SI1013465391

Dari widuri
Ini adalah revisi disetujui dari halaman ini; bukan revisi terkini. Lihat revisi terbaru.
Lompat ke: navigasi, cari

PENGEMBANGAN SISTEM IRAN SEBAGAI MEDIA INFORMASI

KAMPUS PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA



LAPORAN SKRIPSI


Logo stmik raharja.jpg



Disusun Oleh :

NIM
: 1013465391
NAMA
: BUNGA PERTIWI P.S.



JURUSAN SISTEM INFORMASI

KONSENTRASI E-COMMERCE

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER

(STMIK) RAHARJA

TANGERANG

(2013/2014)

Abstract


Media information developed so rapidly along with the development of technology. Media information running on a college, greatly affects the students in terms of understanding the developments taking place in the surrounding environment. Application of the media aims to facilitate students in accessing the information they need. But in its use, campus information media that runs on Higher Education Prog not work optimally. So it needs the development of information media to maximize the performance of the existing system. Now with iLearning learning methods, all the information can be integrated extensively. iRAN is a computerized information media that campus , aiming to manage all documentation of an event, incident, and campus information. In this study, identified the presence of three problems faced by the media concerning the use of information that has been running, there is also the definition of Ask and News, as well as the benefits of a system of Iran. In this thesis report, there are 9 (nine) literature review that can be used as references in preparing this report. The end result of the study is an information system capable of providing updated information on activities or events taking place on campus. In addition, each student can participate share what they know into iRAN.

Kata kunci : information,media information, online, iLearning, iRAN.


Abstraksi

Media informasi berkembang begitu pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Media informasi yang berjalan pada suatu perguruan tinggi, sangat memengaruhi mahasiswa dalam hal memahami perkembangan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Penerapan media tersebut bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam mengakses informasi yang mereka butuhkkan. Namun dalam penggunaannya, media informasi kampus yang berjalan pada Perguruan Tinggi Raharja belum bekerja secara optimal. Sehingga perlu pengembangan media informasi untuk memaksimalkan kinerja dari sistem yang ada. Kini dengan metode pembelajaran iLearning, semua informasi dapat terintegrasi secara luas. iRAN merupakan media informasi kampus yang terkomputerisasi, bertujuan untuk mengelolah semua dokumentasi tentang suatu peristiwa, kejadian, serta informasi kampus. Dalam penelitian ini, diidentifikasikan adanya 3 permasalahan yang dihadapi perihal penggunaan media infomasi yang telah berjalan, terdapat juga definisi dari Ask and News, serta manfaat dari adanya sistem iRAN. Di dalam laporan skripsi ini terdapat 9 literature review yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menyusun laporan ini. Hasil akhir dari penelitian adalah sebuah sistem informasi yang mampu memberikan informasi terbaru mengenai kegiatan atau kejadian yang sedang berlangsung di lingkungan kampus. Selain itu juga setiap mahasiswa dapat berpatisipasi membagi informasi yang mereka ketahui ke dalam iRAN.

Kata kunci : informasi,media informasi, online, iLearning, iRAN.

KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan YME atas rahmat dan karunia-Nya penulis berhasil menyelesaikan Skripsi dengan judul Pengembangan Sistem iRAN Sebagai Media Informasi Kampus Pada Perguruan Tinggi Raharja.

Tujuan dari pembuatan Skripsi ini adalah sebagai salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom) untuk jenjang S1 di Perguruan Tinggi Raharja, Cikokol Tangerang. Sebagai bahan penulisan, penulis mengambil data berdasarkan hasil observasi, wawancara, survei serta studi pustaka yang mendukung penulisan ini.

Dalam penyusunan Skripsi ini, penulis banyak dibantu oleh berbagai pihak, baik berupa dorongan moril maupun materil, serta bimbingan dan semangat yang diberikan kepada penulis. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan semua pihak, maka penulis tidak akan dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih secara tulus dan ikhlas khususnya kepada :

  1. Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I selaku Ketua STMIK Raharja.
  2. Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I selaku Dosen Pembimbing I yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  3. Ibu Hani Dewi Ariessanti, M.Kom selaku Dosen Pembimbing II yang telah berkenan memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis.
  4. Ibu Maimunah, M.Kom selaku Kepala Jurusan Sistem Informasi.
  5. Bapak dan Ibu Dosen Perguruan Tinggi Raharja yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada kami.
  6. Kedua orang tua dan keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan moril maupun materil serta doa untuk keberhasilan penulis.
  7. Rekan-rekan Group Elis seperjuangan (Ana Nurmaliana, Ceria Marcelina, Citra Destianty, Erni Astuti, Indri handayani, dan Kiki Amalia).
  8. Rekan-rekan Group Fantasy8, khususnya Fitri Lisnawati yang sama-sama memegang project iRAN.
  9. Seluruh anggota REC (Muhamad Yusup, Iz, dan lain-lain) yang telah memberikan bantuan, dorongan, dukungan, dan masukan yang sangat berarti untuk menyelesaikan laporan Skripsi ini.
  10. Special thanks for Berkat Jaya Bate'e yang selalu memberikan semangat dan motivasi.

Penulis menyadari bahwa dalam penyajian dan penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangannya.

Akhir kata penulis berharap laporan Skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan dapat menjadi bahan acuan yang bermanfaat dikemudian hari.

   

Tangerang, 17 Januari 2014

           

NIM : 1013465391

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Jurusan atau Program Studi pada STMIK Raharja

Tabel 3.2 Jurusan atau Program Studi pada AMIK Raharja Informatika

Tabel 3.3 Elisitasi tahap I

Tabel 3.4 Elisitasi tahap II

Tabel 3.5 Elisitasi tahap III

Tabel 3.6 Final Draft Elisitasi

Tabel 4.1 Kategori Artikel

Tabel 4.2 Struktur Tabel phpm_faqadminlog

Tabel 4.3 Struktur Tabel phpm_faqchange

Tabel 4.4 Struktur Tabel phpm_faqcategories

Tabel 4.5 Struktur Tabel phpm_faqcategory_user

Tabel 4.6 Struktur Tabel phpm_faqcategory_group

Tabel 4.7 Struktur Tabel phpm_faqcategoryrelations


DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Logo FileZilla

Gambar 2.2 Ten Pillar IT iLearning

Gambar 2.3 Logo iRAN

Gambar 2.4 Logo FeedBurner

Gambar 2.5 Logo Rss Feed

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Perguruan Tinggi Raharja

Gambar 3.2 Wewenang dan Tanggung Jawab

Gambar 3.3 Use Case Diagram Sistem Yang Berjalan

Gambar 3.4 Activity Diagram Sistem Yang berjalan

Gambar 3.5 Sequence Diagram Sistem Yang Berjalan

Gambar 3.6 Keluhan Operator iDuhelp1

Gambar 3.7 Keluhan Operator iDuhelp2

Gambar 3.8 Keluhan Operator iDuhelp3

Gambar 3.9 Keluhan Operator iDuhelp4

Gambar 3.10 Keluhan Default Bahasa

Gambar 3.11 Transkip Keluhan Pengunjung iRan

Gambar 3.12 Email keluhan rss feed

Gambar 3.13 Permintaan Berlangganan

Gambar 3.14 Transkip keluhan customer iduhelp

Gambar 3.15 Tampilan Sistem iRAN sebelumnya

Gambar 3.16 Keluhan pengunjung iRAN

Gambar 3.17 Template email verifikasi subscription

Gambar 3.18 Email keluhan subscribers

Gambar 3.19 Permintaan Feedcount

Gambar 3.20 Tampilan artikel pilihan

Gambar 3.21 Keluhan user via email

Gambar 3.22 Permintaan target subscribers

Gambar 3.23 Permintaan logo project

Gambar 4.1 Source code search engine

Gambar 4.2 Tampilan terbaru search engine

Gambar 4.3 Tampilan search artikel

Gambar 4.4 Source Code Default Bahasa

Gambar 4.5 Tampilan Utama iRAN

Gambar 4.6 Source Code Kotak Subscription

Gambar 4.7 Tampilan Kotak Subscription

Gambar 4.8 Tampilan Email News

Gambar 4.9 Source Code Favicon

Gambar 4.10 Favicon iRAN

Gambar 4.11 Tampilan Favicon iRAN

Gambar 4.12 Desain Header Web

Gambar 4.13Source Code Index Header

Gambar 4.14 Source Code Style Css Header

Gambar 4.15 Tampilan Terbaru Header iRAN

Gambar 4.16 Konfirmasi Email Verifikasi

Gambar 4.17 Source Code Feedcount

Gambar 4.18 Tampilan Feedcount

Gambar 4.19 Source Code Artikel Pilihan

Gambar 4.20 Source Code Hit Counter

Gambar 4.21 Tampilan Hit Counter

Gambar 4.22 Statistik Jumlah Artikel

Gambar 4.23 List Kontribusi Author

Gambar 4.24 Pamflet Subscription

Gambar 4.25 Statistik Subscribers

Gambar 4.26 Logo iRAN

Gambar 4.27 Filosofi Bola Dunia

Gambar 4.28 Filosofi Warna Merah

Gambar 4.29 Filosofi Warna Hijau

Gambar 4.30 Tampilan Glossy Logo

Gambar 4.31 Use Case Diagram Yang Diusulkan

Gambar 4.32 Activity Diagram Sistem Yang Diusulkan

Gambar 4.33 Sequence Diagram Yang Diusulkan

Gambar 4.34 Tampilan home (Semua kategori)

Gambar 4.35 Tampilan menu kirim artikel

Gambar 4.36 Tampilan form login

Gambar 4.37 Tampilan menu admin

DAFTAR SIMBOL

DAFTAR SIMBOL USE CASE DIAGRAM

Daftar Simbol Use Case Diagram.png

DAFTAR SIMBOL ACTIVITY DIAGRAM

Daftar Simbol Activity Diagram.png

DAFTAR SIMBOL SEQUENCE DIAGRAM

Daftar Simbol Sequence Diagram.png

Daftar isi

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Dahulu seseorang untuk memperoleh informasi hanya bisa didapatkan melalui media cetak seperti koran, majalah dan tabloid. Penggunaan kertas dalam media cetak akan mengakibatkan kenaikan suhu di permukaan bumi karena penebangan pohon secara terus-menerus yang nantinya membawa dampak buruk bagi bumi. Selain itu penggunaan media cetak kurang efesien karena membutuhkan waktu yang lama dalam proses pencetakkan. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan media informasi berbasis komputer yang praktis, cepat dan akurat.
Media informasi disuatu perguruan tinggi digunakan sebagai sarana untuk memperoleh informasi yang ada dilingkungan kampusnya seperti informasi seputar kampus yang berisi peristiwa, kegiatan atau kejadian yang sedang berlangsung saat ini. Dengan adanya media tersebut segala informasi dapat terpublikasikan dengan baik sehingga mahasiswa dapat mengetahui seluruh kegiatan kampus. Media informasi secara tidak langsung telah mempengaruhi budaya dan cara pendidikan di lingkungan masyarakat. media informasi yang disajikan harus bermanfaat bagi pembacanya dan informasi yang ditampilkan harus akurat, cepat dan relevan.
Namun dalam kenyataannya hal tersebut tidak sesuai dengan keinginan dan harapan yang hendak dicapai, dikarenakan keterbatasan sistem atau perangkat informasi yang digunakan. Saat ini media informasi yang berjalan pada Perguruan Tinggi Raharja belum berkembang secara luas. Beberapa permasalahan yang menghambat media informasi tersebut yaitu kurangnya sosialisasi terhadap media informasi dilingkungan kampus sehingga banyak yang tidak mengetahui keberadaan media informasi tersebut, selain itu kurangnya minat membaca dikalangan mahasiswa pun menjadi permasalahan tersendiri yang harus segera diatasi.
Oleh karena itu sebagai salah satu perguruan tinggi yang bergerak di bidang komputer. Perguruan Tinggi Raharja harus selalu berinovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan sistem pembelajaran iLearning. Pada dasarnya istilah iLearning (Integrated Learning) berasal dari pemikiran perkembangan teknologi iPad di Perguruan Tinggi Raharja. Belajar, bermain, berdoa dan bekerja merupakan konsep pembelajaran yang dimiliki oleh iLearning. Pembelajaran yang secara efisien, praktis dan menyenangkan sehingga membuat mahasiswa menjadi lebih attractive dan semangat dalam belajar dengan didukung teknologi yang mempermudah jangkauan mahasiswa dalam melakukan interaksi. Berdasarkan tulisan sebelumnya yang dikemukakan oleh Untung Rahardja (2011) iLearning adalah sistem pembelajaran modern dan terbaru dalam dunia pendidikan yang berbasis 4B (Belajar, Bekerja, Bermain, dan Berdoa) dan dapat di implementasikan sebagai infrastruktur 4B iLearning,[1]
Sistem pembelajaran iLearning yang di terapkan Perguruan Tinggi Raharja saling berhubungan dan berkaitan satu sama lain. iLearning merupakan inovasi baru dalam dunia pendidikan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Kini dengan adanya metode pembelajaran iLearning, terciptalah terobosan-terobosan baru yang dapat mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan pelayanan dan informasi seputar kampus. Contohnya media informasi kampus yang sebelumnya tidak dikenal secara luas kini dengan adanya iLearning, media informasi kampus dapat terintegrasi secara luas dan dapat dikenal oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Raharja. Selain itu dengan tampilan berita yang mudah diharapkan dapat menarik minat membaca mahasiswa.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mencoba untuk melakukan analisa dan kajian terhadap media informasi yang berjalan pada Perguruan Tinggi Raharja dan menuangkannya dalam sebuah laporan ilmiah dengan judul "Pengembangan Sistem iRAN Sebagai Media Informasi Kampus Pada Perguruan Tinggi Raharja".

Perumusan Masalah

Perumusan masalah merupakan salah satu tahap diantara sejumlah tahap penelitian yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kegiatan penelitian. Setiap penelitian dimulai dari perumusan masalah yang dilanjutkan dengan pemecahan masalah. Perumusan masalah ini dikategorikan sebagai pertanyaan utama yang dicari dan yang akan dijawab melalui penelitian. Tanpa perumusan masalah, suatu kegiatan penelitian akan menjadi sia-sia bahkan tidak akan membuahkan hasil apa-apa.
Perumusan masalah itu muncul karena adanya gap (kesenjangan) antara (real life condition) kondisi nyata dengan (future expected condition) kondisi yang nantinya diharapkan, atau bisa juga antara target dengan ketercapaiannya. Mengingat demikian pentingnya kedudukan perumusan masalah di dalam kegiatan penelitian, maka berdasarkan pada latar belakang 1.1 yang telah disebutkan, penulis merumuskan permasalahannya sebagai berikut:
  1. Apakah iRAN sebagai media informasi kampus sudah bekerja secara optimal?
  2. Apakah dengan adanya iRAN dapat meningkatkan layanan informasi kampus?
  3. Bagaimanakah cara untuk memaksimalkan penggunaan search engine yang ada pada iRan?

 

Tujuan dan Manfaat

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian merupakan rumusan kalimat yang menunjukkan adanya hasil, sesuatu yang diperoleh setelah penelitian selesai, sesuatu yang akan dicapai atau dituju dalam sebuah penelitian. Rumusan tujuan mengungkapkan keinginan peniliti untuk memperoleh jawaban atas permasalahan penelitian yang diajukan. Oleh karena itu, rumusan tujuan harus relevan dengan rumusan masalah yang mencerminkan proses penelitian
Dalam penulisan laporan ini, penulis memiliki tujuan penelitian yaitu menganalisa sistem yang sedang berjalan dalam hal mengoptimalkan proses pencarian informasi. Sehingga dari analisa ini penulis dapat mengetahui kendala-kendala yang ada lalu memberikan usulan sebuah sistem yang memenuhi kebutuhan Pribadi Raharja dalam mencari informasi perihal kegiatan kampus secara terpusat dan online. Selain itu, penulis juga dapat mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki serta menambah ilmu pengetahuan, pengalaman, pengenalan dan pengamatan sebuah sistem informasi terutama pada Perguruan Tinggi Raharja.

Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian merupakan dampak dari pencapaiannya tujuan. Manfaat atau Kegunaan hasil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis artinya hasil penelitian bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan obyek penelitian. Dalam hal ini, penelitian yang dilakukan dibuat dengan dukungan beberapa kajian teoritis dan temuan sebelumnya, maka penelitian ini mempunyai manfaat teoritis. Sedangkan manfaat praktisnya tergantung pada bentuk penelitian yang dilakukan, terutama untuk penelitian evaluasi dan eksperimen.
Beberapa manfaat yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah:
  1. Mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Raharja dengan membuat laporan penelitian secara ilmiah dan sistematis.
  2. Teridentifikasinya kebutuhan-kebutuhan untuk meningkatkan Learning Management System pada Perguruan Tinggi Raharja, dalam pemenuhan kebutuhan informasi yang mudah diakses oleh setiap Pribadi Raharja.
  3. Dengan adanya sistem ask and news, diharapkan setiap Pribadi Raharja dapat menerapkan konsep pembelajaran iLearning yaitu belajar, bermain, bekerja, dan berdoa.
  4. Menambah wawasan dan kemampuan berpikir mengenai penerapan teori yang telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima ke dalam penelitian yang sebenarnya.

Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian merupakan pemaparan lingkup penelitian. Lingkup penelitian dapat dibatasi dengan pembatasan lokasi penelitian, membatasi banyaknya variabel yang akan dikaji, dan membatasi subjek penelitian.

Untuk mempermudah penulisan laporan skripsi agar lebih terarah, maka perlu kiranya dibuat suatu batasan masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas pada sistem pelayanan informasi ini yaitu hanya pada lingkup seputar Perguruan Tinggi Raharja. Hal ini dilakukan agar media informasi dapat berjalan optimal. Adapun ruang lingkup permasalahan dalam penulisan laporan skripsi ini yaitu :

  1. Penelitian ini hanya diimplementasikan pada Perguruan Tinggi Raharja
  2. iRAN Ask berdasarkan kebutuhan iDuHelp!
  3. User hanya Pribadi Raharja yang menggunakan akun email ECO dan Rinfo.
  4. Media penyimpanan tutorial TPi
  5. Pengembangan Sistem berdasarkan Elisitasi Final
  6. iRAN News hanya mencangkup seputar event kampus yang telah dilaksanakan
  7. Waktu Pengembangan project selama 6 bulan, semenjak skripsi.

 

Metode Penelitian

Metode penelitian merupakan suatu rangkaian cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian yang didasari oleh asumsi-asumsi dasar, pandangan-pandangan filosofis dan ideologis, pertanyaan dan isu-isu yang dihadapi. Suatu penelitian mempunyai rancangan penelitian (research design) tertentu. Rancangan ini menggambarkan prosedur atau langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data dan dengan cara bagaimana data tersebut dihimpun dan diolah untuk digunakan dalam pembuatan Laporan Skripsi.

