak merupakan penunjang dari peralatan komputer yang akan digunakan sebagai penghubung dalam instruksi yang diinginkan, agar komputer dapat menghasilkan informasi yang diharapkan, maka perangkat lunak yang diusulkan dalam rancangan sistem ini adalah sebagai berikut:

    1. Sistem Operasi Windows 7 Home Premium

    2. Microsoft Office 2010

    3. Xampp Control Panel

    4. Notepad ++

    5. Visual Paradigm for UML

    6. PHP

    7. MySQL

    8. Dreamweaver CSS

    Hak Akses

    1. Admin

    Admin bertugas admin dapat menginput data siswa, menginput transaksi pembayaran spp, transaksi pembayar lain misalnya (tour sekolah,uang bulanan komputer,dll), dan mencetak kwitansi

    2. User

    User bertugas menginput tunggakan spp, rincian pembayaran dan tunggakan, pelunasan spp, laporan bulanan siswa

    Testing

    Schedule Implementasi

    Estimasi Biaya

    BAB IV

    PENUTUP

    4.1 Kesimpulan

    Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya, maka pada penelitian ini penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yang terdapat pada rumusan masalah .Rumusan masalah ini diambil dari BAB I yang dibahas berdasarkan latar belakang masalah.

    1. Kendala yang terjadi pada sistem pembayaran SPP yang berjalan disekolah SMA Agape Bk-3 Tangerang saat ini masih belum optimal dalam kegiatan pembayaran SPP masih manual dan pendataan menggunakan buku besar masih belum terkomputerisasi.

    2. Sistem penyimpanan data yang berjalan saat ini pada sekolah SMA Agape Bk-3 Tangerang dalam mengolah datanya masih dilakukan secara manual, masih dilakukan pencatatan melalui kertas atau buku besar, sehingga tidak efektif dan efisien dikarenakan akan mengakibatkan tumpukan kertas yang menggunung sehingga diperlukan media penyimpanan yang cukup luas untuk menampung tumpukan kertas tersebut.

    3. Berdasarkan hasil analisa mengatasi dan mempermudah pembayaran SPP yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan, maka dibutuhkan rancangan konsep “Perancangan Sistem Informasi Pemayaran SPP” untuk meningkatkan kualitas pembayaran dan mempermudah siswa untuk melakukan pembayaran, untuk tata usaha dapat mempermudah dalam mengolah data siswa, dan pimpinan dapat dengan mudah melihat laporan data spp siswa.

    4.2 Saran

    Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan pada Perancangan Sitem Informasi Pembayaran SPP Pada SMA AGAPE BK-3 TANGERANG, maka terdapat beberapa cara yang dapat dijadikan masukan untuk meningkatkan kinerja sistem pembayaran di SMA Agape Bk-3 Tangerang, yaitu sebagai berikut:

    1. Apabila sistem yang baru sudah berjalan maka perlu di perhatikan dan di lakukan evaluasi secara berkala terhadap system untuk selanjutnya diadakan perbaikan sesuai dengan perubahan dan perkembangan instansi.

    2. Perlu dilakukan sosialisasi dan training kepada bagian yang terkait.

    3. Di masa yang akan datang, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk melakukan pengembangan sistem selanjutnya.

    4.3 Kesan

    Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Tugas Akhir ini yang berjudul Perancangan Sistem Informasi Pembayaran SPP Pada SMA Agape Bk-3 Tangerang. Tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul tugas akhir ini. Penulis banyak berharap para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya tugas akhir ini. Semoga tugas akhir ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca.

    DAFTAR PUSTAKA


    Henderi, (2010) Unified Modeling Languange, Raharja Enrichment Centre (REC) Tangerang Agapebk3.wix.com/agapebk3#!profil-sma/ciwfv. Blog-guru.web.id

    Sutabri, Tata, S.kom,.MM, (2005). SistemInformasiManajemenEdisiKe 1, Andi Yogyakarta, 11-43

    Nuraida, Ida. (2008). ManajemenAdministrasiPerkantornYogyakarta

    Andi, danWahanaKomputer Semarang, (2010). SQL Server 2008 Express Yogyakarta

    Wikipedia. 2015. XAMPP. https://id.wikipedia.org/wiki/XAMPP(04 Mei 2015)

    Wikipedia. 2015. Internet.https://id.wikipedia.org/wiki/internet (25 September 2015)

    DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran 1: Lampiran Kartu Bimbingan Tugas Akhir/Skripsi
    Lampiran 2: Lampiran Surat Keterangan Observasi
    Lampiran 3: Lampiran Surat Pengantar Observasi
    Lampiran 4: Lampiran From wawancara
    Lampiran 5: Lampiran Form Validasi TA
    Lampiran 6: Lampiran From Validasi Sidang
    Lampiran 7: Lampiran Pembayaran TA/Skripsi
    Lampiran 8: Lampiran Pembayaran Sidang & RC
    Lampiran 9: Lampiran Daftar Riwayat Hidup
    Lampiran 10: Lampiran Katalog Produk
    Lampiran 1`: Lampiran Sertifikat Prospek
    Lampiran 12: Lampiran Sertifikat TOEFL
    Lampiran 13: Lampiran 10 Sertifikat IT
    Lampiran 14: Lampiran-Lampiran Sertifikat Seminar Internasional
    Lampiran 15: Surat HIBAH
    Lampiran 16: Jurnal

Contributors

Oktavani