Metode Pengumpulan Data

Dalam hal ini peneliti menggunakan metode penelitian yaitu metode pengumpulan data yang meliputi Metode observasi yaitu mengamati objek yang di teliti dengan datang langsung ke tempat observasi. Metode studi pustaka dengan memperlajari teori-teori yang berhubungan dengan ruang lingkup penelitian lewat literature review yang ada serta lewat media lain seperti CCIT Journal ataupun dari penelitian skripsi kampus lain. Metode pengembangan dan survei dengan melakukan survei terhadap beberapa responden yang kemudian akan diperoleh kesimpulan untuk dijadikan pertimbangan dalam menentukan proses pengembangan yang akan dilakukan. Dari metode tersebut diharapkan dapat membantu dalam proses pemecahan permasalahan yang terdapat dalam sistem yang akan dikembangkan.
Adapun penjelasan lebih rinci mengenai metode yang digunakan penulis dalam menyusun laporan penelitian sebagai berikut:
  1. Metode Observasi adalah metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. Dalam hal ini, peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan dan meminta data yang diperlukan sebagai bahan untuk menulis laporan penelitian. Maksudnya, dalam hal ini peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap sistem penggunaan media informasi kampus yang berjalan pada Perguruan Tinggi Raharja. Kemudian dari pengamatan, peneliti mengumpulkan data yang diperlukan didalam media informasi tersebut untuk dilakukan pengamatan terhadap sistem yang akan dikembangkan.
  2. Metode Studi Pustaka adalah segala upaya yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh dan menghimpun segala informasi tertulis yang relevan dengan masalah yang diteliti. Informasi ini dapat diperoleh dari buku-buku, laporan penelitian, karangan ilmiah, tesis/disertasi, ensiklopedia, buku tahunan, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan dan sumber-sumber lain. Serta melakukan searching pada internet. Dalam hal ini seorang peneliti berkewajiban mempelajari teori-teori yang mendasar masalah dan bidang penelitiannya.Selain itu, peneliti juga perlu memanfaatkan hasil penelitian dan pemikiran yang relevan dengan masalah penelitiannya untuk menghindari terjadinya pengulangan penelitian serupa atau duplikasi yang tidak diinginkan. Dengan melakukan kajian bahan-bahan pustaka yang ada, peneliti dapat memperoleh informasi secara sistematis, kemudian menuangkannya dalam bentuk rangkuman yang utuh (Ibnu, 2003). Melalui metode studi pustaka ini penulis mencari teori-teori yang berkaitan dengan ruang lingkup penelitian dan mempelajari referensi yang ada di dalam CCIT Journal dan laporan skripsi dari kampus lain.
  3. Metode survei adalah metode penelitian untuk menilai sistem yang berjalan agar mengetahui dimana letak kelemahan dan kekurangan sistem. Metode tersebut merupakan Metode Survei dimana metode ini dilakukan secara online melalui ISur (iLearning Survey). Survei ini digunakan dalam kegiatan pengambilan keputusan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat serta dapat digunakan dalam proses melakukan pengembangan.

Metode Pengembangan

Merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan penelitian pengembangan sebagai proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi sistem yang terdiri dari temuan penelitian yang berkaitan dengan sistem yang akan dikembangkan, melakukan pengujian dalam pengaturan dimana ia akan digunakan akhirnya, dan merevisinya untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan dalam tahap mengajukan pengujian. Dalam metode ini penulis mencoba mengembangkan sistem yang telah ada dengan membuat usulan sistem yang akan dikembangkan dan dituangkan dalam bentuk draf elisitasi.

Dari kedua metode penelitian yang telah dijabarkan di atas, maka penulis akan menggunakan ketiga metode tersebut untuk menganalisa sistem yang berjalan. Hal ini dikarenakan dengan memakai metode observasi, penulis dapat secara langsung mengetahui kendala-kendala yang timbul dalam pemakaian sistem tersebut, dan dapat langsung mencari tahu penyelesaiannya. Dengan menggunakan metode pengembangan dan survei, penulis berharap dapat menerima penilaian terhadap sistem yang berjalan dari para pengguna kemudian dapat langsung melakukan perbaikan terhadap sistem. Dan dengan memakai metode studi pustaka, penulis diharapkan mendapat teori-teori maupun literature dari penelitian sebelumnya, agar tidak terjadi pembuatan ulang dari penelitian yang sudah ada.

Lokasi Penelitian

Penelitian yang berjudul Pengembangan Sistem iRAN Sebagai Media Informasi Kampus Pada Perguruan Tinggi Raharja dilakukan di Raharja Enrichment Centre (REC) pada Perguruan Tinggi Raharja, Tangerang.

 

Sistematika Penulisan

Untuk memahami lebih jelas laporan ini, maka materi-materi yang tertera pada Laporan Skripsi ini dikelompokkan menjadi beberapa sub bab dengan sistematika penyampaian sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN

Berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II : LANDASAN TEORI

Bab ini berisikan teori yang berupa pengertian dan definisi yang diambil dari kutipan buku yang berkaitan dengan penyusunan Laporan Skripsi.

BAB III : PEMBAHASAN

Bab ini berisikan gambaran dan sejarah singkat Perguruan Tinggi Raharja, struktur organisasi, permasalahan yang dihadapi, alternatif pemecahan masalah, analisa proses, UML (Unified Modelling Language) sistem yang berjalan, serta elisitasi tahap I, elisitasi tahap II, elisitasi tahap III, dan final draft elisitasi, serta pembahasan secara detail final elisitasi yang ada di bab sebelumnya, di jabarkan secara satu persatu dengan menerapkan konsep sebelum adanya sistem yang diusulkan.

BAB IV : PENGEMBANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

Bab ini menjelaskan pengembangan sistem yang diusulkan dengan menggunakan metode pengembangan elisitasi. Final draft elisitasi yang ada di bab sebelumnya, di jabarkan secara rinci dengan menerapkan konsep sesudah adanya sistem yang diusulkan.

BAB V : PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang berkaitan dengan analisa dan optimalisasi sistem berdasarkan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

   

BAB II

LANDASAN TEORI
Untuk mendukung pembuatan laporan ini, maka perlu dikemukakan hal-hal atau teori-teori yang berkaitan dengan permasalahan dan ruang lingkup pembahasan sebagai landasan dalam pembuatan laporan ini.

Konsep Dasar Sistem

Definisi Sistem

Berikut ini adalah beberapa definisi sistem menurut beberapa ahli, di antaranya:

  1. Menurut Mustakini (2009:34)[2], bahwa Sistem (system) dapat didefiniskan dengan pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen. “Dengan pendekatan prosedur, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu”. Contoh sistem yang didefinisikan dengan pendekatan ini adalah sistem akuntansi. Sistem ini didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan, pembelian dan buku besar.
  2. Mendefinisikan sistem secara umum sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu sebagai satu kesatuan. (Agus Mulyanto, 2009 : 1)[3]
  3. Menurut Gordon B. Davis dalam Tata Sutabri (2012:12)[4] mengatakan bahwa sistem terbagi atas beberapa subsistem-subsistem.
  4. Menurut Prof. Dr. Mr. S. Prajudi Atmosudirdjo dalam Tata Sutabri (2012:17)[4] menyatakan, suatu sistem terdiri atas objek-objek atau unsur-unsur atau komponen-komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga unsur-unsur tersebut merupakan sebuah kesatuan pemrosesan atau pengolahan tertentu.
  5. Menurut Tata Sutabri (2012:10)[4], secara sederhana, suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.
 
Menurut Tata Sutabri (2012:17)[4], terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem. Yaitu:
a. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur, mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. Berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk meneyelesaikan suatu sasaran tertentu. Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan operasi di dalam sistem. Prosedur didefinisikan oleh Ricard F. Neuschel dalam Tata Sutabri (2012:17)[4] sebagai suatu urut-urutan operasi klerikal (tulis-menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi.
b. Pendekatan yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai suatu kumpulan dari elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

 

Karakteristik Sistem

Menurut Mustakini (2009:54)[5], suatu sistem mempunyai karakteristik. Karakteristik sistem adalah sebagai berikut:

  1. Suatu sistem mempunyai komponen-komponen sistem (components) atau subsitem-subsistem.
  2. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

  3. Suatu sistem mempunyai batas sistem(Boundary)
  4. Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

  5. Suatu sistem mempunyai lingkungan luar (Environment)
  6. Bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut.

  7. Suatu sistem mempunyai penghubung(Interface)
  8. Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem yang lain disebut penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lain. Bentuk keluaran dari satu subsistem akan menjadi masukan untuk subsitem lain melalui penghubung tersebut. Dengan demikian, dapat terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan.penghubung,

  9. Suatu sistem mempunyai tujuan (goal).
  10. Suatu sistem mempunyai tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministik. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran maka operasi sistem tidak ada gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.

Klasifikasi Sistem

Menurut Agus Mulyanto (2009 : 8)[6] mengatakan bahwa sistem pun dapat diklasifikasikan dalam beberapa sudut pandang, sebagai berikut :

  1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
  2. a. Sistem Abstrak (abstact system) adalah sistem yang berupa pemikiran atau gagasan yang tidak tampak secara fisik. Misalnya, sistem agama/ teologi.

    b. Sistem Fisik (physical system) adalah sistem yang ada secara fisik dan dapat dilihat dengan mata. Misalnya, sistem komputer, sistem akuntansi, dan sistem transportasi.

  3. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan
  4. a. Sistem alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena proses alam, bukan buatan manusia. Misalnya, sistem tatasurya, sistem rotasi bumi.

    b. Sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang terjadi melalui rancangan atau campur tangan manusia. Misalnya, sistem komputer, sistem transportasi.

  5. Sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system)
  6. a. Sistem tertentu (deterministic system) adalah sistem yang operasinya dapat diprediksi secara cepat dan interaksi di antara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti. Misalnya, sistem komputer karena operasinya dapat diprediksi berdasarkan program yang dijalankan.

    b. Sistem tak tentu (probabilistic system) adalah sistem yang hasilnya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. Misalnya, sistem persediaan.

    c. Sistem Tertutup Dan Sistem Terbuka

    d. Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan di luar sistem. Sebenarnya sistem tertutup tidak ada, yang ada adalah relatif tertutup.

    e. Sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan luar dan dapat terpengaruh dengan keadaan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan output untuk subsistem yang lain.

Konsep Dasar Informasi

Definisi Data

Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau item. Menurut McLeod dalam bukunya Yakub (Yakub,2012: 5)[7]“ Data adalah deskripsi kenyataan yang menggambarkan adanya suatu kejadian (event), data terdiri dari fakta (fact) dan angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai”. Data dapat berbentuk nilai yang terformat, teks, citra, audio, dan video.

  1. Teks, adalah sederetan huruf, angka, dan simbol-simbol yang kombinasinya tidak tergantung pada masing masing item secara individual misalnya, artikel koran, majalah dan lain-lain.
  2. Data yang terformat, adalah data dengan suatu format tertentu, misalnya data yang menyatakan tanggal atau jam, dan nilai mata uang.
  3. Citra (image), adalah data dalam bentuk gambar, citra dapat berupa, grafik, foto, hasil ronsten, dan tanda tangan.
  4. Audio, adalah data dalam bentuk suara misalnya, instrumen musik, suara orang, suara binatang, detak jantung, dan lain-lain.
  5. Video, adalah data dalam bentuk gambar yang bergerak dan dilengkapi dengan suara misalnya, suatu kejadian dan aktivitas-aktivitas dalam bentuk film.

 

Definisi Informasi

Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, maksud dari kalimat tersebut yaitu bahwa informasi sangat penting pada suatu organisasi. Informasi (information) dapat didefinisikan sebagai berikut:

  1. Menurut Mustakini (2009:36)[5], ”Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya”.
  2. Menurut McLeod dalam Yakub (2012:8)[7], “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya”.
Berdasarkan pendapat para ahli yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.

 

Kualitas Informasi

Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh tiga hal pokok, yaitu akurasi (accuracy), relevansi (relevancy), dan tepat waktu (timeliness). (Agus Mulyanto, 2009 : 247)[6].
a. Akurasi (accuracy)
Sebuah informasi harus akurat karena dari sumber informasi hingga penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Informasi dikatakan akurat apabila informasi tersebut tidak bias atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
Ketidakakuratan sebuah informasi dapat terjadi karena sumber informasi (data) mengalami gangguan atau kesengajaan sehingga merusak atau mengubah data-data asli tersebut.
Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah informasi antara lain adalah:
  1. Informasi yang akurat harus memiliki kelengkapan yang baik, karena bila informasi yang dihasilkan sebagian tentunya akan memengaruhi dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan, sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.
  2. Informasi yang dihasilkan oleh proses pengolahan data, haruslah benar sesuai dengan perhitungan-perhitungan yang ada dalam proses tersebut.
  3. Informasi harus aman dari segala gangguan (noise) dapat mengubah atau merusak akurasi informasi tersebut dengan tujuan utama.
b. Tepat Waktu (timeliness)
Informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik, karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan. Kesalahan dalam mengambil keputusan akan berakibat fatal bagi perusahaan. Mahalnya informasi disebabkan harus cepat dan tepat informasi tersebut didapat. Hal itu disebabkan oleh kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkan informasi tersebut memerlukan bantuan teknologi-teknologi terbaru. Dengan demikian diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah, dan mengirimkan informasi tersebut.
c. Relevansi (relevancy)
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya. Hal ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan lainnya berbeda. Misalnya, informasi mengenai kerusakan infrastruktur laboratorium komputer ditujukan kepada rektor universitas. Tetapi akan lebih relevan apabila ditujukan kepada penanggung jawab laboratorium.

Nilai Informasi

Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi (value of information) ditentukan dari dua hal pokok yaitu manfaat (benefit) dan biaya (cost). Namun, dalam kenyataannya informasi yang biaya untuk mendapatkannya tinggi belum tentu memiliki manfaat yang tinggi pula. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.(Agus Mulyanto, 2009 : 247).[6]

   

Konsep Dasar Sistem Informasi

Definisi Sistem Informasi

Terdapat berbagai macam pengertian sistem informasi menurut beberapa ahli, diantaranya sebagai berikut:

  1. Menurut Agus Mulyanto (Mulyanto, 2009:29)[6], “Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi, dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan.”
  2. Menurut Tata Sutabri (2012:46)[4], sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
  3. Menurut Sutarman (2012:13)[8], sistem informasi adalah ”Sistem dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input (data, instruksi) dan output (laporan, kalkulasi).
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi merupakan gabungan dari manusia, hardware, software, jaringan komunikasi dan datayang saling berinteraksi untuk menyimpan, mengumpulkan, memproses, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.

 

Komponen Sistem Informasi

Sistem informasi terdiri dari lima sumber daya yang dikenal sebagai komponen sistem informasi. Kelima sumber daya tersebut adalah manusia, hardware, software, data, dan jaringan. Kelima komponen tersebut memainkan peranan yang sangat penting dalam suatu sistem informasi. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua sistem informasi mencakup kelima komponen tersebut. Misalnya, sistem informasi pribadi yang tidak mencakup jaringan telekomunikasi. (Agus Mulyanto, 2009 : 247)[6].

John Burch dan Gary Grudnitski dalam Jogiyanto [9], mengemukakan bahwa “Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block). Sebagai suatu sistem, blok bangunan tersebut masing-masing berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya”.

Menurut Jogiyanto (2012:47) [9], Blok bangunan tersebut terdiri dari:

1. Blok Masukan (Input Block)

Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

2. Blok Model (Model Block)

Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Blok Keluaran (Output Block)

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

4. Blok Teknologi (Technology Block)

Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian sistem secara keseluruhan. Pada blok ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu teknisi(humanware atau brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

5. Blok Basis Data (Database Block)

Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS (Database Management Systems).

6. Blok Kendali (Controls Block)

Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

Pengembangan Sistem

Definisi Pengembangan Sistem

Menurut Jogiyanto H.M (2010:59)[10] pengembangan sistem didefinisikan sebagai aktivitas untuk menghasilkan sistem informasi berbasis komputer untuk menyelesaikan persoalan (problem) organisasi atau memanfaatkan kesempatan (opportunities) yang timbul.

Tujuan Pengembangan Sistem

Adapun tujuan yang hendak dicapai dari tahap pengembangan sistem mempunyai maksud atau tujuan utama, yaitu sebagai berikut:
  1. Untuk memenuhi kebutuhan pemakaian sistem (user)
  2. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan menghasilkan pengembangan yang dapat memberikan kemudahan kepada pemograman komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat dalam pengguna sistem.

 

Konsep Dasar Database

Definisi Database

Database sebagai kumpulan data dari penempatan tenaga kerja yang saling terkait dan mempengaruhi sesuai dengan tingkat kepentingannya sehingga data tersebut terintegrasi dan independence. (Aris Martono, 2009:307 )[11]

Definisi Tabel

Tabel adalah komponen paling utama dalam membuat website, pada saat pembuatan sebuah halaman web, tabel dijadikan sebagai media yang berfungsi sebagai kerangka untuk meletakkan komponen-komponen isi web. Sehingga dapat meninggalkan pengguna tabel dalam sebuah design web. (Anhar, 2010 : 45)[12]

Selain sebagai kerangka kerja, tabel juga dijadikan sebagai media untuk merapihkan semua content (isi web) yang ada di dalam halaman web. Jadi sebagai seorang web master atau designer web kita tidak akan dapat meninggalkan tabel, karena tabel dapat dikatakan sebuah komponen HTML yang diharuskan dalam pembuatan website.

Definisi Record

Record adalah data yang isinya merupakan satu kesatuan seperti nama User dan Password. Setiap keterangan yang mencakup nama User dan Password dinamakan satu record. Setiap record diberi nomor yang disebut nomor record (Record Number). (Anhar, 2010 : 45).[12].


Peralatan Pendukung (Tools System)

Merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, diagram-diagram yang menunjukan secara tepat arti dan fungsinya. Adapun peralatan pendukung (tools system) yang dijelaskan sebagai model sistem yang akan dirancang adalah sebagai berikut :

 

Definisi Unified Modelling Language (UML)

Menurut Adi Nugroho (2010:6)[13], ”UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma (berorientasi objek).” Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.

Berdasarkan pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa UML adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk menvisualisasikan, menspesifikasikan, membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak berbasis Objek (Object Oriented programming).

 

Definisi Diagram-diagram UML (Unified Modeling Language)

Menurut Henderi (2008:5), Berikut ini adalah definisi mengenai 5 diagram UML:

  1. Use Case Diagram
  2. Use case diagram secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal dan pengguna. Dengan kata lain use case diagram secara grafis mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna (user) mengharapkan interaksi dengan sistem itu. Use case secara naratif digunakan untuk secara tekstual menggambarkan sekuensi langkah-langkah dari setiap interaksi.

  3. Class Diagram
  4. Menggambarkan struktur object sistem. Diagram ini menunjukkan class object yang menyusun sistem dan juga hubungan antara class object tersebut.

  5. Sequence Diagram
  6. Secara grafis menggambarkan bagaimana objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada sekuensi sebuah use case atau operasi.

  7. State Chart Diagram
  8. Digunakan untuk memodelkan behaviour objek khusus yang dinamis. Diagram ini mengilustrasikan siklus hidup objek berbagai keadaan yang dapat diasumsikan oleh objek dan event-event (kejadian) yang menyebabkan objek beralih dari satu state ke state yang lain.

  9. Activity Diagram
  10. Secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari action tersebut.

 

Relasi (Relationship)

Ada 4 (empat) macam relationship dalam Unified Modeling Language (UML) yaitu:

  1. Pengklasifikasian (Classifier)
  2. Pengklasifikasi (classifier) pada prinsipnya merupakan konsep diskret dalam model yang memiliki identitas (identity), state, perilaku (behavior), serta relasi dengan mengklasifikasi yang lainnya (relationship).

  3. Asosiasi
  4. Asosiasi (asociation) pada dasarnya mendeskripsikan koneksi diskret antara objek atau antar instance lain dalam sistem atau perangkat lunak yang sedang dikembangkan.

  5. Generalisasi
  6. Menggambarkan hubungan antara use case yang bersifat umum dengan use case-use case yang bersifat lebih spesifik.

  7. Realisasi
  8. Relasi realisasi (realitation) menghubungkan elemen-elemen model, misalnya kelas, ke elemen-elemen model lainnya, seperti suatu antarmuka, yang menyediakan spesifikasi perilaku tetapi bukan strukturnya atau implementasinya.

 

Macromedia Dreamweaver CS5

Macromedia Dreamweaver CS5 adalah sebuah HTML editor profesional untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Saat ini terdapat software dari kelompok Adobe yang belakangan banyak digunakan untuk mendesain suatu web. Versi terbaru dari Adobe Dreamwever CS5 memiliki beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk desain web saja, tetapi juga menyunting kode serta pembuatan aplikasi web. Antara lain: JSP, PHP, ASP, XML, dan ColdFusion. (Christianus Sigit, 2010 : 1)[14]

Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh Web Designer dan Web Programmer dalam mengembangkan suatu situs web.Hal ini disebabkan oleh ruang kerja, fasilitas, dan kemampuan Dreamweaver yang mampu meningkatkan produktivitas dan efektifitas, baik dalam desain maupun membangun suatu situs web.

Dalam perkembangannya, Adobe Dreamweaver telah mencapai versinya yang terbaru atau lebih dikenal dengan Adobe Dreamweaver CS5. Fitur-fitur yang dimiliki semakin lengkap dan handal, untuk membuat pengguna Dreamweaver CS5 semakin dapat berkreasi dan berinovasi dengan bebas dalam mendesain web.Fitur baru yang semakin handal untuk versi terbaru ini dimunculkan, diantaranya adalah Integrated CMS Support, CSS Inspection, PHP Custom Class Code Hinting, dan Site-Specific Code Hinting. Semua fitur baru tersebut semakin memantapkan pengguna Adobe Dreamwever CS5 untuk semakin mengeksplorasi dan mengeksploitasi ide kreasi pengolahan website.

 

Processor Hypertext Protocol (PHP)

Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan. (Anhar, 2010 : 3)[15]. Berikut contoh umum penggunaan script PHP untuk menjelaskan tentang PHP sebagai script yang disisipkan dalam bentuk HTML.

<html>

<head>

<title>

Contoh

</title>

</head>

</body>

<?

Echo“Hello,World”

 ?>

</body>

</html>

Contoh script diatas berbeda dengan script yang ditulis dengan bahasa lain seperti bahasa C. Programmer tidak harus menuliskan semua dokumen HTML sebagai bagian dari keluaran dari script PHP, cukup menuliskan bagian mana saja yang berupa tag html dan bagian mana saja yang harus ditulis atau dihasilkan dari program script PHP, kode diapit dengan menggunakan tag awal tag akhir yang khusus yang memungkinkan pemprograman untuk masuk dan keluar dari mode script PHP.

 

Filezilla

Logo-Filezilla.jpg

Gambar 2.1. Logo FileZilla

FileZilla Wiki[16] adalah basis dokumentasi yang bertujuan membantu mereka yang ingin men-download, menginstal, mengkompilasi dan menggunakan Client FileZilla dan software FileZilla Server untuk mentransfer file di Internet.FileZilla Client adalah gratis, open source klien FTP. Mendukung FTP, SFTP, dan FTPS (FTP over SSL / TLS). Klien tersedia di bawah banyak platform, binari untuk Windows, Linux dan Mac OS X disediakan.FileZilla Server adalah server FTP yang didukung oleh proyek yang sama. Mendukung FTP dan FTP melalui SSL / TLS.Kode sumber FileZilla dan download di-host di SourceForge. SourceForge fitur FileZilla sebagai Project of the Month pada bulan November 2003 dan juga sebagai program jaringan terbaik di 2006 Penghargaan SourceForge.net Community Awards.

Dikutip dari situs AAA Logo [17], Dengan AAA Logo Anda dapat membuat hampir semua jenis grafis situs web atau bisnis grafis untuk pencetakan resolusi tinggi. Logo, banner, tombol, header dan ikon untuk website Anda dengan kaya warna, gradien, bayangan dan refleksi. Bisnis grafis seperti kartu nama, kop surat, poster dan alat tulis usaha lainnya dapat dirancang dan dicetak langsung dari AAA Logo atau gambar yang dibuat dapat diekspor untuk digunakan dengan aplikasi lain.

 

Definisi Yang Berhubungan

Konsep Dasar iLearning

Pada dasarnya istilah iLearning (Integrated Learning) berasal dari pemikiran perkembangan Teknologi iPad di Perguruan Tinggi Raharja, yang dicetus peratma kali oleh pimpinan STMIK Raharja yaitu Ir. Untung Rahardja, M.T.I (2011)[18] , yang berisi 4B: Belajar, Bermain, Berdoa dan Bekerja. Pembelajaran secara efisien, praktis dan menyenangkan sehingga membuat mahasiswa/i menjadi lebih menarik dan semangat dalam belajar dengan di dukung teknologi yang mempermudah jangkauan mahasiswa/i dalam melakukan interaksi. Dengan demikian, pengertian terhadap keempat unsur-unsur pokok ini akan sangat membantu dalam memahami iLearning.

Istilah iLearning mengandung pengertian bahwa: “Merupakan suatu metode sistem pembelajaran yang sedang disiapkan oleh Perguruan Tinggi Raharja dengan upaya memberikan pelayanan prima kepada seluruh mahasiswa/i dalam bentuk service excellence sebagai kampus unggulan”.

Perguruan Tinggi Raharja dalam mengembangkan konsep proses pembelajaran berbasis multimedia secara online yang dikemas secara entertainment, sehingga menghadirkan konsep Interactive Education Learning yang menyentuh dalam proses belajar mengajar kepada seluruh civitas akademika dan secara terus menerus melakukan perbaikan (continues improvement) menuju kesempurnaan dalam materi bahan ajar yang selalu berkembang seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi”.

Media audio visual dalam iLearning merupakan media yang sangat tepat untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa. Pembelajaran lebih cepat ditangkap serta durasi informasi lebih lama diingat karena melibatkan dua sensor indera sekaligus yaitu audio visual dan visual menurut (Rahardja, 2012).

Konsep Dasar Internet

Istilah internet berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”. Secara kata per kata internet berarti jaringan antara atau penghubung. Memang itulah fungsinya, internet menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sedemikian rupa, sehingga mereka dapat berkomunikasi. Sistem apa yang digunakan pada masing-masing jaringan tidak menjadi masalah, apakah sistem DOS atau UNIX. Sementara jaringan lokal biasanya terdiri atas komputer sejenis (misalnya DOS atau UNIX), internet mengatasi perbedaan berbagai sistem operasi dengan menggunakan “bahasa” yang sama oleh semua jaringan dalam pengiriman data. Pada dasarnya inilah yang menyebabkan besarnya dimensi internet.(Pardosi, 2007 : 10)[19] Dengan demikian, definisi internet ialah “jaringannya jaringan”, dengan menciptakan kemungkinan komunikasi antar jaringan di seluruh dunia tanpa bergantung kepada jenis komputernya. Jadi Kesimpulan definisi internet adalah:

  1. Definisi internet yaitu merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP.
  2. Fungsi internet merupakan media komunikasi dan informasi modern.

 

Definisi Online

Secara umum, sesuatu dikatakan online apabila ia terkoneksi/terhubung dalam jaringan/sistem lebih besar. Beberapa arti kata online lainnya lebih spesifik yaitu:

  1. Dalam percakapan umum, jaringan/network yang lebih besar dalam konteks ini biasanya lebih mengarah pada internet, sehingga 'online' lebih menjelaskan status bahwa ia dapat diakses melalui internet.
  2. Secara lebih spesifik dalam sebuah sistem yang terkait pada ukuran dalam satu aktivitas tertentu, sebuah elemen dari sistem tersebut dikatakan online jika elemen tersebut beroperasional. Sebagai contoh, Sebuah instalasi pembangkit listrik dikatakan online jika ia dapat menyediakan listrik pada jaringan elektrik.
  3. Dalam telekomunikasi, Istilah online memiliki arti lain yang lebih spesifik. Suatu alat diasosiasikan dalam sebuah sistem yang lebih besar dikatakan online bila berada dalam kontrol langsung dari sistem tersebut. Dalam arti jika ia tersedia saat akan digunakan oleh sistem (on-demand), tanpa membutuhkan intervensi manusia, namun tidak bisa beroperasi secara mandiri di luar dari sistem tersebut.
  4. Dengan Internet kita dapat menerima dan mengakses informasi dalam berbagai format dari seluruh dunia. Kehadiran internet juga dapat memberikan kemudahan dalam dunia pendidikan, hal ini terlihat dengan begitu banyaknya situs web yang menyediakan media pembelajaran yang semakin interaktif serta mudah untuk dipelajari.

Definisi Media

  1. Menurut Gagne dalam Karim (2007), menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan mahasiswa yang dapat merangsang mahasiswa untuk belajar[20]
  2. Menurut Briggs dalam Asyhar (2011)[21], mendefenisikan media sebagai sarana fisik yang digunakan untuk mengirim pesan kepada peserta didik sehingga merangsang mereka untuk belajar.
  3. Menurut Oemar Harmalik dalam Karim (2007)[20], mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses penndidikan dan pembelajaran di sekolah.

Menurut Kemp dan Dayton dalam Musfiqon (2012)[22], fungsi media sebagai berikut:

  1. Memotivasi minat atau tindakan
  2. Menyajikan informasi
  3. Member instruksi

Menurut Rayandra dalam Asyhar (2011)[21]. Jenis-jenis media yaitu:

  1. Media Visual,
  2. Media Audio.
  3. Media Audio-Visual, dan
  4. Multimedia

Definisi 10 Pillar IT iLearning

TPi.png

Gambar 2.2 Ten Pillar IT iLearning

Dan dalam laporan penelitian iLearning+ menurut Hani Dewi, M.Kom dan kawan-kawan (2013 November)[23] untuk memudahkan pengelolaan dan meningkatkan kepuasan pelayanan kepada civitas akademia Perguruan Tinggi Raharja terutama dalam mendukung perkuliahan menggunakan metode iLearning maka perlu adanya 10 Pillar IT iLearning Perguruan Tinggi Raharja. 10 Pillar IT iLearning ini kemudian disebut dengan nama TPi. Konten-konten merupakan hasil dari penelitian Tridharma Perguruan Tinggi antara dosen dengan mahasiswa yang diwadahi oleh Raharja Enrichment Centre. Para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian bertugas untuk mengisi konten pada software yang sudah terinstall sesuai dengan kebutuhan. Copyright konten yang ada pada TPi seluruhnya adalah milik Perguruan Tinggi Raharja. Berikut di bawah ini adalah pengertian-pengertian dari konten 10 (sepuluh) Pillar IT iLearning berdasarkan para PIC project masing-masing, meliputi:

  1. iRme (iLearning Raharja Multimedia e-Portfolio)
    Definisi singkat:
    Istilah iRME (Integrated Raharja Multimedia E-portfolio) dicetuskan untuk mengakomodir dan memfasilitasi Pribadi Raharja dalam upaya lifetime pengumpulan portofolio pribadi. Orientasi surat lamaran kerja atau CV, dengan adanya iRME ini mulai bergeser. CV bukan lagi sesuatu yang kita butuhkan sesaat pada waktu sedang melamar pekerjaan. CV adalah sebuat perjalanan seumur hidup (CV is a lifetime pursuit). Pada umumnya, CV dibutuhkan pada saat seseorang ingin melamar pekerjaan. Ketika seseorang yang baru lulus kuliah atau seseorang yang baru saja kehilangan pekerjaan lama, dia akan dengan tergesa gesa, secepatnya mencari sebuah computer untuk dia mulai mengetik selembar lamaran kerja; dengan kewalahan mencari cari ijazah, ktp, surat kepolisian, sertifikat kompetensi dan sebagainya, untuk di fotokopi dan disertai didalam sebuah amplop; yang dikirim melalui POS atau diantar langsung ketempatnya. Belum lagi pada saat kita punya sertifikat memang ada berpuluh puluh, dan perusahaan yang mau dilamar juga ada belasan, kita akan merasa kewalahan untuk fotokopi sebanyak itu. Apakah memang harus seperti itu untuk mendapatkan pekerjaan? Bagaimana yang kita sebut sebut blue ocean; yang katanya pekerjaan akan mencari kita, bukan kita yang mencari pekerjaan. Jawabannya ada di iRME. (Untung Rahardja, 2013) [24].

  2. Rinfo (Email Raharja.info)
    Definisi singkat:
    Adalah layanan email yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja untuk semua Pribadi Raharja dan merupakan official email, alat komunikasi utama dan paling vital untuk para Pribadi Raharja. Setiap user Rinfo diberikan kapasitas sampai dengan 30GB. Semua kegiatan yang dilakukan akan mustahil tanpa adanya Rinfo ini. Selain itu, bisa juga dikatakan bahwa Rinfo terintegrasi semua 10 Pillar IT iLearning. Rinfo bisa diakses melalui device apapun, handphone, komputer, laptop, tablet, dll. Dengan adanya Rinfo diharapkan semua Pribadi Raharja dapat berkomunikasi dengan baik kapanpun dan dimanapun. Seorang mahasiswa bisa berkomunikasi melalui Rinfo dengan dosennya, para staff saling berkomunikasi dengan staff lainnya. Rinfo bisa digunakan bukan hanya untuk komunikasi kepada sesama Pribadi Raharja, namun juga Rinfo bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan kerabat, keluarga atau siapapun yang anda inginkan. Kapasitas yang cukup besar yang telah diberikan ini diharapkan dapat dipergunakan untuk hal-hal yang bermanfaat tentunya, dan kenyamanan dalam penggunaan akan selalu kamu jadikan prioritas. Rinfo memiliki slogan "Without Rinfo, I'm ALONE". Slogan ini diberikan karena Rinfo memang akan selalu menjadi teman setia anda. Lalu mengapa bukan layanan email yang lainnya? Tentu saja jika kalian mengaku sebagai Pribadi Raharja, kalian harus menggunakan Rinfo, karena ini adalah official email yang nantinya akan menjadi identitas diri kalian. Kami menawarkan banyaknya hal yang istimewa dalam pelayanan email ini, mulai dari space yang lebih besar, pelayanan trouble shooting secara online melalui iDuHelp! online, bahkan kalian tidak akan bisa mengakses TPi (Ten Pillar IT iLearning) tanpa Rinfo.

  3. iDu (iLearning Education)
    Definisi singkat:
    iDu (iLearning Education) merupakan media pembelajaran online guna mendukung pembelajaran konvensional. iDu adalah salah satu aplikasi dari TPi (Ten Pillar IT Ilearning) yang memanfaatkan ICT yang di kembangkan oleh Perguruan Tinggi Raharja secara online menggunakan Learning Management System (LMS) cloud-hosted tanpa perlu menginstal maupun men-download untuk memudahkan civitas kampus dan mahasiswa dalam menjalankan perkuliahan. Segala bentuk pembelajaran dapat dilakukan di iDu dengan mengkombinasikan tatap muka dan belajar online bagi mahasiswa/i dan dosen. iDu dirancang untuk menghasilkan proses belajar yang berkualitas dengan bimbingan dosen berpengalaman yang telah lulus iCP maupun iCM. Melalui iDu mahasiswa/i dapat berinteraksi dengan dosen maupun sesama mahasiswa/i secara anytime dan anywhere. Fasilitas yang tersedia di iDu yaitu berupa forum diskusi, chat, upload dan download file. Proses pembelajaran iDu sendiri dapat dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa/i dengan panduan yang telah diberikan oleh dosen melalui assignment. Bahan ajar ataupun tugas perkuliahan diberikan dalam bentuk teks, grafivice, sehingga memudahkan mahasiswa/i untuk melakukan proses belajar. Dan dengan iDu membuat mahasiswa/i dapat menilai kinerja dan mengevaluasi proses belajar yang telah dilaksanakan sehingga dapat membantu meningkatkan efisiensi. iDu, gaya pembelajaran online masa kini. [25].

  4. iRan (iLearning Raharja Ask & News)
    Definisi singkat:
    iRAN adalah iLearning Raharja Ask and News. Raharja News adalah media aplikasi yang dirancang untuk memberikan layanan informasi, kejadian, pengetahuan atau peristiwa umum, maupun khusus di Perguruan Tinggi Raharja. News biasanya berkaitan dengan pekerjaan Wartawan, Wartawan adalah orang yang bekerja memburu, meliput, kemudian menuliskan berita (News). News (Berita) mengandung kata new yang berarti baru. Secara singkat sebuah berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar. Dengan kata lain, news adalah apa yang surat kabar, majalah cetak, radio, televisi dan media online beberkan.

  5. iDuHelp!
    Definisi singkat:
    Sistem penerapan campus service system pelayanan secara in site dan off site dalam mendukung kegiatan iLearning Education (iDU) pada perguruan tinggi diharapkan nantinya bagi para Pribadi Raharja tidak kesulitan dalam mengakses informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Kampus. Dan diharapkan dengan adanya sistem ini bisa mengetahui perihal fasilitas dan news apa saja yang dimiliki kampus tanpa harus datang langsung ke kampus [26].

  6. Widuri (Wiki iDu Raharja iLearning)
    Definisi singkat:
    Wiki iDu Raharja iLearning, sebuah situs open source dari Wiki, yang khusus dibuat untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang terintegrasi (iDu) dan bersifat iLearning pada Perguruan Tinggi Raharja. Dimana situs Wiki sendiri mendukung hal-hal yang sifatnya kolaboratif [27].

  7. Rooster (Role Online System Ticketing Raharja)
    Definisi singkat:
    Rooster merupakan sebuah sistem pelayanan informasi dengan menggunakan tiket online yang akan diberikan kepada pihak yang terkait, agar dapat memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Rooster ini telah digunakan pada perguruan Tinggi Raharja yang bertujuan untuk menunjang sistem pelayanan chat online dan offline yang ada pada Perguruan Tinggi Raharja, salah satu contohnya adalah pelayanan iDuHelp! yang sedang berjalan saat ini [28].

  8. iMe (iLearning Media)
    Definisi singkat:
    Adalah ada official portal blogging yang dipersembahkan untuk Pribadi Raharja dan setiap Pribadi Raharja akan mendapatkan subdomain sebagai media dokumentasi segala bentuk aktifitas tridharma. Didalam iMe dosen dan mahasiswa juga bisa berkolaborasi dan saling berbagi informasi yang berguna. iMe (iLearning Media) merupakan sebuah website iLearning yang dikemas secara khusus sebagai tempat sharing terkait posting seperti karya tulis dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan metode iLearning. Di dalam iMe setiap Pribadi Raharja juga dapat saling memberikan informasi terkait assignment, laporan KKP maupun Skripsi dll, serta dapat saling memberikan komentar atau pendapat di dalam iMe tersebut. iMe saling berhubungan dengan 10 Pillar IT iLearning, contohnya didalam tampilan iMe terdapat RSS Feed yang terhubung dengan iRan News. Di dalam iMe Pribadi raharja juga dapat mengganti itheme yang diinginkan, menambahkan visitors, calendar, daftar friendlist, archives dll. Definisi iMe (iLearning Media) yang lain yaitu iMe merupakan media publikasi perihal data diri maupun segala jobdesk yang dikerjakannya dalam jangka waktu tertentu. iMe (iLearning Media) juga sangat mendukung iLearning Education bagi seluruh civitas Perguruan Tinggi Raharja. Untuk itu iMe sangat bermanfaat bagi kegiatan pembelajaran iLearning, sesuai dengan prinsip 4B yaitu belajar, bekerja, berdoa dan bermain.

  9. Magics (Multimedia Audio Gallery iLearning Community and Services)
    Definisi singkat:
    magics adalah media penyimpanan gambar, podcast dan video untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Setiap Pribadi Raharja berhak mendapatkan account magics yang bisa mereka gunakan sebagai tempat penyimpanan.

  10. iSur (iLearning Survey)
    Definisi singkat:
    iLearning survey atau disingkat iSur merupakan sebuah sistem survey yang digunakan untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan di Perguruan Tinggi Raharja, atau untuk memberikan nilai terhadap seseorang, benda, maupun jasa yang sudah terintegrasi secara online untuk meningkatkan sistem informasi di Perguruan Tinggi Raharja agar informasi yang didapatkan akurat dan up to date [29].

Definisi iRAN

Logoiran.png

Gambar 2.3 Logo iRAN

iRAN merupakan singkatan dari iLearning Raharja Ask and News. Secara umum, definisi dari iRan yaitu sebagai sistem yang menampilkan berita dan Artikel (FAQs) yang berkaitan tentang kampus. iRan dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu:

iRan Ask

Ask berasal dari bahasa inggris yang artinya pertanyaan. Di dalam ask terdapat kumpulan artikel yang digunakan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Pribadi Raharja. Artikel adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. [Wikipedia]
Di dalam iRan Ask terdapat beberapa kategori yang dapat dikelompokkan, yaitu diantaranya :
  1. Seputar TPi
  2. Seputar jurusan
  3. Seputar biaya
  4. Seputar karya ilmiah (jurnal, hibah dan laporan KKP/skripsi)
  5. Seputar kampus (fasilitas, akreditasi, dsb)

iRan News

News (berita) mengandung kata new yang berarti baru. Berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar dari pembaca. [Dean M. Lyle Spencer]
Berita berasal dari bahsa sansekerta "Vrit" yang dalam bahasa Inggris disebut "Write" yang arti sebenarnya adalah "Ada" atau "Terjadi".Ada juga yang menyebut dengan "Vritta" artinya "kejadian" atau "Yang Telah Terjadi".Menurut kamus besar,berita berarti laporan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.
Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media on-line internet.


A. Unsur-unsur Berita
Inilah kriteria berita atau unsure-unsur nilai berita yang sekarang dipakai dalam memilih berita. Unsur-unsur tersebut adalah:(Kusumaningrat, 2005:61-64).
  1. Aktualitas, bagi surat kabar semakin actual berita-beritanya, artinya semakin baru peristiwanya terjadi, semakin tinggi nilai beritanya.
  2. Kedekatan (Proximity), Peristiwa yang mengandung unsure kedekatan dengan pembaca akan menarik perhatian.
  3. Keterkenalan (Prominence), kejadian yang menyangkut tokoh terkenal akan menarik perhatian pembaca.
  4. Dampak (Consequence), Pentingnya mengukur luasnya dampak dari suatu peristiwa, peristiwa yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat. Contoh kenaikan BBM.
  5. Human Interest, bahwa dalam berita human interest terkandung unsur yang menarik empati, simpati atau menggugah perasaan khalayak yang membacanya.


B. Sifat Berita
Ada beberapa sifat berita yang layak dikatakan menjadi sebuah berita, dan sifat berita tersebut adalah : (Kusumaningrat, 2005;48-57)
  1. Akurat yaitu benar dalam memberikan kesan umum, benar dalam sudut pandang pemberitaan yang dicapai oleh penyajian detail-detaik fakta dan oleh tekanan yang diberikan oleh fakta-faktanya.
  2. Lengkap, Adil dan berimbang yaitu bahwa seorang wartawan haruslah melaporkan apa yang sesungguhnya terjadi. Dengan terlalu banyak atau terlalu sedikit memberikan tekanan, dengan menyisipkan fakta-fakta yang tidak relevan atau dengan menghilangkan fakta-fakta yang seharusnya ada disana, pembaca mungkin mendapat kesan yang palsu.
  3. Objektif yaitu berita yang dibuat itu selaras dengan kenyataan, tidak berat sebelah dan bebas dari prasangka.
  4. Ringkas dan jelas yaitu tulisan berita harus tidak banyak menggunakan kata-kata, harus langsung dan padu.
  5. Hangat yaitu Kata news sendiri itu menunjukann adanya unsure waktu, yaitu new, apa yang baru, yaitu lawan dari lama, berarti berita memang selalu baru, selalu hangat.


C. Jenis-Jenis Berita
  1. Straight News: berita langsung, apa adanya, ditulis secara singkat dan lugas. Sebagian besar halaman depan surat kabar berisi berita jenis ini, jenis berita Straight News dipilih lagi menjadi dua macam :
  2. a. Hard News: yakni berita yang memiliki nilai lebih dari segi aktualitas dan kepentingan atau amat penting segera diketahui pembaca. Berisi informasi peristiwa khusus (special event) yang terjadi secara tiba-tiba.
    b. Soft News, nilai beritanya di bawah Hard News dan lebih merupakan berita pendukung.</li>
  3. Depth News: berita mendalam, dikembangkan dengan pendalaman hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan.
  4. Investigation News: berita yang dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber.
  5. Interpretative News: berita yang dikembangkan dengan pendapat atau penelitian penulisnya/reporter.
  6. Opinion News: berita mengenai pendapat seseorang, biasanya pendapat para cendekiawan, sarjana, ahli, atau pejabat, mengenai suatu hal, peristiwa, kondisi poleksosbudhankam, dan sebagainya.


Selain itu terdapat unsur-unsur 5W+1H yang harus diperhatikan saat menulis sebuah berita yaitu :
  1. What - apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?
  2. Who - siapa yang terlibat di dalamnya?
  3. Where - di mana terjadinya peristiwa itu?<?li>
  4. When - kapan terjadinya?
  5. Why - mengapa peristiwa itu terjadi?
  6. How - bagaimana terjadinya?

Definisi Feedburner

Gambar 2.4 Logo FeedBurner

FeedBurner merupakan layanan manajemen umpan web (web feed), yang terdiri dari RSS feed dan alat pengelola (management tools) untuk blogger dan podcaster, dan aplikasi publikasi lain yang berbasis web.[30] Layanan ini menyediakan analisis lalu lintas pengunjung situs dan sistem periklanan yang dapat dipilih. FeedBurner memiliki banyak fitur, misalnya pengecekan statistik optimasi feed. Namun kenapa lebih baik menggunanan FeedBurner dibandingkan dengan feed bawaan blog adalah karena FeedBurner lebih cocok dipakai untuk:
  1. Mempublikasikan konten dan orang lain lebih mudah untuk melakukan subscribe.
  2. Mengoptimalkan pendistribusian feed karena formatnya lebih kompatibel untuk semua jenis perangkat lunak subscriber.
  3. Pengguna dapat menganalisis traffic yang berlangganan feed, seperti melihat jumlah subscriber, dari mana mereka berada dan apa yang mereka sukai.

Pengertian RSS Feed

Gambar 2.5 Logo Rss Feed

RSS adalah kepanjangan dari Really Simple Syndication yang berupa sebuah file berformat XML. Sindikasi tersebut umumnya digunakan oleh situs web berita atau blog untuk memberikan info-info terbaru kepada para pembacanya.[31]
Situs berita atau blog memiliki isi/artikel yang terus berubah secara berkala, karena itulah maka situs/blog menggunakan sistem RSS agar para “pelanggannya” tidak ketinggalan info. Sama halnya seperti koran atau majalah, kita harus berlangganan untuk terus mendapatkan berita-berita terbaru hanya saja bedanya dengan sistem RSS adalah anda dapat berlangganan secara gratis.[31]

Pengertian Subscribers

Subscribers berasal dari bahasa inggris yang artinya pelanggan. Beberapa pengertian subscribers menurut kamus bahasa inggris, yaitu :
  1. Seseorang yang memberikan persetujuan yang kuat.[32]
  2. Seseorang yang kontrak untuk menerima dan membayar untuk layanan atau sejumlah isu publikasi.[32]
  3. Salah satu yang berlangganan; orang yang memberikan kontribusi untuk suatu usaha dengan berlangganan.[32]

Elisitasi

Elisitasi merupakan rancangan yang dibuat berdasarkan sistem baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Elisitasi didapat melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu :

  1. Elisitasi tahap I, berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.
  2. Elisitasi tahap II, merupakan hasil pengklasifikasian elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI bertujuan memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Berikut penjelasan mengenai MDI :
    1. “M” pada MDI berarti Mandatory (penting). Maksudnya, requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan pada saat membuat sistem baru.
    2. “D” pada MDI berarti Desirable. Maksudnya, requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Namun, jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem maka akan membuat sistem tersebut lebih sempurna.
    3. “I” pada MDI berarti Inessential. Maksudnya, requirement tersebut bukanlah bagian sistem yang dibahas, tetapi bagian dari luar sistem.
  3. Elisitasi tahap III, merupakan hasil penyusutan elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement dengan option I pada metode MDI. Selanjutnya, semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode TOE, yaitu:
    1. Technical (T) : bagaimana tata cara atau teknik pembuatan requirement dalam sistem yang diusulkan.
    2. Operational (O) : bagaimana tata cara penggunaan requirement dalam sistem akan dikembangkan.
    3. Economic (E) : berapakah biaya yang diperlukan guna membangun requirement di dalam sistem.

    Metode TOE tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu:

    1. High (H)  : Sulit untuk dikerjakan, karena teknik pembuatan dan pemakaiannya sulit serta biayanya mahal. Maka requirement tersebut harus dieliminasi.
    2. Middle (M) : Mampu dikerjakan.
    3. Low (L) : Mudah dikerjakan.
  4. Final draft elisitasi, merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elisitasi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan suatu sistem yang akan dikembangkan.

Study Pustaka (Literature Review)

Banyak penelitian yang sebelumnya telah dilakukan mengenai media ask and news. Dalam upaya mengembangkan media ask and news perlu adanya studi pustaka sebagai salah satu penerapan metode penelitian. Diantaranya adalah mengidentifikasikan kesenjangan (identify gaps), menghindari pembuatan ulang reinventing the wheel, mengidentifikasikan metode yang pernah dilakukan, serta mengetahui orang lain yang spesialisasi dan area penelitian yang sama dibidang ini. Beberapa Literature review tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Penelitian yang di lakukan oleh Fahme Dabaj dan Agah Gumus dengan judul "The Mathematical Relationship Between The Lead And Body Lenghts, And The Degree Of Satisfation Attained From The Both Sections Of The News Articles Published In Newspapers: Case Study;Tuskish Daily Online Newspapers" menjelaskan bahwa untuk mempelajari hubungan antara kalimat utama dan tubuh dalam artikel surat kabar mempertimbangkan kepuasan pembaca kemudian formulizing ke dalam persamaan matematika. Dalam studi tersebut, harian koran online Turki hanya digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pembaca dicapai oleh memimpin dan bagian tubuh dari artikel di koran online, mengingat panjangnya. Setelah menerapkan metode statistik, korelasi dan regresi, untuk temuan, penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pembaca bisa diukur, bahwa rumus-rumus matematika tertentu dapat diturunkan dari pada panjang tubuh dengan menggunakan panjang memimpin, dan dari atasnya, menggunakan kedua tubuh dan memimpin panjang, kita dapat memformulasikan atasnya pembaca-kepuasan.[33]
  2. Penelitian yang dilakukan oleh Padmini Patwardhan dan Jin Yang dengan judul "Internet Dependency Relations And Online Consumer Behavior: A Media System Depedency Theory Perspective On Why People Shop, Chat And Read News Online" Pada penelitian ini, memperkenalkan Hubungan Ketergantungan Internet (IDR) sebagai prediktor kegiatan konsumen online. Rp didasarkan pada perspektif teoritis dari teori Ketergantungan Sistem Media, yang mendalilkan hubungan ketergantungan antara individu dan media berdasarkan kegunaan yang dirasakan dari media dalam pemahaman pertemuan (sosial / diri), orientasi (tindakan / interaksi) dan bermain (sosial / soliter) gol. Menggunakan survei cross-sectional email dari 166 responden secara acak diambil dari fakultas, staf, dan populasi mahasiswa di sebuah universitas pertengahan barat besar di Amerika Serikat, pengaruh prediksi IDR on belanja online, chatting, dan membaca berita itu diuji secara empiris . Rata-rata, konsumen dalam survei telah membeli delapan produk online dalam enam bulan terakhir, menghabiskan dua puluh satu menit setiap hari membaca berita online, dan mengobrol sepuluh menit setiap hari di Internet. Mereka juga ditampilkan moderat, meskipun hubungan ketergantungan positif dengan Internet. Rp signifikan menjelaskan kegiatan belanja online dan membaca berita online, tapi tidak memprediksi online chatting. Dari segi dimensi tujuan Rp spesifik, pengaruh prediksi orientasi tindakan pada online, belanja bermain soliter di chatting online, dan pemahaman sosial pada membaca berita online dikonfirmasi.[34]
  3. Penelitian yang dilakukan oleh Klaus Schonbach, Ester De Waal dan Edmund Lauf yang berjudul “Online And Print Newspapers: Their Impact On The Extent Of The Perceived Public Agenda” menjelaskan bahwa Cara koran cetak yang terstruktur dan digunakan seharusnya untuk memikat pembaca membaca cerita ke mereka mungkin belum tertarik sebelumnya. Makalah online mendukung aktivitas dan kontrol oleh pengguna, mereka menyadari berbagai sempit topik sesuai dengan individu seseorang kepentingan yang lebih masuk akal. Sebuah survei wakil dari hampir 1000 responden menunjukkan itu lebih rumit dari itu. Kedua saluran sebenarnya berkontribusi untuk memperluas agenda penonton. Namun, sementara surat kabar online menunjukkan efek ini hanya pada kelompok berpendidikan tertinggi masyarakat, cetak surat kabar dapat memperluas cakrawala mereka yang berbagai kepentingan berada pada rata-rata paling.[35]
  4. Penelitian yang dilakukan oleh Mark Deuze yang berjudul “The Web and Its Journalisms: Considering The Consequences Of Different Types Of Newsmedia Online” menjelaskan perihal Internet - khususnya antarmuka grafis, dunia wide web - memiliki dampak besar pada semua tingkat(informasi) masyarakat di seluruh dunia. secara khusus untuk jurnalisme seperti yang dipraktekkan online, kami sekarang dapat mengidentifikasi pengaruh yang dimiliki hal ini terhadap profesi dan nya budaya (s). Artikel ini mendefinisikan empat jenis tertentu secara online jurnalisme dan membahasnya dalam hal kunci karakteristik penerbitan online - hypertextuality, interaktivitas, multimediality - dan menganggap arus dan potensi dampak bahwa journalisms bisa online memiliki pada cara di mana orang dapat mendefinisikan jurnalistik sebagai itu berfungsi dalam demokrasi elektif di seluruh dunia. hal ini berpendapat bahwa penerapan online tertentu karakteristik tidak hanya memiliki konsekuensi untuk jenis jurnalisme diproduksi di web, tetapi bahwa karakteristik dan journalisms online memang terhubung ke lebih luas dan lebih mendalam perubahan dan redefinitions dari profesional jurnalisme dan (berita) budaya secara keseluruhan.[36]
  5. Penelitian ini dilakukan oleh Untung Rahardja, Muhamad Yusup dan Eva Rosyifa dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2012 yang berjudul “Perancangan Aplikasi iLearning Majalah Online Dengan Menggunakan iOS Programming Pada Perguruan Tinggi”. Penelitian ini membahas sifat publikasi penyampaian informasi bersifat penting karena dapat membantu dan melakukan pencarian akan informasi yang sebelumnya tidak diketahui. Serta media publikasi masih berkaitan satu sama lain sehingga kebutuhan akan informasi sifatnya masih sangat tinggi dan dari sebagian tempat sifatnya masih sangat rendah dan proses pengupdatean akan informasi masih bersifat minim. Sehingga diharuskan melakukan perancangan aplikasi iLearning majalah online dengan menggunakan iOS Programming, yang diharapkan bisa di akses melalui iPhone dan iPad yang bisa di download melalui iTunes demi meningkatkan peran media dalam perguruan tinggi supaya jauh lebih baik dan tentunya bermanfaat.[37]
  6. Penelitian yang dilakukan oleh Reni Mulyani berjudul "Audio Visual One Of The Teaching Resources On iLearning" Metode pembelajaran iLearning menggunakan media audio visual, serta ditunjang dengan fasilitas iPad yang didalamnya terdapat aplikasi–aplikasi yang berhubungan dengan media audio visual seperti tutorial, gambar, animasi, music, video. Media audio visual dalam iLearning merupakan media yang sangat tepat untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa. Pembelajaran lebih cepat ditangkap serta durasi informasi lebih lama diingat karena melibatkan dua sensor indra sekaligus yaitu audio visual dan visual, hal ini berhubungan dengan fungsi kerja otak manusia.[38]
  7. Penelitian yang dilakukan oleh Untung Rahardja, Ferry Sudarto dan Fitria Anggraini tahun 2012 yang berjudul "iRAMA : The Optimum Solution Towards Effective Campuswide Documentation" yang menjelaskan tentang publisitas media berupa dokumentasi foto dengan Aplikasi iLearning Raharja iMages (iRama) dengan menggunakan media iPad, dimana iRAMA merupakan suatu sistem informasi yang sangat membantu Pribadi Raharja, khusunya mahasiswa Raharja untuk mendapatkan informasi tentang dokumentasi foto kegiatan kampus mulai dari Seminar, Workshop, Pelatihan REC, Pentas Seni dan lain-lain. Selain itu, sistem informasi dokumentasi foto Raharja sangat memudahkan Pribadi Raharja, khususnya mahasiswa/i untuk mendapatkan informasi tentang dokumentasi foto maupun acara kegiatan-kegiatan lainnya yang tentunya bersifat fun.[39]
  8. Penelitian ini dilakukan oleh Untung Rahardja, Henderi dan Arwan dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2012 yang berjudul "Perancangan Aplikasi iLearning Journal Information Pada Perguruan Tinggi". Penelitian ini membahas perihal kewajiban menghasilkan sebuah paper jurnal ilmiah yang merupakan ketentuan yang diciptakan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia. Pada sistem pembelajaran iLearning proses belajar mengajar membutuhkan aplikasi-aplikasi yang terdapat di iPad. Berdasarkan hasil survey dan penelitian yang telah di laksanakan, mendapatkan tidak semua aplikasi pendukung tersebut terdapat di iPad, terutama aplikasi yang dapat mendukung dalam proses pembuatan dan publikasi jurnal, maka dari pada itu diciptakan suatu aplikasi pendukung "iJOIN" (iLearning Journal information), sebagai salah satu aplikasi yang mendukung sistem pembelajaran iLearning.[40]
  9. Penelitian yang dilakukan oleh Maimunah, Kristiana dan Hendra dari Perguruan Tinggi Raharja tahun 2010 yang berjudul "Perancangan Aplikasi Forum Diskusi Pada Media E-Learning Berbasis Web". Penelitian tersebut menjelaskan bahwa pentingnya forum diskusi dalam proses belajar-mengajar. Oleh karena itu dibuatlah aplikasi forum diskusi untuk pembelajaran e-learning yang dapat mengkomunikasikan peserta didik dengan pengajar dimana aplikasi ini dapatmenghemat waktu belajar-mengajar, mengurangi biaya perjalanan, menghemat biaya pendidikan, dan mampu menjangkau wilayah geografis yang lebih luas serta melatih pelajar agar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.[41]
Dari 9 (sembilan) literature review yang ada, telah banyak penelitian mengenai media informasi online. Di samping itu juga ada pembahasan mengenai iLearning. Namun dapat disimpulkan bahwa belum ada peneliti yang secara khusus membahas mengenai pengembangan media informasi kampus yang digunakan sebagai media penyimpanan dokumentasi kegiatan kampus.

BAB III

PEMBAHASAN

Analisa Organisasi

Gambaran Umum Perguruan Tinggi Raharja

Dengan semakin banyaknya Perguruan Tinggi di daerah Tangerang, khususnya dalam bidang komputer ternyata hal tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh data secara komputerisasi di setiap bidang.
Dunia komputer dan alat-alat canggih serta otomatis lainnya dalam dunia perkantoran, baik instansi pemerintah maupun swasta sangat pesat sekali perkembangannya, sehingga selalu berubah setiap saat. Oleh karena itu Perguruan Tinggi Raharja dalam pendiriannya mempunyai misi untuk ikut membantu program pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi era globalisasi.
Telah menjadi tekad para pendiri Perguruan Tinggi ini untuk membantu pemerintah dan masyarakat kota Tangerang dalam pendirian Perguruan Tinggi Raharja yang diselenggarakan oleh Yayasan Nirwana Nusantara (YNN) yang didirikan pada tahun 2001 dan merupakan pendidikan yang terbaik dalam bidang pendidikan komputer.

Sejarah Singkat Perguruan Tinggi Raharja

Perguruan Tinggi Raharja bermula dari sebuah lembaga kursus komputer yang bernama LPPK (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Komputer) Raharja yang terletak di Jl. Gatot Subroto Km.2 Harmoni Mas Cimone Tangerang.
LPPK Raharja diresmikan pada tanggal 3 Januari 1994 oleh Bapak Walikota Tangerang Drs. H. Zakaria Machmud, Raharja telah terdaftar pada Depdiknas Kotamadya Tangerang dengan Nomor 201/PLSM/02.4/L.93. Lembaga inilah yang mempelopori penggunaan Operating System Windows dan aplikasinya di wilayah Tangerang dan sekitarnya, hal tersebut mendapat respon positif dan jumlah peminatnya pun meningkat pesat seiring dengan kerjasama yang dilakukan oleh lembaga ini dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang ada di Tangerang.
Karena semakin pesatnya perkembangan dan pertumbuhan akan komputerisasi dan meningkatnya peminat masyarakat Tangerang maka pada tanggal 24 Maret 1999 LPPK Raharja berkembang menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Raharja Informatika yang diresmikan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 56/D/O/1999 yang diserahkan langsung dari Bapak Prof. Dr. Udju D. Rusdi selaku Koordinator KOPERTIS wilayah IV Jawa Barat kepada Ketua Yayasan Nirwana Nusantara Ibu Kasarina Sudjono. Pada tanggal 2 Februari 2000, dengan menyelenggarakan jurusan Manajemen Informatika.
Pada tanggal 2 Februari 2000 AMIK Raharja Informatika menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang menjalankan studi formal untuk program Diploma I (DI) dengan memberikan gelar Ahli Pratama dan Program Diploma II (DII) dengan memberikan gelar Ahli Muda dan Diploma III (DIII) dengan memberikan gelar Ahli Madya kepada lulusannya. Sesuai dengan Surat Keputusan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta wilayah IV Jawa Barat dengan Nomor 3024/004/KL/1999.
Kemudian pada tanggal 7 September 2000 sesuai dengan surat keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 354/Dikti/Kep/2000, menambah 2 program yakni D3 Teknik Informatika dan D3 Komputerisasi Akuntansi.
Kini AMIK Raharja Informatika mempunyai 3 (tiga) program studi Diploma III dengan jurusan Manajemen Informatika (MI), Teknik Informatika (TI) dan Komputerisasi Akuntansi (KA) yang masing-masing jurusan memberikan gelar Ahli Madya (A.md), Ahli Muda (AM), dan Ahli Pratama (AP) kepada lulusannya.
Pada tanggal 20 Oktober 2000 dalam usahanya untuk meningkatkan mutu dan kualitas daripada lulusan, AMIK RAHARJA INFORMATIKA meningkatkan statusnya dengan membuka Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) RAHARJA. Dengan surat keputusan Nomor 42/01/YNN/PR/II/200, ketua Yayasan Nirwana Nusantara mengajukan permohonan pendirian STMIK RAHARJA kepada Mendiknas KOPERTIS Wilayah IV Jawa Barat dengan 3 ( tiga ) program studi SI jurusan Sitem Informasi (SI), Teknik Informatika (TI) dan Sistem Komputer (SK). Hal tersebut telah mendapat tanggapan dari Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dengan surat keputusan Nomor 5706/D/T/2000. Tidak hanya sampai disini, dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas lulusan RAHARJA sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Raharja, bahwa dalam kurun waktu tidak lebih dari 5 tahun sudah berdiri Universitas RAHARJA.
Pada saat ini, Perguruan Tinggi Raharja pun telah meningkatkan mutu dan kualitasnya melalui Sertifikat Akreditasi, diantaranya yaitu sebagai berikut :
  1. Pada tanggal 5 April 2006 dengan Sertifikat Akreditasi Nomor 00117/Ak-I-DIII-03/DFXMEI/IV/2002 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Diploma III Manajemen Informatika di AMIK Raharja Informatika terakreditasi B.
  2. Pada tanggal 4 Mei 2006 dengan Sertifikat Akreditasi Nomor 08479/Ak-X-S1-001/CAGTLF/V/2006 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Strata 1 Teknik Informatika di STMIK Raharja terakreditasi B.
  3. Pada tanggal 11 Mei 2006 dengan Sertifikat Akreditasi Nomor 08523/Ak-X-S1-002/CAGSIM/V/2006 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Strata 1 Sistem Informasi di STMIK Raharja terakreditasi B.
  4. Pada tanggal 3 Agustus 2007 dengan Sertifikat Akreditasi Nomor 006/BAN-PT/AK-VII/DPI-III/VIII/2007 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Diploma III Manajemen Informatika di AMIK Raharja Informatika terakreditasi B.
  5. Pada tanggal 25 Agustus 2007 dengan Sertifikat Akreditasi Nomor 019/BAN-PT/AK-X/S1/VIII/2007 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Strata 1 Sistem Komputer di STMIK Raharja terakreditasi B.
  6. Pada tanggal 29 Desember 2007 sesuai Surat Keputusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor 017/BAN-PT/AK-VII/Dpl-III/XII/2007 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Diploma Tiga Teknik Informastika di AMIK Raharja Informatika dengan terakreditasi B.
  7. Pada tanggal 18 Januari 2008 sesuai Surat Keputusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor 019/BAN-PT/AK-VII/Dpl-III/I/2008 yang berisi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi Diploma Tiga Komputerisasi Akuntansi di AMIK Raharja Informatika terakreditasi A
  8. Pada tanggal 08 Juli 2011 sesuai surat Keputusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor 010/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VII/2011, menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja, Tangerang terakreditasi B.
  9. Pada tanggal 23 September 2011 sesuai surat Keputusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor 025/BAN-PT/Ak-XIV/S1/IX/2011, menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja, Tangerang terakreditasi B.
  10. Pada tanggal 27 Juli 2012 sesuai surat Keputusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor 018/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/2012, menyatakan bahwa Program Studi Diploma Tiga Manajemen Informatika, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja Informatika, Tangerang terakreditasi A.

1. Jurusan / Program Studi pada STMIK Raharja

Tabel 3.1 Jurusan atau Program Studi pada STMIK Raharja

 

Tabel 1.JPG

2. Jurusan / Program Studi pada AMIK Raharja Informatika


Tabel 3.2 Jurusan atau Program Studi pada AMIK Raharja

Tabel amik.JPG


Visi, Misi, dan Tujuan

Visi Perguruan Tinggi Raharja

Menuju Perguruan Tinggi unggulan pada tahun 2010 yang menghasilkan lulusan kompeten dibidang Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Sistem Komputer serta memiliki daya saing yang tinggi dalam era globalisasi.

Misi Perguruan Tinggi Raharja

  1. Menyelenggarakan pendidikan komputer (Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Sistem Komputer) yang menghasilkan lulusan bermoral, terampil, dan kreatif serta memiliki daya saing tinggi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.
  2. Menyelenggarakan program-program penelitian dan pengembangan guna menghasilkan keterkaitan dan relevansi seluruh kegiatan akademis dengan kebutuhan pembangunan sosial-ekonomi dan industri Indonesia, serta mengantisipasi semakin maraknya globalisasi kehidupan masyarakat.
  3. Melaksanakan dan mengembangkan program-program pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia, khususnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.

Tujuan Perguruan Tinggi Raharja

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan dapat menerapkan, mengembangkan serta memperluas informatika dan komputer secara profesional.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu mengadakan penelitian dalam bidang informatika dan komputer, yang hasilnya dapat diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dilapangan.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu mengabdikan pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang informatika dan komputer secara profesional kepada masyarakat.

Arti Nama Raharja

Raharja, kata ini diinspirasikan dari motto kota dan kabupaten Tangerang, yaitu “Bhakti Karya Adhi Kerta Raharja” dan “Setya Karya Kerta Raharja” yang berarti “kesejahteraan” yang dalam arti luasnya adalah keinginan dan niat para pendiri untuk membantu pemerintah ikut serta dalam membangun masyarakat yang sejahtera melalui penguasaan dibidang teknologi informasi dan komputer. Sedangkan Raharja sendiri memiliki motto “Get The Better Future By Computer Science” (meraih sukses yang gemilang dengan ilmu komputer).

Arti Green Campus

Green Campus, yang berarti Kampus Hijau memiliki makna yang luas “Green” atau dengan sebutan “Green Leaves” sering diartikan dengan masih hijau generasi muda Indonesia adalah bibit-bibit unggul yang masih hijau dan green campus berpotensi melahirkan generasi pribadi yang matang dan berguna bagi bangsa dan Negara.

Green” dalam konteks “Green Power” berarti kekuatan financial. Green Campus sebagai kampus yang dapat memberikan power untuk menipang seluruh aktifitas perkuliahan bertujuan menciptakan pribadi raharja yang dapat mandiri secara financial (financially independent).

Arti Pribadi Raharja

Pribadi Raharja mencerminkan wawasan almamater Perguruan Tinggi Raharja yang berkeyakinan bahwa perguruan tinggi harus benar-benar merupakan lembaga ilmiah dan kampus harus benar-benar merupakan masyarakat ilmiah. Perguruan tinggi sebagai almamater (ibu asuh) merupakan suatu kesatuan yang bulat dan mandiri.

Pribadi Raharja mencakup keempat unsur Civitas Akademika, yakni Dosen, Staff/Karyawan Adminstratif, mahasiswa serta alumni harus manunggal dengan almamater, berbakti kepadanya dan melalui almamater mengabdi kepada rakyat, bangsa dan negara dengan jalan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Lokasi Kampus

Kampus Modern, Jalan Jenderal Sudirman No. 40, Modern Cikokol - Tangerang, Banten 15117.

 

Struktur Organisasi

Sebuah Organisasi atau perusahaan harus mempunyai suatu struktur organisasi yang digunakan untuk memudahkan pengkoordinasian dan penyatuan usaha, untuk menunjukkan kerangka-kerangka hubungan di antara fungsi, bagian-bagian maupun tugas dan wewenang serta tanggung jawab. Serta untuk menunjukan rantai (garis) perintah dan perangkapan fungsi yang diperlukan dalam suatu organisasi.
Sama halnya dengan Perguruan Tinggi Raharja yang mempunyai struktur organisasi manajemen sebagai berikut :

Gagal membuat miniatur: Berkas tak ditemukan

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Perguruan Tinggi Raharja

Wewenang dan Tanggung Jawab

Seperti halnya dengan sebuah perusahaan, Perguruan Tinggi Raharja dalam manajemen akademiknya terdapat bagian-bagian yang mempunyai wewenang serta tanggung jawab dalam menyelesaikan semua pekerjaannya.
445371614.png.jpg
Gambar 3.2 Wewenang dan Tanggung Jawab
Berikut sebagian penjelasan wewenang dan tanggung jawab yang terdapat dalam Struktur Organisasi :
  1. Ketua
  2. Wewenang:
    1. Menyelenggarakan program kerja yang berpedoman pada visi, misi, fungsi dan tujuan pendirian Perguruan Tinggi Raharja.
    2. Menyelenggarakan kegiatan dan pengembangan pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.
    3. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan administrasi.
    4. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menunjang terwujudnya Tri Darma Perguruan Tinggi.
    Tanggung jawab:
    Memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, membina tenaga pendidikan, mahasiswa, tenaga administrasi dan administrasi IK Raharja hubungannya dengan lingkungan.
  3. Pembantu Ketua I (Bidang Akademik)
  4. Wewenang:
    1. Menjalankan program kebijaksanaan akademik.
    2. Mengawasi dan membina serta mengembangkan program studi sesuai kebijaksanaan yang telah digariskan.
    3. Membina dan mengembangkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
    4. Mengadakan afiliasi.
    5. Membina dan mengembangkan kelembagaan.
    Tanggung jawab :
    Membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
  5. Asisten Direktur Akademik
  6. Wewenang :
    1. Mengusulkan kepada Direktur atas prosedur pelaksanaan proses belajar mengajar.
    2. Mengusulkan kepada Direktur tentang kenaikan honor staf binaannya.
    3. Mengusulkan kepada Direktur tentang pengangkatan, pemberhentian staf binaannya.
    4. Memberikan kebijakan pelaksanaan layanan pada bidangnya.
    5. Mengusulkan kepada Direktur tentang unit layanan baru yang dibutuhkan.
    6. Memberikan sangsi kepada staf binaannya yang melanggar tata tertib karyawan.
    7. Mengusulkan kepada Direktur tentang pengangkatan dan pemberhentian dosen.
    Tanggung Jawab :
    1. Bertanggung jawab atas penyusunan JRS yang efektif dan efisien.
    2. Bertanggung jawab atas pengimplementasian pelaksanaan proses belajar mengajar.
    3. Bertanggung jawab atas kemajuan kualitas pelayanan Akademik yang berkesinambungan.
    4. Bertanggung jawab atas kelancaran proses belajar mengajar.
  7. Asisten Direktur Operasional
  8. Wewenang:
    1. Mengusulkan kepada Direktur atas prosedur pelaksanaan pelayanan proses belajar mengajar.
    2. Mengusulkan kepada Direktur tentang kenaikan honor.
    3. Mengusulkan kepada Direktur tentang kepangkatan, pemberhentian staf binaannya.
    4. Mengusulkan kepada Direktur tentang unit layanan baru yang dibutuhkan.
    5. Memberikan sanksi kepada staf binaannya yang melanggar tata tertib karyawan.
    Tanggung Jawab:
    1. Bertanggung jawab atas penyusunan kalender akademik tahunan.
    2. Bertanggung jawab atas pengimplementasian pelaksanaan pada bidangnya.
    3. Bertanggung jawab atas kemajuan kualitas pelayanan yang berkesinambungan pada bidangnya.
    4. Bertanggung jawab atas kelancaran proses belajar mengajar.
  9. Kepala Jurusan
  10. Wewenang :
    1. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang perubahan mata kuliah dan materi kuliah yang dianggap telah kadaluarsa bahkan perubahan Kurikulum Jurusan.
    2. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang kenaikan honor dosen binaannya.
    3. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang pengadaan seminar, pelatihan, penambahan kelas perkuliahan, pengangkatan dosen baru, pemberhentian dosen.
    4. Memberikan kebijakan administratif akademik seperti cuti kuliah, perpindahan jurusan, ujian susulan, pembukaan semester pendek.
    5. Mengusulkan kepada Asisten Direktur Akademik tentang pembukaan peminatan/konsentrasi baru dalam jurusannya.
    6. Memberikan sanksi akademik kepada mahasiswa yang melanggar tata tertib Perguruan Tinggi Raharja.
    Tanggung Jawab :
    1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan pengimplementasian kurikulum, SAP dan Bahan Ajar.
    2. Bertanggung jawab atas monitoring kehadiran dosen dalam perkuliahan, jam konsultasi dan tugas-tugas yang disampaikan ke dosen.
    3. Bertanggung jawab atas terlaksananya penelitian dan pelaksanaan seminar.
    4. Bertanggung jawab atas pembinaan mahasiswa dan dosen binaannya.
    5. Bertanggung jawab atas prestasi Akademik mahasiswa.
    6. Bertanggung jawab atas peningkatan jumlah mahasiswa dalam jurusannnya.

Tata Laksana Sistem Yang Berjalan Saat Ini

Prosedur Sistem Yang Berjalan

Untuk mendapatkan informasi seputar kampus, mahasiswa dapat membuka web browser dan mengetikkan url dari iRan. Kemudian pada halaman home, mahasiswa dapat melihat informasi seputar kampus dari berita kegiatan kampus sampai kumpulan tutorial TPi (Ten Pillar IT iLearning) secara online dimana saja dan kapan saja.

Analisa sistem yang berjalan pada Use Case Diagram

Untuk menganalisa sistem yang berjalan, pada penelitian ini digunakan program Unified Modelling Language (UML) untuk menggambarkan prosedur dan proses yang berjalan saat ini, pada penggambaran kali ini digunakan use case, activity dan sequence diagram yaitu sebagai berikut :

Berkas:Use case berjalan iranask.jpg

Gambar 3.3 Use Case Diagram
Berdasarkan Gambar 3.3 Use Case Diagram Sistem iRan, terdapat :
  1. Usecase : Akses Website iRAN
  2. Actor : Admin, Pribadi Raharja dan Pengunjung
    Deskripsi :
    a) Admin, Pribadi Raharja dan pengunjung mengakses website iRan
    b) Setelah itu Pribadi Raharja dan pengunjung dapat melihat artikel, kirim artikel dan kirim saran/kritikan.
  3. Usecase : Login
  4. Actor : Admin dan Pribadi Raharja
    Deskripsi :
    Admin, Pribadi Raharja melakukan proses login
  5. Usecase : Akses Halaman Admin
  6. Actor : Admin dan Pribadi Raharja
    Deskripsi :
    a) Admin dan Pribadi Raharja mengakses menu admin
    b) Admin dan Pribadi Raharja dapat membuat artikel, edit artikel dan upload langsung artikel yang dibuat.
  7. Usecase : Konfirmasi User
  8. Actor : Admin
    Deskripsi :
    Admin melakukan konfirmasi terhadap user yang registrasi
  9. Usecase : Rekap Artikel
  10. Actor : Admin
    Deskripsi :
    Admin membuat rekapan artikel

Analisa Sistem Pada Activity Diagram

Activity Diagram ini untuk menggambarkan tata urutan proses aliran aktifitas yang dilakukan oleh pengunjung. Dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dijalankan dan memodelkan hasil dari action tersebut.


Gambar 3.4 Activity Diagram Sistem Yang berjalan

Berdasarkan Gambar 3.4 Activity Diagram Sistem yang berjalan terdapat :
  1. Initial Node, sebagai objek yang diawali
  2. 4 Action yang mencerminkan eksekusi dari sistem Informasi yang didapatkan Pribadi Raharja.
  3. Decision, sebagai pengujian terhadap action yang dieksekusi.
  4. Final State, sebagai objek yang diakhiri

Analisa Sistem Pada Sequence Diagram

Dari keterangan di atas dapat digambarkan dengan sequence diagram mengenai informasi sistem yang berjalan saat ini, sehingga dengan diagram ini dapat menggambarkan pergerakan sebuah objek dan pesan yang terjadi di dalam sistem penyampaian informasi.

Berkas:Sequenceyangberjalaniran.jpg

Gambar 3.5 Sequence Diagram
  1. 1 actor yang melakukan kegiatan sebagai user.
  2. 2 lifeline yang menggambarkan interface dan search.
  3. 4 message yang bisa menjadi alat komunikasi antar objek yang memuat informasi-informasi tentang aktifitas yang terjadi.

Permasalahan Yang Dihadapi

Analisa Permasalahan

Berdasarkan metode pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti serta observasi secara langsung dengan menjadi user, peneliti mendapati beberapa permasalahan yang ada pada sistem iRAN. iRAN yang berjalan saat ini sebagai media informasi kampus pada Perguruan Tinggi Raharja masih belum bekerja secara optimal. Berikut ini masalah yang belum teratasi, seperti :
  1. Terdapat fitur yang tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
  2. Tampilan sistem yang kurang menarik.
  3. Artikel yang ada masih kurang update karena sulitnya memperoleh informasi.
  4. Berita seputar kampus masih minim.
  5. Tidak adanya pelanggan/ pembaca (subscribers).


Analisa Kebutuhan

Oleh karena itu berdasarkan penjabaran Bab I Perumusan Masalah dan Bab III Analisa Permasalahan kebutuhan dari sistem yang sedang berjalan saat ini adalah :
  1. Dibutuhkannya tools yang dapat memaksimalkan fitur yang ada pada sistem iRAN
  2. Dibutuhkannya desain web yang menarik agar mahasiswa lebih tertarik dalam membaca informasi yang ada.
  3. Dibutuhkannya informasi yang update dari pihak kampus untuk dapat di share kepada mahasiswa.
  4. Dibutuhkannya koordinasi dengan bagian humas mengenai kegiatan kampus agar dapat dipublikasikan dengan baik.
  5. Dibutuhkannya layanan berlangganan (subscription).


Alternatif Pemecahan Masalah

Berdasarkan analisa kekurangan dan kebutuhan perihal media informasi kampus yang berjalan di Perguruan Tinggi Raharja saat ini, sistem yang berjalan belum dapat memenuhi kebutuhan informasi Pribadi Raharja secara menyeluruh sehingga untuk mengatasi masalah yang ada, dibuat alternative pemecahan masalah sebagai berikut :

  1. Memenuhi kebutuhan informasi Pribadi Raharja dengan melakukan pengupdatean informasi secara terus menerus agar dapat dijadikan pusat informasi kampus yang update dan dapat dilihat dimanapun dan kapanpun. Serta mempercantik tampilan sebelumnya agar lebih menarik.
  2. Melakukan pengembangan /perawatan sistem agar sistem dapat bekerja secara optimal.

User Requirement

Elisitasi Tahap I

Elisitasi tahap I merupakan daftar yang diperoleh dari hasil pengumpulan data dari lapangan yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mengenai kekurangan dari sistem yang sedang berjalan, dan kebutuhan pengguna sistem yang belum terpenuhi.

Tabel 3.3 Elisitasi tahap I

Functional

Analisa Kebutuhan

No
Saya ingin sistem dapat :

1

Memperbaiki Search Engine

2

Mengubah tampilan tema

3

Terdapat kolom jajak pendapat

4

Terdapat penambahan widget

5

Menampilkan kategori artikel

6

Menampikan menu registrasi untuk pengguna baru

7

Menambahkan set featured image pada artikel

8

Mengubah tampilan background

9

Menampilkan nama penulis di bawah judul artikel

10

Mengubah Default Bahasa

11

Menampilkan menu login admin

12

Menambahkan Kotak Subscription

13

Menghapus session timeout

14

Terdapat fasilitas print langsung artikel/berita

15

Menampilkan kalender

16

Menampilkan artikel populer

17

Menampilkan artikel terbaru

18

Menampilkan audio/ musik

19

Terdapat navigasi menu kategori

20

Terdapat fitur keep artikel/ berita

21

Menampilkan halaman statistik penilaian terhadap artikel

22

Menambahkan email notifikasi terhadap vote artikel

23

Terdapat hiburan berupa games

24

Terdapat buku tamu (guess book)

25

Terdapat RSS artikel terbaru

26

Terdapat RSS artikel populer

27

Membuat forum diskusi

28

Menambahkan Layanan Email News

29

Menampilkan berita/artikel dalam bentuk slide

30

Menghapus fitur komentar

31

Menambahkan Favicon

32

Terdapat fitur share artikel/berita via sosial network

33

Terdapat fasilitas ask yang langsung ke iDuHelp!

34

Terdapat fasilitas shortcut TPi

35

Menampilkan iRan secara mobile

36

Terdapat native application pada iPad

37

Terdapat email notifikasi user baru

38

Mengupload file di dalam artikel/ berita

39

Terdapat fasilitas upload audio tutorial

40

Menambahkan Header Web

41

Menambahkan fitur chat pengguna

42

Menampilkan kalimat selamat datang kepada pengunjung

43

Menampilkan kalimat terima kasih kepada pengunjung

44

Terdapat fasilitas backup terhadap database

45

Terdapat fasilitas restore terhadap database

46

Mengedit Templete Email Konfirmasi Subscription

47

RSS video tutorial MAGICS

48

Terdapat pilihan bahasa

49

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

50

Menampilkan iklan baris

51

Menambah kategori artikel

52

Menampilkan foto penulis

53

Terdapat user role otomatis

54

Terdapat fitur protected terhadap admin

55

Menampilkan fitur change password

56

Menghapus artikel pilihan

57

Terdapat edit profile

58

Menambahkan Hit Counter Pada Home

59

Membuat rekap kategori otomatis

60

Membuat rekap artikel otomatis

No

Non Functional
Saya ingin Sistem dapat :

1.

Terdapat minimal 200 Artikel

2.

Menghasilkan 100 Berita

3.

Memiliki 100 Subscribers

4.

Terdapat Logo dan Filosofi Logo

5.

Terdapat 20 Kategori Artikel


Elisitasi Tahap II

Elisitasi Tahap II dibentuk berdasarkan Elisitasi Tahap I yang kemudian diklasifikasikan lagi dengan menggunakan metode MDI. Berikut penjelasan dari beberapa requirement yang diberi opsi Inessential (I) dan harus dieliminasi:

Tabel 3.4 Elisitasi tahap II

Functional
Analisa Kebutuhan
Saya ingin sistem dapat :

No

Uraian

M

D

I

1

Memperbaiki Search Engine

2

Mengubah tampilan tema

3

Terdapat kolom jajak pendapat

4

Terdapat penambahan widget

5

Menampilkan kategori artikel

6

Menampikan menu registrasi untuk pengguna baru

7

Menambahkan set featured image pada artikel

8

Mengubah tampilan background

9

Menampilkan nama penulis di bawah judul artikel

10

Mengubah Default Bahasa

11

Menampilkan menu login admin

12

Menambahkan Kotak Subscription

13

Menghapus session timeout

14

Terdapat fasilitas print langsung artikel/berita

15

Menampilkan kalender

16

Menampilkan artikel populer

17

Menampilkan artikel terbaru

18

Menampilkan audio/ musik

19

Terdapat navigasi menu kategori

20

Terdapat fitur keep artikel/ berita

21

Menampilkan halaman statistik penilaian terhadap artikel

22

Menambahkan email notifikasi terhadap vote artikel

23

Terdapat hiburan berupa games

24

Terdapat buku tamu (guess book)

25

Terdapat RSS artikel terbaru

26

Terdapat RSS artikel populer

27

Membuat forum diskusi

28

Menambahkan Layanan Email News

29

Menampilkan berita/artikel dalam bentuk slide

30

Menghapus fitur komentar

31

Menambahkan Favicon

32

Terdapat fitur share artikel/berita via sosial network

33

Terdapat fasilitas ask yang langsung ke iDuHelp!

34

Terdapat fasilitas shortcut TPi

35

Menampilkan iRan secara mobile

36

Terdapat native application pada iPad

37

Terdapat email notifikasi user baru

38

Mengupload file di dalam artikel/ berita

39

Terdapat fasilitas upload audio tutorial

40

Menambahkan Header Web

41

Menambahkan fitur chat pengguna

42

Menampilkan kalimat selamat datang kepada pengunjung

43

Menampilkan kalimat terima kasih kepada pengunjung

44

Terdapat fasilitas backup terhadap database

45

Terdapat fasilitas restore terhadap database

46

Mengedit Templete Email Konfirmasi Subscription

47

RSS video tutorial MAGICS

48

Terdapat pilihan bahasa

49

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

50

Menampilkan iklan baris

51

Menambah kategori artikel

52

Menampilkan foto penulis

53

Terdapat user role otomatis

54

Terdapat fitur protected terhadap admin

55

Menampilkan fitur change password

56

Menghapus artikel pilihan

57

Terdapat edit profile

58

Menambahkan Hit Counter Pada Home

59

Membuat rekap kategori otomatis

60

Membuat rekap artikel otomatis

Non Functional
Saya ingin Sistem dapat :

N0

Uraian

M

D

I

1.

Terdapat minimal 200 Artikel

2.

Menghasilkan 100 Berita

3.

Memiliki 100 Subscribers

4.

Terdapat Logo dan Filosofi Logo

5.

Terdapat 20 Kategori Artikel


Elisitasi Tahap III

Berdasarkan Elisitasi Tahap II di atas, dibentuklah Elisitasi Tahap III yang diklasifikasikan kembali dengan menggunakan metode TOE dengan opsi LMH.

Tabel 3.5 Elisitasi tahap III

Functional
Analisa Kebutuhan
Saya ingin sistem dapat :

No

Uraian

T

O

E

L

M

H

L

M

H

L

M

H

1

Memperbaiki Search Engine

2

Mengubah tampilan tema

3

Terdapat kolom jajak pendapat

4

Menambahkan set featured image pada artikel

5

Mengubah tampilan background

6

Menampilkan nama penulis di bawah judul artikel

7

Mengubah Default Bahasa

8

Menambahkan Kotak Subscription

9

Menghapus session timeout

10

Menambahkan email notifikasi terhadap vote artikel

11

Terdapat RSS artikel terbaru

12

Menambahkan Layanan Email News

13

Menampilkan berita/artikel dalam bentuk slide

14

Menghapus fitur komentar

15

Menambahkan Favicon

16

Terdapat fasilitas ask yang langsung ke iDuHelp!

17

Menambahkan Header Web

18

Terdapat fasilitas backup terhadap database

19

Mengedit Templete Email Konfirmasi Subscription

20

RSS video tutorial MAGICS

21

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

22

Terdapat user role otomatis

23

Menghapus artikel pilihan

24

Menambahkan Hit Counter Pada Home

25

Membuat rekap artikel otomatis

Non Functional
Saya ingin Sistem dapat :

No

Uraian

T

O

E

L

M

H

L

M

H

L

M

H

1

Terdapat minimal 200 Artikel

2

Menghasilkan 100 Berita

3

Memiliki 100 Subscribers

4

Terdapat Logo dan Filosofi Logo

5

Terdapat 20 Kategori Artikel

Keterangan :

T = Technical O = Operasional E = Economic L=Low M=Middle H=High

Final Draft Elisitasi

Final Draft Elisitasi merupakan bentuk akhir dari tahap-tahap elisitasi yang dapat dijadikan acuan dan dasar untuk membangun sistem media informasi berbasis online. Berdasarkan Elisitasi Tahap III di atas, dihasilkan requirement final draft yang diharapkan dapat mempermudah penulis dalam membuat suatu sistem media informasi online pada Perguruan Tinggi Raharja.
Final Draft Elisitasi

Tabel 3.6 Elisitasi Final

Functional
Analisa Kebutuhan
Saya ingin system dapat :

No

Uraian

1.

Memperbaiki Search Engine

2.

Mengubah Default Bahasa

3.

Menambahkan Kotak Subscription

4.

Menambahkan Layanan Email News

5.

Menambahkan Favicon iRAN

6.

Menambahkan Header Web

7.

Mengedit Templete Email Konfirmasi Subscription

8.

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

9.

Menghapus Artikel Pilihan

10.

Menambahkan Hit Counter Pada Home
Non Functional
Saya ingin Sistem dapat :

No

Uraian

1.

Terdapat minimal 200 Artikel

2.

Menghasilkan 100 Berita

3.

Memiliki 100 Subscribers

4.

Terdapat Logo dan Filosofi Logo

5.

Terdapat 20 Kategori Artikel

Final Elisitasi Yang Diusulkan

Pembahasan detail functional final elisitasi di jabarkan secara satu persatu dengan menerapkan konsep sebelum adanya sistem yang diusulkan, adalah sebagai berikut :

Functional Analisa Kebutuhan

Memperbaiki Search Engine

Deskripsi Sebelumnya :
Terdapat suatu permasalahan pada sistem iRAN yang diajukan oleh beberapa operator iDuHelp! yang menyampaikan permasalahan tersebut melalui email. Di dalam email tersebut mengatakan bahwa setiap kali melakukan tugas sebagai operator iDuHelp merasa kesulitan untuk mencari jawabannya di iRAN karena artikel yang dicari tidak keluar sesuai dengan kata kunci yang ketikkan. Berikut ini screen shoot dari keluhan operator iDuHelp! melalui email :
Rahma on opinion1.jpg

Gambar 3.6 Keluhan Operator iDuhelp1

Iz on opinion.jpg

Gambar 3.7 Keluhan Operator iDuhelp2

Kikisearch.jpg

Gambar 3.8 Keluhan Operator iDuhelp3

Searchengineiran.jpg

Gambar 3.9 Keluhan Operator iDuhelp4

Mengubah Default Bahasa

Deskripsi Sebelumnya :
Pada halaman home iRAN sebelumnya, bahasa yang digunakan masih dalam bahasa inggris. Pengunjung merasa kesulitan dalam mencari informasi yang dibutuhkan karena semua kategori artikel hanya muncul dalam bahasa indonesia sehingga harus ganti bahasa terlebih dahulu untuk menampilkan semua kategori artikel. Hal tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dalam mengakses sistem iRAN ini. Terlihat bahwa pembimbing serta operator iDuHelp mengeluhkan permasalahan default bahasa melalui email.
Sebuah sistem harusnya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang lain, sehingga tidak menimbulkan kesulitan. Langkah perubahan default bahasa dari bahasa inggris ke bahasa Indonesia merupakan langkah penting yang harus dilakukan.
Irannews.JPG

Gambar 3.10 Keluhan Default Bahasa

Defaultbahasa.jpg

Gambar 3.11 Transkip Keluhan Pengunjung iRan

Menambahkan Kotak Subscription

Deskripsi Sebelumnya :
iRan merupakan media informasi kampus yang seharusnya menyajikan informasi mengenai kegiatan serta informasi kampus. Pentingnya penyediaan layanan email news saat ini diperuntungkan untuk seluruh mahasiswa dan masyarakat luas mengenai informasi yang ada di lingkungan kampus Perguruan Tinggi Raharja. Dengan adanya subscribers di dalam layanan tersebut juga sangat penting karena kualitas dari suatu pelayanan informasi akan di nilai baik apabila memiliki subscribers (pelanggan). Hal tersebut disampaikan oleh pembimbing mengenai pentingnya subscription. Berikut ini pembuktian dari saran pembimbing melalui email :
Subscribersbox.jpg

Gambar 3.12 Email keluhan rss feed

Menambahkan Layanan Email News

Deskripsi Sebelumnya :
Pada sistem iRan yang berjalan sebelumnya tidak tersedia layanan email news. Pentingnya layanan email news karena dapat menarik minat pengunjung dalam membaca informasi yang tersedia di iRan. Oleh sebab itu, hal ini membuat pembimbing mengarahkan PIC iRan untuk dapat menganalisis mengenai layanan email news. Berikut ini permintaan pembimbing mengenai layanan email news (subscribers/ berlangganan).
Subscribers.JPG

Gambar 3.13 Permintaan Berlangganan

Menambahkan Favicon iRAN

Deskripsi Sebelumnya :
Permasalahan ini dimulai ketika saya membuka banyak tab pada browser. Sehingga merasa kesulitan saat harus membuka satu persatu pada tiap tab untuk menuju pada tab iRan yang diinginkan. Hal itu rupanya juga berlaku pada oranglain yang mengalami masalah serupa. Yakni karena terlalu banyak membuka tab browser, sehingga harus membuka satu persatu tab pada browser tersebut.
Contohnya keluhan dari customer iDuHelp! online, seperti di tampilan berikut.
407623489.jpg

Gambar 3.14 Transkip keluhan customer iduhelp

Menambahkan Header Web

Deskripsi Sebelumnya :
Pada sistem yang berjalan sebelumnya, tampilan iRan masih terlihat sederhana. Belum terdapat header sehingga terlihat kurang menarik. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengunjung iRan yang menyampaikan sarannya kepada PIC iRan mengenai tampilan iRan agar dibuat lebih menarik lagi. Mungkin bisa dari segi tema, background ataupun header yang diubah. Berikut ini tampilan sistem iRan sebelumnya :
316880505.jpg

Gambar 3.15 Tampilan Sistem iRAN sebelumnya

Sedangkan ini keluhan dari pengunjung iRan yang disampaikan melalui iDuHelp Online :
Headercomplein.jpg

Gambar 3.16 Keluhan pengunjung iRAN

Mengedit Templete Email Konfirmasi

Deskripsi Sebelumnya :
Pada iRan terdapat suatu layanan email news dimana setiap subscribers baru yang mendaftarkan diri akan mendapatkan email konfirmasi berlangganan dari iRan. Namun dalam email konfirmasi tersebut masih menggunakan bahasa inggris. Tidak terdapat nuansa Perguruan Tinggi Raharja sehingga kurang menarik dilihat. Berikut ini isi email konfirmasi dalam bahasa inggris :
EmailkonfirmasiEn.jpg

Gambar 3.17 Template email verifikasi subscription

Dengan email konfirmasi yang belum mencerminkan Perguruan Tinggi Raharja maka terdapat keluhan dari salah satu subscribers iRan yang menyampaikan bahwa isi email konfirmasi tersebut kurang friendly dan kurang menarik, karena tidak terdapat isi yang menunjukkan ini adalah layanan informasi dari Perguruan Tinggi Raharja. Keluhan tersebut disampaikan melalui iDuHelp online Bisa dilihat dari isi keluhan subscribers tersebut :
Email subscription.jpg

Gambar 3.18 Email keluhan subscribers

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

Deskripsi Sebelumnya :
Adanya subscribers di dalam suatu pelayanan informasi akan berdampak baik terhadap kualitas informasi yang disajikan. Banyaknya subscribers yang berminat mendaftarkan dirinya sebagai subscribers di iRan tidak dapat dilihat oleh orang lain selain PIC iRan, sehingga hal tersebut membuat pengunjung bertanya-tanya apakan layanan sistem informasi ini diminati oleh orang lain. Oleh karena itu perlu dibuatkan suatu automatically total subscribers di halaman home, agar pengunjung dapat mengetahui jumlah peminat dari iRan. Selain itu keluhan mengenai FeedCount ini juga disampaikan oleh partner saya Fitri Lisnawati melalui iDuHelp online, dimana dia sebagai admin di iRan tidak bisa melihat jumlah subscribers iRan karena dia tidak memiliki hak akses dari layanan feedburner tersebut. Account tersebut hanya dimiliki oleh saya (bunga), oleh sebab itu dia mengeluhkan jumlah subscribers untuk bisa dimunculkan di halaman home iRan, agar dia juga sebagai admin dapat mengetahui dengan jelas jumlah subscribers yang terdaftar. Berikut ini keluhan Fitri lewat iDuHelp online :
675956954.jpg

Gambar 3.19 Permintaan Feedcount

Menghapus Artikel Pilihan

Deskripsi Sebelumnya :
Terdapat suatu keluhan dari salah satu user iRan, mengenai artikel pilihan yang terlalu banyak tampil di halaman home iRan seperti berikut ini :
824952599.jpg

Gambar 3.20 Tampilan artikel pilihan

Hal tersebut terjadi karena setiap user yang membuat artikel baru menceklist checkbox sticky yang ada di halaman worksheet sehingga saat di publish, artikel tersebut akan tampil juga di kolom artikel pilihan. Kemudian semakin banyak user yang menceklist artikelnya menjadi sticky membuat kolom artikel pilihan menjadi terus bertambah sampai akhirnya semakin banyak dan dirasa hal tersebut terlihat kurang bagus. Hal ini pernah dikeluhkan oleh salah satu user iRan lewat email, ia mengatakan bahwa artikel pilihan tampil terlalu banyak dibandingkan artikel terbaru. Berikut ini bukti emailnya :
Kikiartikel.jpg

Gambar 3.21 Keluhan user via email

Menambahkan Hit Counter

Deskripsi Sebelumnya :
Sebelum adanya penambahan hit counter pada halaman home iRan, terdapat suatu keluhan mengenai tampilan artikel pilihan yang terlalu banyak, sehingga PIC iRan memutuskan untuk menghapus artikel pilihan dan mengganti dengan fitur hit counter. Tujuan dari fitur tersebut yaitu agar jumlah pengunjung iRan dapat terlihat dengan jelas oleh pengunjung yang lain. Selama ini untuk mengetahui jumlah pengunjung, hanya user iRan saja yang dapat meilhatnya karena laporan statistik pengunjung dan sebagainya terdapat di menu admin.

Non Functional Analisa Kebutuhan

Terdapat Minimal 200 Artikel

Deskripsi Sebelumnya :
iRan News disamping menghasilkan berita internal dan eksternal, juga harus bisa menghasilkan subscribers karena tidak akan dinilai bermanfaat kualitas informasi dari berita yang ditampilkan apabila tidak ada satupun yang membacanya. Dalam hal ini pembaca merupakan pelanggan yang dengan setia membaca postingan berita yang dibuat. Oleh karena itu, PIC iRan harus bisa fokus untuk mendapatkan subscribers sebanyak-banyaknya. Hal tersebut merupakan permintaan dari pembimbing bahwa subscribers harus di atas 100. Jika jumlah subscribers di bawah 100, maka kualitas informasi yang diberikan oleh PIC iRan masih kurang. Berikut ini email pembimbing yang menyampaikan target subscribers iRan.

Menghasilkan 100 Berita

Deskripsi Sebelumnya :
Berita merupakan bagian dari iRan yang berperan penting dalam pemberian informasi seputar kampus, dalam hal ini berita yang disajikan merupakan berita seputar kampus mengenai event kampus yang telah berlangsung selain itu juga berita global mengenai politik, kesehatan, olahraga, umum dan sebagainya yang dikutip dari berbagai sumber berita online seperti yahoo.com, detik.com, vivanews.com, liputan6.com dan lain sebagainya.

Terdapat 100 Subscribers

Deskripsi Sebelumnya :
iRan News disamping menghasilkan berita internal dan eksternal, juga harus bisa menghasilkan subscribers karena tidak akan dinilai bermanfaat kualitas informasi dari berita yang ditampilkan apabila tidak ada satupun yang membacanya. Dalam hal ini pembaca merupakan pelanggan yang dengan setia membaca postingan berita yang dibuat. Oleh karena itu, PIC iRan harus bisa fokus untuk mendapatkan subscribers sebanyak-banyaknya. Hal tersebut merupakan permintaan dari pembimbing bahwa subscribers harus di atas 100. Jika jumlah subscribers di bawah 100, maka kualitas informasi yang diberikan oleh PIC iRan masih kurang. Berikut ini email pembimbing yang menyampaikan target subscribers iRan.
100subscribers.jpg

Gambar 3.22 Permintaan target subscribers

Deskripsi Sebelumnya :
Logo adalah lambang, icon atau simbol khusus yang dapat berupa nama, lambang atau elemen grafis yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo diciptakan dengan filosofi didalamnya, untuk memberikan identitas sesuatu agar unik, mudah diingat dan dikenali sehingga mudah dibedakan.
Namun di iRAN, saat ini belum terdapat logo atau icon yang ditampilkan dalam sebuah sistem karena hal ini juga termasuk dalam suatu kebutuhan dalam sistem. Sehingga hal ini memunculkan permintaan melalui email dari Pembimbing I yaitu Pak UR, agar iRAN terdapat logo sistem dan dari pihak lain untuk membuat logo versi iPad-nya.
79099448.jpg

Gambar 3.23 Permintaan logo project

Terdapat 20 Kategori Artikel

Deskripsi Sebelumnya :
Kategori merupakan salah satu bagian terpenting di dalam iRan Ask, semakin banyak kategori yang tersimpan semakin memudahkan mahasiswa dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Sejak pertama kali iRan diimplementasikan hanya terdapat 23 kategori artikel, hal tersebut membuat mahasiswa kesulitan dalam memperoleh informasi. Sehingga setiap artikel yang dicari tidak ditemukkan, mereka menghubungi pihak iDuHelp! untuk meminta informasi yang mereka butuhkan, dalam hal ini iRan ask sangat berkaitan dengan iDuHelp.

BAB IV

PENGEMBANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

Final Elisitasi Yang Diusulkan

Functional Analisa Kebutuhan

Memperbaiki Search Engine

Deskripsi Sesudahnya :
Search engine iRAN merupakan suatu cara cepat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, dengan mengetikkan kata kunci yang kita butuhkan, sistem secara cepat akan melakukan proses pencarian dan menampilkan beberapa artikel berdasarkan kata kunci. Search yang cepat akan mempengaruhi kinerja operator dalam mengakses jawaban yang dibutuhkan oleh customer. Selain itu letak search yang berada di halaman utama merupakan letak yang strategis karena pengunjung iRAN tidak perlu mencari-cari letak artikel yang dibutuhkan berdasarkan kategori.
Berikut ini penjelasan cara memperbaiki search engine yang berada di dalam tampilan home iRAN. Pertama-tama lihat dan cari script pada halaman home iRAN yaitu pada file index.tpl yang berada pada folder templete. Setelah itu tambahkan coding search engine berikut ini :
Search.JPG

Gambar 4.1 Source code search engine

Coding diatas ditambahkan pada halaman utama tampilan home, letakkan coding tersebut di main content kemudian save. Selanjutnya buka filezilla dan lakukan upload pada index.tpl, setelah berhasil maka tampilan search engine yang sudah di perbaiki akan tampil seperti berikut ini :
898156545.jpg

Gambar 4.2 Tampilan terbaru search engine

Kelebihan dari search engine tersebut dapat menampilkan semua artikel berdasarkan kata kunci yang diketikkan, search engine artikel di tampilkan secara relevan. Hanya butuh beberapa detik saja sistem search akan menampilkan artikel yang kita butuhkan. Search engine ini didukung oleh google yaitu layanan khusus pencarian cepat. Bisa dilihat dari gambar dibawah ini tampilan saat mencari suatu artikel.
Searchmagics.jpg

Gambar 4.3 Tampilan search artikel

Dengan adanya perbaikan search engine ini, semoga pengunjung ataupun operator iDuHelp dapat memperoleh informasi secara cepat dan tepat.

Mengubah Default Bahasa

Deskripsi Sesudahnya :
Perubahan bahasa inggris pada halaman home ke bahasa Indonesia dilakukan dengan mengedit script HTML. Berikut ini script yang harus diubah :
Defaultbahasacode.JPG

Gambar 4.4 Source Code Default Bahasa

Pada file index.php ubah kalimat pembuka yang berbahasa inggris ke bahasa indonesia dengan cara mengubah script require_once ‘lang/language_en.php‘ menjadi require_once ‘lang/language_id.php‘. Setelah itu juga ubah script $LANGCODE = ‘en’; menjadi $LANGCODE = ‘id’; save perubahan tersebut, kemudian upload file index.php tersebut dengan menggunakan filezila pada website.
Setelah melakukan perubahan pada script index.php maka tampilan iRAN saat pertama kali diakses akan secara otomatis berbahasa indonesia tanpa harus ganti bahasa lagi dan artikel semua kategori juga tampil berdasarkan default bahasa indonesia. Seperti ini tampilan home iRAN setelah diubah default bahasanya :
Gagal membuat miniatur: Berkas tak ditemukan

Gambar 4.5 Tampilan Utama iRAN

Menambahkan Kotak Subscription

Deskripsi Sesudahnya :
Berhubung layanan email news tersebut tidak dapat langsung diimplementasikan karena harus di cari terlebih dahulu source code yang ada pada layanann tersebut, kemudian harus meletakkan source code tersebut di home website kita agar pengunjung bisa dengan mudah menggunakan layanan email news tersebut. Maka berikut ini langkah-langkah yang ditempuh dalam mengimplementasikan kotak subscription pada halaman home iRAN.
Pertama, buka layanan email news(feedburner) dan login selanjutnya masuk ke menu publicize dan pilih email subcription, copy script di bawah ini :
Kotaksubscriptioncode.JPG

Gambar 4.6 Source Code Kotak Subscription

Letakkan script tersebut di halaman home iRan yaitu pada index.tpl dengan menyertakan beberapa penambahan gambar dan form input email, selanjutnya di save dan upload di filezilla iRan. Maka akan muncul seperti ini  :
Subscribers 2.jpg

Gambar 4.7 Tampilan Kotak Subscription

Dengan begitu pengujung iRan bisa langsung mendaftarkan diri sebagai subscribers di iRan dengan menginput email dan approve konfirmasi email berlangganan dari iRan, maka secara otomatis pengunjung tersebut akan mendapatkan layanan email news.

Menambahkan Layanan Email News

Deskripsi Sesudahnya :
Layanan email news merupakan layanan yang khusus menyediakan email berlangganan untuk pengunjung website dengan bantuan aplikasi dari feedburner. Link RSS (Rich Site Summary) yang terdapat di iRan disambungkan dengan layanan feedburner dan menghasilkan sebuah link url berlangganan yang bisa diimplementasikan didalam website. Link tersebut nantinya dapat mengirimkan postingan berita terbaru kepada subscribers. Dengan adanya layanan email news yang diperuntukkan bagi Pribadi Raharja dan masyarakat luas diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang ada di Perguruan Tinggi Raharja.
Berikut ini langkah-langkah dalam mengimplementasikan email news iRan. Pertama buka alamat http://feedburner.google.com, kemudian buat sebuah feed dengan memasukkan url iRan. Setelah berhasil membuat feed baru maka lihat pada menu publicize, klik email subscription dan aktifkan layanan. Maka secara otomatis layanan email news sudah bisa dipergunakan. Selanjutnya tinggal mengimplementasikan di halaman iRan. Berikut ini tampilan kiriman email news kepada subscribers saat terdapat postingan terbaru dari iRan.
Iran news.jpg

Gambar 4.8 Tampilan Email News

Berita yang dikirimkan ke subscribers setiap 2x seminggu yaitu pada hari senin dan kamis dengan jumlah berita yag dikirimkan masing-masing berjumlah 3 berita. Jenis berita yang dikirimkan kepada subscribers yaitu berita kutipan yang diambil dari sumber lain dan berita internal mengenai event atau info seputar kampus Dengan adanya layanan email news semoga mempermudah Pribadi Raharja dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Menambahkan Favicon iRAN

Deskripsi Sesudahnya :
Berdasarkan kebutuhan diatas, maka saya berusaha menjawab permasalahan tersebut, dengan cara menambahkan shortcut / favicon supaya memudahkan user menuju pada tab iRAN jika user tersebut membuka banyak tab. Favicon sendiri memiliki pengertian yang dikutip pada Wikipedia (Tgl Akses 10 Oktober 2013, Halaman ini terakhir diubah pada 23.22, 5 April 2013.) “Favicon adalah icon utama yang muncul pada address bar suatu website dan merupakan logo dari website tersebut. Juga dikenal sebagai shortcut icon, Web site icon, URL icon, or bookmark icon.” Cara yang saya lakukan adalah, mengidentifikasi nama dan tempat untuk meletakkan favicon tersebut pada potongan Source Code iRan seperti yang tampil dibawah ini.
Faviconcodei.JPG

Gambar 4.9 Source Code Favicon

Dari situ saya menemukan bahwa favicon tersebut bernama favicon.ico. Kemudian saya buatkan icon yang ingin ditampilkan pada tab browser, lalu saya upload ke dalam folder iRan melalui FilleZilla. Berikut tampilan Favicon yang sudah menjadi icon iRan.
396447347.jpg

Gambar 4.10 Favicon iRAN

303438038.jpg

Gambar 4.11 Tampilan Favicon iRAN

Semoga dengan adanya pemecahan masalah ini, dapat menjawab permasalahan yang telah dikemukakan diatas.

Menambahkan Header Web

Deskripsi Sesudahnya :
Setelah menanggapi keluhan dari salah satu pengunjung iRan mengenai tampilan yang kurang menarik, maka penulis mencoba membuat desain header untuk mengubah tampilan iRan menjadi lebih menarik dari sebelumnya. Header ini dibuat dengan bantuan tools photoshop dengan memadukan beberapa unsur seperti foto gedung Perguruan Tinggi Raharja, text dan background header. Sehingga menghasilkan desain header sebagai berikut ini :
11 2.JPG

Gambar 4.12 Desain Header Web

Selanjutnya desain header ini diimplementasikan di sistem iRan dengan mengupload header pada file image yang terletak didalam folder templete index.tpl, kemudian tambahkan coding di bawah ini :
Headercode1.JPG

Gambar 4.13 Source Code Index Header

Didalam codingan tersebut, tambahkan source img berdasarkan letak disimpannya gambar header yang sebelumnya sudah diupload didalam folder image, atur ukuran lebar dan tinggi dari header. Setelah itu, lakukan sedikit perubahan pada style.css yang ada didalam folder css templete. Lakukan perubahan pada bagian css header sebagai berikut ini :
Headercode2.JPG

Gambar 4.14 Source Code Style Css Header

Sesuaikan lebar header pada style.css dengan index.tpl, selain itu juga sesuaikan letak login box dengan header agar tetap tampil dan tidak tertutup dengan header. Setelah selesai, coba upload di account Filezilla iRan dan perhatikan perubahannya seperti ini :
Headernew.jpg

Gambar 4.15 Tampilan Terbaru Header iRAN

Mengedit Templete Email Konfirmasi

Deskripsi Sesudahnya :
Email pemberitahuan (email notification) berisi pemberitahuan dari informasi sebuah pelayanan. Dengan adanya email pemberitahuan, proses pelayanan dapat berjalan dengan optimal dan terstruktur. Juga terdapat history atau catatan dari proses pelayanan tersebut. Pada email notification sebelumnya masih dalam bahasa inggris sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam proses kegiatan pelayanan.
Untuk merubah isi email yang berbahasa inggris ke bahasa indonesia pada iRAN dengan cara mengedit template email. Pada account layanan feedburner, pilih publicize, klik email subscription dan edit templete pada communication preferences. Berikut ini isi templete email konfirmasi iRAN :
KonfirmemailIn.jpg

Gambar 4.16 Konfirmasi Email Verifikasi

Setelah templete email konfirmasi tersebut diubah maka setiap ada subscribers baru yang akan mendaftarkan diri akan menerima isi email konfirmasi seperti diatas. Semoga dengan email konfirmasi yang friendly dapat membuat subscribers iRan merasa nyaman dalam menggunakan iRan.

Menambahkan Feedcount Pada Halaman Home

Deskripsi Sesudahnya :
Cara yang ditempuh oleh penulis yaitu dengan menampilkan sebuah fitur FeedCount dari subcribers agar setiap waktu data dari jumlah subscribers yang terdaftar aktif berlangganan dapat terupdate dan tampil di halaman home iRan, tepatnya di bawah kotak subscription. Pengertian FeedCount itu sendiri adalah grafik dinamis yang selalu menampilkan sirkulasi feed saat ini, yang dihitung oleh FeedBurner. Untuk mengimplementasikan Feedcount tersebut yang harus dilakukan yaitu pertama ke account feedburner dan pilih publicize dan klik FeedCount, copy script di bawah ini :
Feedcountcodei.JPG

Gambar 4.17 Source Code Feedcount

Setelah itu, paste script tersebut di index.tpl tepatnya di bawah script kotak subscription, tujuannya agar pengunjung dapat dengan mudah melihat jumlah subscribers iRan. Selanjutnya save dan upload di Filezilla. Maka tampilannya akan seperti ini.

Gambar 4.18 Tampilan Feedcount

Semoga dengan adanya Feedcount, bisa mempermudah pengunjung dalam melihat jumlah subscribers yang terdaftar d iRan.

Menghapus Artikel Pilihan

Deskripsi Sesudahnya :
Dengan adanya keluhan tersebut maka penulis mencoba memperbaiki tampilan yang kurang baik dari artikel pilihan dengan menghapus artikel tersebut dan menggantinya dengan fitur lain. Sebelumnya artikel pilihan tidak dapat di setting di menu admin karena memang konfigurasi yang ada hanya untuk artikel terbaru sehingga penulis memutuskan untuk menghapusnya dan mengganti dengan fitur lain. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menghapus artikel pilihan yaitu dengan menghapus potongan coding yang ada di index.tpl seperti di bawah ini :
Hapusartikelpilihan.JPG

Gambar 4.19 Source Code Artikel Pilihan

Setelah dihapus dan diganti dengn fitur lain, maka lakukan proses upload hingga saat kita kembali membuka iRan. Tidak ada lagi artikel pilihan yang muncul. Artikel pilihan sebenarnya tidak perlu ditampilkan karena sudah ada artikel terbaru dan artikel popoler yang lebih penting. Dengan penghapusan artikel pilihan semoga saja tampilan iRan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Menambahkan Hit Counter

Deskripsi Sesudahnya :
Untuk menambahkn fitur hit counter yang harus dilakukan pertama yaitu menambahkan coding di bawah ini :
Hitcountercode.JPG

Gambar 4.20 Source Code Hit Counter

Selanjutnya copy coding di index.tpl dan upload di Filezilla. Setelah itu lihat perubahan yang terjadi di halaman home iRan. Namun sebelum melihatnya, hapus terlebih dahulu history web. Setelah di refresh, tampilan hit counter akan muncul seperti berikut ini :
Visitors.jpg

Gambar 4.21 Tampilan Hit Counter

Dengan adanya hit counter akan dengan mudah terlihat jumlah pengunjung yang telah berkunjung ke iRan. Semoga penambahan fitur ini bermanfaat untuk orang lain.

Non Functional Analisa Kebutuhan

Terdapat Minimal 200 Artikel

Deskripsi Sesudahnya :
Dengan adanya permintaan customer, kini koleksi artikel iRan semakin bertambah. Terlihat saat ini artikel yang sudah tercatat di iRan yaitu ada sebanyak 473 artikel dari 23 kategori yang ada. Berdasarkan kategori yang ada, artikel mengenai TPi merupakan artikel yang sering diupdate dan sering bertambah. Hal tersebut karena untuk TPi memiliki masing-masing penanggung jawab project atau yang biasa disebut PIC (Person In Charge). Berikut ini jumlah artikel yang tercatat di iRan :

Gambar 4.22 Statistik Jumlah Artikel

Menghasilkan 100 Berita

Deskripsi Sesudahnya :
Dengan pentingnya peranan berita di dalam suatu media informasi, maka iRan berupaya memposting beberapa berita seputar kampus dan berita umum yang berguna bagi pengetahuan pembaca. Kini sudah lebih dari 100 berita yang berhasil diupdate dan diposting di dalam iRAN. Jumlah berita yang terposting di iRAN sebanyak 647 berita. Dimana terdapat 103 postingan mengenai kegiatan kampus yang telah berlangsung dan 544 postingan mengenai berita umum yang dikutip dari berbagai sumber media online.

Terdapat 100 Subscribers

Deskripsi Sesudahnya :
Untuk mendapatkan subscribers, maka perlu upaya yang sungguh-sungguh dari PIC iRan agar orang lain mau berlangganan di iRan. Upaya tersebut pertama kali di lakukan dengan promosi lewat email ke milis dengan membuat sebuah pamflet sederhana yang isinya mengajak mereka untuk bergabung dengan iRan sebagai subscribers. Berikut ini pamflet yang di share melalui milis :
Subscribersyukk!!.jpg

Gambar 4.22 Pamflet Subscription

Berdasarkan promosi yang telah dilakukan di milis dan dengan adanya assignment iRan di iDu, semakin banyak yang membantu dalam mendapatkan subscribers. Berikut ini jumlah subscribers yang sudah terdaftar di iRan News.
Jumlah subscribers iran.JPG

Gambar 4.23 Statistik Subscribers

Dari 290 subscribers yang terdaftar, ada 205 subscribers yang statusnya sudah active berlangganan dan ada 85 subscribers yang unverified email konfirmasi dari iRan sehingga mereka belum bisa menikmati layanan email news dari iRan. Berikut ini detail laporan Jumlah Subcribers.

Terdapat Logo dan Filosofi Logo

Deskripsi Sesudahnya :
Untuk menanggapi permasalahan diatas mengenai belum terdapatnya logo pada sistem iRAN, maka dibuatlah logo iRAN beserta filosofi, dan juga logo iRAN versi iPadnya.
Iranlogo.png

Gambar 4.25 Logo iRAN

Arti dari logo iRAN yaitu :
396447347.jpg

Gambar 4.26 Filosofi Bola Dunia

Menggambarkan bahwa berita iRAN dapat diakses oleh semua orang di belahan bumi. Panca warna yang terdapat dalam iRAN (merah, biru. putih, abu-abu, dan hijau) terinspirasi dari logo perguruan tinggi raharja yang setiap panca warna memiliki makna.
Merahlogo.jpg

Gambar 4.27 Filosofi Warna Merah

Salah satunya warna merah dalam tulisan iRAN melambangkan keberanian dalam hal ini iRAN berani menghasilkan berita yang berwawasan luas.
Hijaulogo.jpg

Gambar 4.28 Filosofi Warna Hijau

Warna hijau pada tulisan menggambarkan bahwa iRAN merupakan media informasi yang dimiliki perguruan tinggi raharja (green kampus). Warna putih pada background iRAN menandakan keikhlasan dalam memberikan informasi kepada setiap orang. Sedangkan garis abu-abu menggambarkan kemajuan pemikiran di bidang teknologi informasi.
Logo dalam bentuk glossy :
Iranlogo glossy1.png

Gambar 4.29 Tampilan Glossy Logo

Terdapat 20 Kategori Artikel

Deskripsi Sesudahnya :
Dengan adanya permintaan dari pihak operator iduhelp maka masing-masing dari penanggung jawab project memiliki kewajiban untuk membuat artikel yang dibutuhkan customer iduhelp. Semakin banyak permintaan customer mengenai informasi kampus maka akan semakin berpengaruh juga terhadap kemajuan iRan ask. Dengan begitu kategori yang sebelumnya tidak ada, menjadi ada karena kebutuhan customer. Berikut ini list kategori yang terdapat di iRan :


Tabel 4.1 Kategori Artikel

No
Kategori
1
Akreditasi
2
Brosur
3
CCIT Journal
4
Email raharja.co
5
iME
6
Fasilitas
7
Green Campus
8
Event
9
Identitas Kampus
10
iDu
11
iDuHelp!
12
iLearning
13
iLearning Idol
14
Info Biaya
15
Info Jurusan
16
Info Konsentrasi
17
iOU
18
iREC
19
Keunggulan
20
Kalender Akademik
21
MAP
22
Mars Perguruan Tinggi
23
Pelatihan REC
24
Pribadi Raharja
25
Proposal Hibah
26
Rooster
27
Sejarah
28
Spootlight
29
Visi dan Misi
30
Widuri
31
iRAN
32
iSur
33
iRME
34
MAGICS
35
Penilaian Objectif (PO)
36
Akademik
37
Raharja.info
38
Buku Panduan
39
Organisasi Kampus
40
Kegiatan Mahasiswa
41
iRangers
42
Heaven

Tujuan dan Manfaat Sistem

Tujuan

Tujuan penelitian menguraikan secara jelas tujuan yang dilaksanakan peneliti pada objek penelitian yang dipilih. Tujuan dari sistem iRAN yaitu diantaranya :
  1. Menjadikan iRAN sebagai media informasi kampus yang terpusat.
  2. Meningkatkan pelayanan informasi yang ada di Perguruan Tinggi Raharja.
  3. Memberikan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu.

Manfaat

Manfaat dari hasil penelitian ini sebagai berikut:
  1. Bagi Perguruan Tinggi Raharja
  2. Teridentifikasinya kebutuhan-kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan informasi pada Perguruan Tinggi Raharja.
  3. Bagi Mahasiswa
  4. Mempermudah mahasiswa dalam proses pencarian informasi.

Pengembangan Sistem Yang Diusulkan

Diagram Pengembangan Sistem Yang Diusulkan

Untuk menganalisa sistem yang diusulkan, pada penelitian ini digunakan program Visual Paradigm for UML 6.4 Enterprise Edition untuk menggambarkan Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. Use Case Diagram menggambarkan kebutuhan sistem dari sudut pandang User dan memfokuskan pada proses komputerisasi. Sebuah Use Case dapat menggambarkan hubungan antara Use Case dengan Actor. Secara umum Use Case adalah pola perilaku sistem dan ukuran transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh satuActor.

Use Case Diagram Yang Diusulkan

Use Case Diagram iRAN ini menggambarkan kebutuhan sistem dari sudut pandang user dan memfokuskan pada proses yang dilakukan oleh masing-masing actor di dalam sistem iRAN. Sebuah use case dapat menggambarkan hubungan antara use case dengan actor.

Berkas:Usecasepengembanganiran.jpg

Gambar 4.30 Use Case Diagram Yang Diusulkan
Berdasarkan Gambar 4.30 Use Case Diagram Sistem iRan, terdapat :
  1. Usecase : Akses Website iRAN
  2. Actor : Admin, Pribadi Raharja dan Pengunjung
    Deskripsi :
    a) Admin, Pribadi Raharja dan pengunjung mengakses website iRan
    b) Setelah itu Pribadi Raharja dan pengunjung dapat melihat artikel, kirim artikel, kirim saran/kritikan dan mendaftar subscribe.
  3. Usecase : Login
  4. Actor : Admin dan Pribadi Raharja
    Deskripsi :
    Admin, Pribadi Raharja melakukan proses login
  5. Usecase : Akses Halaman Admin
  6. Actor : Admin dan Pribadi Raharja
    Deskripsi :
    a) Admin dan Pribadi Raharja mengakses menu admin
    b) Admin dan Pribadi Raharja dapat membuat artikel, edit artikel dan upload langsung artikel yang dibuat.
  7. Usecase : Konfirmasi User
  8. Actor : Admin
    Deskripsi :
    Admin melakukan konfirmasi terhadap user yang registrasi
  9. Usecase : Rekap Artikel
  10. Actor : Admin
    Deskripsi :
    Admin membuat rekapan artikel

Activity Diagram Yang Diusulkan

Activity Diagram ini untuk menggambarkan tata urutan proses aliran aktifitas yang terdapat pada proses komunikasi antara dua pihak yaitu mahasiswa dan pihak kampus (operator). Dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dijalankan dan memodelkan hasil dari action tersebut.


Gambar 4.31 Activity Diagram Sistem Yang Diusulkan

Berdasarkan Gambar 4.31 Activity Diagram Sistem yang berjalan terdapat :
  1. Initial Node, sebagai objek yang diawali
  2. 9 Action yang mencerminkan eksekusi dari sistem Informasi yang didapatkan Pribadi Raharja.
  3. Decision, sebagai pengujian terhadap action yang dieksekusi.
  4. Final State, sebagai objek yang diakhiri

Sequence Diagram Yang Diusulkan

Dari keterangan di atas dapat digambarkan dengan sequence diagram mengenai informasi sistem yang berjalan saat ini, sehingga dengan diagram ini dapat menggambarkan pergerakan sebuah objek dan pesan yang terjadi di dalam sistem penyampaian informasi.

Berkas:Sequenceyangdiusulkaniran.jpg

Gambar 4.32 Sequence Diagram Yang Diusulkan
  1. 1 actor yang melakukan kegiatan sebagai user.
  2. 2 lifeline yang menggambarkan interface dan search.
  3. 4 message yang bisa menjadi alat komunikasi antar objek yang memuat informasi-informasi tentang aktifitas yang terjadi.

Class Diagram yang Diusulkan

Diagram Kelas (class diagram) sangat membantu dalam visualisasi kelas dari suatu sistem. Hal ini di sebabkan karena class adalah deskripsi kelompok objek-objek dengan atribut (property) dan relasi yang sama. Disamping itu class diagram bisa memberikan pandangan global atas sebuah sistem. Hal tersebut tercermin dari class-class yang ada dan relasinya satu dengan yang lain. Berikut ini menggambarkan struktur dan deskripsi class pada sistem iRAN.

Gambar 4.33 Class Diagram Sistem iRAN

Rancangan Database

Rancangan database dipakai untuk mempermudah dalam proses penyeleksian data, serta membantu pemprograman dalam mengambil dan menampilkan data. Pada database digunakan tabel-tabel, dan pada tabel-tabel ini akan dijelaskan nama field, type dan size mengenai data tersebut.

1. Nama File : phpm_faqadminlog

Media : Hard Disk

Isi  : id + time + usr + text + ip

Primary Key  : id

Panjang Record  : 33

Tabel 4.2 Struktur tabel phpm_faqadminlog

2. Nama File : phpm_faqchange

Media : Hard Disk

Isi  : id + lang + revision_id + usr

Primary Key  : id

Panjang Record : 38

Tabel 4.3 Struktur tabel phpm_faqchange

3. Nama File : phpm_faqcategories

Media : Hard Disk

Isi  : id + lang + parent_id + name + description + user_id

Primary Key  : id

Panjang Record : 548

Tabel 4.4 Struktur tabel phpm_faqcategories

4. Nama File : phpm_faqcategory_user

Media : Hard Disk

Isi  : category_id + user_id

Primary Key  : category_id

Panjang Record : 22

Tabel 4.5 Struktur tabel phpm_faqcategory_user

5. Nama File : phpm_faqcategory_group

Media : Hard Disk

Isi  : category_id + group_id

Primary Key  : category_id

Panjang Record : 22

Tabel 4.6 Struktur tabel phpm_faqcategory_group

6. Nama File : phpm_faqcategoryrelations

Media : Hard Disk

Isi  : category_id + category_lang + record_id + record_lang

Primary Key  : category_id

Panjang Record : 32

Tabel 4.7 Struktur tabel phpm_faqcategoryrelations

Tampilan Layar

Berikut merupakan tampilan layar dari sistem iLearning Raharja Ask and News (iRAN).
  1. Tampilan Menu Home (Semua kategori)
  2. Menu home merupakan tampilan awal yang pertama kali akan muncul saat user membuka website iRAN, di dalam menu home terdapat banyak fasilitas navigasi yang akan memudahkan user dalam melakukan kegiatan di dalam iRAN.

    Gagal membuat miniatur: Berkas tak ditemukan

    Gambar 4.33 Tampilan home (Semua kategori)
  3. Tampilan Menu Kirim Artikel
  4. Menu kirim artikel merupakan fasilitas yang disediakan oleh iRAN dalam hal pemberian kontribusi bagi pribadi raharja untuk dapat berpatisipasi dalam mengisi kategori artikel yang tersedia di dalam iRAN.

    Kirim artikel.jpg

    Gambar 4.34 Tampilan menu kirim artikel
  5. Tampilan Form Login
  6. Pada form login, user diwajibkan terlebih dahulu untuk memasukkan user dan Password agar dapat masuk ke dalam aplikasi dan dapat menjalankannya. Hal ini bertujuan untuk membatasi dalam pemakai yang mengakses aplikasi ini, sehingga hanya beberapa orang saja yang berhak dalam menjalankan aplikasi ini. Sehingga aman dari pemakaian-pemakaian lain yang tidak bertanggung jawab.

    Login user.jpg

    Gambar 4.35 Tampilan form login
  7. Tampilan Menu Admin
  8. Tampilan ini berisi fitur yang dapat digunakan oleh user dalam mengendalikan hak akses yang telah dimilikinya, selain itu juga didalam menu admin terdapat informasi dari aktivitas sistem iRan dimana kita bisa melihat statistik artikel serta kunjungan.

    Menu admin.jpg

    Gambar 4.36 Tampilan menu admin

Implementasi Sistem Yang Diusulkan

Konfigurasi Sistem

  1. Perangkat Keras ( Hardware )
    1. Processor  : Intel Core i5
    2. Monitor  : 14”
    3. Mouse  : Standar Optic
    4. RAM  : 4,00 GB
    5. Hardisk  : 500 GB
  2. Spesifikasi Software
    1. Mozilla
    2. Filezilla
    3. Macromedia CS5
    4. AAA Logo
    5. Visual Paradigm
  3. Hak Akses (Brainware)
  4. Untuk mengakses iRAN ini dapat dilakukan oleh seluruh Pribadi Raharja dan masyarakat umum. Sedangkan ntuk mengupdate informasi hanya dapat dilakukan oleh mahasiswa yang memiliki akun email rinfo dan eco dan untuk mengoperasikan secara menyeluruh hanya dapat dilakukan oleh Admin.
  5. Sistem Pendukung
    1. 10 (Ten) Pillar IT iLearning
    2. FeedBurner

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa yang telah diuraikan pada Bab I Perumusan Masalah dan Bab III Analisa Masalah, terdapat 3 Perumusan Masalah yang dapat disimpulkan. Berikut ini hasil kesimpulan dari analisa yang penulis peroleh mengenai rumusan masalah yang ada, yaitu :
  1. Saat ini iRAN sebagai media informasi kampus yang berjalan di Perguruan Tinggi Raharja belum bekerja secara optimal karena adanya permasalahan dari fitur iRAN yang masih belum teratasi seperti yang sudah dijelaskan di dalam bab III analisa permasalahan. Terdapat 5 permasalahan yang menyebabkan iRAN belum optimal yaitu seperti terdapat fitur yang tidak menjalankan fungsinya secara baik, tampilan sistem kurang menarik, artikel yang ada masih kurang update karena sulitnya memperoleh informasi dari bagian terkait, berita seputar kampus masih sedikit dan belum adanya layanan berlangganan dari iRAN. Sehingga perlu adanya pengembangan terhadap sistem iRan. Pengembangan yang dilakukan berdasarkan elisitasi final yang telah dijabarkan di dalam BAB IV Pengembangan Sistem.
  2. Adanya iRan sebagai media informasi kampus bersifat penting. Dengan menggunakan survei tentang iRan yang disebar lebih dari 100 (seratus) responden menyatakan bahwa iRan penting. Dari iRan, informasi yang dibutuhkan dapat terpenuhi. Dengan begitu, layanan informasi kampus semakin meningkat.
  3. Untuk memaksimalkan penggunaan seacrh engine pada iRan yaitu dengan mengubah coding search yang lama dengan coding search yang baru. Sebelum diimplementasikan search tersebut dicoba diimplementasikan di website percobaan. Jika berhasil maka perubahan tersebut diimplementasikan pada sistem yang berjalan.

Saran

Adapun saran-saran yang berguna untuk perkembangan lebih lanjut mengenai sistem yang diusulkan, yaitu :
  1. Melakukan perbaikan artikel yang sudah tersipan agar selalu up to date sehingga informasi yang dihasilkan lebih berkualitas, selain itu perlu adanya pengembangan sistem yang baru agar dapat mengoptimalkan layanan sistem lebih lanjut. Untuk meningkatkan mutu serta kualitas pelayanan informasi di Perguruan Tinggi Raharja dan diharapkan semua informasi yang di butuhkan mahasiswa/i dapat terpenuhi.
  2. Perlunya kerjasama dengan pihak humas agar kegiatan yang ada dikampus dapat dipublikasikan dengan baik.
  3. Perlu diadakannya susunan redaksi pada iRAN agar dapat dijadikan sebagai salah satu Tridharma di Perguruan Tinggi Raharja.

Daftar Pustaka

  1. Rahardja, untung. 2011. "iLearning start from here!". iLearning Media (iMe). (Tanggal akses 11 Januari 2014).
  2. Mustakini, Jogiyanto Hartono. 2009. Sistem Informasi Teknologi, Yogyakarta:Andi Offset.
  3. Mulyanto, Agus. 2009. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  4. 4,0 4,1 4,2 4,3 4,4 4,5 Sutabri, Tata. 2012. "Konsep Dasar Informasi". Yogyakarta: Andi
  5. 5,0 5,1 Mustakini, Jogiyanto Hartono. 2009. Sistem Informasi Teknologi, Yogyakarta:Andi Offset.
  6. 6,0 6,1 6,2 6,3 6,4 Mulyanto, Agus. 2009. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  7. 7,0 7,1 Yakub. 2012. "Pengantar Sistem Informasi". Yogyakarta: Graha Ilmu.
  8. Sutarman. 2012. Buku Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara
  9. 9,0 9,1 Jogiyanto, HM. 2009. "Perancangan Sistem Informasi Pengenalan Komputer". Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  10. Jogiyanto, Hartono. 2010. "Analisis dan Desain Sistem Informasi". Edisi III. Yogyakarta: ANDI.
  11. M. Aris, M.F Dina, Padeli. 2009. Desain dan Implementasi Data Warehouse Sebagai Pengukuran Kinerja. CCIT Journal Vol.2 No.3, Tangerang : Perguruan Tinggi Raharja.
  12. 12,0 12,1 Anhar. 2010. Panduan Menguasai PHP & MySQL Secara Otodidak. Jakarta:Mediakita.
  13. Nugroho, Adi. 2010. "Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML dan Java". Yogyakarta:Andi Offset.
  14. C. Sigit. 2010. "Pengantar Manajemen Proyek Berbasis Internet". PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.
  15. Anhar. 2010. "Panduan Menguasai PHP & MySQL Secara Otodidak". Mediakita. Jakarta.
  16. FileZilla Wiki. "Mainpage FileZilla Wiki" [1] (Tanggal Akses 30 November 2013)
  17. AAA Logo. 2013. Frequently Ask Questions. [2] (Tanggal Akses 22 November 2013)
  18. Rahardja, Untung. 2011. "iLearning an Effective Learning Method for Higher Education".
  19. Pardosi. 2007. "Pengenalan Internet : Burst of Energy". PT Indah Anggota IKAPI.
  20. 20,0 20,1 Karim, Abdul. 2007. Media Pembelajaran. Makassar: Badan penerbit UNM.
  21. 21,0 21,1 Asyhar, Rayandra. 2011. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada (GP) Press.
  22. Musfiqon. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  23. Dewi, Hani. 2013. "iLearning+". Tangerang: STMIK Raharja
  24. Widuri Erni Astuti. "Definisi iRME". [3] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  25. Widuri Qurotul Aini. "Definisi iDu". [4] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  26. Widuri Ana Nurmaliana. "Definisi iDuHelp!". [5] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  27. Widuri Kiki Amalia. "Definisi Widuri". [6] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  28. Widuri Citra Destianty. "Definisi Rooster". [7] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  29. Widuri Indri Handayani. "Definisi iLearning Survey". [8] (Tanggal Akses 7 Januari 2014)
  30. Wikipedia. 2013. "FeedBurner". Diambil dari : http://en.wikipedia.org/wiki/FeedBurner. (11 januari 2013)
  31. 31,0 31,1 futures galleriablog. 2013. " Definisi RSS". Diambil dari :http://www.futuresgalleriablog.com/definisi-rss/. (15 Januari 2014).
  32. 32,0 32,1 32,2 Kamus Besar Bahasa Inggris. 2013. " Subscribers ". Diambil dari : http://artikata.com/arti-178775-subscriber.html. (15 Januari 2014).
  33. Dabaj Fahme, Gumus Agah. 2012. " The Mathematical Relationship Between The Lead And Body Lenghts, And The Degree Of Satisfation Attained From The Both Sections Of The News Articles Published In Newspapers: Case Study;Tuskish Daily Online Newspapers ". ICCMTD. Istanbul – Turkey : Eastern Mediterranean University.
  34. Patwardhan Padmini, Yang Jin. 2009. "Internet Dependency Relations And Online Consumer Behavior: A Media System Depedency Theory Perspective On Why People Shop, Chat And Read News Online". Journal Of Interactive Advertising, Vol 3 No 2. American : Academy Of Advertising.
  35. Schonbach Klaus, Waal Ester De, Lauf Edmund. 2009. "Online And Print Newspapers: Their Impact On The Extent Of The Perceived Public Agenda".European Journal Of Communication.
  36. Deuze, Mark. 2010. "The Web and Its Journalisms: Considering The Consequences Of Different Types Of Newsmedia Online". New Media & Society Vol5(2). Ascor, The Netherlands.
  37. R. Untung, Y. Muhammad, R. Eva. 2012. "Perancangan Aplikasi iLearning Majalan Online Dengan Menggunakan iOS Programming Pada Perguruan Tinggi". Hibah Dikti. Indonesia: Perguruan Tinggi Raharja.
  38. R. Untung, D.I. Dewi, M. Reni. 2012. "Audio Visual as One of The Teaching Resources on iLearning ". i-CCIT Jornal Vol. 5 No.2 Perguruan Tinggi Raharja : Indonesia.
  39. R. Untung, S. Ferry, A. Fitria. 2012. "iRAMA : The Optimum Solution Towards Effective Campuswide Documentation". CCIT Journal Perguruan Tinggi Raharja : Indonesia.
  40. R. Untung, Henderi, Arwan. 2012. "Perancangan Aplikasi iJOIN Journal Information Pada Perguruan Tinggi". CCIT Journal Perguruan Tinggi Raharja : Indonesia.
  41. Maimunah, Kristiana dan Hendra. 2010. "Perancangan Aplikasi Forum Diskusi Pada Media E-Learning Berbasis Web". CCIT Journal Perguruan Tinggi Raharja : Indonesia.

Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A

LAMPIRAN B

Contributors

Admin, Bunga, Erlita, Maulida